Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PEMBERIAN PELAYANAN KESEHATAN DAN PELAYANAN RESEP OBAT GRATIS PADA MASYARAKAT DI KABUPATEN PADANG PARIAMAN Ferilda, Siska; Rasyadi, Yahdian; Marsellinda, Elsa; Elvionita, Cindy; Agustin, Diva; Nabila, Hanifa; Aprilia, Fadhila; Azliany, Syifa; Fitriyasti, Betty; Fendri, Sandra tri Juli
Jurnal Abdimas Saintika Vol 6, No 2 (2024): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v6i2.2929

Abstract

This community service activity entitled providing health services and drug prescription services, whichwas carried out on November 3 2024, was carried out in 2 places in Padang Pariaman district. Thiswas carried out by starting with a patient's health examination and then providing a drug prescriptionservice. The community received 260 patients with 260 prescriptions consisting of 25 pediatric patients,120 adults and 115 elderly people. The most common diseases were osteoarthritis and gastritis with thedrugs used. for osteoarthritis, diclofenac, methylprednisolone and neurotropic vitamins, while forgastritis, ranitidine and omeprazole are often used.
Peningkatan Literasi dalam Pengelolaan Obat melalui Sosialisasi “Dagusibu” di Nagari Painan Rasyadi, Yahdian; Marsellinda, Elsa; Ningsih, Wida; Wahyuni, Fitri; Mahdawanci, Yesi; Merwanta, Selvi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/pkm.v5i2.3798

Abstract

Because of insufficient education, the rising trend of people self-medicating poses a threat to proper drug handling, storage, and disposal. According to RISKESDAS (2013), there is a lot of medication storage, antibiotic overuse (without a prescription), and medication mistakes. The Painan Nagari Health Post in IV Jurai District, Pesisir Selatan Regency, which does not yet have chemists, implemented DAGUSIBU (Get, Use, Store, Throw Away) education initiatives to address this issue. Midwives and other health workers were socialised at the Health Post in July 2024 as part of the activity, which also included the erection of educational posters. The activity's outcomes demonstrated that participants' understanding of rational drug management, particularly the need of avoiding medication mistakes and improper disposal, had improved. By preparing students to serve their communities in response to actual needs, DAGUSIBU programs help fulfil the tridharma of higher education and make health care providers more effective change agents in the field of public health. In Painan Nagari, this endeavour may pave the way for long-term progress in public health.
Analisis Skrining Resep Secara Administrasi dan Farmasetika Pasien Pediatri Rawat Jalan Di Puskesmas Air Dingin Kota Padang Periode Agustus-Oktober 2023 Elsa Marsellinda; Cindy Elvionita
An-Najat Vol. 3 No. 2 (2025): Mei : An-Najat : Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/an-najat.v3i2.2812

Abstract

Kesalahan peresepan dan kekeliruan peresepan merupakan masalah utama di antara kesalahan pengobatan. Hal ini dapat memengaruhi keselamatan pasien dan kualitas layanan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesesuaian kajian administratif dan farmasetis terhadap resep  pasien pediatrik di Puskesmas Air Dingin Kota Padang Periode. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif. Populasi yang digunakan adalah lembar resep pasien pediatri rawat jalan periode agustus-oktober 2023 yang berjumlah 75 resep yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil: Berdasarkan hasil skrining kelengkapan resep pada 75 lembar resep pasien pediatri rawat  jalan di Puskesmas Air Dingin yaitu  kesesuaian administratif resep pasien pediatrik kategori nama pasien, umur pasien, jenis kelamin pasien, unit asal resep dan tanggal resep memperoleh nilai persentase tertinggi yakni 100%.  Namun, Pada persentase terendah terdapat pada paraf dokter 80%, berat badan pasien  dan nama dokter didapatkan 85%. Kemudian untuk hasil penelitian kesesuaian farmasetis resep pasien pediatri 100 % telah sesuai. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian  dapat disimpulkan kelengkapan bagian resep secara administratif  terdapat  ketidak sesuaian namun secara farmasetik telah sesuai.  
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Melalui Edukasi Penggunaan Antibiotik Yang Benar di Puskesmas Talang Banjar Kota Jambi Elsa Marsellinda; Nabila Dwi Olivia; Tessa Amanda Primadhini; Anggelina Effendi; Mexsi Mutia Rissa
jurnal ABDIMAS Indonesia Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal ABDIMAS Indonesia
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/jurai.v3i2.2868

Abstract

Antibiotic resistance is a worldwide threat that is largely caused by the inappropriate use of antibiotics. The purpose of this community service is carried out in order to increase knowledge about the wise and correct use of antibiotics. This community service was given to 20 patients with counseling using leaflets. In general, the implementation of this community service was categorized as successful and went well. There was an increase in knowledge about the importance of using antibiotics correctly after counseling.
PENINGKATAN PENGETAHUAN SANTRI TENTANG PENGGUNAAN OBAT YANG RASIONAL MELALUI EDUKASI DAGUSIBU DI PESANTREN PROF. DR. HAMKA II PADANG Elvionita, Cindy; Ferilda, Siska; Marsellinda, Elsa; Andania, Meiridha Mutiara; Arifa, Nurwahidatul; Putra, Rama Feriska
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 04 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan obat yang tidak rasional merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang masih sering terjadi di masyarakat, termasuk di lingkungan pesantren. Santri yang menjalani kehidupan secara mandiri rentan melakukan swamedikasi tanpa pengetahuan yang memadai. Edukasi DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang) Obat dengan Benar merupakan salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk meningkatkan literasi penggunaan obat yang aman dan bertanggung jawab. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan santri kelas VII di Pondok Pesantren Prof. Dr. Hamka II Padang tentang penggunaan obat secara rasional melalui metode edukatif dan interaktif. Metode yang digunakan meliputi pemaparan materi, kuis interaktif, sesi tanya jawab, dan diskusi kasus sederhana. Hasil pelaksanaan menunjukkan tingginya partisipasi dan antusiasme santri, serta peningkatan pemahaman terkait klasifikasi obat, cara penyimpanan yang tepat, dan pentingnya membaca informasi pada kemasan obat. Edukasi ini juga mendorong terjadinya perubahan perilaku awal pada peserta, seperti keinginan untuk menyebarkan informasi yang diperoleh kepada teman sebaya. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan edukatif berbasis komunitas pesantren efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan remaja tentang penggunaan obat yang benar. Intervensi semacam ini diharapkan dapat direplikasi di pesantren lain sebagai upaya promotif dalam penguatan literasi kesehatan di kalangan remaja.
SANTRI CERDAS TANPA NARKOBA: EDUKASI DAN PENCEGAHAN DINI DI LINGKUNGAN PESANTREN Elvionita, Cindy; Ferilda, Siska; Marsellinda, Elsa; Primadhini, Tessa Amanda; Ayudia, Elisa; Desnita, Eka; Ferdian, Arif; Putra, Rama Feriska
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 05 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja merupakan salah satu masalah serius yang mengancam kesehatan, moral, dan masa depan generasi muda, termasuk di lingkungan pesantren. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa kelas IX Pondok Pesantren Prof. Dr. Hamka II Padang mengenai bahaya narkoba serta mendorong terbentuknya perilaku pencegahan. Metode yang digunakan meliputi pemaparan materi melalui ceramah interaktif, diskusi tanya jawab, kuis kelompok, serta foto Bersama. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa setelah mengikuti penyuluhan, terciptanya suasana diskusi yang partisipatif. Selain itu, dukungan guru dan pimpinan pesantren memperlihatkan komitmen untuk menjadikan kegiatan ini sebagai program berkelanjutan. Dengan demikian, penyuluhan berbasis partisipatif terbukti efektif sebagai strategi pencegahan narkoba dan berpotensi memperkuat ketahanan komunitas pesantren terhadap ancaman penyalahgunaan zat terlarang.
Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GeMa CerMat): Pengenalan Golongan Obat di Rumah Sakit Islam Siti Rahmah Padang Marsellinda, Elsa; Widodo, Rahmi Melfa; Dezolla, Delsa; Primadhini, Tessa Amanda; Desweni, Erin; ilona, Sandra; Rahmi, Fani Syintia; Effendi, Anggelina
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 05 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan obat tidak rasional masih tinggi di Indonesia, termasuk swamedikasi dan penggunaan antibiotik tanpa resep. Edukasi masyarakat melalui GeMa CerMat diperlukan untuk meningkatkan literasi obat. Tujuan: Memberikan pemahaman kepada pasien dan keluarga pasien di RS Islam Siti Rahmah Padang mengenai golongan obat. Metode: Penyuluhan singkat dan pembagian leaflet edukasi, dengan melibatkan mahasiswa sebagai fasilitator. Hasil: Kegiatan diikuti 35 peserta. Sebagian besar mampu mengenali perbedaan golongan obat berdasarkan tanda khusus pada kemasan dan menunjukkan antusiasme dalam diskusi. Kesimpulan: Edukasi GeMa CerMat efektif meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai golongan obat dan mendukung penggunaan obat rasional.
INCREASING KNOWLEGDE ABOUT MEDICINE THROUGH DAGUSIBU TO COMMUNITY IN KOTO TANGAH SUBDISTRICT – PADANG Elvionita, Cindy; Marsellinda, Elsa
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.21718

Abstract

DAGUSIBU merupakan suatu program yang digalakkan oleh Ikatan Apoteker Indonesia dibawah naungan Kementerian Kesehatan. DAGUSIBU merupakan singkatan dari DApatkan, GUnakan, SImpan dan BUang obat. Salah satu upaya peningkatan kesehatan bagi masyarakat yang dilakukan oleh Tenaga Kefarmasian. Hal sesuai dengan yang tertuang pada BAB 1 Pasal 1 Peraturan Pemerintah Nomor 51 tentang Pekerjaan Kefarmasian yaitu “pelayanan kefarmasian adalah suatu pelayanan langsung dan bertanggung jawab kepada pasien yang berkaitan dengan sediaan Farmasi dengan maksud mencapai hasil yang pasti untuk meningkatkan mutu kehidupan pasien”. Maraknya penyalahgunaan pengelolaan obat di masyarakat diakibatkan kurangnya pengetahuan masyarakat terkait pengelolaan obat. Berdasarkan hal tersebut, penyuluhan terkait DAGUSIBU sangat perlu dilakukan guna menertibkan pengelolaan obat di masyarakat. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkat pengetahuan masyarakat terkait obat melalui DAGUSIBU di masyarakat Koto Tangah Kota Padang. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di Puskesmas Air Dingin Kota Padang Provinsi Sumatera Barat. Kegiatan ini dilakukan pada 15 September 2023. Sasaran partisipan dalam kegiatan ini bapak/ibu masyarakat di Kecamatan Koto Tangah. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode ceramah melalui menyebaran leaflet kepada partisipan serta diakhiri dengan sesi tanya jawab. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan masyarakat dapat menerapkan ilmu dari materi yang dipaparkan sehingga dapat mewujudkan meningkatkan pengetahuan tentang obat sebagai upaya peningkatan kesehatan di masyarakat.
PROFIL PENGGUNAAN OBAT KARDIOVASKULAR PADA PASIEN PENDERITA GAGAL GINJAL KRONIS YANG DI RAWAT INAP RSUP DR. M. DJAMIL PADANG PERIODE 2023 Marsellinda, Elsa; Bakhtiar, Amri
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 3 No. 01 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit ginjal kronis sering kali memicu komplikasi pada kardiovaskular, sehingga penggunaan obat-obatan kardiovaskular menjadi krusial dalam penanganannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pola penggunaan obat jantung pada pasien penyakit ginjal kronis yang menjalani perawatan di RSUP Dr. M. Djamil Padang selama tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode observasional deskriptif dengan pendekatan retrospektif, yang mengandalkan informasi dari catatan medis pasien. Sampel penelitian melibatkan seluruh pasien penyakit ginjal kronis yang mendapatkan terapi jantung dan memenuhi syarat penerimaan serta mengirimkan. Data dianalisis secara deskriptif dan ditampilkan dalam bentuk tabel beserta persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien penyakit ginjal kronis didominasi oleh laki-laki. Jenis obat jantung yang paling sering diresepkan adalah Calsium Channel Blocker, terutama amlodipin, disarankan oleh Angiotensin Receptor Blocker dan statin. Kesimpulannya, terdapat perbedaan dalam pemilihan jenis obat jantung untuk pasien penyakit ginjal kronis, sehingga pengawasan terapi menjadi penting untuk memastikan penggunaan obat yang sesuai