Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

HUBUNGAN OBESITAS DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS KUSUMADADI KABUPATEN LAMPUNG TENGAH TAHUN 2014 Astriana Astriana; Susilawati Susilawati; Ike Ate Yuviska
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 2, No 1 (2016): Volume 2 Nomor 1
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v2i1.569

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah medis yang kerap kali muncul selama kehamilan dan dapat menimbulkan komplikasi pada 2-3 % kehamilan. Berdasarkan hasil survey pendahuluan di Puskesmas Kesuma dadi pada tahun 2013 diketahui bahwa dari 970 orang ibu yang melakukan pemeriksaan kehamilan terdapat 91 orang ibu mengalami hipertensi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan obesitas dengan kejadian hipertensi pada ibu hamil di Puskesmas Kesuma dadi Kabupaten Lampung Tengah.Jenis penelitian menggunakan pendekatan “case control”. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang melakukan ANC di Puskesmas Kesuma dadi Kabupaten Lampung Tengah sebanyak 91. Sampel 91 orang. Pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi dan analisa data yang digunakan adalah Chi square.            Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi frekuensi responden dengan hipertensi sebanyak 91 responden (50,0%). Distribusi frekuensi responden dengan kategori berat badan obesitas sebanyak 33 responden (18,1%). Ada hubungan antara obesitas dengan kejadian hipertensi pada ibu hamil di Puskesmas Kesuma dadi Kabupaten Lampung Tengah (p value 0,000). Saran pada petugas kesehatan agar memberi penyuluhan penyuluhan dan edukasi untuk ibuhamil tentang pola makan yang baik, sehat dan bagaimana mencegah obesitas. Kata Kunci      : Obesitas, hipertensi
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PARTISIPASI IBU DALAM KEGIATAN POSYANDU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKAMAJU TELUK BETUNG BANDAR LAMPUNG TAHUN 2014 Ike Ate Yuviska; Wulan Rometa
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 1, No 1 (2015): Volume 1 Nomor 1
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v1i1.542

Abstract

Kesehatan merupakan masalah yang penting dalam sebuah keluarga. Terutama yang berhubungan dengan bayi, balita dan ibu hamil. Data Depkes tahun 2007 gambaran perilaku masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan sarana pelayanan kesehatan masih rendah sebanyak 50% masyarakat kurang aktif untuk memanfaatkan posyandu sebagai tempat pemeliharaan kesehatan bayi dan balita (Depkes RI, 2008). Tujuan penelitian ini adalah diketahui hubungan pengetahuan dengan partisipasi ibu dalam kegiatan posyandu di Wilayah kerja Puskesmas Sukamaju Teluk Betung Bandar Lampung tahun 2014.            Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kuantitatif. Rancangan dalam penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang aktif datang ke posyandu sebanyak 570 orang. Besar sampel 85 orang. Analisis data menggunakan uji chi square.             Dari hasil penelitian didiapatkan sebagian besar ibu memiliki pengetahuan kurang baik tentang posyandu sebanyak 54 orang (63,5%) dan sebagian besar partisipasi ibu tidak aktif dalam kegiatan posyandu, yaitu sebanyak 45 orang (52,9%). Hasil uji chi square didapat ada hubungan pengetahuan dengan pasrtisipasi ibu dalam kegiatan posyandu p-value = 0,000, (p value  0,05). Diharapkan bagi petugas Kesehatan Puskesmas Sukamaju Teluk Betung Bandar Lampung dapat mensosialisasikan pentingnya kunjungan ibu ke posyandu melalui penyuluhan dengan menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh ibu terutama terhadap ibu yang berpendidikan rendah, ibu yang bekerja dan ibu yang primipara dan diharapkan ibu untuk lebih aktif dalam mengikuti penyuluhan dan bimbingan mengenai posyandu. Kata Kunci : Pengetahuan, Partisipasi Ibu
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU SEKSUAL PADA REMAJA DI SMA NEGERI 14 BANDAR LAMPUNG TAHUN 2016 Ike Ate Yuviska; Sri Dewi Wulandari
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 3, No 2 (2017): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v3i2.607

Abstract

Presurvei terhadap 10 orang siswa kelas XI di SMA N 14 Bandar Lampung, 4 orang (40%) mengetahui apa itu hubungan seksual (intercourse) pranikah, 6 Orang (60%) belum mengetahui apa itu hubungan seksual. Tujuan Penelitian untuk mengetahui apa saja faktor-faktor yang berhubungan dengan Perilaku Seks pada siswa kelas XI SMA N 14 Bandar Lampung tahun 2016. Dengan subjek penelitian subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA N 14 Bandar Lampung tahun 2016 dan Objek penelitian pengetahun, sikap dan pengawasan orang tua terhadap perilaku seks pada remaja.Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, desain penelitian cross sectional dengan populasi 62 siswa kelas XI SMA N 14 Bandar Lampung tahun 2016. Lokasi penelitian ini di SMA N 14 Bandar Lampung dan pengambilan sampel dengan menggunakan teknik total populasi sampling. Sampel adalah seluruh siswa kelas XI yaitu 62 siswa. Pengumpulan data menggunakan kuisioner, alat ukur berupa kuisioner, dan analisa data ini adalah bivariat.Hasil univariat diperoleh bahwa sebagian besar responden pengetahuanya kurang baik yaitu 38 (61,3%), sebagian besar sikap responden tentang perilaku seks negatif sebanyak 34 (54,8%), sebagian besar responden persepsi pengawasan orang tua negatif yaitu 39 (62,9%), perilaku seks remaja sebagian besar beresiko yaitu 35 (56,5%). Hasil bivariat P-Value (0,033< 0,05) ada hubungan pengetahuan dengan perilaku, P-Value (0,006< 0,05) ada hubungan sikap dengan perilaku, P-Value( 0,017< 0,05 )ada hubungan pengawasan orangtua dengan perilaku seks siswa kelas XI SMA N 14 Bandar Lampung tahun 2016. Saran bagi siswa-siswi, bagi tempat penelitian, bagi peneliti selanjutnya, bagi institusi pendidikan.Kata Kunci : Pengetahuan,sikap dan pengawasan orang tua, perilaku seks, remaja
KADAR HB,LILA DAN BERAT BADAN IBU SAAT HAMIL BERISIKO TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA ANAK USIA 1-3 TAHUN Ratna Dewi; Nita Evrianasari; Ike Ate Yuviska
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 6, No 1 (2020): Volume 6,Nomor 1,Januari 2020
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v6i1.1769

Abstract

ABSTRAK  Latar Belakang Anak dengan status gizi stunting akan mengalami gangguan pertumbuhan hingga masa remaja sehingga pertumbuhan anak lebih rendah dibandingkan remaja normal. Berdasarkan data Dinkes Pesawaran, Puskesmas Kalirejo merupakan salah satu wilayah kerja Puskemas dengan kejadian stunting tertinggi, yaitu sebanyak 203 anak pada tahun 2018.  Tujuan penelitian diketahui Kadar HB,  LILA, dan BB ibu saat hamil beresiko terhadap kejadian Stunting pada Anak usia 1-3 Tahun  Metode Jenis penelitian kuantitatif. Rancangan penelitian ini adalah survey analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi sebanyak 900 dan sampel sebanyak 60 responden, pengambilan sampel dilakukan dengan mengunakan (persentase) 10% dari jumlah populasi. Analisa data menggunakan analisa chi square. Hasil Dari 60 anak, 20 anak (33,3%) mengalami stunting, dari 60 ibu yang mengalami KE, 26 ibu (43,3%) mengalami anemia, 34 ibu (56,7%) tidak mengalami kenaikan BB, 27 anak (45,0%) dengan panjang badan tidak normal, 26 anak (43,3%) dengan berat badan tidak normal, nilai p-value <α 0,000, p-value <α 0,008, p-value <α 0.000, p-value <α 0.007, p-value <α 0.000 Kesimpulan  terdapat hubungan riwayar LILA ibu  saat hamil, riwayat hb ibu saat hamil, riwayat bb ibu saat hamil, panjang badan lahir,  berat badan lahir dengan kejadian stunting. Saran Diharapkan bagi ibu yang memiliki anak usia 1-3 tahun dapat meningkatkan mutu kesehatan anak, yang diawali dengan penyediaan konsumsi yang layak bagi anak, selanjutnya ibu juga diharapkan dapat ikut berperan aktif, jika diselenggarakan penyuluhna terkait kejadian stunting pada anak.  Kata Kunci  : KEK, Hemoglobin, BB Ibu, Panjang Badan Lahir, Berat Badan Lahir, Stunting  
PENGARUH DARK CHOCOLATE TERHADAP PENGURANGAN NYERI HAID PADA REMAJA DI SMA TRI SUKSES NATAR LAMPUNG SELATAN 2019 Sri Nur Asih; Ike Ate Yuviska; Astriana Astriana
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 6, No 4 (2020): Volume 6 Nomor 4 Oktober 2020
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v6i4.1676

Abstract

ABSTRAKPrevalensi wanita yang mengalami dismenorea di Indonesia diperkirakan 55% wanita usia produktif tersiksa oleh nyeri selama menstruasi. Dari mereka yang mengeluh nyeri, 12% berat, 37% sedang, dan 49% ringan. Andiarna (2018) Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Pemberian coklat hitam berpengaruh terhadap penurunan nyeri haid. Tujuan mengetahui pengaruh terapi dark chocolate terhadap pengurangan nyeri dismenorhea pada siswi SMA Tri Sukses Natar Lampung Selatan 2019. Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian quasi eksperimen atau eksperimen semu dengan one group pretest-postest. Populasi penelitian seluruh remaja putri di SMA Tri Sukses Tahun 2019 berjumlah 168, sampel sebanyak 30 orang, teknik sampling Purposive Sampling. Analisa data univariat dan bivariat uji t (t-test).DIdapatkan hasil Rata-rata nyeri haid sebelum diberikan Terapi dark chocolate  adalah 5,53  dengan standar deviasi 0,507. Rata-rata nyeri haid setelah diberikan Terapi dark chocolate adalah 3,5 dengan standar deviasi 0,572. Ada pengaruh intensitas nyeri sebelum terapi dark chocolate dengan nyeri setelah terapi dark chocolate dimana didapatkan p-value = 0,000 (< α 0,05) yang berarti ada pengaruh terapi dark chocolatedengan penurunan nyeri haid di SMA Tri Sukses Natar Kabupaten Lampung Selatan. Disarankan tenaga kesehatan dapat memberi edukasi  terapi Dark Chocolatepada remaja putri.Sebagian alternatif untuk pengurangan nyeri haid diberikan dark chocolate. Kata kunci: Dark chocolate, Remaja, dysmorhea  
GAMBARAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG DAMPAK PERNIKAHAN DINI TERHADAP KESEHATAN REPRODUKSI DI DESA RATA AGUNG KECAMATAN LEMONG KABUPATEN PESISIR BARAT TAHUN 2014 Susilawati Susilawati; Ike Ate Yuviska
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 2, No 1 (2016): Volume 2 Nomor 1
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v2i1.565

Abstract

Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) didapatkan angka pernikahan dini pada tahun 2012 diperkotaan adalah 26 dari 1000 perkawinan sedangkan pada tahun 2013 meningkat menjadi 32 dari 1000 pernikahan, sementara itu di perdesaan pada tahun 2012 jumlah pernikahan dini 72  dari 1000 pernikahan sedangkan pada tahun 2013 turun menjadi 67 dari 1000 pernikahan.  Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Pengetahuan Remaja Putri Tentang Dampak Pernikahan Dini Terhadap Kesehatan Reproduksi Di Desa Rata Agung Kecamatan Lemong Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2014Rancangan Penelitian ini adalah deskriptif, populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja putri yang ada di Desa Rata Agung Kecamatan Lemong Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2014 yang berjumlah 46 remaja putri yang berumur 16-19 tahun, teknik sampling dalam penelitian ini adalah total sampling dan di analisa secara univariat.Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis bahwa pengetahuan remaja putri tentang dampak pernikahan dini terhadap kehamilan sebagian besar dikategorikan baik yaitu sebanyak 28 responden (60,9%),  pengetahuan remaja putri tentang dampak pernikahan dini terhadap persalinan sebagia besar dikategorikan baik sebanyak 20 responden (43,5%), pengetahuan remaja putri tentang dampak pernikahan dini terhadap bayi yang dilahirkan sebagian besar dikategorikan kurang baik sebanyak 20 responden (43,5%), pengetahuan remaja putri tentang dampak pernikahan dini terhadap organ reproduksi sebagian besar dikategorikan kurang baik sebanyak 22 responden (47,8%). Saran bagi tenaga kesehatan yaitu Perlunya diadakan penyuluhan, dalam memberikan penyuluhan ini harus menjelaskan tentang apa saja dampak dari pernikahan dini terhadap kesehatan reproduksi. Dan untuk penelitian selanjutnya dapat menggunakan penelitian dengan  dua variabel atau menggunakan analisis Chi Square. Kata kunci : Pengetahuan, Remaja Putri, Dampak Pernikahan Dini
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG EFEK SAMPING IMUNISASI DPT COMBO DENGAN KEJADIAN DEMAM PADA BAYI USIA 2-12 BULAN DI BPS YULIANTI AMD KEB KELURAHAN TALANG TELUK BETUNG SELATAN BANDAR LAMPUNG TAHUN 2015 Ike Ate Yuviska; Devi Kurniasari; Oktiana oktiana
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 1, No 3 (2015): Volume 1 Nomor 3
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v1i3.556

Abstract

Imunisasi DPT merupakan suatu upaya pemberian toksoid difteri, vaksin pertusis, dan toksoid tetanus yang bertujuan untuk menimbulkan kekebalan aktif terhadap penyakit difteri, pertusis, dan tetanus dalam waktu yang bersamaan.  Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang efek samping imunisasi DPT Combo dengan kejadian demam pada bayi usia 2-12 bulan di BPS Yulianti Amd Keb Kelurahan Talang Teluk Betung Selatan Bandar Lampung Tahun 2015.Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi adalah seluruh ibu yang memiliki bayi umur 2-12 bulan di BPS Yulianti Amd Keb Kelurahan Talang Teluk Betung Selatan Bandar Lampung periode Januari-Desember 2014 sebanyak 128 orang, dengan jumlah sampel 97 orang, teknik sampling yang digunakan adalah Random Sampling. Uji statistik data menggunakan chi sqaure.Hasil penelitian diketahui sebagian besar pengetahuan ibu tentang efek samping imunisasi DPT Combo di BPS Yulianti Amd Keb Kelurahan Talang Teluk Betung Selatan Bandar Lampung tahun 2015 termasuk dalam kategori cukup yaitu sebanyak 38 orang (39,2%). Kejadian demam pada bayi usia 2-12 bulan di BPS Yulianti Amd Keb Kelurahan Talang Teluk Betung Selatan Bandar Lampung tahun 2015 sebanyak 48 orang (49,5%). Ada hubungan pengetahuan ibu tentang efek samping imunisasi DPT Combo dengan kejadian demam pada bayi usia 2-12 bulan di BPS Yulianti Amd Keb Kelurahan Talang Teluk Betung Selatan Bandar Lampung Tahun 2015 dengan p-value = 0,000. Saran, hasil penelitian ini dapat digunakan bagi institusi pelayanan kesehatan sebagai masukan dalam upaya peningkatan kesehatan terutama yang berhubungan dengan hubungan pengetahuan ibu tentang efek samping imunisasi DPT Combo dengan kejadian demam pada bayi usia 2-12 bulan. Kata Kunci : Pengetahuan, efek samping, imunisasi DPT Combo, demam
PENGARUH KENAIKAN KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL YANG DIBERI BUAH BIT DI PUSKESMAS NGAMBUR KABUPATEN PESISIR BARAT TAHUN 2017 ike ate yuviska; Dina Cilvina Anggani
Jurnal Analis Farmasi Vol 3, No 2 (2018): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Program Studi Analisis Farmasi dan Makanan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.197 KB) | DOI: 10.33024/jaf.v3i2.2788

Abstract

anemia pada Kenamilan merupakan masalan nasional Karena mencerminkankeadaan sosial ekonomi masyarakat dan pengaruhnya sangat besar terhadap kualitas sumber daya manusia. Berdasarkan hasil prasurvey yang telah peneliti lakukan pada tanggal 10-12 Februari 2017 di Puskesmas Ngambur Kabupaten  Pesisir Barat berdasarkan data rekam medik terdapat 86 ibu hamil yang melakukanpemeriksaan kehamilan dimana 32 ibu hamil mengalami anemia. Tujuan daripenelitian ini adalah diketahui pengaruh kenaikan kadar hemoglobin pada ibu hamilyang diberi Buah Bit di Puskesmas Ngambur Kabupaten Pesisir Barat tahun 2017.Jenis Penelitian Kuantitatif, rancangan penelitian metode quasi eksperimendengan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi seluruh ibu hamil trimester II sebanyak 23 orang. Sampel sebanyak 15 orang dengan kriteria inklusi Responden yang sedang hamil TM II, Responden dengan kesadaran penuh dan bersedia menjadi subjek penelitian. Dengan teknik sampling purposive sampling. Analisa data dengan uji T-test.Hasil penelitian menunjukan rata-rata hemoglobin sebelum intervensi 10.20,sesudah dilakukan intervensi sebesar 10.73. Diketahui Ada pengaruh kenaikan kadar hemoglobin pada ibu hamil yang diberi Buah Bit di Puskesrnas Ngambur Kabupaten Pesisir Barat tahun 2017.Hasil uji t didapat p value 0,000 < a (0,05). Disarankan bagi tenagakesehatan khususnya bidan agar menganjurkan kepada ibu hamil untukmengkonsumsi buah bit sebagai pendamping Fe karena dapat menaikankadar hemoglobin pada ibu hamil.Kata Kunci : Buah Bit, Kadar hemoglobin
Pengaruh Akupressur terhadap Intensitas Mual Muntah pada Ibu Hamil Trimester I Ana Mariza; Eka Rohmayanti; Ike Ate Yuviska; Vida Wira Utami
Malahayati Nursing Journal Vol 4, No 10 (2022): Volume 4 Nomor 10 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v4i10.6514

Abstract

ABSTRACT   Nausea (nausea) and vomiting (emesis gravidarum) are normal in pregnant women, but if nausea and vomiting occur > 10 times a day, it can disrupt the balance of nutrition, electrolytes, and can affect the general condition so that if vomiting increases to hyperemesis it can result in impaired fetal growth. Efforts to reduce the frequency of vomiting can be given several actions such as drugs, besides drugs, nausea in early pregnancy can be reduced by using complementary therapies such as acupressure. Acupressure is a massage method based on the science of acupuncture or it can also be called acupuncture without needles. The purpose of the study was to know the effect of acupressure with nausea and vomiting in pregnant women TM I at PMB Gusnila, Pringsewu Regency in 2021. This type of quantitative research is a quasi-experimental approach with a one group pre-post test design approach. The population of this study were all 32 pregnant women who were about to give birth, with a sample of 30 respondents. The object of this research is pregnant women with TM I who experience nausea and vomiting. The research was carried out at PMB Gusnila Pringsewu in June - July 2021. Data collection used questionnaires and observations. Data analysis was univariate and bivariate (Wilcoxon test). The results showed that the average nausea and vomiting before being given acupressure therapy was 8.9, while the average nausea and vomiting after being given acupressure therapy was 6.5. There is an effect of acupressure on nausea and vomiting in TM I pregnant women at PMB Gusnila, Pringsewu Regency in 2021 with a p-value = 0.000. acupressure therapy can be applied as a non-pharmacological therapy to reduce the frequency of nausea and vomiting in pregnancy. Keywords: Nausea Vomiting, Acupressure Therapy, and Pregnant Women  ABSTRAK Mual (nausea) dan muntah (emesis gravidarum) suatu yang normalpada ibu hamil namun jika mual muntah terjadi >10 kali dalam sehari, dapat mengganggu keseimbangan gizi, cairan elektrolit, dan dapat memengaruhi keadaan umum sehingga jikamuntah bertambah menjadi hiperemesis dapat mengakibatkan pertumbuhan janin terganggu. Upaya untuk mengurangi frekuensi muntah dapat diberikan beberapa tindakan seperti obat, selain obat, rasa mual pada awal kehamilan dapat dikurangi dengan menggunakan terapi komplementer seperti akupresure. Akupresur adalah cara pijat berdasarkan ilmu akupuntur atau bisa juga disebut akupuntur tanpa jarum. Tujuan penelitian diketahui pengaruh akupresur dengan mual muntah pada Ibu Hamil TM I di PMB Gusnila Kabupaten Pringsewu Tahun 2021. Jenis penelitian kuantitatif pendekatan quasi esksperiment dengan pendekatan one group pre – post test design. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu yang akan bersalin berjumlah 32 ibu hamil, dengan sampel sebanyak 30 responden. Objek penelitian ini adalah ibu hamil TM I yang mengalami mual muntah. Penelitian telah dilaksanakan di PMB Gusnila Pringsewu pada bulan Juni - Juli 2021. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan observasi. Analisi data secara univariat dan bivariat (uji wilcoxon). Hasil penelitian diketahui rata-rata mual muntah sebelum diberikan terapi akupresur adalah 8,9, sedangkan rata-rata mual muntah setelah diberikan terapi akupresur adalah 6,5. Ada pengaruh akupresur terhadap mual muntah pada ibu hamil TM I di PMB Gusnila Kabupaten Pringsewu Tahun 2021 dengan nilai p-value = 0,000. terapi akupresur dapat diterapkan sebagai terapi non farmakologi untuk mengurangi frekuensi mual muntah pada kehamilan. Kata Kunci: Mual Muntah, Terapi Akupresur, dan Ibu Hamil
EDUKASI PADA IBU BALITA TENTANG PEMANFAATAN DAUN KELOR SEBAGAI KUDAPAN UNTUK PENCEGAHAN STUNTING DI POSYANDU MERDEKA LINGKUNGAN II SUMBER AGUNG KEMILING ike ate yuviska; Dewi Yuliasari
Jurnal Perak Malahayati Vol 4, No 2 (2022): Vol 4 No 2 November 2022
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v4i2.8449

Abstract

Stunting sering dijumpai pada anak usia 12-36 bulan, anak yang mengalami stunting pada masa ini cenderung akan sulit mencapai tinggi badan yang optimal pada periode selanjutnya. Untuk mencegah terjadinya stunting pada anak, ibu perlu mengonsumsi asupan gizi yang layak, dan memiliki pengetahuan gizi yang baik.  Upaya perbaikan stunting dapat dilakukan dengan peningkatan pengetahuan sehingga dapat memperbaiki perilaku pemberian makan pada anak. Tujuan kegiatan adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita mengenai pemanfaatan daun kelor (Moringa Oleifera) sebagai kudapan untuk mencegah masalah stunting. Metode melalui penyuluhan (pemaparan melalui ceramah secara langsung) dan pengisian kuesioner pre-post test untuk mengetahui dan menilai tingkat keberhasilan penyuluhan yang dilakukan. Didapatkan hasil rata-rata skor pengetahuan sebelum penyuluhan termasuk dalam kategori baik (nilai ≥80) sebanyak 13,5%, dan pengetahuan kurang sebanyak 86,5%. Setelah penyuluhan didapatkan skor pengetahuan baik sebanyak 54,1% dan kurang sebanyak 45,9%. Kesimpulannya terdapat peningkatan pengetahuan sesudah diberikan penyuluhan tentang stunting dan kudapan dari daun kelor.