Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Implementation of Citizen Relation Management (CRM) applications in the public services of the city of North Jakarta in 2023 Alifiansyah, Gizka Abrar; Zain, Herlina Muzanah
ARISTO Vol 13, No 2 (2025): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ars.v13i2.9558

Abstract

Public service is a form of activity to fulfill the demands of the served party, namely the community by the serving party, namely the state, which in this case is the government. The increasingly strong globalization accompanied by increasingly sophisticated technological developments forces almost all sectors to follow its development, including public services. Modern and internet-based public services are considered as the government's participation in presenting a form of community service that is in accordance with the times. Citizen Relation Management (CRM) is a form of public service innovation that follows technological developments. Citizen Relation Management (CRM) is an application used as a forum for complaints about problems for the people of DKI Jakarta Province which is connected to 13 complaint channels, some of which can be accessed via cellphone using the internet. This study aims to describe how the implementation of the implementation of Citizen Relation Management (CRM) in public services in North Jakarta in 2023. This research methodology uses a qualitative descriptive method with data collection, namely through documentation, observation, and interviews. The data obtained is then analyzed using the theory of 5 (five) criteria for successful implementation. The results showed that the people of North Jakarta felt that the implementation of Citizen Relation Management (CRM) was very helpful and made it easier for them to complain about a problem because of the availability of various complaint channels, some of which could be accessed directly via cellphone. However, during its implementation in 2023 there were still several obstacles, both from internal officers and from the external community itself.
Pendidikan Kepemiluan untuk Pemilih Pemula di SMAN 80 Jakarta Jannah, Dejahave Al; Telaumbanua, Revorlin; Zain, Herlina Muzanah; Rahayu, Fatma Zela; Ametha Alif, Sisin Nastasya
PANDAWA : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2024): PANDAWA: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/pandawa.v3i2.8059

Abstract

Partisipasi aktif dalam pemilu merupakan aspek penting dalam demokrasi, namun sering kali pemilih pemula, terutama remaja yang baru pertama kali mengikuti pemilu, masih memiliki pemahaman yang terbatas mengenai pentingnya hak suara mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilakukan di SMA N 80 Jakarta dalam rangka sosialisasi pendidikan politik bagi pemilih pemula menjelang Pemilihan Umum Serentak 2024. Kegiatan ini melibatkan ceramah, tanya jawab, dan simulasi pencoblosan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai hak dan kewajiban politik mereka. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan kesadaran politik siswa, meskipun masih diperlukan pemahaman yang lebih mendalam terkait proses pemilu yang berkelanjutan. Pendidikan politik di sekolah terbukti menjadi sarana efektif untuk membentuk warga negara yang aktif dan bertanggung jawab dalam proses demokrasi. Diharapkan, pemilih pemula dapat berpartisipasi lebih optimal dalam pemilu dan mengerti pentingnya peran mereka dalam menentukan masa depan negara.
Strategy of the Public Relations Team of LLDIKTI Region III in Enhancing Public Services in the Digitalization Era Alif, Sisin Nastasya Ametha; Zain, Herlina Muzanah
ARISTO Vol 14, No 1 (2026): January : (Fortchoming )
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ars.v14i1.11489

Abstract

This study aims to identify how the Public Relations (PR) team of LLDIKTI Region III designs strategies to improve public services in the digitalization era by launching the SIL@T application. This research employs the theory of Parasuraman, Zeithaml, and Berry (1998), which consists of five indicators that serve as the foundation for developing service quality improvement strategies: Tangibles (physical form), Reliability, Responsiveness, Assurance, and Empathy. The study uses a qualitative descriptive method by conducting direct observations of the occurring phenomena. The findings indicate that LLDIKTI Region III has met the five indicators of service quality improvement, both in terms of infrastructure and direct services, as well as technology-based services through the launch of the SIL@T application. Moreover, the services provided, whether through face-to-face interactions or the SIL@T application, have received positive feedback from users.
PERENCANAAN STRATEGIS DAN KEBIJAKAN PENGELOLAAN DANA DESA STUDI KASUS DESA WUKIRSARI, IMOGIRI, BANTUL, DIY Hidayat, Syarif; Nurhidayatullah, Danang; Zain, Herlina Muzanah
JOURNAL OF GOVERNMENT (Kajian Manajemen Pemerintahan dan Otonomi Daerah) Vol 7, No 2 (2022): Journal Of Government : Manajemen Pemerintahan dan Otonomi Daerah
Publisher : Program Studi Ilmu Pemeritahan Fakultas Ilmu sosial dan Ilmu Politik Universitas 17 Agustu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/gov.v7i2.6116

Abstract

Bergulirnya alokasi dana desa dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) memberikan angin segar terhadap desa di Indonesia. Tujuan pemberian dana desa ini diprioritaskan untuk membiayai pelaksanaan program dan kegiatan  berskala lokal desa bidang pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat desa. Dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat sebagai salah satu amanat dari Undang-Undang Desa, dibutuhkan kebijakan yang mendukung proses pembangunan masyarakat. Adanya dana desa memiliki peran penting dalam penyusunan kebijakan dari pemerintah desa untuk membangun kesejahteraan masyarakat, dengan pemanfaatan dan pengelolaan yang efektif dan efisien. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses perencanaan pengelolaan kebijakan dana desa, strategi kebijakan dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui dana desa, dan dampak dari pengelolaan dana desa dalam membangun kesejahteraan masyarakat di Desa Wukirsari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis studi lapangan. Informan pada penelitian ini adalah pemerintah desa, BPD, dan masyarakat. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis perencanaan dan kebijakan ini difokuskan pada pengelolaan dana desa. Hasil dari penelitan ini menunjukkan bahwa pengelolaan kebijakan dana desa di Desa Wukirsari telah sesuai dengan regulasi yaitu Permendagri Nomor 114 tahun 2014 tentang pedoman pembangunan desa, mulai dari proses perencanaan kebijakan, pelaksanaan, penatausahaan, pengawasan, dan pertanggungjawaban. Dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui dana desa, pemerintah desa membuat perencanaan kebijakan melalui program-program yang dituangkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa setiap tahunnya. Perencanaan kebijakan ini berpedoman pada regulasi dalam Permendes PDTT yang mengatur tentang prioritas penggunaan dana desa. Sedangkan dampak kesejahteraan dari pengelolaan dana desa ini telah dirasakan oleh masyarakat, seperti pembangunan infrastruktur, dukungan produk unggulan desa, serta penguatan ekonomi masyarakat miskin.
MANAJEMEN KRISIS : KEMENTERIAN KESEHATAN DALAM KAMPANYE KEBIJAKAN VAKSINASI COVID-19 DI INDONESIA: STRATEGI DAN PENDUKUNG Setiawan, Anang; Fridayani, Helen Dian; Zain, Herlina Muzanah
JOURNAL OF GOVERNMENT (Kajian Manajemen Pemerintahan dan Otonomi Daerah) Vol 8, No 1 (2022): Journal Of Government : Manajemen Pemerintahan dan Otonomi Daerah
Publisher : Program Studi Ilmu Pemeritahan Fakultas Ilmu sosial dan Ilmu Politik Universitas 17 Agustu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/gov.v8i1.6562

Abstract

Kebijakan Vaksinasi Covid-19 di Indonesia di mulai sejak bula Januari 2021 dengan kementerian Kesehatan sebagai stakeholder utama dari program tersebut. Proses kampanye kebijakan vaksinasi covid-19 terdapat startegi dan dukungan. Kampanye kebijakan vaksinasi Covid-19 dilakukan dengan strategi dan dukungan penuh dari berbagai aspek. Dimulai dari aspek komunikasi, aspek perencanaan vaksin, aspek kepemimpinan yang kuat hingga aspek keamanan dan keagamaan. Semua aspek tersebut memiliki kontribusi selama pelaksanaan kampanye Vaksinasi Covid-19. Strategi komunikasi yang dilakukan oleh Kementerian kesehatan dilakukan dengan penyebaran informasi melalui akun twitter @kemenkesRI, akun sosial media instansi pemerintahan lainnya di Republik Indonesia, pamflet, iklan di saluran televisi nasional dan radio, konferensi pers. dan pemberitahuan di halaman media sosial Kementerian Kesehatan. Perencanaan kampanye vaksinasi covid-19 di Indonesia dilakukan setelah bahan vaksin tiba di Indonesia dan penentuan kebutuhan anggaran untuk vaksin covid-19. Adanya dukungan yang kuat dari pemimpin salah satunya oleh bapak Jokowi selaku Presiden Republik Indonesia dengan menggunakan akun sosial medianya. Stretegi dan dukungan yang lain dilakukan dengan bentuk tindakan Presiden Jokowi melakukan vaksin covid-19 dan disiarkan langsung melalui media sebagai bentuk meyakinkan masyarakat khususnya pada vaksin yang aman dan kementerian kesehatan bekerjasama dengan Majelis Ulama Indonesia melakukan keuji halalan dari vaksin covid-19 sehingga masyarakat dapat percaya terhadap keberadaan vaksin yang aman dan hala
PENDIDIKAN POLITIK: MENINGKATKAN PARTISIPASI POLITIK GEN Z Zain, Herlina Muzanah; Hakim, Muhammad Lukman; Pranggono, Taufan Setyo; Syahrul, Melinda Putricia; Takbir, Fadhil Maulana
PANDAWA : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2025): PANDAWA: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/pandawa.v4i1.8674

Abstract

Generasi Z adalah kelompok pemilih penting dalam pemilu Indonesia, dengan jumlah mencapai 22,85% dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024. Mereka cenderung kritis, rasional, dan paham tentang teknologi, sehingga menjadi bagian strategis dalam menjaga demokrasi. Namun, karena pemahaman tentang politik masih rendah dan rentan terhadap berita palsu, diperlukan pendidikan politik yang lebih baik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan oleh Program Studi Ilmu Pemerintahan bersama SMA Negeri 18 Jakarta, dengan tujuan meningkatkan pemahaman politik di kalangan siswa. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi kelompok, serta simulasi pemilu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu memahami hak-hak politik, tahapan pemilu, serta berpartisipasi aktif dalam simulasi dengan disiplin dan sesuai prosedur. Simulasi ini tidak hanya memberi pengetahuan, tetapi juga melatih keterampilan praktis dalam berdemokrasi, seperti menjaga kerahasiaan suara, menolak praktik politik berbasis transaksi, serta menilai informasi politik secara kritis. Dengan demikian, pendidikan politik yang berbasis simulasi terbukti efektif dalam melatih pemilih muda yang rasional, aktif, dan bertanggung jawab.
SMART GOVERNMENT MELALUI APLIKASI E-LAPOR DALAM MEWUJUDKAN BANTUL SMART CITY Pakpahan, Milton; Zain, Herlina Muzanah; Estrada, Francois Joseph Koda; Al Jannah, Dejehave
Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 15, No 2 (2025): Dinamika Governance - JULI
Publisher : Universitas of Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdg.v15i2.5261

Abstract

This study aims to analyze the implementation of Smart Government policy through the utilization of the E-Lapor Bantul application as an innovation in digital public service delivery within the framework of Smart City development in Bantul Regency. Employing a qualitative research approach, data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and document analysis. The analytical model is based on Merilee S. Grindle’s policy implementation framework, which emphasizes two key dimensions: the content of policy and the context of implementation. The findings reveal that the implementation of E-Lapor Bantul has contributed positively to improving the efficiency of complaint handling processes, enhancing bureaucratic transparency, and fostering public participation in local governance. However, the study also identifies several challenges, particularly the limited public outreach and responsiveness from certain government agencies. The research concludes that the success of E-Lapor Bantul’s implementation is shaped by the involvement of key actors, availability of supporting resources, and effective cross-sectoral coordination strategies. Nevertheless, further efforts are needed to strengthen public education and system integration in order to achieve a more adaptive and sustainable digital public service system.
Strategy of the Public Relations Team of LLDIKTI Region III in Enhancing Public Services in the Digitalization Era Alif, Sisin Nastasya Ametha; Zain, Herlina Muzanah
ARISTO Vol 14 No 1 (2026): January : (Fortchoming )
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ars.v14i1.11489

Abstract

This study aims to identify how the Public Relations (PR) team of LLDIKTI Region III designs strategies to improve public services in the digitalization era by launching the SIL@T application. This research employs the theory of Parasuraman, Zeithaml, and Berry (1998), which consists of five indicators that serve as the foundation for developing service quality improvement strategies: Tangibles (physical form), Reliability, Responsiveness, Assurance, and Empathy. The study uses a qualitative descriptive method by conducting direct observations of the occurring phenomena. The findings indicate that LLDIKTI Region III has met the five indicators of service quality improvement, both in terms of infrastructure and direct services, as well as technology-based services through the launch of the SIL@T application. Moreover, the services provided, whether through face-to-face interactions or the SIL@T application, have received positive feedback from users.
Implementation of Citizen Relation Management (CRM) applications in the public services of the city of North Jakarta in 2023 Alifiansyah, Gizka Abrar; Zain, Herlina Muzanah
ARISTO Vol 13 No 2 (2025): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ars.v13i2.9558

Abstract

Public service is a form of activity to fulfill the demands of the served party, namely the community by the serving party, namely the state, which in this case is the government. The increasingly strong globalization accompanied by increasingly sophisticated technological developments forces almost all sectors to follow its development, including public services. Modern and internet-based public services are considered as the government's participation in presenting a form of community service that is in accordance with the times. Citizen Relation Management (CRM) is a form of public service innovation that follows technological developments. Citizen Relation Management (CRM) is an application used as a forum for complaints about problems for the people of DKI Jakarta Province which is connected to 13 complaint channels, some of which can be accessed via cellphone using the internet. This study aims to describe how the implementation of the implementation of Citizen Relation Management (CRM) in public services in North Jakarta in 2023. This research methodology uses a qualitative descriptive method with data collection, namely through documentation, observation, and interviews. The data obtained is then analyzed using the theory of 5 (five) criteria for successful implementation. The results showed that the people of North Jakarta felt that the implementation of Citizen Relation Management (CRM) was very helpful and made it easier for them to complain about a problem because of the availability of various complaint channels, some of which could be accessed directly via cellphone. However, during its implementation in 2023 there were still several obstacles, both from internal officers and from the external community itself.
COLLABORATIVE GOVERNANCE KOTA DKI JAKARTA DALAM PENCAPAIAN TARGET SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGS) PADA PROGRAM SANITASI LAYAK SIMASKOTA Karisma, Karisma; Zain, Herlina Muzanah
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 7 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i7.2023.3365-3374

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana proses tata kelola kolaboratif dapat diterapkan untuk mengatasi masalah sanitasi di kota DKI Jakarta Dalam Pencapaian Target Sustainable Development Goals (SDGs) Pada Program sanitasi layak Simaskota. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data literatur, dokumentasi dan penelitian kepustakaan. Melalui program Simaskota (Sanitasi Masyarakat Perkotaan DKI Jakarta), sebuah kerjasama multi pihak yang dirancang untuk membantu percepatan program sanitasi DKI Jakarta merupakan salah satu upaya percepatan menuju penghentian 100% buang air besar sembarangan (BABS). Mitra dalam program ini antara lain Pemprov DKI, APP Sinar Mas melalui kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR), Konsorsium SPEAK Indonesia dan Yayasan Pembangunan Citra Insan (YPCII). Program ini juga didukung oleh USAID IUWASH PLUS. Simaskota sendiri merupakan program peningkatan kapasitas masyarakat yang mampu mengubah perilaku sanitasi melalui program Sanitasi Berbasis Masyarakat (STBM) Menyeluruh, termasuk dukungan penyediaan infrastruktur, sarana dan prasarana. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa collaboration governance kota DKI Jakarta dalam pencapaian target sustainable development goals (SDGs) pada program sanitasi layak simaskota belum terlaksana secara maksimal sehingga akses sanitasi yang layak belum dapat terpenuhi.Â