Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN SUPLEMEN Gamma-aminobutyric acid TERHADAP PERTAMBAHAN BOBOT BADAN DAN KONDISI FISIOLOGIS DOMBA EKOR TIPIS SEBELUM PENGANGKUTAN: Effect of Gamma-aminobutyric Acid Supplementation on Body Weight Gain and Physiological Condition of Thin-Tailed Sheep Before Transportation Soleh Ade Kusuma; Ghoffar Husnu; Novi Eka Wati; Lusia Komala Widiastuti
Wahana Peternakan Vol. 8 No. 3 (2024): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v8i3.1863

Abstract

Transportasi merupakan salah satu stressor yang berdampak penyusutan bobot badan domba ekor tipis. Guna mengurangi penyusutan bobot badan selama transportasi diperlukan perlakuan khusus berupa pemberian GABA agar performa dan bobot badan domba ekor tipis meningkat sebelum ditransportasikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh GABA terhadap domba ekor tipis sebelum dilakukan transportasi. Penelitian dirancang dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 4 perlakuan dan 5 ulangan. Pada hari ke 2 sebelum pengangkutan sebanyak 20 ekor domba ekor tipis diberi dosis GABA (0 gr/ekor, 0.3 gr/ekor, 0.6 gr/ekor, 0.9 gr/ekor). Parameter yang akan di ukur adalah Pertambahan Bobot Badan, Frekuensi Pernafasan, Denyut Jantung, Suhu Tubuh. Perbedaan pengaruh antar perlakuan diuji menggunakan uji berjarak Duncan. Hasil penelitian yaitu Pemberian GABA dengan dosis 0,6 gr/ekor memberikan pengaruh yang terbaik terhadap pertambahan bobot badan domba ekor tipis sebelum pengangkutan. Pemberian GABA sampai dosis 0,9 gr/ekor tidak menimbulkan efek negatif terhadap frekuensi pernafasan, denyut jantung dan suhu rektal domba ekor tipis. Kata Kunci: GABA, Transportasi, Domba ekor tipis
PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG TELUR AFKIR SEBAGAI ALTERNATIF SUMBER PROTEIN TERHADAP PRODUKTIVITAS TELUR AYAM RAS PETELUR: The Effect of Adding Rejected Egg Flour as an Alternative Source of Protein on the Egg Productivity of Laying Hens Deni Ramadani; Miki Suhadi; Novi Eka Wati
Wahana Peternakan Vol. 8 No. 3 (2024): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v8i3.1864

Abstract

Telur afkir merupakan telur yang tidak dapat dikonsumsi manusia namun memiliki berbagai kandungan gizi yang bermanfaat bagi produktivitas ayam petelur, telur afkir mengandung protein yang tinggi sehingga dapat dimanfaatkan sebagai pakan sumber protein alternatif pada ayam petelur. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi secara komprehensif dampak dari penambahan telur ayam sebagai alternatif dalam pakan terhadap parameter produksi kunci pada ayam ras petelur. Materi penelitian berupa 60 ekor ayam petelur strain Issa Brown fase layer. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan tiga ulangan. Setiap ulangan terdiri dari lima ekor ayam petelur. Perlakuan yang diberikan yaitu P0 = tanpa pemberian tepung telur, P1 = pemberian tepung telur 2,5% dalam pakan, P2 = pemberian tepung telur 5% dalam pakan, dan P3 = pemberian tepung telur 7,5% dalam pakan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penambahan tepung telur ayam afkir hingga dosis 7,5% memberikan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap konsumsi pakan, produksi telur ayam, bobot telur, dan konversi pakan. Kata Kunci: Ayam petelur, Tepung telur, Afkir
Tingkat Keberhasilan Reproduksi Sapi Peranakan Ongole Di Desa Pugung Raharjo Kecamatan Sekampung Udik Lampung Timur Muhammad Ali; Novi Eka Wati; Riko Herdiansah
JDP: Jurnal Dunia Peternakan Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Dunia Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jdp.v2i2.1858

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keberhasilan reproduksi sapi Peranakan Ongole (PO) di Desa Pugung Raharjo, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Pugung Raharjo, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur pada Juni–Juli 2023. MAteri penelitian adalah kuesioner, alat tulis, dan kamera. Kuesioner berisi pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan identitas peternak sapi PO dan tingkat keberhasilan reproduksi sapi PO yang ada di lokasi penelitian. Metodepenelitian yang digunakan adalah metode survei, yaitu metode yang menggunakan kuisioner sebagai alat utama pengumpul data dengan melakukan wawancara langsung dengan peternak. Data yang diperoleh dianalisa dengan menggunakan analisa deskriptif yaitu dalam bentuk rataan dan standar deviasi dengan menggunakan program Microsoft Excel 2010. Hasil penelitian diperoleh nilai S/C yaitu 2,50 ± 1,06 kali, PPM 3,46 ± 1,72 bulan, dan CI 14,59 ± 3,59 bulan..Kata Kunci: Inseminasi buatan, Service per Conception, Postpartum mating, Calving Interval
Tingkat Keberhasilan Inseminasi Buatan Pada Sapi Peranakan Ongole Di Kelompok Ternak Fajar Makmur 09 Desa Taman Fajar Purbolinggo Lampung Timur Kelvin Pratama; Novi Eka Wati; Sari Setiyowati
JDP: Jurnal Dunia Peternakan Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Dunia Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jdp.v2i2.1869

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keberhasilan inseminasi buatan pada sapi jenis Peranakan Ongole di Kelompok Ternak Fajar Makmsur 09 Desa Taman Fajar Kecamatan Purbolinggo Kabupaten Lampung Timur. Penelitian ini dilakukan di Kelompok Ternak Fajar Makmsur 09 Desa Taman Fajar Kecamatan Purbolinggo. Waktu penelitian pada Bulan Juni – Juli 2023. Responden penelitian ini adalah 13 orang anggota kelompok ternak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini metode survei. Teknik analisis yang digunakan analisis deskriptif. Tingkat keberhasilan inseminasi buatan pada Sapi Pernakan Ongole diperoleh nilai service per conception (S/C) sebesar 2,75. Besarnya nilai S/C tersebut belum normal. Nilai conception rate (CR) adalah 20% dan belum termasuk kategori baik. Kata kunci: Karakteristik peternak, inseminasi buatan, Service per Conception, Conception Rate.
Pengaruh Penambahan Tepung Daun Kelor (Moringa Oleifera) Terhadap Konsumsi Pakan, Pertambahan Bobot Badan Harian, Dan Konversi Pakan Pada Ayam Broiler Ratna Sari; Miki Suhadi; Novi Eka Wati
JDP: Jurnal Dunia Peternakan Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Dunia Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jdp.v2i2.1871

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung Daun Kelor (Moringa oleifera) dalam pakan ayam Broiler terhadap Konsumsi pakan, Pertambahan Bobot Badan, dan Konversi pakan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni-Juli 2023 di Desa Biha, Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah 80 ekor ayam Broiler berumur 7 hari dan diberi perlakuan selama 21 hari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan serta Perlakuan yang diberikan yaitu pakan control + 0% tepung daun kelor (P0), pakan control + 1,25% tepung daun kelor (P1), pakan control + 2,50% tepung daun kelor (P2), pakan control + 3,75% tepung daun kelor (P3). Pakan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu BR 1 Crumble yang mengandung 21-23% Protein kasar dan Minimal 3000 ME/kkal/kg. Hasil Penelitian menunjukan bahwa penambahan tepung Daun Kelor (Moringa Oleifera) dalam level 1,25%-3,75% tidak memberikan pengaruh nyata (P>0,05) terhadap Pertambahan Bobot Badan Harian dan Konversi pakan, namun memberikan pengaruh nyata pada Konsumsi pakan (P<0,05). Kesimpulan dari hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan tepung Daun Kelor (Moringa oleifera) pada level 1,25%-3,75% dalam pakan ayam Broiler tidak berpengaruh terhadap Pertambahan Bobot Badan Harian dan Konversi pakan, namun berpengaruh terhadap Konsumsi pakan. Kata Kunci : Tepung Daun Kelor, Ayam Broiler, Konsumsi Pakan, Pertambahan Bobot Badan Harian, Konversi Pakan.
Implementasi Smart Cow Farming Technology untuk Monitoring Pertumbuhan Sapi dan Peningkatan Skala Usaha pada Kelompok Peternak Sapi DiBa Farm Kabupaten Lampung Selatan Pasaribu, A Ferico Octaviansyah; Saputra, Febrian Eko; Wati, Novi Eka; Darwis, Dedi
Journal of Social Sciences and Technology for Community Service (JSSTCS) Vol 5, No 2 (2024): Volume 5, Nomor 2, September 2024
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jsstcs.v5i2.4730

Abstract

The DiBa Farm Livestock Group faces several urgent issues that need to be addressed not all cows can achieve the minimum weight gain target of 1.5 kg per day. Monitoring of cow growth productivity is done manually; (3) the calculation of the cost of goods sold is also still done manually. The partner's marketing of livestock products is limited to regular customers within the South Lampung area only. Based on these prioritized issues, the proposed solutions and methods are implementing a wheelbarrow tool with a digital scale for transporting cow feed using IoT technology. Implementing a cow growth monitoring application using RFID. Implementing a website-based application to automatically determine the Cost of Goods Sold for cows. Implementing a digital marketing application for cow sales that can be accessed via a website. Providing training and assistance related to digital marketing strategies. Based on the evaluation results, it was found that the implementation of Smart Cow Farming Technology 100% improved the partners' knowledge of its usage. The average cow growth increased monthly, from 45 kg to 50 kg. Additionally, there was a 25% increase in profits due to the implementation of the cost of goods sold calculation application and the online cow sales application. The evaluation results from the digital marketing training activities also showed that 85% of the partners' knowledge and understanding improved in terms of using digital marketing.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT PETERNAK SAPI PERANAKAN ONGOLE TERHADAP INSEMINASI BUATAN DI KECAMATAN KETAPANG KABUPATEN LAMPUNG SELATAN: Factors Influencing Ongole Breed Cattle Farmer’s Interest to Artificial Insemination in Ketapang District, South Lampung Regency Dwi Purba Sutopo; Lusia Komala Widiastuti; Novi Eka Wati; Riko Herdiansah; Bayu Andri Atmoko
Wahana Peternakan Vol. 9 No. 1 (2025): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v9i1.2265

Abstract

Tujuan dari penelitaian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi minat peternak sapi Peranakan Ongole (PO) terhadap Inseminasi Buatan (IB) di Kecamatan Ketapang Kabupaten Lampung Selatan. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh melalui wawancara di lapangan dan data sekunder dari intansi terkait. Sampel penelitian diambil dengan teknik purposive sampling berjumlah sebanyak 61 orang peternak sapi PO dari enam desa yang ada di Kecamatan Ketapang dengan pertimbangan populasi terbanyak. Metode penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa seluruh variabel penelitian yaitu biaya inseminasi, kualitas bibit pedet, kualitas semen pejantan, pelayanan petugas, tingkat keberhasilan dan produktivitas betina berpengaruh terhadap minat peternak menggunakan IB. Kata kunci: Inseminasi buatan, Minat peternak, Sapi Peranakan Ongole
ANALISIS PERFORMA AYAM PEDAGING PADA KANDANG POSTAL DOUBLE DECK DENGAN SISTEM CLOSED HOUSE: The Analysis of Broiler Performance in a Postal Double Deck Cage with Closed House System Ade Agni Zulpani Thopan; Miki Suhadi; Novi Eka Wati
Wahana Peternakan Vol. 9 No. 1 (2025): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v9i1.2296

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan performa ayam pedaging yang dipelihara pada lantai atas dan lantai bawah kandang postal double deck dengan sistem closed house. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai Mei 2024 di Desa Putak, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah ayam pedaging dengan sampel populasi (50 ekor/lantai). Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu observasi digunakan untuk pengambilan data yang berhubungan dengan performa ayam pedaging. Variabel yang diamati yaitu konsumsi pakan (feed intake), pertambahan bobot badan harian, dan konversi pakan (FCR). Data yang diperoleh dianalisis dengan pengujian independent sample T test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan konsumsi pakan, pertambahan bobot badan harian dan konversi rasio pakan pada lantai atas dan lantai bawah (P>0,05) kandang postal double deck. Kesimpulan penelitian ini menunjukan bahwa tidak ada perbedaan performa ayam pedaging kandang postal double deck pada konversi rasio pakan (FCR), namun ada perbedaan nyata (P<0,05) pada konsumsi pakan dan pertambahan bobot badan harian antara lantai atas dan lantai bawah. Kata kunci: Ayam pedaging, Kandang postal double deck, Performa, Lantai atas, Lantai bawah
Karakteristik Inseminator dan Keberhasilan Inseminasi Buatan di Kabupaten Lampung Timur Suyanto, Budi; Wati, Novi Eka; Widiastuti, Lusia Komala
JDP: Jurnal Dunia Peternakan Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Dunia Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jdp.v1i2.1199

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik inseminator dan tingkat keberhasilan Inseminasi Buatan di Kabupaten Lampung Timur. Lokasi penelitian dilakukan di Kabupaten Lampung Timur. Waktu penelitian pada Juni–Juli 2023. Materi penelitian ini adalah inseminator di Kabupaten Lampung Timur yang berjumlah 110 orang. Sampel penelitian sebanyak 52 inseminator. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini metode survei. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif yaitu untuk menjelaskan karakteristik inseminator dan tingkat keberhasilan IB dengan indikator service per conception(S/C), conception rate (CR), dan calving interval (CI) pada sapi Limousin dan Simental. Hasil penelitian diperoleh karakteristik inseminator: rata-rata umur inseminator adalah 39,19 tahun, tingkat pendidikan inseminator adalah sebagian besar Sekolah Menengah Atas (SMA), rata-rata pengalaman menjadi inseminator 10,92 tahun, dan rata-rata aktivitas pelatihan sebanyak 2 kali Tingkat keberhasilan IB pada sapi Limousin diperoleh nilai S/C = 2,37, CR = 74,80% dan CI =15,10 bulan, pada sapi Simental S/C = 2,31, CR = 74,49% dan CI =15,25.
Karakteristik Peternak Sapi Peranakan Ongole Dan Keberhasilan Inseminasi Buatan Berdasarkan Service Per Conception Di Kabupaten Lampung Selatan Sutarno, Sutarno; Wati, Novi Eka; Setyowati, Sari
JDP: Jurnal Dunia Peternakan Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Dunia Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jdp.v1i2.1210

Abstract

The success of artificial insemination is determined by three main factors namely; livestock, cement and humans. The human factor is one of the determining factors, especially the characteristics of farmers. The purpose of this study was to determine the characteristics of cattle farmers and the success of artificial insemination based on Service per Conception (S/C) in Palas Sub District, South Lampung District. This research was conducted in Palas Sub District, South Lampung District. The time of research was in July 2023. The material for this research was ongole cattle farmers in Palas Sub District, namely 150 cattle famers. The research sample is 60 cattle famers. The research method used is survey method. The data analysis technique uses descriptive analysis, namely analysis to explain the characteristics of cattle farmers and the success of insemination based on Service per Conception (S/C). The results of the research on the characteristics of onggole cattle farmers in Palas Sub District, South Lampung District, obtained an average age of famers cattle was 42.53, the level of education of cattle famers was mostly junior high school (SMP) and high school (SMA), the average length of time they raised cattle average 7.08 years, and there were no farmers who had ever been involved in animal husbandry training. The success rate of artificial insemination in ongole crossbreed cattle based on service per conception (S/C) obtained an average value of S/C = 1.54.