Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : INOVTEK POLBENG

Analisis Multiple Repair Pada Material Baja Karbon SA 333 Grade 6 Dengan Proses GTAW Terhadap Kekerasan, Ketangguhan, Dan Struktur Mikro Moh. Syaiful Amri; Yudi Eko Suyono; Imam Khoirul Rohmat
INOVTEK POLBENG Vol 12, No 1 (2022): INOVTEK VOL.12 NO.1 2022
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ip.v12i1.2309

Abstract

Dalam industri minyak dan gas, salah satu material yang digunakan adalah pipa baja carbon steel SA 333 Grade 6. Proses repair pada sambungan pengelasan sangat dihindari karena akan mengakibatkan kerusakan atau perubahan sifat mekanik. Dalam penelitian ini akan menggunakan 4 variasi yaitu tanpa repair,1x repair, 2x repair, 3x repair. Menggunakan test coupon pipa 2” SCH 160 dengan desain sambungan single bevel dan proses repair dilakukan setengah dari ketebalan material. Hasil uji mikro menghasilkan ukuran butir yang semakin kecil seiring dengan meningkatnya jumlah repair. Jumlah repair akan meninggkatkan persentase fasa pearlite di daerah HAZ.  Hasil uji kekerasan menghasilkan nilai rataan kekerasan tertinggi pada daerah HAZ dengan tanpa repair 163.73 HVN, 1x repair 167.04 HVN, 2x repair 169.38 HVN, 3x repair 177.67 HVN. Hasil uji ketangguhan menghasilkan nilai rataan pada weld metal dengan tanpa repair 102.3 joule, 1x repair 101.33 joule, 2x repair 95 joule, dan 3x repair 88.66 joule. Nilai ketangguhan pada daerah HAZ dengan tanpa repair 149 joule, 1x repair 148.6 joule, 2x repair 146 joule, dan 3x repair 145 joule. Dari hasil tersebut disimpulkan bahwa semakin meningkatnya jumlah repair akan menaikkan nilai kekerasan tetapi akan menurunkan nilai ketangguhan dari sambungan pengelasan dan semuanya memenuhi keberterimaan yang diijinkan.
ANALISIS VARIASI MULTIPLE REPAIR PENGELASAN FCAW MATERIAL HSLA SM490YA Moh. Syaiful Amri
INOVTEK POLBENG Vol 13, No 2 (2023): VOL 13 NO 2
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ip.v13i2.3602

Abstract

End plate adalah bagian penting dalam struktur karena berfungsi sebagai tempat menghubungkan balok dengan kolom. Pengelasan pada sambungan antara End plate dan balok harus dipertimbangkan dengan baik dalam proses pengerjaannya. Ada kesalahan pada pengelasan, ketidaksesuaian atau kecacatan dalam sambungan bisa menyebabkan repair pada sambungan las. Banyaknya proses repair dapat menyebabkan deformasi material. Penelitian ini menganalisis multiple repair welding  dan temperatur quenching pada proses heat straightening material HSLA SM490YA terhadap nilai kekerasan dan struktur mikro pada material HSLA SM490YA menggunakan pengelasan FCAW. Jumlah repair yang dibandingkan adalah tanpa repair, 2 kali repair, dan 3 kali repair pada kedalaman 50% dari. Dilakukan heat straightening pada material yang direpair dengan temperatur 650ºC. Setelah itu, material di-quenching pada temperatur 300ºC. Hasil uji kekerasan tertinggi pada daerah HAZ dengan variasi repair 3 kali yaitu variasi senilai 206. 83 kgf/mm². Pada penelitian ini terdapat beberapa fasa struktur mikro yaitu ferrite, accicular ferrite, dan pearlite. Dalam penelitian ini, ditemukan bahwa proses repair setelah pengelasan dengan quenching pada heat straightening menyebabkan keanikan nilai kekerasan. Ini mengakibatkan ukuran butir menjadi lebih halus dan fasa material didominasi oleh pearlite. 
ANALISIS VARIASI MULTIPLE REPAIR PENGELASAN FCAW MATERIAL HSLA SM490YA Amri, Moh. Syaiful
INOVTEK POLBENG Vol 13, No 2 (2023): VOL 13 NO 2
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ip.v13i2.3602

Abstract

End plate adalah bagian penting dalam struktur karena berfungsi sebagai tempat menghubungkan balok dengan kolom. Pengelasan pada sambungan antara End plate dan balok harus dipertimbangkan dengan baik dalam proses pengerjaannya. Ada kesalahan pada pengelasan, ketidaksesuaian atau kecacatan dalam sambungan bisa menyebabkan repair pada sambungan las. Banyaknya proses repair dapat menyebabkan deformasi material. Penelitian ini menganalisis multiple repair welding  dan temperatur quenching pada proses heat straightening material HSLA SM490YA terhadap nilai kekerasan dan struktur mikro pada material HSLA SM490YA menggunakan pengelasan FCAW. Jumlah repair yang dibandingkan adalah tanpa repair, 2 kali repair, dan 3 kali repair pada kedalaman 50% dari. Dilakukan heat straightening pada material yang direpair dengan temperatur 650ºC. Setelah itu, material di-quenching pada temperatur 300ºC. Hasil uji kekerasan tertinggi pada daerah HAZ dengan variasi repair 3 kali yaitu variasi senilai 206. 83 kgf/mm². Pada penelitian ini terdapat beberapa fasa struktur mikro yaitu ferrite, accicular ferrite, dan pearlite. Dalam penelitian ini, ditemukan bahwa proses repair setelah pengelasan dengan quenching pada heat straightening menyebabkan keanikan nilai kekerasan. Ini mengakibatkan ukuran butir menjadi lebih halus dan fasa material didominasi oleh pearlite.Â