Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Bokashi Sebagai Media Tanam Bagi Ibu-ibu PKK Desa Tanjung Pering, Ogan Ilir Marieska Verawaty; Susilawati; Alfian Hasbi; Muharni; Pramoe Wibowo; Herwin Purnomo
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2: Mei 2022
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v1i2.402

Abstract

Pelatihan pemanfaatan limbah organik dari sisa rumah tangga, pekarangan dan perkebunan menjadi bokashi sebagai media tanam berbagai jenis sayuran, buah-buahan dan tanaman telah dilaksanakan di Desa Tanjung Pering, Ogan Ilir. Kegiatan ini bertujuan memberikan wawasan dan keterampilan bagi peserta dalam memanfaatkan limbah menjadi pupuk yang bernilai ekonomi dalam menunjang sektor pertanian yang berkelanjutan. Kegiatan ini merupakan kerjasama Universitas Sriwijaya dengan Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Selatan (Seksi Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat dan Seksi Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan). Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) oleh Unsri kepada desa binaan. Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat mulai memanfaatkan limbah di lingkungan masyarakat menjadi produk yang bernilai ekonomi.
Can the Right to A Good and Healthy Environment be Claimed as a Human Right? Achmad Romsan; Meria Utama; Irsan Irsan; Akhmad Idris; Tuti Indah Sari; Azhar Azhar; Herwin Herwin; Marieska Verawaty; Hamet Hashemi; Maysam Aboutalebi Najafabadi
Sriwijaya Law Review Volume 8 Issue 1, January 2024
Publisher : Faculty of Law, Sriwijaya University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28946/slrev.Vol8.Iss1.1537.pp197-212

Abstract

Land fires in South Sumatra are an annual problem during the long dry season. It was recorded that in 2015, 2016, 2017, and 2018, the land fires spread massively in the four districts of South Sumatra. The peatlands located within oil palm plantations in the Districts of Ogan Komering Ilir, Banyuasin, Musi Banyuasin, and the district of Ogan Ilir were the source of the fire. The haze not only attracts national but also international attention. Besides human contribution to land fire, climate change should also be considered. The role of El Nino makes the season uncertain. Land fires affect human health and other human activities in the affected areas. Three legal instruments guarantee and protect the people's right to the environment, i.e., The 1945 Indonesian Constitution, the 2009 Law No. 32 on the Environment, and the 1999 Law No. 39 on Human Rights. The problem raised herein is to what extent people can claim the right to a clean environment as human rights guaranteed and protected in those legal instruments. The results of the discussion show that those three legal instruments do not protect people whose human rights have been violated. This is because 2000 Law No. 26 on Human Rights has no jurisdiction over environmental matters. It is suggested that establishing a special Environmental Court is the solution to protect community environmental human rights cases.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA TANJUNG PERING DENGAN MEMANFAATKAN BATANG PISANG SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN KOMPOS Susilawati; Lakitan, Benyamin; Ammar, Muhammad; Sulaiman, Firdaus; Sodikin, Erizal; Harun, Muhammad Umar; Irmawati; Herlinda, Siti; Verawaty, Marieska
Jurnal Abditani Vol. 7 No. 1 (2024): April
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v7i1.259

Abstract

Masyarakat Desa Tanjung Pering tidak memiliki usaha ternak ayam, sehingga kebutuhan pupuk organik kotoran ayam yang dibutuhkan untuk bertanam sayuran dipasok dari luar desa dengan harga yang cukup tinggi, akibatnya biaya produksi sangat tinggi. Disisi lain di Desa Tanjung Pering banyak terdapat tanaman pisang. Faktor-faktor tersebut menimbulkan persoalan yang dihadapi oleh masyarakat desa sebagai mitra yaitu 1] Mitra tidak memiliki sumber pupuk organik, dan 2] Belum ada pembinaan yang berkesinambungan cara membuat pupuk organik berbahan dasar tanaman dan aplikasinya pada budi daya sayuran. Tujuan kegiatan adalah melatih masyarakat tani di Desa Tanjung Pering untuk mampu membuat pupuk organik berbahan tanaman seperti batang pisang, sehingga dapat menyediakan sendiri pupuk organik. Manfaat kegiatan adalah 1] Masyarakat memahami cara membuat pupuk organik berbahan dasar batang pisang, 2] Masyarakat mampu mengaplikasikan pupuk organik berbahan tanaman pada budidaya Sayuran dan 3] Dapat mengurangi biaya produksi. Hasil kegiatan yang telah dilakukan masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan pengabdian pelatihan pembuatan kompos, dan hasil percobaan penggunaan kompos batang pisang sebagai campuran media tanam menunjukkan bahwa campuran media tanam yang tepat dari tanah, pupuk kendang dan kompos menghasilkan pertumbuhan beberapa tanaman sayuran yang lebih baik.
Pendampingan Pemanfaatan Daun Jambu Biji sebagai Minuman Elektrolit pada Kasus Diare di Desa Ulak Kerbau Baru Tanjung Raja Agustiarini, Vitri; Verawaty, Marieska; Mulyani, Laida Neti; Apriani, Elsa Fitria; Athiah, Medina
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 9 No 3 (2024): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v9i3.836

Abstract

Daun jambu biji (Psidium guajava L.) memiliki aktivitas anti diare dengan kandungan metabolit sekunder alkaloid, saponin, tanin dan flavonoid. Tujuan pengabdian masyarakat yaitu meningkatkan wawasan masyarakat Desa Ulak Kerbau Baru tentang penyakit diare, pemanfaatan daun jambu biji sebagai minuman elektrolit pada kasus diare. Mitra kegiatan ini yaitu 30 orang ibu-ibu yang mewakili masyarakat desa Ulak Kerbau Baru. Kegiatan yang dilakukan meliputi penyuluhan, pemberian materi dan praktek langsung kepada masyarakat tentang diare, tanda, gejala, penatalaksanaan diare, manfaat daun jambu biji untuk diare, praktek langsung pengelolahan daun jambu biji sebagai minuman elektrolit yang digunakan untuk mengatasi kasus diare. Evaluasi dari kegiatan pengabdian dengan melihat nilai pretest dan postest selama kegiatan perngabdian berlangsung. Berdasarkan hasil nilai pretest (80,3) dan postest (88,8) terjadi perbedaan signifikan pada kegiatan pengabdian masyarakat terjadi peningkatan wawasan dan keterampilan Masyarakat dalam memanfaatkan daun jambu biji sebagai minuman elektrolit dalam mengatasi diare. Kegiatan pengabdian masyarakat membantu ibu-ibu desa Ulak Kerbau Baru menjadi lebih produktif dan memiliki kemampuan untuk berinovasi sehingga dapat mewujudkan masyarakat yang mandiri dan berkompeten. Guava leaves (Psidium guajava L.) have anti-diarrhea activity with secondary metabolite content of alkaloids, saponins, tannins and flavonoids. Community service aims to increase the knowledge of Ulak Kerbau Baru Village's people about diarrheal diseases, using guava leaves as an electrolyte drink in cases of diarrhea. The partners in this activity were 30 women representing the Ulak Kerbau Baru village community. Activities carried out include counseling, providing materials and direct practice to the community about diarrhea, signs, symptoms, management of diarrhea, use of guava as an anti-diarrhea, and direct practice of processing guava leaves as an electrolyte drink used to treat cases of diarrhea—evaluation of service activities by looking at the pretest and posttest scores during the service activities. Based on the results of the pretest (80.3) and posttest (88.8) community service activities, there was an increase in community insight and skills in using guava leaves as an electrolyte drink to treat diarrhea. Community service activities help Ulak Kerbau Baru village's women become more productive and innovative so they can create an independent and competent society.
Pelatihan Pembuatan Bokashi Sebagai Media Tanam Bagi Ibu-ibu PKK Desa Tanjung Pering, Ogan Ilir Marieska Verawaty; Susilawati; Alfian Hasbi; Muharni; Pramoe Wibowo; Herwin Purnomo
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2: Mei 2022
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v1i2.402

Abstract

Pelatihan pemanfaatan limbah organik dari sisa rumah tangga, pekarangan dan perkebunan menjadi bokashi sebagai media tanam berbagai jenis sayuran, buah-buahan dan tanaman telah dilaksanakan di Desa Tanjung Pering, Ogan Ilir. Kegiatan ini bertujuan memberikan wawasan dan keterampilan bagi peserta dalam memanfaatkan limbah menjadi pupuk yang bernilai ekonomi dalam menunjang sektor pertanian yang berkelanjutan. Kegiatan ini merupakan kerjasama Universitas Sriwijaya dengan Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Selatan (Seksi Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat dan Seksi Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan). Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) oleh Unsri kepada desa binaan. Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat mulai memanfaatkan limbah di lingkungan masyarakat menjadi produk yang bernilai ekonomi.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PEMBUATAN ECO-ENZYME BERBASIS RUMAH TANGGA DI DESA TANJUNG PERING INDRALAYA UTARA Hardestyariki, Dwi; Indriani, Dwi Puspa; Alawiyah, Kamila; Setiawan, Doni; Verawaty, Marieska; Apriani, Elsa Fitria; Amriani, Annisa; Novita, Rennie Puspa
Jurnal Lentera Nusantara Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Pelita Sriwijaya
Publisher : Asosiasi Peneliti Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51630/jps.v4i1.148

Abstract

Aktivitas rumah tangga menghasilkan limbah organic maupun anorganik setiap harinya. karena limbah rumah tangga menjadi ancaman dalam kesehatan masyarakat dan kesehatan lingkungan. Sehingga diperlukan edukasi mengenai pengelolaan dan pemanfaatan limbah organic rumah tangga untuk dijadikan produk berupa ekoenzim. Ekoenzim adalah hasil dari fermentasi limbah dapur organik seperti kulit buah-buahan dan sayuran, gula (gula coklat, gula merah atau gula tebu) dan air. Produk Ekoenzim merupakan produk ramah lingkungan yang mudah digunakan dan diproduksi. Ekoenzim dapat digunakan untuk mengurangi jumlah sampah rumah tangga, khususnya sampah organik dengan komposisi kandungan tinggi. Limbah organic merupakan bahan baku pembuatan eco-enzym yang nantinya bisa dimanfaatkan lagi sebagai larutan desinfektan, biopestisida, bioinsektisida sebagai produk yang ramah lingkungan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah organic dari aktivitas rumah tangga sehingga mampu meminimalisir penumpukan limbah yang nantinya bisa di olah menjadi produk yang bermanfaat bagi masyarakat di sekitar. Kegiatan pelatihan ini dilakukan melalui kegiatan pengabdian masyarakat Universitas Sriwijaya yang menjadi salah satu bagian dari Tri Darma Perguruan Tinggi. Desa Tanjung Pering dipilih sebagai lokasi pengabdian masyarakat karena penduduknya yang sudah maju sehingga memudahkan tujuan akhir kegiatan ini dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat di sana melalui pelatihan pembuatan eco-enzym. Metode pengabdian yang dilakukan adalah dengan memberikan perkuliahan kepada Masyarakat Desa Tanjung pering melalui materi, pendampingan pemilahan jenis limbah, hingga pendampingan pembuatan eco-enzym dari limbah rumah tangga. Hasil dari pengabdian ini, Masyarakat termotivasi untuk mengolah limbah organic yang dihasilkan dari kegiatan rumah tangga dan memiliki kesadaran untuk memanfaatkan limbah organic rumah tangga sebagai eco-enzym.
Endophytic Entomopathogenic Fungi Negatively Impact on Growth and Development of Spodoptera frugiperda J.E. Smith (Lepidoptera: Noctuidae) Herlinda, Siti; Milinia Puspita Sari, Jelly; Elfita; Suwandi, Suwandi; Anggraini, Erise; Hong Lau, Wei; Arrwais, Rhani; Irsan, Chandra; Hamidson, Harman; Hasyim, Hamzah; Verawaty, Marieska
HAYATI Journal of Biosciences Vol. 32 No. 6 (2025): November 2025
Publisher : Bogor Agricultural University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4308/hjb.32.6.1564-1576

Abstract

An alternative method for controlling Spodoptera frugiperda applies entomopathogenic fungi (EPF). The present research aimed to determine the impact of the endophytic EPF  on the growth and development of S. frugiperda. Twenty molecularly identified isolates of the endophytic EPF were used in seed treatments with the fungal suspension 1 × 1010 conidia.mL-1. The endophytic EPF that colonized corn leaves eaten by the neonate S. frugiperda larvae was able to significantly decrease the body weight of the larvae and pupae. The endophytic EPF could prolong the developmental time of all instar larvae and pupae.  The endophytic EPF could raise larval and pupal mortality and reduce the ability of adults to emerge from pupae,  and decrease egg laying by females.  The lowest percentage of adult emergence was observed in the adults from larvae consuming corn leaves colonized with Beauveria bassiana JaGiP and JgSPK isolates, which were 34.67% and 24%, respectively. Consequently, a reduced adult emergence could lead to a high cumulative death rate of 76% from larvae to adults. Finally, the endophytic EPFs negatively affect S. frugiperda growth and development.  B. bassiana JaGiP and JgSPK isolates are the most pathogenic fungi in inhibiting the growth and development of S. frugiperda. They are promising candidates for controlling S. frugiperda in the corn field.