Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : CERATA

Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Kepatuhan Penggunaan Antibiotik di Puskesmas X Kabupaten Cirebon Ayu Zakkiyah; Efriani, Like; Hadi, Ismanurrahman
CERATA Jurnal Ilmu Farmasi Vol 14 No 2 (2023): Cerata Jurnal Ilmu Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/cerata.v14i2.827

Abstract

Antibiotik merupakan senyawa antimikroba yang dapat menghambat dan membunuh bakteri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan terhadap kepatuhan pasien di Puskesmas X Kabupaten Cirebon tentang penggunaan antibiotik. Metode penelitian yang digunakan adalah cross sectional dan pengambilan data menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan dan kuesioner kepatuhan. Hasil dari kuesioner tingkat pengetahuan yang didapatkan adalah responden dengan kategori kurang tahu 56 responden (70%), responden dengan kategori tahu 18 responden (22%) dan kategori sangat tahu 6 responden (8%) sedangkan hasil dari kuesioner kepatuhan didapatkan responden dengan kategori rendah 67 responden (84%), kategori sedang 10 responden (12%) dan kategori tinggi 3 responden (4%). Hasil analisis hubungan antara variabel tingkat pengetahuan terhadap kepatuhan penggunaan antibiotik didapatkan sebesar 0,233 dengan nilai p value 0,038 < 0,05 yang menunjukan adanya hubungan antara tingkat pengetahuan terhadap kepatuhan penggunaan antibiotik.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Swamedikasi Penyakit Diare di Pondok Pesantren X Kabupaten Cirebon Muhamad Rifki Purnama; Efriani, Like; Hadi, Ismanurrahman
CERATA Jurnal Ilmu Farmasi Vol 15 No 1 (2024): Cerata Jurnal Ilmu Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/cerata.v15i1.831

Abstract

Pelaksanaan swamedikasi bisa menjadi sumber atas kesalahan pengobatan karena kurangnya pengetahuan dari obat dan cara penggunaannya. Perilaku swamedikasi untuk mengobati penyakit ringan harus dilakukan dengan tepat, yang termasuk salah satunya adalah penyakit diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan terhadap perilaku swamedikasi penyakit diare di Pondok Pesantren X Kabupaten Cirebon. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional dengan pendekatan metode cross sectional. Sampel berjumlah 74 orang santri SMP dan SMA dipilih dengan simple random sampling dengan melihat pertimbangan kriteria tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang tingkat pengetahuan tinggi dan perilaku baik sejumlah 50 responden (76%).