Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Literacy and technology program to enhance the potential of the youth of Mira village through community empowerment Hernita Pasongli; Wilda Syam Tonra; Dahlan Wahyudi; Marwis Aswan; Winda Syam Tonra
Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 20 No. 1 (2024): Transformasi Juni
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/transformasi.v20i1.8236

Abstract

[Bahasa]: Pendidikan di Desa Mira, Kecamatan Morotai Timur Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara masih tertinggal dibandingkan desa-desa lainnya di wilayah sekitar. Kurangnya fasilitas perpustakaan sekolah dan sarana teknologi informasi di desa tersebut mengakibatkan rendahnya literasi dan penguasaan teknologi masyarakat setempat. Di sisi lain, literasi dan teknologi merupakan unsur penting untuk menghadapai tantangan globalisasi. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan penguasaan teknologi masyarakat Desa Mira melalui program literasi dan teknologi dalam bentuk pelatihan pembuatan konten video. Program pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan selama 2 bulan oleh tim yang terdiri dari 19 mahasiswa dan 3 dosen dari Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Khairun melalui program pemberdayaan masyarakat oleh mahasiswa (PMM) yang didanai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Tahun Anggaran 2023. Partisipan program ini adalah siswa-siswa pada sekolah Madrasah Tsanawiyah (MTs) Makharimal Akhlak Mira. Tahapan pengabdian kepada masyarakat ini meliputi tahap persiapan, sosialisasi, pelaksanaan, dan evaluasi. Aktivitas penguatan literasi dilakukan melalui pengajaran baca tulis dan membaca dongeng bersama. Sementara penguatan penguasaan teknologi dilakukan melalui pelatihan pembuatan konten video menggunakan aplikasi Capcut dan Kinemaster yang hasilnya diupload di akun YouTube. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan literasi dan penguasaan teknologi dalam bidang pembuatan konten video pada siswa sekolah MTs Makharimal Akhlak Mira. Kata Kunci: literasi, siswa madrasah, teknologi, konten video [English]: Education in Mira Village, East Morotai District, Morotai Island Regency, North Maluku Province, is still underdeveloped compared to other villages in the surrounding area. The lack of a school library and information technology facilities in the village has resulted in low literacy and poor technology mastery in the local community. On the other hand, literacy and technology are important elements to face the challenges of globalization. This community service aims to improve the knowledge and mastery of technology of the Mira Village community through literacy and technology programs in the form of video content creation training. This community service program was carried out for 2 months by a team of 19 students and 3 lecturers from the Mathematics Education Department of Khairun University through a community empowerment program by students (PMM) funded by the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology. The participants of this program were students at Madrasah Tsanawiyah (MTs) Makharimal Akhlak Mira school. The stages of this community service include preparation, socialization, implementation, and evaluation. Literacy-strengthening activities are carried out through training in reading and writing and reading fairy tales together. Meanwhile, strengthening mastery of technology is done through training in video content creation using the Capcut and Kinemaster applications, the results of which are uploaded to a YouTube account. The results of this community service show an increase in literacy skills and mastery of technology in video content creation for MTs Makharimal Akhlak Mira school students. Keywords: literacy, madrasa students, technology, video content
PELATIHAN PEMBUATAN KERAJINAN TANGAN SUSIRU DI DESA MIRA KEPULAUAN MOROTAI Pasongli, Hernita; Tonra, Wilda Syam; Wahyudi, Dahlan; Aswan, Marwis; Tonra, Winda Syam; Kasiuhe, Jeane Christi; Ikhsan, Muhammad
Jurnal Terapan Abdimas Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v9i1.17822

Abstract

Abstract. Mira Village is famous for its strong culture. The culture of Mira Village is the result of inheritance from ancestors, such as marriage culture, celebrations and handicrafts. The craftsmen in Mira Village produce a variety of crafts that are culturally valuable and also authentically typical of North Maluku. One of them is a typical North Maluku handicraft made from bamboo, namely susuru. Based on the importance of preserving local culture and the need for suriu craftsmen which are becoming increasingly scarce, training activities for making susiru handicrafts were initiated by Khairun University. This activity received funding from the Ministry of Education and Culture for Community Service in 2023 through the Community Empowerment by Students (PMM) scheme. The training will be held in August 2023 in 5 meetings. The initial activity location was at the Mira Village hall and the next meeting was at the residents' homes. The target of this activity is Mira Village housewives. The aim of this activity is to provide basic training in making susiru so that it is hoped that public interest can increase and increase the number of susiru craftsmen in Mira Village. The result of this activity is an increase in community understanding and skills. After this activity was completed, there were 5 craftsmen who were active in making susuru handicrafts.Abstrak. Desa Mira terkenal dengan budaya yang kental. Budaya Desa Mira merupakan hasil warisan dari nenek moyang seperti budaya perkawinan, hajatan sampai dengan kerajinan tangan. Para pengrajin di Desa Mira menghasilkan beragam kerajinan yang bernilai budaya dan juga otentik khas Maluku Utara. Salah satunya adalah kerajinan tangan khas Maluku Utara yang terbuat dari bambu yaitu susiru. Berdasarkan pentingnya melestarikan budaya lokal dan kebutuhan dari pengrajin suriu yang semakin hari semakin sedikit, maka kegiatan pelatihan pembuatan kerajinan tangan susiru diinisiasi oleh Universitas Khairun. Kegiatan ini memperoleh pendanaan Kemdikbudristek Pengabdian Kepada Masyarakat tahun 2023 melalui skim Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM). Pelatihan dilaksanakan pada bulan Agustus 2023 sebanyak 5 kali pertemuan. Tempat kegiatan perdana di balai Desa Mira dan pertemuan berikutnya di rumah warga. Sasaran kegiatan ini adalah ibu- ibu rumah tangga Desa Mira. Tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah memberikan pelatihan dasar pembuatan susiru sehingga diharapkan ketertarikan masyarakat dapat meningkat dan menambah pengrajin susiru di Desa Mira. Hasil kegiatan berdasarkan hasil evaluasi adalah adalah pemahaman dan skill yang meningkat. Setelah kegiatan ini selesai, ada 5 pengrajin yang aktif membuat kerajinan tangan susiru.  
Pembuatan Modul Ajar Matematika Berbasis PjBL Berbantuan Teknologi Artificial Intelligence ChatGPT pada MGMP Matematika SMP Wahyudi, Dahlan; Afandi, Ahmad; Syam Tonra, Winda; Angkotasan, Nurma
ABDI SABHA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 3 (2024): Oktober
Publisher : CERED Indonesia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/jas.v5i3.1132

Abstract

The purpose of the community service program (PKM) is to train teachers in making math teaching modules based on project-based learning (PjBL) using the help of Artificial Intelligence (AI) ChatGPT. This way, math teachers in Ternate can create their own teaching modules before applying the PjBL model in the classroom. The methods used in this program are: 1) Presentation and Discussion Method : This involves explaining the goals and benefits of the activity, giving a brief explanation about the Teaching Module and AI technology, including the AI feature ChatGPT, 2) Demonstration and Training Method : This explains the steps to create a math teaching module based on PjBL with the help of AI ChatGPT. In the training, the pretest results showed that many teachers still could not make PjBL math modules. They were confused about what projects could be done in class, especially for difficult material. However, after the training on using AI ChatGPT to create teaching modules, the teachers were finally able to make PjBL modules for all math topics. At the end of the training, the teachers were given an evaluation. The result was 98.39%, which means the training received a positive response and was useful for them. In conclusion, the PKM activity showed that math teachers in Ternate can now create their own teaching modules using AI ChatGPT.
Pengembangan E-book Kalkulus Integral Berbasis Project Based Learning (PjBL) Berbantuan Aplikasi Flip Pdf Corporate Angkotasan, Nurma; Syam Tonra, Winda; Ruhama, Musftafa A H; Wahyudi, Dahlan; Syam Tonra, Wilda
Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2024): Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/indiktika.v7i1.16913

Abstract

Project based learning (PjBL) pada mata kuliah kalkulus integral dapat membantu mahasiswa untuk mengetahui penerapannya dalam kehidupan sehari-hari, namun model PjBL masih jarang digunakan dalam kelas, salah satu faktornya adalah kurangnya referensi buku yang bisa digunakan oleh mahasiswa dan dosen. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-book kalkulus integral berbasis PjBL berbantuan flip PDF Corporate yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif agar dosen dapat mengakses e-book secara online. Subjek penelitian yaitu 22 mahasiswa semester 3 pendidikan matematika. Instrumen yang digunakan untuk menilai efektivitas e-book yaitu nilai hasil proyek mahasiswa, instrumen yang digunakan untuk menilai keabsahan e-book menggunakan lembar validasi ahli, sedangkan angkat kepraktisan untuk menilai kepraktisan e-book yang dikembangkan. Penelitian menggunakan metode penelitian R&D dengan model 4D. Hasil penelitian berdasarkan hasil analisis menunjukan bahwa: 1) e-book kalkulus integral memenuhi kriteria valid dengan nilai validitas 81,57%; 2) nilai kepraktisan sebesar 82,45% yang menunjukkan bahwa e-book yang dikembangkan masuk kategori sangat praktis; dan 3) ketuntasan nilai mahasiswa dalam menyelesaikan proyek sebesar 80,59% yang menunjukan bahwa e-book yang dikembangkan masuk kategori efektif sehingga mahasiswa dapat menggunakan e-book dalam menyelesaikan proyek dengan sangat baik. Sehingga e-book kalkulus integral berbasis PjBL berbantuan flip PDF Corporate yang dibuat memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif.
Pembuatan Video Pembelajaran Matematika menggunakan Aplikasi Tiktok pada MGMP Matematika SMP Di Kota Ternate Syam Tonra, Winda; Wahyudi, Dahlan; Angkotasan, Nurma
ABDI SABHA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 1 (2025): Februari
Publisher : CERED Indonesia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/jas.v6i1.1131

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru matematika SMP di Kota Ternate dalam membuat video pembelajaran menggunakan aplikasi TikTok. Pelatihan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemanfaatan media video dalam pembelajaran serta kurangnya pengetahuan guru mengenai pengeditan video edukatif. Metode yang digunakan meliputi presentasi, diskusi, demonstrasi, dan praktik langsung. Para guru dilatih mulai dari instalasi aplikasi, proses pembuatan, hingga pengunggahan video ke TikTok. Hasil pretest dan posttest menunjukkan peningkatan kemampuan guru secara signifikan, dari yang semula belum memahami fitur TikTok hingga mampu membuat dan membagikan video pembelajaran sendiri. Sebanyak 96,39% peserta memberikan respon positif terhadap pelatihan ini. Kegiatan ini menunjukkan bahwa aplikasi TikTok dapat dimanfaatkan sebagai media ajar yang inovatif dan menarik, serta mendorong guru untuk lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dalam mendukung proses pembelajaran.
Penerapan Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Sikap Matematis Siswa pada Materi Kesebangunan Sutiyono, Sutiyono; Abdullah, In Hi; Tonra, Winda Syam; Wahyudi, Dahlan; Tonra, Wilda Syam
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 5, No 3 (2025): September
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v5i3.10749

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan sikap matematis siswa SMP pada materi kesebangunan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian adalah siswa kelas VII-1 SMP Islam 1 Kota Ternate sebanyak 26 siswa. Instrumen penelitian berupa tes untuk mengukur kemampuan berpikir kritis matematis dan angket untuk mengukur sikap matematis. Hasil pretest menunjukkan rata-rata kemampuan berpikir kritis matematis sebesar 29,11 dan sikap matematis sebesar 41,27, sedangkan hasil posttest meningkat menjadi 89,64 dan 45,6 secara berturut-turut. Uji hipotesis menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi 0,05, yang berarti terdapat peningkatan signifikan setelah penerapan pendekatan CTL. Nilai N-Gain kemampuan berpikir kritis matematis tergolong tinggi (0,8), sedangkan untuk sikap matematis tergolong rendah (0,1). Dengan demikian, pendekatan CTL efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, namun peningkatan sikap matematis masih belum optimal.
Pembelajaran Berbasis Komputer: Kategori, Teori Pembelajaran Pendukung, Kelebihan, dan Kekurangannya Suratno, Joko; Wahyudi, Dahlan; Muchsin, Sitti Busyrah; Tonra, Winda Syam
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 4, No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v4i1.7287

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk menjelaskan beberapa karakteristik pembelajaran berbasis komputer melalui kajian pustaka. Bagian pertama membahas beberapa kategori pembelajaran berbasis komputer, yaitu drill-and-practice, tutorial, problem solving, simulation, inquiry, electronic performance support system, testing, and programming. Tambahan penjelasan makna interaktif yang sering disematkan dalam pembelajaran berbasis komputer dibahas pada bagian kedua. Bagian ketiga, membahas empat macam teori pembelajaran yang berhubungan dengan penggunaan teknologi dalam pembelajaran, yaitu: behaviorisme, kognitivisme, konstruktivisme, dan sosial konstruktivisme. Bagian terakhir membahas kelebihan dan kelemahan pembelajaran berbasis komputer.
Analisis Deskriptif Pengetahuan Dasar Matematika Siswa Kelas XI SMA Negeri 4 Kendari Wahyudi, Dahlan; Tonra, Winda Syam
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 3, No 2 (2023): Mei
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v3i2.6127

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk deskripsikan pengetahuan dasar matematika (PDM) yang dimiliki siswa kelas XI SMAN 4 Kendari. Pengambilan sampel adalah quota sampling. Berdasarkan hasil analisis secara deskriptif  diperoleh bahwa 7 orang siswa yang memperoleh nilai X ≥ 87, sedangkan yang masuk kategori sedan gada 26 siswa atau lebih dati setengah dari jumah siswa yang mempeloleh nilai 75 ≤ X 87, dan ada 9 orang siswa yang memperoleh nilai dibawah KKM yaitu 75. Nilai KKM yang ditetapkan pada SMAN 4 Kendari yaitu 75. Rata-rata nilai 77,85 dengan kata lain secara keseluruhan pengetahuan dasar matematika siswa kelas XI SMAN 4 Kendari berada pada kategori sedang serta nilai standar deviasi 10.65. Siswa masih harus dilatih kembali untuk meningkatkan pengetahuan dasar matematikanya terutama pembagian bilangan bulat dan bilangan rasional, pembulatan bilangan desimal, operasi bilangan rasional dalam konteks soal cerita dikarenakan hanya 8 dari 42 siswa yang menjadi sampel yang dapat menjawab soal dalam kontek soal cerita.
Profil Kemampuan High Order Thinking Skills Siswa SMP dalam Menyelesaikan Masalah SPLDV Ditinjau dari Perbedaan Gender Tonra, Winda Syam; Wahyudi, Dahlan; Tonra, Wilda Syam
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 3, No 2 (2023): Mei
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v3i2.6128

Abstract

Pada penelitian ini menjelaskan tentang bagaimana profil kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa SMP dalam menyelesaikan masalah SPLDV ditinjau perbedaan Gender. Dalam mengukur kemampuan High Order Thinking Skills siswa maka terdapat indicator yang harus terpenuhi diantaranya menganalisis, mengevaluasi dan mencipta. Jenis penelitian menggunakan penelitian kualitatif jenis eksploratif dengan menggunakan 1 subjek laki-laki dan 1 subjek perempuan. Hasil dari penelitian tersebut didapat bahwa siswa laki-laki lebih unggul dari pada siswa perempuan terlihat dari cara menganalisis soal dan mengevaluasinya.
Analisis keterampilan metakognisi mahasiswa dalam menyelesaikan soal persamaan diferensial Tonra, Winda Syam; Wahyudi, Dahlan; Tonra, Wilda Syam
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dpi.v13i1.8394

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif bertujuan untuk menganalisis keterampilan metakognisi dalam menyelesaikan soal persamaan diferensial. Keterampilan metakognisi mahasiswa dalam penelitian ini adalah kegiatan yang dilakukan seseorang yang berkaitan dengan kesadaran dan pengaturan kognisinya dalam memecahkan masalah meliputi perencanaan, monitoring, dan evaluasi. Subjek penelitian ada 2 mahasiswa yakni 1 mahasiswa kemampuan dasar matematika tinggi (MT) dan 1 mahasiswa kemampuan dasar matematika sedang (MS). Instrument penelitian ini adalah instrument utama (peneliti sendiri) dan instrumen bantu yaitu soal tes tentang persamaan diferensial serta pedoman wawancara. Proses pengumpulan data dilakukan dengan cara memberikan soal persamaan diferensial kepada kedua subjek dan melakukan wawancara pada saat subjek mengejakan soal. Proses analisis data yakni reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MT melibatkan semua indikator keterampilan metakognisi dalam menyelesaikan soal persamaan diferensial yaitu indikator perencanaan, monitoring dan evaluasi. Sedangkan MS hanya melibatkan satu indikator keterampilan metakognisi dalam menyelesaiakan soal persamaan diferensial yaitu indikator perencanaan. Kesimpulannya dalam menyelesaikan masalah persamaan diferensial Subjek MT melibatkan keseluruhan indikator keterampilan metakognisi sedangkan  MS hanya satu indikator keterampilan metakognisi. Kata kunci : Persamaan diferensial, keterampilan metakognisi