Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : SIGMA TEKNIKA

PERANCANGAN ALAT PEMISAH MINYAK GORENG UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS KERIPIK SINGKONG DENGAN METODE QFD DI UKM NAFISAH Vera Methalina Afma; Zaenal Arifin
SIGMA TEKNIKA Vol 3, No 2 (2020): SIGMA TEKNIKA, VOL.3 NO.2, NOVEMBER 2020
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sigma.v3i2.2751

Abstract

Perkembangan di era globalisasi menyebabkan persaingan setiap perusahaan ataupun usaha kecil menengah (UKM) semakin ketat dan mengembangkan produk-produk yang berkualitas. Begitu juga dengan UKM Nafisah memerlukan perbaikan-perbaikan  terhadap produknya yaitu keripik singkong yang memiliki kandungan minyak yang lebih banyak daripada pesaing-pesaingnya yaitu 2ml kemasan   kg .            Perancangan alat pemisah minyak goreng pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode QFD (Quality Function Deployment) . Penelitian ini menggunakan kuisioner terbuka kepada 30 orang dan kuisioner tertutup 96 orang untuk memperoleh hasil yang dibutuhkan oleh konsumen terhadap produk. Data kuisioner tersebut akan digunakan untuk membuat tingkat kebutuhan pelanggan yang nantinya akan digambarkan kedalam bentuk HOQ (House Of Quality).            Dari hasil yang telah digambarkan pada HOQ (House Of Quality) tingkat kesulitan, derajat kepentingan dan perkiraan biaya pada proses penirisan merupakan faktor yang paling utama dilakukan perbaikan. Perancangan alat pemisah minyak goreng merupakan ide dan bisa menurunkan kandungan minyak goreng dari 2 ml menjadi 0,11 ml dalam kemasan   kg (turun sebesar 1,89 ml menggunakan motor) dan 1,15 ml didalam kemasan  kg (turun 1.85 ml menggunakan alat konvesional).
INCREASE PRODUCTION OUTPUT ON TWA 1342 MACHINE WITH OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) METHOD (CASE STUDY: PT XYZ BATAM) Vera Methalina Afma; Hery Irwan; Elsa Berliani
SIGMA TEKNIKA Vol 5, No 2 (2022): SIGMATEKNIKA, VOL. 5, N0. 2, NOVEMBER 2022
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sigmateknika.v5i2.4642

Abstract

PT XYZ Batam is a manufacturing company that produces NTC (Negative Temperature Coefficient) Sensors.  This company has a Chip Dicing Department which is cutting the NTC substrate into chips and then measuring process, measuring process is checking process based on the chip resistance value by the TWA 1342 machine.Currently, the output of measuring process is not stable, so this study aims to determine the cause of low output and how to increase production output on the TWA 1342 machine with Overall Equipment Effectiveness (OEE) method. The results obtained based on calculations on the TWA 1342 machine are : availability value 95.12%, Performance value 85.06%, Quality value 98.97% and OEE value 80.08%.Based on the Pareto chart, the cause of output target being not achieved was due to a filter  was not suitable for use, because there were tears on the surface of the filter so the dirt was not filtered properly. And the action taken based on the fishbone diagram analysis is to replace the filter periodically and control it by having a filter change record.After the corrective steps have been taken, the changes in the OEE value on the TWA 1342 machine for one week of observation are as follows: Availability value 99.69%, Performance value 98.10%, Quality value 99.15%. And the OEE value is 96.96%. The percentage of the total output during the week of observation after corrective steps was taken is 98.10%. Where there is an increase in output of 13.04%.
PERENCANAAN KAPASITAS PRODUKSI ATV 32C DENGAN MENGGUNAKAN METODE CAPACITY REQUIREMENT PLANNING (CRP) (Studi kasus di PT Schneider Electric Manufacturing Batam) Vera Methalina Afma; Herry Irwan; Rolyex Togi
SIGMA TEKNIKA Vol 4, No 1 (2021): SIGMATEKNIKA, Vol. 4, N0. 1, Juni 2021
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sigmateknika.v4i1.3210

Abstract

Produk ATV 32C merupakan produk baru yang akan diproduksi di PT.SEMB dimana output, jumlah oprator, waktu proses produksi, dan kapasitas pada line tersebut belum diketahui. Sementara informasi dari supply chain bahwa forcast produk ATV 32C untuk 3 bulan ke depan sudah ada yaitu pada bulan Mei sebanyak 4.390 pcs, pada bulan Juni sebanyak 4.857 pcs, pada bulan Juli sebanyak 6.139 pcs dan pada bulan Agustus sebanyak 9.534 unit. Untuk memenuhi permintaan dari konsumen maka kapasitas dari line produksi dalam memproduksi produk ATV 32C dengan metode capacity requirement planning (CRP) . Penelitian bertujuan untuk merencanakan kapasitas waktu produksi yang optimal menggunakan metode Capacity Requirement Planning pada PT. Schneider Electric Manufacturing Batam . Selain merencanakan kapasitas produksi, penelitian juga merencanakan jumlah operator berdasarkan waktu standar produksi dan jam kerja yang dubutuhkan untuk memperoleh kapasitas produksi yang optimal . CRP merupakan fungsi untuk menentukan, mengukur, dan menyesuaikan tingkat kapasitas atau proses untuk menentukan jumlah tenaga kerja dan sumber daya mesin yang diperlukan untuk melaksanakan produksi. CRP merupakan teknik perhitungan kapasitas rinci yang dibutuhkan oleh MRP. CRP memverifikasi ketersediaan kecukupan kapasitas selama rentang perencanaan Hasil akhir yang diperoleh pada penelitian adalah untuk memenuhi permintaan dari bulan mei 2016 sampai agustus 2016 bersarnya kapasitas pada line ATV 32C sebanyak 141523 menit/bulan setara dengan 7029 pcs/bulan produk ATV 32C dengan waktu standar atau waktu baku untuk produk ATV 32C selama 20.1 menit/pcs. Operator yang dibutuhkan sebanyak 7 orang/shift serta shift kerja yang dibutuhkan dalam 1 hari yaitu 3 shift . Kata kunci : Waktu baku, Jadwal Induk Produksi, Capacity Requirement Planning (CRP)
PENGURANGAN CACAT ASSEMBLY MODEL M370 DENGAN PENDEKATAN RCA (ROOT CAUSE ANALYSIS) DAN FTA (FAULT TRR ANALYSIS) (STUDI KASUS : PT.SHIMANO BATAM) Vera Methalina Afma; Abdulah Merjani; Fadila Puspita Ayu
SIGMA TEKNIKA Vol 6, No 1 (2023): SIGMATEKNIKA, VOL. 6, N0. 1, JUNI 2023
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sigmateknika.v6i1.5151

Abstract

PT. Shimano Batam Manufacturing (SBM) adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang manufactur yang menghasilkan produk sperpart sepeda, salah satu Departeman PT. Shimano Batam Manufactur (SBM) adalah Departeman Front Derailleur (FD) merupakan sistem mekanis yang menggeser rantai pada sepeda dengan lebih dari satu chainring depan. Produk yang dihasilkan adalah M370, M310, M2000 dan TX 800. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis cacat produk terbesar yang dihasilkan oleh line produksi, faktor utama penyebab dan perbaikan yang dilakukan untuk mengurangi cacat pada line prooduksi.Penelitian ini menggunakan Metode Root Cause Analysis (RCA) dan Faul Tree Analysis (FTA). Setelah melakukan penelitian diperoleh hasil bahwa jenis reject tertinggi adalah Banding Chain Guid. Sebelum melakukan penelitian ini jumlah reject pada Banding Chain Guid sebesar 1.4% dan setelah dilakukan penelitian jumlah reject turun menjadi 0.58%.