Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PENANGANAN FISIOTERAPI PADA KASUS PPOK DI RS. PARU ARIO WIRAWAN SALATIGA : STUDI KASUS Fidyatul Nazhira; Rena Mailani; Andy Sirada
Indonesian Journal of Physiotherapy Vol 2 No 2 (2022): Indonesian Journal Of Physiotherapy
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.169 KB) | DOI: 10.52019/ijpt.v2i2.4070

Abstract

PPOK termasuk didalamnya adalah bronkitis kronis dan emfisema, merupakan penyakit paru kronik, ditandai oleh hambatan aliran udara di saluran nafas, bersifat progressif nonreversibel atau reversibel parsial. Penatalaksanaan PPOK secara umum bertujuan untuk mencegah progresivitas dari penyakit, mengurangi gejala, meningkatkan toleransi aktivitas, meningkatkan status kesehatan, mencegah dan menangani komplikasi, mencegah dan menangani eksaserbasi, dan menurunkan angka kematian Fisioterapi dapat berperan dalam menurunkan sesak, menurunkan nyeri dada, dan meningkatkan mobilitas sangkar thoraks sehingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup dan aktivitas fungsional pasien. Tujuan studi ini adalah mengetahui efektivitas program fisioterapi dengan chest fisioterapi, stretching dan breathing exercise pada pasien PPOK.
Pengaruh Pelatihan Ai Chi Terhadap Peningkatan Performa Dual Task Pada Lansia Andy Sirada; Fidyatul Nazhira; Rena Mailani
Indonesian Journal of Physiotherapy Vol 2 No 2 (2022): Indonesian Journal Of Physiotherapy
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.024 KB) | DOI: 10.52019/ijpt.v2i2.4160

Abstract

Aktifitas yang dilakukan seseorang dalam kesehariannya tidak lepas dari aktifitas multitasking dimana pada aktifitas tersebut minimal seseorang harus mampu melakukan dua aktifitas sekaligus (dualtask), lansia dengan gangguan kognitif atau tidak mampu melakukan aktifitas ganda atau dualtask mempunyai resiko jatuh yang tinggi. Salah satu tindakan untuk meningkatkan kemampuan kognitif dan dualtask pada lansia adalah dengan latihan Ai Chi. Ai Chi  merupakan metode latihan yang terbukti mampu meningkatkan kualitas hidup lansia dimana mengurangi resiko jatuh salah satunya. Tujuan penelitian untuk membuktikan apakah pelatihan Ai Chi dalam meningkatkan performa dual task pada lansia.
GAMBARAN BERAT BADAN TAS PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI DEPOK Suci Wahyu Ismiyasa; Widayani Wahyuningtyas; Fidyatul Nazhira; Dewi Oktaviani; Farah Nur’aini Ramadhanti; Tsabita Aydina Fadhilah; Zahra Khairunita Habibullah
Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Kesehatan Terpadu
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jkt.v7i1.2493

Abstract

ABSTRAK Pentingnya kesadaran siswa akan penggunaan tas karena tas yang baik tidak akan memberikan efek yang buruk pada yang memakainya. Dampak buruk dari penggunaan tas terletak pada beban yang berlebih yang mempengaruhi postur tubuh seseorang. Masa sekolah menengah pertama yang biasanya berusia remaja masih masa pertumbuhan fisik yang baik. Untuk itu, pada masa remaja penting untuk tidak memakai tas secara berlebih. Metode penelitian ini menggunakan cross sectional. Sampel sebanyak 237 siswa SMPN 13 Depok kelas 8. Di dapat bahwa siswa tersebut paling banyak berat tas 2 sampai 3 kg, namun beban tas yang diterima masih pada kategori ringan sebanyak 97% dari total sampel. Kategori ini mengikuti petunjuk dari beban tas yang baik yaitu sebanyak 10 % berat badan.
Edukasi Nyeri Punggung Bawah Guna Meningkatkan Produktivitas Lansia Fidyatul Nazhira; Andy Sirada; Kiki Rezki Faradillah; Suci Wahyu Ismiyasa; Heri Wibisono; Muhammad Bilal Taufiqurrahman; Bagas Prasetyo Aji
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i3.5851

Abstract

Lansia sehat berkualitas merupakan proses penuaan yang senantiasa sehat dan maksimal secara fisik, psikologis serta social. Nyeri punggung bawah adalah manifestasi kondisi patologis yang dirasakan oleh jaringan tubuh di bagian punggung ataupun yang terdapat di dekat punggung. Akibat nyeri punggung bawah pada lanjut usia dapat memunculkan perubahan pada kolagen yang menimbulkan berkurangnya fleksibilitas pada lanjut usia, maka bisa menimbulkan dampak antara lain nyeri, penurunan kemampuan dalam beraktivitas sehari-hari. Berdasarkan survei yang dilakukan, sebanyak 48% lansia mengeluhkan nyeri dipinggangnya. Edukasi yang dihadiri oleh 65 lansia ini disampaikan menggunakan power point dan poster. Pemberian edukasi ini meningkatkan pengetahuan lansia mengenai nyeri punggung bawah dari 79,4% mejadi 99,1%. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi yang disampaikan berhasil menyebabkan lansia memahami materi yang disampaikan dan harapanya dapat menurunkan prevalensi nyeri punggung bawah di Indonesia
PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN WEBSITE IBU DAN ANAK SEHAT DI DESA RAJAIYANG KECAMATAN LOSARANG KABUPATEN INDRAMAYU Agustiyawan Agustiyawan; Heri Wibisono; Purnamadyawati Purnamadyawati; Fidyatul Nazhira; Farahdina Bachtiar; Rena Mailani; Elsa Mayranti; Padilah Febiyahna; Varsha Ravita; Muhamad Daffa Ramadhianto; Ananda Putri Rifanty
Jurnal Abdi Insani Vol 10 No 4 (2023): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v10i4.815

Abstract

ABSTRACT Health development policies are directed at efforts to improve access and quality of health services towards universal health coverage with an emphasis on strengthening basic health services through increased promotive and preventive efforts supported by innovation and the use of technology. So that the next demographic bonus we get human resources (HR) that are superior and competitive. Efforts to support superior and competitive human resources can be started in the health sector by utilizing website technology so that the creation of smart villages is a necessity, especially in Rajaiyang Village, Indramayu Regency. The purpose of this program is to increase the fitness of mothers and children in Rajaiyang Village by developing a website towards a smart village. This community service method uses the ABCD (Asset-Based Community-driven Development) method. During the mentoring activities the participants were enthusiastic and gave a positive response. The conclusion of this service activity is that the delivery of material and website development assistance has contributed to improving the understanding and skills of the Rajaiyang Village community in improving fitness.
GAMBARAN TINGKAT VOLUME OXYGEN MAXIMAL (VO2MAX) DAN AKTIVITAS FISIK PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI KESEHATAN MASYARAKAT FIKES UPNVJ Juniar Nurmaya Herawati; Fidyatul Nazhira; Agustiyawan Agustiyawan; Andy Sirada
Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah (JarFisMU)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jar.v2i2.19677

Abstract

Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran tingkat volume oxygen maximal (vo2max) dan aktivitas fisik pada mahasiswa program studi kesehatan masyarakat fakultas ilmu kesehatan universitas pembangunan nasional “veteran” Jakarta.Metode: Penelitian ini menerapkan rancangan cross-sectional dan dengan teknik pengambilan sampelpurposive sampling.Hasil: Gambaran tingkat vo2maxpada mahasiswa program studi kesehatan masyarakat angkatan 2020 terbanyak dalam kategori vo2max laki-laki kurang sekali (13,3%), dan vo2max perempuan kurang (78,3%). Gambaran tingkat aktivitas fisik pada mahasiswa program studi kesehatan masyarakat angkatan 2020 terbanyak dalam kategori MET berat laki-laki (11,7%), dan kategori MET berat perempuan (56,7%).Kesimpulan: Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa mahasiswa prodi kesehatan masyarakat angkatan 2020 baik laki-laki maupun perempuan memiliki tingkat vo2max yang kurang dan aktivitas fisik yang berat. Hal ini dapat disebabkan oleh gaya hidup yang kurang baik dan aktivitas fisik yang berlebihan.
HUBUNGAN ANTARA KESEIMBANGAN DAN KELINCAHAN PADA ANAK SEKOLAH DASAR Helmalia Fayza Zahra; Fidyatul Nazhira; Kiki Rezki Faradhillah; Andy Sirada
Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah (JarFisMU)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jar.v2i2.19683

Abstract

Latar Belakang: Keseimbangan memiliki pengaruh yang besar dan kemampuan paling dasar pada perkembangan anak. Tingkat keseimbangan yang baik maka menghasilkan gerakan yang efisien dan efektif. Pada aspek ini perlunya aktifitas fisik yaitu kelincahan (agility). Kelincahan menjadi indikator bahwa keterampilan motorik kasar pada anak berkembang dengan baik. Kelincahan memiliki efek keseimbangan yang paling menonjol sehingga menciptakan gerakan yang efisien dan efektif saat melakukan gerakan ke arah yang berlawanan. Selain itu, keseimbangan dan kelincahan memiliki efek luas pada kualitas kehidupan. Tujuan: Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara keseimbangan dan kelincahan pada anak sekolah dasar. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sebanyak 130 siswa-siswi SD Negeri 02 Girijaya Garut berpartisipasi dalam penelitian ini, parameter yang digunakan adalah Standing Balance Test guna menilai tingkat keseimbangan dan Shuttle Run guna menilai tingkat kelincahan. Hasil: Berdasarkan hasil dari olahdata menggunakan SPSS 27.0 didapatkan hasil bahwa sebanyak 91 dari 130 responden (70,0%) memiliki nilai kesiembangan yang baik, setelah dilakukan uji korelasi diperoleh correlation coefficient spearman’s Rho keseimbangan dan kelincahan p=<0,001. Kesimpulan: Kesimpulan yang didapatkan berdasarkan penelitian ini adalah adanya hubungan antara keseimbangan dan kelincahan pada anak sekolah dasar.
Pendampingan Anak Sekolah SMP dalam Pemeriksaan Postur Tubuh untuk Mencegah Kelainan Tulang Belakang Suci Wahyu Ismiyasa; Mona Oktarina; Ika Fitri Wulan Dhari; Fidyatul Nazhira; Widayani Wahyuningtyas
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v6i1.9944

Abstract

Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan edukasi kepada siswa SMP untuk lebih memperhatikan postur tubuh mereka. Alur dari metode yang diberikan adalah pretest, edukasi, posttest dan terakhir pemeriksaan. Pengabdian masyarakat ini dilakukan oleh tim sebanyak 30 orang dengan 5 orang dosen dan 25 orang mahasiswa Fisioterapi Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta. Pengabdian Masyarakat ini ditujukan kepada semua anak-anak SMP Negeri terutama kelas 9, dengan jumlah kelas ada 10 kelas yang tiap-tiap kelas berjumlah sekitar 30an siswa. Di dapat jumlah seluruh peserta adalah 391 siswa. Hasil dari pretest dan posttest siswa mengalami peningkatan tiap-tiap kelas dengan rata-rata 35% rentang peningkatan 20-48%, tidak ada dalam kelas siswa mengalami penurunan pengetahuan. Disimpulkan bahwa semua siswa kelas 9 SMPN 5 Tangerang Selatan mengalami peningkatan pengetahuan.This community service project aims to educate junior high school students, encouraging them to pay closer attention to their body posture. The method employed in this initiative consists of a pretest, educational sessions, a post-test, and a final examination. This community service project was carried out by a team of 30 individuals, including five lecturers and 25 physiotherapy students from Veterans National Development University in Jakarta. The target audience for this community service program includes all state middle school children, particularly those in grade 9, encompassing ten classes, each comprising approximately 30 students. In total, there were 391 participating students. The pre and post-test results revealed an increase in knowledge among students in each class, with an average improvement of 35%. The range of improvement varied from 20% to 48%, and no class showed a decrease in knowledge. In conclusion, it was observed that all grade 9 students at SMPN 5 South Tangerang experienced an enhancement in their knowledge.
Edukasi Nyeri Punggung Bawah Guna Meningkatkan Produktivitas Lansia Fidyatul Nazhira; Andy Sirada; Kiki Rezki Faradillah; Suci Wahyu Ismiyasa; Heri Wibisono; Muhammad Bilal Taufiqurrahman; Bagas Prasetyo Aji
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i3.5851

Abstract

Lansia sehat berkualitas merupakan proses penuaan yang senantiasa sehat dan maksimal secara fisik, psikologis serta social. Nyeri punggung bawah adalah manifestasi kondisi patologis yang dirasakan oleh jaringan tubuh di bagian punggung ataupun yang terdapat di dekat punggung. Akibat nyeri punggung bawah pada lanjut usia dapat memunculkan perubahan pada kolagen yang menimbulkan berkurangnya fleksibilitas pada lanjut usia, maka bisa menimbulkan dampak antara lain nyeri, penurunan kemampuan dalam beraktivitas sehari-hari. Berdasarkan survei yang dilakukan, sebanyak 48% lansia mengeluhkan nyeri dipinggangnya. Edukasi yang dihadiri oleh 65 lansia ini disampaikan menggunakan power point dan poster. Pemberian edukasi ini meningkatkan pengetahuan lansia mengenai nyeri punggung bawah dari 79,4% mejadi 99,1%. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi yang disampaikan berhasil menyebabkan lansia memahami materi yang disampaikan dan harapanya dapat menurunkan prevalensi nyeri punggung bawah di Indonesia
Hubungan antara Aktivitas Fisik dengan Indeks Massa Tubuh pada Remaja Meila, Alya Sukma Bakti; Bachtiar, Farahdina; Condrowati, Condrowati; Nazhira, Fidyatul
Physiotherapy Health Science (PhysioHS) Vol. 4 No. 2 (2022): Physiotherapy & Health Science (PhysioHS) - Edisi Desember 2022
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/physiohs.v4i2.22587

Abstract

Aktivitas fisik diartikan sebagai gerakan tubuh yang dihasilkan oleh otot rangka manusia yang membutuhkan pengeluaran energi. Di era digital seperti saat ini, remaja cenderung kurang melakukan aktivitas fisik atau berolahraga. Kurangnya aktivitas fisik yang dilakukan oleh remaja dapat meningkatkan indeks massa tubuh. Semakin rendah aktivitas fisik seseorang, maka kemungkinan akan semakin besar pula peningkatan indeks massa tubuhnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dengan indeks massa tubuh (IMT) pada remaja. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah remaja yang merupakan siswa di SMK Kesehatan Bhakti Insani Depok dengan jumlah sampel sebanyak 93 orang. Parameter yang digunakan untuk mengukur aktivitas fisik menggunakan kuisioner IPAQ (International Physical Activity Questionnaire). Analisis data menggunakan SPSS 23. Hasil correlation coefficient antara aktivitas fisik dengan IMT sebesar 0,192 dengan nilai signifikansi 0,065 (p > 0,05). Maka dapat disimpulkan bahwa  tidak terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan IMT pada remaja.
Co-Authors Aby Bima Kesuma Agus Tiyawan Agustiyawan Agustiyawan Agustiyawan Agustiyawan Agustiyawan Agustiyawan Ailsa Nahda Ahnafa Amsah Aldina, Firly Ananda Putri Rifanty Andi Sirada Andy Sirada Andy Sirada Andy Sirada Andy Sirada Andy Sirada Andy Sirada Andy Sirada Anggraeni, Risa Kusuma Anjani, Fadhira Citra Surya Anwiena Nimatul Husna Atik Swandari, Atik Aunurrahman Aunurrahman Ayu, Adinda Niken Bagas Prasetyo Aji Condrowati Condrowati Condrowati Condrowati Condrowati, Condrowati Dewangga, Mahendra Wahyu Dewi Oktaviani Dhari, Ika Fitri Wulan Eko Prabowo Eko Prabowo Elsa Mayranti Fadhira Citra Surya Anjani Fadma Putri Fadma Putri Faradhillah, Kiki Rezki Faradillah, Kiki Rezki Farah Nur’aini Ramadhanti Farahdina Bachtiar Farahdina Bachtiar Fauziah, Enny Firdaus, Irfan Fathurrahman Ghani, Gibran Helmalia Fayza Zahra Hendrawan, Thressia Herawati, Juniar Nurmaya Heri Wibisono Husna, Anwiena Nimatul Ichlasul Amalia Romadona Ika Fitri Wulan Dhari Ika Fitri Wulan Dhari Ika Fitri Wulan Dhari Ika Fitri Wulan Dhari Jessi Ferani Juniar Nurmaya Herawati Kiki Rezki Faradhillah Kiki Rezki Faradillah Larasati, Nabila Lazuardi, Ghifari Theo Luh Made Indah Sri Handayani Adiputra Mailani, Rena Meila, Alya Sukma Bakti Meiza Anniza Miftahul Nur ‘Amaliyah Mona Oktarina Muhamad Daffa Ramadhianto Muhammad Bilal Taufiqurrahman Nabila Rubianti Nainggolan, Marcel Geordan Padilah Febiyahna Purnamadyawati Purnamadyawati Purnamadyawati, Purnamadyawati Puspadini, Dinda Putra, Derio Fakhri Putri, Fadma Rabia Rabia Rabia, Rabia Rifanty, Ananda Putri Rinanti, Andini Putri Sonia Januarizy Suci Wahyu Ismiyasa Syaharani, Shahnaz Mashia Triannisa, Alyaa Hanandra Tsabita Aydina Fadhilah Varsha Ravita Widayani Wahyuningtyas Zahra Khairunita Habibullah Zahra, Helmalia Fayza Zahra, Siti Halwa Khoirinnisa Zulia Akromatul Azizah