Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Penggunaan Zeolit Alam Teraktivasi dan Karbon Aktif dalam Menurunkan Kesadahan Air Di Kalurahan Girisuko, Kapanewon Panggang, Kabupaten Gunungkidul, DIY Azizah, Nurcahyani; Asrifah, Rr. Dina; Lukito, Herwin; Wicaksono, Aditya Pandu; Nugroho, Nandra Eko
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI Vol 5 No 1 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL TEKNIK LINGKUNGAN KEBUMIAN (SATU BUMI) KE-V
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/psb.v5i1.11665

Abstract

Mataair Tirta Manunggal dan Mataair Mbelik yang terletak di Kalurahan Girisuko, Kapanewon Panggang, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki memiliki kadar kesadahan 246,77 mg/l dan 206,97 mg/l yang tergolong air sadah (hard). Air sadah dapat menimbulkan kerak pada panci dan apabila dikonsumsi secara terus menerus tanpa adanya pengolahan dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui teknik pengolahan air sadah yang tepat untuk diterapkan di daerah penelitian. Metode yang digunakan adalah metode ekperimen berupa pengolahan air sadah menggunakan metode adsorpsi. Pengolahan air sadah dilakukan menggunakan kolom filtrasi yang dioperasikan secara kontinyu dengan adsorben zeolit alam teraktivasi dan karbon aktif yang berukuran 0,3 cm dan Hydraulic Loading Rate (HLR) sebesar 1,2 m/jam. Hasil pengolahan air sadah dengan kedua adsorben tersebut akan dibandingkan efektivitasnya dalam menurunkan kadar dari tiap-tiap parameter kualitas air. Pengolahan air sadah dengan media zeolit alam memiliki efektivitas dalam menurunkan TDS 47,92%, DHL 49,22%, kesadahan 50,81%, Mg 89,12%, dan Ca 44,87%. Karbon aktif memiliki efektivitas dalam menurunkan TDS 8,33%, DHL 10,71%, kesadahan 45,16%, Mg 93,48%, dan Ca 55,13%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa zeolit alam lebih baik dalam menurunkan kesadahan air dibandingkan karbon aktif.
Analisis Status Mutu Air pada Saluran Perairan Pembuangan Limbah Cair Batik dengan Metode Indeks Pencemaran di Desa Kebon, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten Wicaksono, Aditya Pandu; Wardani, Resita
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI Vol 6 No 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL TEKNIK LINGKUNGAN KEBUMIAN (SATU BUMI) KE-VI
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/psb.v6i1.14449

Abstract

Lokasi penelitian berada di Desa Kebon, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten. Daerah penelitian merupakan daerah  yang terkenal dengan industri batik rumah tangga. Limbah cair batik dari industri batik rumah tangga di lokasi  penelitian rata-rata belum diolah terlebih dahulu sebelum dibuang ke saluran air. Tujuan penelitian ini adalah  menganalisis status mutu air pada saluran perairan pembuangan limbah cair batik di lokasi penelitian. Metode yang  digunakan dalam penelitian ini berupa metode pengambilan sampel dengan metode purposive sampling; metode  analisis laboratorium; serta metode evaluasi dan analisis data dengan metode indeks pencemaran. Parameter yang  diuji pada penelitian ini yaitu Fenol, Krom Total, COD dan BOD. Hasil analisis laboratorium menunjukkan bahwa  pada input (limbah cair batik) didapatkan nilai sebesar Fenol 1,3813 mg/L; Krom Total 0,2262 mg/L; COD  9.138,996 mg/L; dan BOD 5.693,5945 mg/L. Sedangkan pada bagian output (saluran air) sebesar Fenol 0,2571  mg/L; Krom Total 0,3384 mg/L; COD 168,726 mg/L; dan BOD 94,1491 mg/L. Tingkat pencemaran limbah cair  batik pada parameter yang melebihi baku mutu yaitu Fenol, COD dan BOD. Status mutu air di lokasi penelitian  tergolong tercemar ringan hingga tercemar sedang. 
Arahan Pengendalian Erosi Berdasarkan Kemiringan Lereng Pada Area Reklamasi Pulau Pakal PT. ANTAM Tbk UPB NIKEL Maluku Utara Thrisna Huttama, Alief Vega; Wicaksono, Aditya Pandu; Nugroho, Nandra Eko; Gomareuzzaman, Muammar; Algary, Tissia Ayu
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI Vol 6 No 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL TEKNIK LINGKUNGAN KEBUMIAN (SATU BUMI) KE-VI
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/psb.v6i1.14452

Abstract

PT ANTAM Tbk UBP Nikel Maluku Utara di Pulau Pakal terdapat permasalahan pada area reklamasi berupa erosi tanah. Menurut Arsyad (2020) erosi dapat menyebabkan penurunan produktivitas unsur tanah, dan jika tidak ditangani dengan benar, dapat mengakibatkan menurunnya produktivitas tanah. Oleh karena itu, diperlukan upaya penanganan melalui reklamasi dan revegetasi untuk memperbaiki kualitas lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui besar laju erosi berdasarkan kemiringan lereng dan mengetahui keterkaitan antara intensitas hujan terhadap laju erosi, serta merekomendasikan arahan pengendalian laju erosi. Metode penelitian yang digunakan yaitu survei dan pemetaan. Metode analisis yaitu laboratorium, matematis, dan logaritmik. Metode pengambilan sampel yaitu purposive sampling berdasarkan kemiringan lereng dan aliran permukaan. Tongkat ukur dipasang dengan kedalaman 15 cm sesuai dengan kedalaman top soil dan jarak antar tongkat 5 x 5 meter. Tongkat dipasang pada beberapa kemiringan lereng yang berbeda yaitu pada kemiringan lereng landai sebesar 80, 60, 40 dan kemiringan lereng curam sebesar 330, 280, 3100 Sampel tanah diambil pada setiap titik plot pemantauan erosi sebanyak enam titik untuk diketahui berat volume tanah tersebut. Pengukuran kejadian hujan oleh plot erosi dilaksanakan selama 1 bulan dan mendapatkan 16 data pengukuran plot erosi. Hasil perhitungan nilai laju erosi yang didapatkan pada kemiringan lereng landai yaitu 305.018 ton/ha dan pada kemiringan curam sebesar 507.394 ton/ha dengan intensitas hujan tertinggi yaitu 18.1 mm/jam. Berdasarkan hasil analisis logaritmik untuk mengetahui derajat kejenuhan tanah dapat diketahui pada lereng landai sebesar 0.918 dan lereng curam sebesar 0.859 tergolong dalam tanah basah. Arahan pengelolaan yang dilakukan yaitu dengan melakukan penataan desain geometri lereng regrading, pembuatan saluran pembuangan air (SPA), dan penanaman vegetasi.
Kajian Kandungan Logam Berat Unsur Ni, Cu Dan Zn Pada Mataair Panas Parangwedang, Di Desa Parangtritis, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta Mutmainah, Mutmainah; Irawan, Agus Bambang; Lukito, Herwin; Algary, Tissia Ayu; Wicaksono, Aditya Pandu
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI Vol 6 No 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL TEKNIK LINGKUNGAN KEBUMIAN (SATU BUMI) KE-VI
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/psb.v6i1.14458

Abstract

Daerah penelitian terletak di Desa Parangtritis, Kapanewon Kretek, Kbaupaten Bantul, DIY. Daerah penelitian  merupakan daerah dengan manifestasi panas bumi berupa mataair panas, Mataair panas tersebut dikenal dengan  nama matair panas Parangwedang. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tipe mataair panas dan mengetahui  kualitas mataair panas berdasarkan logam berat yang terlarut pada mataair panas di lokasi penelitian. Metode yang  digunakan untuk mengetahui tipe mataair panas yaitu dengan menggunakan diagram segitiga Cl-SO4-HCO3 dan kualitas mataair panas berdasarkan pada parameter logam berat Ni, Cu dan Zn. Hasil penelitian menunjukkan tipe  mataair panas termasuk tipe Mature Water, yaitu tipe dengan kandungan klorida yang berlimpah. Kualitas mataair  panas berdasarkan parameter Ni, Cu dan Zn termasuk kedalam kategori tidak baik karena melebihi baku mutu.  Konsentrasi Ni yang didapatkan sebesar 88.2 ppm, konsentrasi Cu sebesar 29.8 ppm dan konsentrasi Zn sebesar  13.56 ppm. Sedangkan untuk baku mutu masing-masing paramater yaitu Ni (0.05 ppm), Cu (0.02 ppm) dan Zn  (0.05 ppm). 
Teknik Konservasi Daerah Imbuhan Mata Air Sendang Songo Desa Punduhsari, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah Darobawong, Syuhulin; Wicaksono, Aditya Pandu
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI Vol 6 No 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL TEKNIK LINGKUNGAN KEBUMIAN (SATU BUMI) KE-VI
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/psb.v6i1.14459

Abstract

Mata Air Sendang Songo di Desa Punduhsari, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah saat ini dimanfaatkan sebagai sumber air domestik oleh sebagian masyarakat Dusun Punduh, Dusun Ngruwuh Kulon, dan Dusun Bulu. Daerah imbuhan Mata Air saat ini dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai lokasi permukiman, pertanian dan perkebunan. Pemanfaatan lahan pada daerah imbuhan akan mempengaruhi kelangsungan dari Mata Air Sendang Songo. Untuk itu diperlukan adanya upaya pengelolaan agar pemanfaatan lahan yang dilakukan masyarakat tidak mengganggu fungsi kawasan sebagai daerah imbuhan. Metode survei, analisis matematis dan metode evaluasi digunakan untuk mencapai tujuan dari penelitian. Aspek-aspek yang diolah terdiri dari topografi, kemiringan lereng, penggunaan lahan dan tekstur tanah di daerah penelitian. Data dari aspek-aspek tersebut dianalisis dan diinterpretasikan sehingga mendapatkan teknik konservasi yang tepat. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh bahwa daerah imbuhan Mata Air Sendang Songo berada di sisi utara mata air yang terbagi kedalam dua kelas yaitu daerah imbuhan tidak sesuai dengan luas 41,4 Ha dan daerah imbuhan kurang sesuai dengan luas 94,6 ha. Konservasi yang dilakukan pada daerah imbuhan yaitu dengan pembuatan rorak/saluran buntu sebanyak 969 buah dan lubang resapan biopori sebanyak 3 buah untuk setiap 20 m2 luas bangunan yang bertujuan untuk menambah pasokan air tanah pada mata air.
Analisis Kesesuaian Lahan Mangrove di Desa Jatikotal dan Gedangan Kecamatan Purwodadi Kabupaten Purworejo Listi, Listi; Prasetya, Johan Danu; Wicaksono, Aditya Pandu; Irawan, Agus Bambang; Gomareuzzaman, Muammar
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI Vol 6 No 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL TEKNIK LINGKUNGAN KEBUMIAN (SATU BUMI) KE-VI
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/psb.v6i1.14476

Abstract

Di Pesisir Selatan Purworejo, Desa Jatikontal dan Desa Gedangan terdapat Ekosistem mangrove di sepanjang Sungai Pasir. Mangrove di wilayah tersebut telah mengalami alih fungsi lahan menjadi lahan tambak yang menyebabkan ekosistem mangrove menjadi berkurang dan terjadi degradasi lahan. Hal tersebut dapat dilihat dari peningkatan jumlah tambak yang signifikan pada tahun 2014-2016. Analisis kesesuaian lahan merupakan upaya dan strategis untuk perlindungan terhadap ekosistem mangrove yang telah mengalami degradasi lahan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian mangrove di Desa Jatikontal dan Desa Gedangan. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode macthing dengan pembobotan pada tiap faktor pembatas yang berpengaruh terhadap pertumbuhan mangrove. Faktor pembatas pertumbuhan mangrove antara lain salinitas tanah, salinitas air, tekstur tanah, pH, bentuklahan dan penggunaan lahan. Hasil analisis kesesuaian lahan mangrove untuk pengembangan ekosistem mangrove di sepanjang Sungai Pasir Desa Jatikontal dan Desa Gedangan terdapat 3 klasifikasi yaitu kelas sesuai (S1) persentase luas sebesar 25%, cukup sesuai (S2) persentase luas sebesar 28% dengan faktor pembatas berupa salinitas dan arus, dan sesuai bersyarat (S3) persentase luas sebesar 47% dengan faktor pembatas salinitas, penggunaan lahan dan tekstur tanah.
Teknik Konservasi Daerah Imbuhan Mata Air Tuk Sripunganten di Kelurahan Tidar Utara, Kecamatan Magelang Selatan, Kota Magelang, Provinsi Jawa Tengah Lathif, Farhan Mahbudin; Wicaksono, Aditya Pandu; Yudono, Andi Renata Ade; Nugroho, Nandra Eko; Gomareuzzaman, Muammar
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI Vol 6 No 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL TEKNIK LINGKUNGAN KEBUMIAN (SATU BUMI) KE-VI
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/psb.v6i1.14480

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang akan selalu mengalami peningkatan menyebabkan semakin berkurangnya ketersediaan air. Sumber air bersih yang digunakan oleh masyarakat di daerah penelitian lebih dari 80% bersumber dari jaringan PDAM Kota Magelang. PDAM Kota Magelang berencana menjadikan Mata Air Tuk Sripunganten sebagai sumber air baku. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan teknik konservasi pada daerah imbuhan mata air agar kelestarian mata air senantiasa terjaga.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini antara lain metode observasi pemetaan, metode analisis deskriptif, dan metode analisis spasial. Penelitian meliputi analisis kesesuaian daerah imbuhan, karakteristik mata air, dan pembuatan desain sumur resapan serta rorak. Hasil penelitianmenunjukan karakteristik daerah imbuhan memiliki kesesuaian klasifikasi sesuai 4.7%, cukup sesuai 14.8%, kurang sesuai 11.5%, dan tidak sesuai 70%, Mata air termasuk jenis mata air kontak. Debit mata air 47,66 liter/detik. Arahan konservasi yang dilakukan dengan pembuatan sumur resapan pada pemukiman daerah imbuhan yang tidak sesuai dengan jumlah 3 – 4 unit tiap hektar. Dampak negatif dari adanya implikasi sumur resapan yang dibangun di daerah lereng yang curam dapat meningkatkan kejenuhan lereng sehingga rawan akan bencana longsor.
EXPLORING THE IMPACT OF SHARIA SUPERVISORY BOARD CHARACTERISTICS ON ENVIRONMENTAL DISCLOSURE: A GLOBAL STUDY OF ISLAMIC BANKS Abdurrahman, Zahron; Wicaksono, Aditya Pandu
EL DINAR: Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah Vol 13, No 2 (2025): El Dinar
Publisher : Faculty of Economics Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/ed.v13i2.36435

Abstract

This research assesses the extent to which Sharia Supervisory Board (SSB) traits impact the worldwide phenomenon of environmental disclosures of Islamic Banks. We used Multivariate Regression Analysis to assess the environmental disclosures of 33 Islamic Banks in the world using the GRI 300 standards obtained from the Refinitiv Database, while the SSB traits of Shariah Qualification, Financial Expertise, Gender and Nationality Diversity, Board Size, and the Annual Reports of the Banks were manually collected as SSB were visions of Mufti Shariah. The research employed Panel Data Regression using the Fixed Effects Estimator to control for unobserved heterogeneity around the Banks and to ensure the reliability of the findings. The results showed that Gender and National Diversity had a positive effect on Mukahara Shariah, meaning that more Diversity in Religion and Nationality of the Board Members led to more disclosure. In contrast, Shariah Qualification had a negative effect, while financial expertise and Board Size had no effect.  The research results demonstrate the importance of SSB to advance the Disclosure of Sustainability Reporting Construction to the elders, that SSBs must give More Priority to diversity over traditional religious qualifications. The research results have effectively empowered the Regulators of Islamic Financial Institutions to complement the SSBs to include the Responsible Sharia Governance of Islamic Banking Systems for Compliance with the Global Sustainability Standards.
Pemberdayaan UMKM melalui Pendampingan Penyusunan Laporan Keberlanjutan: Pendekatan Partisipatif dalam Meningkatkan Daya Saing Berkelanjutan: Indonesia Laksmi, Ayu Chairina; Tumewang, Yunice Karina; Ardiami, Kinanthi Putri; Tatik; Wicaksono, Aditya Pandu; Octavio, Muhammad Fadhly Rizky; Mustofa , Ikrom
Jurnal Abdimas Madani dan Lestari (JAMALI) Volume 08, Issue 1, Maret 2026
Publisher : UII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jamali.vol8.iss1.art2

Abstract

Sustainability issues have become a central concern in contemporary business practices, including within the Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) sector, driven by increasing stakeholder demands for environmental, social, and governance (ESG) performance. Brownies Cinta MSME, as a rapidly growing enterprise in Indonesia, demonstrates significant economic potential but faces challenges related to production waste management, energy consumption, and social responsibility. To date, the enterprise has not developed a sustainability report as a formal instrument to measure and communicate its sustainability performance. This community engagement initiative aims to enhance the capacity of Brownies Cinta MSME to understand and prepare a sustainability report based on the Global Reporting Initiative (GRI) Standards. The program employed a collaborative approach through online training and mentoring involving the MSME partner and the University of Southampton. Data were collected using a triangulation method, combining questionnaires, in-depth interviews, direct observation, and Focus Group Discussions (FGDs), with a particular emphasis on environmental (GRI 300) and social (GRI 400) aspects. The data were analyzed using descriptive and qualitative approaches within the GRI framework, complemented by a materiality assessment to identify the most relevant sustainability issues. The results indicate an improvement in the partner’s understanding of sustainability practices and the successful development of a draft sustainability report aligned with GRI Standards. This initiative is expected to support the implementation of sustainable business practices and strengthen MSMEs’ transparency and accountability toward their stakeholders.