Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Pengaruh Penambahan Bungkil Kedelai terhadap Konsumsi Pakan, Pertambahan Bobot Badan Harian, dan Konversi Pakan pada Sapi Peranakan Simmental Rico; Novi Eka Wati; Adisti Rastosari
Wahana Peternakan Vol. 3 No. 2 (2019): Volume 3 Nomor 2 September 2019
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Tulang Bawang Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v3i2.159

Abstract

The objective of the researh was to study the effect of additions soybean meal in ration on the feed consumption, daily weight gain and feed convertion in Simmental cattle. The experiment used eight male Simmental cattle around 2 years old with an average weight of 198,65 ± 14,57 kilograms. The cattle kept for 35 days and given rations P0 (rations ranchers) and P1 (rations plus soybean meal). Data was obtained, then analyzed using independent sample t-test assisted with SPSS version 17.00 software. The result showed that the addition of soybean meal did not affect on dry matter consumption, daily weight gain, and feed convertion but, the crude protein consumption was increased. Keywords: dry matter consumption, daily weight gain, feed convertion
Pengaruh Penambahan Tepung Temulawak (Curcuma xanthoriza) Dalam Ransum Terhadap Performa Produksi Ayam Kampung Unggul Balitnak Trisno Agung Wibowo; Novi Eka Wati; Miki Suhadi
Wahana Peternakan Vol. 4 No. 1 (2020): Volume 4 Nomor 1 Maret 2020
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Tulang Bawang Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v4i1.198

Abstract

The aim of the study was to know the effect of Curcuma xanthorhiza as herbal feed additive on feed consumption, daily body weight gain and feed conversion ratio of Kampung Unggul Balitnak (KUB) Chicken. The research was conducted at Kemukus Village, Ketapang District, South Lampung Regency. The experimental used 80 unisex KUB chicken aged 5 week. They were feed a ration with control ration + 0% temulawak flour (P0), control ration + 0,1% temulawak flour (P1), control ration + 0,2% temulawak flour (P2) and control ration + 0,3% temulawak flour (P4) during 30 days. The control ration containing 21% crude protein and 3150 kcal/kg metabolism energy. The study used a quantitative method with completely randomized design with 4 treatments and 4 replications. The results showed that the addition of temulawak flour (Curcuma xanthoriza) up to 0.3% did not effect (P> 0.05) on feed consumption but was affected (P <0.05) on daily body weight gain and feed conversion ratio. Keywords: daily body weight gain, feed consumption, feed conversion ratio, KUB Chicken, temulawak
Pengaruh Penambahan Tepung Kunyit (Curcuma longa) dalam Ransum Terhadap Performa Produksi Ayam Kampung Super Harmoko Harmoko; Novi Eka Wati; Muki Suhadi
Wahana Peternakan Vol. 4 No. 1 (2020): Volume 4 Nomor 1 Maret 2020
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Tulang Bawang Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v4i1.273

Abstract

The aim of the study was to know the effect of Curcuma longa as herbal feed additive on feed consumption, daily body weight gain and feed conversion ratio of super native chicken. The research was conducted at Kemukus Village, Ketapang District, South Lampung Regency. The experimental used 80 unisex of super native chicken 5 weeks old. They were feed a ration with control ration + 0% turmeric flour (P0), control ration + 0,04% turmeric flour (P1), control ration + 0,08% turmeric flour (P2) and control ration + 0,12% turmeric flour (P3) during 30 days. The control ration containing 21% crude protein and 3150 kcal/kg metabolism energy. The study used a quantitative metodh with completely randomized design with 4 treatments and 4 replications. The results showed that the addition of turmeric flour (Curcuma longa) up to 0,12% was affected (P <0,05) on feed consumption but did not effect (P> 0,05) on daily body weight gain and feed conversion ratio.Keywords: daily body weight gain, feed consumption, feed conversion ratio, super native chicken, turmeric
Pengaruh Penambahan Tepung Temulawak (Curcuma xanthoriza) dalam Ransum Terhadap Efisiensi Pakan Sapi Peranakan Simmental Novi Eka Wati; M. Yusuf
Wahana Peternakan Vol. 4 No. 1 (2020): Volume 4 Nomor 1 Maret 2020
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Tulang Bawang Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v4i1.274

Abstract

The aim of the study was to know the effect of Curcuma xanthorhiza as herbal feed additive in the rations on dry matter consumption, body weight gain, feed efficiency and feed cost pergain of Simmental cross cattle. The research was conducted at PGS. Joe Cipir Jati Indah Village, Tanjung Bintang District, South Lampung Regency. The experimental used 12 male Simmental Cross Cattle with an average body weight of 166.25 ± 6.27 kg. The study used a quantitative method with a completely randomized design with 3 treatments and 4 replications. They were fed a complete feeding with control rations + 0% temulawak flour (P0), control ration + 1.5% temulawak flour (P1) and control ration + 3% temulawak flour (P2). The control ration is the usual ration given by farmers every day containing 8.35% crude protein and 59.63% TDN. The study was conducted for 5 weeks, 1 week period of adaptation and 4 weeks period of data collection. The results showed that the addition of temulawak flour had a significant effect (P <0.05) on dry matter consumption, body weight gain, feed efficiency and feed cost per gain of Simmental cross cattle. The 1,5% addition level of temulawak flour from dry matter ration showed the best body weight gain, feed efficiency and feed cost per gain.Keywords:, natural feed additive, production efficiency, Simmental cross cattle , temulawak
PELATIHAN PEMBUATAN SILASE SEBAGAI PAKAN TERNAK DI DESA MARGO LESTARI KECAMATAN JATI AGUNG KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Widiastuti, Lusia Komala; Novi Eka Wati
Jurnal Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): JM-PKM
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jmpkm.v3i1.1490

Abstract

Pakan merupakan salah satu faktor penting yang berperan dalam usaha peternakan, namun saat ini keterbatasan lahan yang dapat dimanfaatkan sebagai lahan hijauan pakan ternak semakin terbatas karena dipengaruhi oleh pembangunan yang masif. Pembuatan silase pakan adalah salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan keterbatasan hijauan, khususnya pada saat musim kemarau. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu untuk memberdayakan dan memberikan pelatihan kepada masyarakat untuk pembuatan pakan silase. Pelaksanaan kegiatan pengabdian dilakukan dengan metode ceramah, diskusi, dan praktik pembuatan silase dengan menggunakan rumput gajah, dedak, dan molases. Respon peserta sosialisasi secara umum baik dan positif, hal ini dapat diketahui berdasarkan antusiasme peserta yang sangat tinggi saat sesi diskusi dan juga saat praktik pembuatan silase. Setelah kegiatan pengabdian ini dilakukan, diharapkan peserta pengabdian dapat melakukan pembuatan silase pakan ternak secara mandiri sebagai antisipasi kekurangan pakan hijauan khususnya saat musim kemarau. Kata Kunci: Silase, Pakan ternak, Hijauan
PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG TEMULAWAK (Curcuma xanthoriza) PADA AIR MINUM TERHADAP PRODUKTIVITAS DAN KUALITAS TELUR AYAM RAS PETELUR: The Effect of Addition Temulawak Flour (Curcuma Xanthoriza) in Drinking Water on Productivity and Egg Quality of Layer Hens Elpaeni Junita R; Wati, Novi Eka; Miki Suhadi
Wahana Peternakan Vol. 8 No. 1 (2024): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v8i1.1446

Abstract

Peningkatan kesadaran masyarakat dalam mengkonsumsi makanan yang bergizi, menyebabkan peningkatan konsumsi sumber protein hewani. Salah satu protein hewani yang mudah dan terjangkau oleh masyarakat adalah telur ayam. Tujuan Penelitian yaitu untuk mengkaji pengaruh pemberian tepung temulawak (Curcuma xanthoriza) pada air minum terhadap produktivitas dan kualitas telur ayam ras petelur dengan variabel : konsumsi air minum, konsumsi pakan, Hen Day Production (HDP), Feed Convertion Ratio (FCR), berat telur, berat putih telur dan berat kuning telur. Pengambilan data untuk penelitian dilakukan di Kandang Ayam, Jl Desa Pinang Belarik, Kec. Ujan Mas, Kab. Muara Enim. Penelitian dilakukan selama dua bulan, dimulai dari tanggal 10 Agustus 2022 sampai dengan 11 Oktober 2022. Materi penelitian yang digunakan adalah 84 ekor ayam ras petelur strain Lohmann Brown usia 24 minggu sampai 32 minggu dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan, yaitu (P0) air minum kontrol tanpa tambahan, (P1) air minum kontrol + 1% tepung temulawak, (P2) air minum kontrol + 2% tepung temulawak dan (P3) air minum kontrol + 3% tepung temulawak. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian tepung temulawak (Curcuma xanthoriza) memberikan pengaruh yang nyata (P<0,05) pada konsumsi pakan namun tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap Pertambahan bobot badan harian, konsumsi minum, Hen Day production (HDP), Feed Convertion Ratio (FCR), dan kualitas telur yaitu berat telur, berat putih telur dan berat kuning telur. dengan konsumsi pakan tertinggi pada ayam dengan pemberian 1% tepung temulawak Kata kunci: ayam petelur, kualitas telur, produktifitas, telur, temulawak
KUALITAS FISIK SILASE TEBON JAGUNG YANG MENGGUNAKAN BAHAN ONGGOK DAN LIMBAH KULIT NANAS : Physical Quality of Corn Silage using Pineapple Peel Waste and Onggok as Additive Hasiib, Etha 'Azizah; Erwanto; Syahrio Tantalo; Liman; Muhtarudin; Novi Eka Wati; Della Septia
Wahana Peternakan Vol. 8 No. 2 (2024): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v8i2.1683

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: 1. mengetahui potensi onggok dan kulit nanas sebagai dalam pembuatan silase tebon jagung; 2. mengetahui kualitas fisik dari silase tebon jagung yang diberi onggok dan kulit nanas; 3. mengetahui level onggok dan kulit nanas yang terbaik sebagai dalam pembuatan silase tebon jagung. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 3 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan penelitian yang akan dilakukan. T1 : Tebon jagung + 5% kulit nanas + 4% onggok; T2 : Tebon jagung + 10% kulit nanas + 4% onggok; T3 : Tebon jagung + 15% kulit nanas + 4% onggok. Parameter yang diamati meliputi uji organoleptik (warna, tekstur, aroma), uji pH, bahan kering, dan bahan organik. Hasil analisis varian menunjukkan bahwa pemberian limbah kulit nanas dan onggok tidak berpengaruh nyata terhadap uji organoleptic, kadar bahan kering, dan bahan organik. Namun, pemberian additive berpengaruh terhadap nilai pH silase tebon jagung. Kata kunci: Silase, Tebon Jagung, Additive
REVIEW: PEMANFAATAN KUNYIT (Curcuma longa) SEBAGAI PAKAN ADITIF GUNA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS TERNAK RUMINANSIA: Review: Using Turmeric (Curcuma longa) as Feed Additive to Increase Ruminant Livestock Productivity Novi Eka Wati
Wahana Peternakan Vol. 8 No. 2 (2024): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v8i2.1688

Abstract

Kunyit (Curcuma longa) merupakan salah satu tanaman rimpang yang banyak dimanfaatkan sebagai pakan aditif pada pakan ternak. Penggunaan kunyit sebagai pakan aditif alami karena mengandung kurkuminoid, minyak atsiri, saponin, tannin dan flavonoid. Kurkuminoid dan minyak atsiri pada kunyit bersifat anti oksidan dan memperbaiki pencernaan sehingga meningkatkan produktivitas ternak. Kunyit juga mengandung saponin dan tannin yang dimanfaatkan sebagai agen defaunasi pada ternak ruminansia guna menurunkan gas metan yang dihasilkan dalam rumen. Flavonoid pada kunyit dapat dimanfaatkan sebagai senyawa anthelmintik atau obat cacing alami. Kata kunci: Kunyit, produktivitas, ruminansia.
Pengaruh Karakteristik Peternak Terhadap Performa Reproduksi Sapi Peranakan Ongole Di Desa PancaTunggal Kecamatan Merbau Mataram Kabupaten Lampung Selatan Viky Anggi Wibisono; Novi Eka Wati; Lusia Komala Widiastuti
JDP: Jurnal Dunia Peternakan Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Dunia Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jdp.v2i1.1601

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh karakteristik peternak terhadap performa reproduksi sapi Peranakan Ongole (PO) di Desa Pancatunggal Kecamatan Merbau Mataram Kabupaten Lampung Selatan.Penelitian ini dilakukan di Desa Pancatunggal Kecamatan Merbau Mataram Kabupaten Lampung Selatan pada Bulan Juni – Juli 2023. Responden penelitian ini adalah peternak sapi Peranakan Ongole sebanyak 152 peternak dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 60 peternak berdasarkan rumus Slovin. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini metode survei. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil analisis diperoleh umur, pendidikan, dan lama berusaha ternak tidak berpengaruh terhadap tingkat keberhasilan inseminasi buatan. Pekerjaan peternak tidak berpengaruh terhadap Service per Conception dan Calving Interval, namun berpengaruh terhadap Conception Rate.Kata kunci: Karakteristik peternak, inseminasi buatan, Service per Conception, Conception Rate, Calving Interva
Karakteristik Peternak Dan Keberhasilan Inseminasi Buatan Pada Sapi Simental Di Kecamatan Merbau Mataram Kabupaten Lampung Selatan Fanda Setiawan; Novi Eka Wati; Lusia Komala Widiastuti
JDP: Jurnal Dunia Peternakan Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Dunia Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jdp.v2i1.1602

Abstract

Inseminasi buatan adalah aktivitas perkawinan yang mempertemukan antara sel sperma dan sel telur pada ternak betina melalui bantuan manusia. Tolok ukur keberhasilan inseminasi untuk mengevaluasi efisiensireproduksi sapi betina adalah Service per Conception (S/C), Conception Rate (CR), dan Calving Interval (CI). Keberhasilan inseminasi dipengaruhi oleh tiga faktor utama yaitu; ternak, semen dan manusia. Faktor manusiasalah satunya karakteristik peternak.Tujuan penelitian ini adalah menganalisis karakteristik peternak dan tingkat keberhasilan inseminasi buatan (IB) pada sapi Simental. Lokasi penelitian di Kecamatan Merbau Mataram Kabupaten Lampung Selatan. Waktu penelitian Bulan Juni – Juli 2023. Responden penelitian adalah peternak sapi simental yaitu sebanyak 250 peternak. Jumlah sampel penelitian sebanyak 71 peternak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini metode survei. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian diperoleh karakteristik peternak: rata-rata umur peternak adalah 43,49 tahun, tingkat pendidikan peternak adalah sebagian besar Sekolah Menengah Atas (SMA), rata-rata lama berusaha ternak 12,42 tahun, pekerjaan utama peternak adalah sebagian besar adalah petani, dan status kepemilikan ternak adalah rata-rata milik sendiri. Tingkat keberhasilan IB diperoleh nilai S/C = 1,96, CR = 50,70% dan CI =12 bulanKata kunci: Inseminasi Buatan, keberhasilan Inseminasi Buatan, Service per Conception