Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Strict Liability and Product Safety: The Case of Dangerous Syrup in Indonesia in the Maqashid Syariah Perspective HL, Rahmatiah; Arbani, Tri Suhendra; Risnah, Risnah; Akbar, Rahmatul
AHKAM : Jurnal Ilmu Syariah Vol. 23 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ajis.v23i2.34240

Abstract

This study examined the issue of cough syrup linked to several deaths of children in Indonesia from the perspectives of Maqasid Sharia and Strict Liability Theory. This library research analyzed the problem through document studies, news reports, and official statements from related parties. The findings revealed a need for considering strict liability and maqashid al shariah principles to protect consumers Moreover, this research recommended the need for advanced deliberation and collaboration among stakeholders, ulama, and representative figures in the pharmaceutical industry to overcome this problem.    Penelitian ini mengkaji kasus sirup obat batuk yang dikaitkan dengan beberapa kematian anak di Indonesia dalam perspektif  Maqasid Sharia dan Strict Liability Theory. Penelitian kepustakaan ini menganalisis permasalahan melalui studi dokumen, pemberitaan, dan pernyataan resmi dari pihak terkait. Temuan dalam Penelitian ini mengungkapkan perlunya mempertimbangkan prinsip liabilitas dan maqashid al syariah yang ketat untuk melindungi konsumen. Selain itu, penelitian ini merekomendasikan  perlunya musyawarah dan kolaborasi lanjutan antar pemangku kepentingan, ulama, dan tokoh perwakilan di industri farmasi untuk mengatasi masalah ini.
Strategi Ustadz Heriyansyah dalam Mengembangkan Dakwah melalui Dakwah Bil Hal dan Dakwah Bil Lisan di Kecamatan Simeulue Timur Kabupaten Simeulue Inayatul Sa’adah Athifah; Fakhri Yusuf; Abizal Muhammad Yati; Sakdiah Sakdiah; Rahmatul Akbar
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2026): Juli-September, Isu dan Tantangan Kontemporer dalam Pendidikan, Ilmu Sosial, da
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/0cxktd06

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Ustadz Heriyansyah dalam mengembangkan dakwah melalui dakwah bil lisan dan dakwah bil hal di Kecamatan Simeulue Timur Kabupaten Simeulue, serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dan upaya yang dilakukan dalam mengembangkan kegiatan dakwah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi tokoh. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi dakwah Ustadz Heriyansyah dilakukan melalui perpaduan dakwah bil lisan dan dakwah bil hal yang disesuaikan dengan kondisi masyarakat. Dakwah bil lisan dilakukan melalui khutbah Jumat, pengajian rutin, ceramah keagamaan, serta pemanfaatan media sosial Facebook sebagai sarana penyebaran pesan dakwah. Penyampaian materi dilakukan dengan menggunakan bahasa yang sederhana dan komunikatif, memberikan contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, serta memperhatikan nilai adat dan kearifan lokal masyarakat Simeulue. Sementara itu, dakwah bil hal diwujudkan melalui keteladanan, perbaikan sifat dan perilaku, kepedulian terhadap masyarakat, serta keterlibatan dalam kegiatan sosial dan keagamaan. Dalam pelaksanaannya, terdapat tantangan berupa sebagian masyarakat yang cenderung hanya memahami pesan dakwah secara kognitif tetapi belum mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, serta rendahnya minat sebagian masyarakat untuk mengikuti pengajian. Untuk menghadapi tantangan tersebut, strategi dakwah diarahkan pada penguatan dakwah bil lisan dan bil hal secara seimbang, dengan penyampaian materi yang lebih komunikatif, aplikatif, dan sesuai kebutuhan masyarakat, disertai keteladanan dan pemanfaatan media sosial untuk memperluas jangkauan dakwah. Dengan demikian, perpaduan dakwah bil lisan dan dakwah bil hal menjadi strategi yang penting dalam meningkatkan pemahaman, penghayatan, pengamalan nilai-nilai Islam, dan partisipasi masyarakat dalam kegiatan keagamaan.