Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Korelasi Jarak Kehamilan Dengan Ketaatan Antenatal Care Pada Ibu Hamil suoth, yanti maslin; Keswara, Nila Widya; Ilmiah, Widia Shofa
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v13i2.461

Abstract

Pendahuluan: Ibu hamil mengunjungi bidan atau dokter untuk mendapatkan perawatan antenatal sejak awal kehamilan. Resiko tinggi kehamilan adalah kelainan yang berbahaya yang dapat menyebabkan kematian ibu. Salah satu cara penting untuk mengurangi angka kematian ibu dan anak adalah dengan melakukan pemeriksaan kehamilan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan dan sikap Ibu Tentang Resiko Tinggi Kehamilan Dengan Kelengkapan Antenatal Care (ANC) Di Desa Wailang Minahasa Selatan Tahun 2023. Metode: Penelitian ini dirancang dengan menggunakan observasi analitik dan pendekatan cross-sectional. Jumlah responden terdiri dari 66 hamil, yang sedang hamil di usia 37 hingga 40 minggu, yang datang ke Posyandu sepanjang tahun 2023. Metode pengambilan sampel nonprobability dan teknik purposive yang digunakan. Analisa bivariat lambda digunakan untuk melakukan uji statistik pada penelitian ini. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa sebagian besar responden tidak patuh terhadap pemeriksaan ANC dimana akhirnya angka kunjungan ANC cukup rendah. Dari hasil Analisa bivariat diketahui ada korelasi antara Jarak Kehamilan dengan Ketaatan ANC pada Ibu Hamil dengan nilai p-value = 0.029, yang menunjukkan adanya hubungan signifikan antara jarak kehamilan dan ketaatan ANC pada tingkat signifikansi 5% (karena p-value < 0.05). Selain itu, nilai korelasi (r) sebesar 0.592 mengindikasikan adanya hubungan yang cukup kuat antara kedua variabel ini. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan dan cukup kuat antara jarak kehamilan dengan ketaatan dalam mengikuti pemeriksaan ANC. Ini menunjukkan bahwa jarak kehamilan dapat mempengaruhi ketaatan ibu dalam menjalani pemeriksaan ANC. Pengaturan jarak antar kehamilan perlu menjadi perhatian dalam upaya meningkatkan ketaatan ibu terhadap ANC, untuk mendukung kesehatan ibu dan anak secara optimal.
HUBUNGAN KEPERCAYAAN DAN PERILAKU PERAWATAN TALI PUSAT PADA BAYI Asmarani, Tuty -; Ilmiah, widia shofa
Health Sciences Journal Vol 8, No 2 (2024): OKTOBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/hsj.v8i2.2926

Abstract

A newborn with complications is a newborn who has a disease or disorder that can result in disability or death, such as asphyxia, jaundice, hypothermia, neonatal tetanus/infection, birth trauma, BBLR, respiratory distress syndrome and congenital abnormalities, or who are included in the yellow list and red classification on Testing with Integrated Management of Young Infants (MTBM). This study uses a correlational research design with a cross sectional approach and the sample of this study is postpartum mothers who give birth to babies aged 1 – 15 days as many as 30 people using the purposive sampling method where samples are taken based on inclusion criteria. data collection using questionnaires and data in the analysis using frequency distribution with the Chi Square statistical test. In this study, it can be concluded that the result of P-Value .000 which means that there is a relationship of trust and behavior towards umbilical cord care in babies. . It is known that if trust is high, the behavior of umbilical cord care in babies will also be good
- PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN MENGENAI MEDIA LEMBAR BALIK TERHADAP PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PERDARAHAN POST PARTUM : - Pinatis, Mersi Anneke; Ilmiah, Widia Shofa; Maulina, Rifzul
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.33751

Abstract

Melnurut data World Helalth Organization, 99% kelmatian ibu akibat masalah pelrsalinan atau kellahiran telrjadi di nelgara belrkelmbang. Komplikasi utama yang melnyelbabkan kelmatian ibu hampir 75% kasus. Berdasarkan Profil Kesehatan Indonesia 2017, salah satu penyebab kematian ibu yang terbanyak adalah perdarahan (41.200 kasus). Perdarahan postpartum merupakan pendarahan yang terjadi di tempat implantasi plasenta. Selain pendarahan akibat kehamilan ektopik dan aborsi, laserasi jalan lahir dan jaringan di sekitarnya juga menjadi penyebab kematian ibu. Untuk mencegah risiko perdarahan, maka pengetahuan ibu tentang cara mencegah perdarahan pasca melahirkan perlu ditingkatkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan mengenai media lembar balik terhadap pengetahuan ibu hamil tentang perdarahan post partum di Puskesmas Tararen Kabupaten Minahasa Selatan. Metode Quasy Experiment dengan one group pre-post test design. Sampel penelitian ini adalah Ibu hamil di Puskesmas Tararen Kabupaten Minahasa Selatan sebesar 30 responden. Instrumen menggunakan kuesioner, satuan acara penyuluhan. Analisis data menggunakan Wilcoxon.  Hasil yang diperoleh adanya pengaruh pendidikan kesehatan mengenai media lembar balik terhadap pengetahuan ibu hamil tentang perdarahan post partum di Puskesmas Tararen Kabupaten Minahasa Selatan. Saran bagi pelayanan kesehatan, sebaiknya pelayananan kesehatan lebih mengupgrade metode yang digunakan untuk memberikan pendidikan kesehatan terhadap masyarakat supaya dapat meningkatkan pengetahuan masyrakat terutama ibu hamil dalam mempersiapkan kehamilan yang sehat agar tidak terjadi perdarahan post partum yang dapat membahayakan ibu dan bayi.
HUBUNGAN PARITAS DENGAN KEPATUHAN IBU HAMIL PADA KUNJUNGAN ANC DI KELURAHAN PONDANG Kerangan, Silvana; Keswara, Nila Widya; Ilmiah, Widia Shofa
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 12 No. 02 (2024): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v12i02.2956

Abstract

Latar Belakang : Beberapa faktor yang mempengaruhi kunjungan antenatal care (ANC) ibu hamil meliputi usia, paritas, pengetahuan, sikap, ekonomi, sosial budaya, geografis, dan dukungan suami. Pengetahuan sangat penting untuk kunjungan ANC rutin karena membantu mendeteksi komplikasi kehamilan dan penyakit terkait. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari bagaimana paritas dan kepatuhan berkorelasi dengan kunjungan ANC di kelurahan Podang di Minahasa selatan. Metode : Studi deskriptif korelasional dalam penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini melibatkan 66 ibu hamil yang melakukan pemeriksaan Antenatal Care (ANC) dengan metode total sampling. Distribusi frekuensi dan uji Fisher digunakan untuk menganalisis data penelitian secara univariat. Hasil : Hasil analisis menunjukkan bahwa P Value yang diperoleh adalah 1.00. Nilai ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan secara statistik antara usia responden dan ketaatan terhadap ANC, karena nilai P sebesar 1.00 jauh di atas ambang batas signifikansi (biasanya 0,05). Dengan demikian, usia tidak mempengaruhi ketaatan terhadap ANC pada populasi yang diteliti. Simpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara usia responden dan ketaatan terhadap ANC. Usia, Pendidikan dan aksesibilitas terhadap informasi mungkin memberikan kontribusi dalam fenomena ini
Hubungan Usia Ibu Dengan Ketaatan Kunjungan ANC Pada Ibu Hamil di Kelurahan Pondang: Relationship between Maternal Age and ANC Visit Compliance in Pregnant Women in Pondang Village Saha, Regina; Keswara, Nila Widya; Ilmiah, Widia Shofa
Binawan Student Journal Vol. 6 No. 3 (2024)
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Dan Kerjasama Universitas Binawan (DPPMK Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/0z5tpc46

Abstract

Pendahuluan: Setiap wanita hamil berpotensi mengalami komplikasi yang dapat membahayakan kesehatannya. Pemeriksaan terbaru pada antenatal care yang memenuhi standar pelayanan adalah minimal enam kali selama masa kehamilan dan dua kali periksa di dokter trimester I dan III. Deteksi dini kehamilan melelui ANC dapat mengidentifikas masalah kehamilan dan mencegah kematian ibu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkasi hubungan usia dengan ketaatan ANC pada ibu hamil di kelurahan podang Minahasa Selatan. Metode: Desain penelitian ini analitik dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini dilakukan di wilayah Puskesmas Kelurahan Podang, Minahasa Selatan, dan melibatkan 66 responden yang merupakan ibu hamil. Semua responden dipilih menggunakan teknik total sampling selama periode penelitian di tahun 2023. Data yang dikumpulkan melalui informasi kohort ANC mencakup usia ibu hamil dan ketaatan mereka terhadap Antenatal Care (ANC). Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik koefisien kontingensi, Hasil:  Hasil uji statistik menunjukkan bahwa P Value yang diperoleh adalah 0,389. Nilai ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan secara statistik antara usia responden dengan ketaatan terhadap ANC, karena nilai P lebih besar dari 0,05. Pembahasan: Beberapa factor diduga memberikan kontribusi dalam kepatuhan responden.  ketaatan terhadap ANC lebih kompleks dan melibatkan banyak faktor selain usia Kesimpulan: Tidak ada hubungan yang signifikan secara statistik antara usia responden dengan ketaatan terhadap ANC (Antenatal Care). Diperlukan penelitian lanjutan dengan melibatkan lebih banyak sample dan variable yang terlibat.
EFEKTIFITAS PROMOSI KESEHATAN PADA KELAS IBU HAMIL TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN PENTINGNYA BUKU KIA DI DESA TODOWANGI Mudja, Viveronika; Ilmiah, Widia Shofa
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 13 No 2 (2024): Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kebidanan.v13i2.2746

Abstract

Pendahuluan : Kematian ibu merupakan indikator penting kesejahteraan masyarakat. Data global menunjukkan 303.000 kematian ibu per tahun, sementara di Indonesia, AKI meningkat dari 4.221 pada 2019 menjadi 4.627 pada 2020. Di Maluku, AKI masih tinggi dengan 114 per 100.000 kelahiran. Untuk menurunkan AKI, pemerintah mengadakan promosi kesehatan melalui Buku KIA dan kelas ibu hamil. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menilai efektivitas promosi kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang Buku KIA, yang penting untuk menurunkan AKI dan AKB di desa Todwongi. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain quasi experimen dengan menggunakan rancangan control group design. Pada penelitian ini terdapat 2 kelompok yaitu,  kelompok intervensi yaitu kelompok ibu hamil yang mendapatkan promosi kesehatan. Sedangkan kelompok kontrol yaitu Kelompok ibu hamil yang tidak mendapatkan promosi kesehatan atau mendapatkan perlakuan yang berbeda. Hasil: Hasil uji Mann-Whitney U menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik dalam tingkat pengetahuan antara kelompok yang diberi promkes dan kelompok yang tidak diberi promkes. Dengan p-value sebesar 0,002, ini menunjukkan bahwa pemberian promkes berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan responden. Kesimpulan: Dengan p-value sebesar 0,002, ini menunjukkan bahwa terdapat Efektifitas Promosi Kesehatan Pada Kelas Ibu Hamil terhadap Peningkatan Pengetahuan  Pentingnya Buku KIA di Desa Todowongi
Pengaruh rolling massage terhadap kelancaran ASI pada Ibu menyusui di PMB Eny Islamiati Bululawang Alisia, Devi; Ilmiah, Widia Shofa; Indriati, Ina
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 4 No 2 (2024): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v4i2.1074

Abstract

Latar Belakang: Penurunan kelancaran ASI di sebabkan oleh kurangnya rangsangan otot pada buah dada yang merangsang hormon oksitosin, karena hormon tersebut berperan penting dalam kelancaran Produksi ASI. Selain itu, ada Faktor yang mempengaruhi kelancaran ASI yaitu Rolling Massage, dan pola pikiran, pola istirahat. ASI Eksklusif sangat penting bagi bayi, bila Bayi tidak diberi ASI Eksklusif memiliki dampak yang tidak baik bagi bayi salah satunya yaitu Diare. World Health Organization merekomendasikan agar bayi baru lahir diberikan ASI hingga usia 6 bulan tanpa memberikan makanan atau cairan lain, kecuali vitamin dan mineral.Metode: Metode penelitian ini menggunakan Pra-eksperimen dengan teknik Purposive Sampling One grup pretest-posttest.Hasil: Berdarkan hasil uji Statistic Wilcoxon Match paired test  Rolling Massage terhadap kejadian kelancaran ASI pada ibu menyusui dI PMB Eny Islamiati Bululawang. Didapatkan hasil analisa diatas diperoleh nilai P value 0,003 ≤  0,05 yang artinya ada perbedaan responden sebelum diberi perlakuan dan sesuadah diberi perlakuan. Maka Ho ditolak dan Ha diterima.Kesimpulan: Ada Pengaruh Rolling Massage Terhadap Kelancaran ASI pada ibu menyusui di PMB Eny Islamiati Bululawang.
Pengaruh pemberian aroma terapi peppermint terhadap mual muntah pada ibu hamil trimester I di PMB Bd. Muntil Aningsih Agustin, Neli; Ilmiah, Widia Shofa; Alfitri, Rosyidah
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 4 No 2 (2024): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v4i2.1124

Abstract

Latar Belakang: Penanganan mual muntah pada kehamilan antara lain yaitu farmakologis (vitamin B6, antisthamin, fenotiazin dan kortikosteroid), nonfarmakologis (makan sering dalam porsi kecil, misalnya setiap dua jam sekali, menghindari makanan berbau tajam, makan-makanan karbohidrat tinggi, minum jus manis dipagi hari, tidak merokok atau mengkonsumsi minuman berakohol dan mengurangi stress, dan komplementer (akupuntur, minum peppermint tea, mengulum permen peppermint, aromaterapi jahe, peppermint, lemon dan mencoba ginger tea). Berdasarkan fenomena dan penjabaran di atas peneliti merasa tertarik untuk melakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberin aroma terapi peppermint terhadap mual muntah pada ibu hamil trimester I di PMB Bd. Muntil Aningsih.Metode: Metode Penelitian ini menggunakan Pra-eksperimen dengan teknik Purposive Sampling One grup pretest-posttest.Hasil: Berdarkan hasil uji Statistic Wilcoxon, Pengaruh Pemberian Aroma Terapi Peppermint Terhadap Intensitas Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I. Didapatkan hasil analisa diatas diperoleh nilai P value 0,003 ≤  0,05 yang artinya ada perbedaan responden sebelum diberi perlakuan dan sesuadah diberi perlakuan.Kesimpulan: Ada Pengaruh Pemberian Aroma Terapi Peppermint Terhadap Intensitas Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I.
PENGARUH PROMOSI KESEHATAN MENGGUNAKAN MEDIA LEAFLET TERHADAP PENGETAHUAN IBU HAMIL TERHADAP PEMERIKSAAN HEMOGLOBIN (Hb) PADA TRIMESTER I DAN TRIMESTER III DI PUSKESMAS TARERAN Kristina Hariyani; Widia Shofa Ilmiah
HOSPITAL MAJAPAHIT : JURNAL ILMIAH KESEHATAN POLITEKNIK KESEHATAN MOJOKERTO Vol 16 No 2 (2024): HOSPITAL MAJAPAHIT
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Majapahit Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55316/hm.v16i2.1074

Abstract

Hemoglobin is a component of red blood cells responsible for distributing oxygen throughout the body. Decreased hemoglobin levels can lead to anemia. One of the health problems that can occur in pregnant women is a decrease in hemoglobin (Hb) levels. Anemia in pregnant women has a bad impact on the mother and fetus. Possible adverse effects on pregnant women include longer labor, bleeding during childbirth, and shock. Adverse effects on the fetus include premature birth, low birth weight, disability, and even infant death. Anemia during pregnancy is defined as a disease in which hemoglobin (Hb) levels in the body are below the normal value of 10 g/dL. Knowledge about pregnancy is one of the factors that affect the high maternal mortality rate. This study aims to determine the effect of health promotion using leaflet media on pregnant women's knowledge of hemoglobin (Hb) examination in the first and third trimesters at the Tareran Health Center. This type of research is a quantitative research with a pre-experimental design through one group pre-post test design. The population of this study is all pregnant women in the first, second, and third trimesters. The population of this study amounted to 85 people with a purposive sampling technique and a research sample of 30 respondents was obtained. The results of this research use the Wilcoxon Signed Rank Test. Based on the results of the study, a significance value of p-value 0.000 < 0.05 was obtained, which means that there was an effect of health promotion using leaflet media on pregnant women's knowledge of hemoglobin (Hb) examination in the first and third trimesters at the Tareran Health Center.
ST36 POINT ACUPRESSURE METHOD AS AN EFFORT TO MANAGE THE EVENTS OF EMESIS GRAVIDARUM IN THE 1st TRIMESTER PREGNANT WOMEN: Happy Firliya, Widia Shofa Ilmiah, Maria Veronika Widiatrilupi Happy Firliya Awal; Widia Shofa Ilmiah; Raden Maria Veronika Widiatrilupi
Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti Vol. 11 No. 2 (2023): Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti
Publisher : Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS.DR. Soepraoen Kesdam V/BRW

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47794/jkhws.v11i2.538

Abstract

The most typical main complaint experienced by pregnant women practically everywhere in the globe is emesis gravidarum. Variations in high hCG levels are a factor in emesis gravidarum. In Indonesia, 50–85% of pregnant women experience this condition. According to other research, 60–80% of primigravida and 40–60% of multigravida develop emesis gravidarum. The study was conducted at PMB Wartini Rejoyoso to examine the effects of acupressure point ST36 treatments on emesis gravidarum in first-trimester pregnant women. Pra experimental design. The population of all first-trimester pregnant women at Independent Practice Midwife (PMB) Wartini Rejoyoso who experienced emesis gravidarum was 26 people, and the samples were 16 each of acupressure SOP and PUQE-24. instrumentation, a 7-minute intervention every morning for 7 days, and Wilcoxon Match Pairs Test data analysis. According to the data, there was significant emesis in 62.5 percent of people prior to the intervention and mild emesis in 93.8 percent of people after it, with a p value of 0.03 to α 0.05. Conclusion: ST36 acupressure may have an impact on the frequency of emesis gravidarum in the first trimester. When feeling queasy or sick, pregnant women are expected to apply acupressure to ST36. Keywords: Acupressure Point ST 36, Emesis Gravidarum, First Trimester