Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Efektivitas Neurodynamic Sciatic Nerve Sliders Technique dalam Meningkatkan Fleksibilitas Otot Hamstring pada Subjek dengan Short Hamstring Syndrome Prianthara, I Made Dhita; Paramurthi, I.A Pascha; Astrawan, I Putu; Prisajaya, I Putu
Jurnal Kesehatan Vol 14 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jk.v14i2.3768

Abstract

Short hamstring syndrome merupakan suatu kondisi yang disebabkan oleh berkurangnya ukuran panjang jaringan otot hamstring dan menyebabkan ketegangan otot, muscle strain dan keterbatasan gerak dan fungsi yang dapat meningkatkan terjadinya risiko terjadinya nyeri pada pinggang, nyeri paha belakang dan meningkatkan risiko jatuh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas neurodynamic sciatic nerve sliders technique dalam meningkatkan fleksibilitas otot hamstring pada subjek dengan short hamstring syndrome. Penelitian ini bersifat eksperimental dengan rancangan pre dan post test one group design. Sampel penelitian berjumlah 22 orang yang diberikan intervensi neurodynamic sciatic nerve sliders technique. Pengukuran lingkup gerak sendi dilakukan dengan pasif straight leg raise (SLR) dan active knee extension (AKE) menggunakan goniometer. Hasil pengujian hipotesis menggunakan Paired Samples T Test yang diperoleh rerata selisih setelah perlakuan sebesar 21,818±1,447 pada pasif straight leg raise dan 40,455±2,567 pada active knee extension dengan nilai p=0,000. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan neurodynamic sciatic nerve sliders technique dapat meningkatkan fleksibilitas otot hamstring pada subjek dengan short hamstring syndrome.
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK TERHADAP KEBUGARAN KARDIORESPIRASI PADA SISWA DI SMA N 1 TABANAN Ni Putu Ayu Cintya Lestari Diani; I Putu Prisa Jaya; Komang Tri Adi Suparwati; I.A Pascha Paramurthi
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v8i4.6170

Abstract

Aktivitas fisik adalah setiap gerakan tubuh yang dihasilkan oleh otot kerangka dan membutuhkan energi yang mencakup berbagai bentuk kegiatan mulai dari aktivitas sehari-hari. Aktivitas fisik dapat meningkatkan kebugaran kardiorespirasi dengan memperkuat jantung, paru-paru, dan pembuluh darah sehingga tubuh lebih efisien dalam mengangkut dan menggunakan oksigen selama melakukan aktivitas fisik. Tujuan penelitian untuk mengetahui aktivitas fisik terhadap kebugaran kardiorespirasi pada siswa SMA N 1 Tabanan. Jenis penelitian observasi non-eksperimental dengan rancangan penelitian cross sectional study yang dilakukan pada bulan Juni 2024 dengan populasi siswa laki-laki di SMA N 1 Tabanan yang memenuhi kriteria inklusi dan kriteria eksklusi. Teknik pengambilan sampel dengan total sampling yang berjumlah 43 orang siswa. Pengukuran aktivitas fisik menggunakan kuesioner Physical Activity Questionnaire Adolescents (PAQ-A) dan pengukuran kebugaran kardiorespirasi menggunakan harvard step test. Data dianalisis dengan uji korelasi rank spearman untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dengan kebugaran kardiorespirasi. Hasil analisis hubungan antara aktivitas fisik dengan kebugaran kardiorespirasi dengan uji kolerasi rank spearman, didapatkan hasil p = 0,139 ( p > 0,05) pada aktivitas fisik dengan kebugaran kardiorespirasi dengan nilai korelasi koefisien (r) sebesar 0,229 (rendah ke arah positif). Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna dan mempunyai korelasi yang rendah ke arah positif antara aktivitas fisik dengan kebugaran kardiorespirasi pada siswa SMA Negeri 1 Tabanan.
Hubungan antara Stunting dengan Perkembangan Personal Sosial dan Interaksi Sosial pada Anak Usia 3–6 Tahun Novianti, I Gusti Ayu Sri Wahyuni; Suadnyana, Ida Ayu Astiti; Paramurthi, I.A Pascha; Dewi, Ni Putu Putri Candra
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 15 No 3 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v15i3.3756

Abstract

Indonesia masih dihadapkan dengan berbagai masalah kesehatan pada anak terutama stunting. Stunting merupakan masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek dari standar usianya. Kekurangan zat gizi ini akan mempengaruhi pertumbuhan, perkembangan, dan aktivitas fisik anak yang akan berdampak pada perkembangan otak melalui interaksi anak dengan lingkungannya, dimana anak yang akan mengalami gangguan seperti cenderung bersikap apatis. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara stunting dengan perkembangan personal sosial dan interaksi sosial pada anak usia 3-6 tahun. penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional. Penelitian dilakukan di lingkungan Puskesmas I Denpasar Barat dan Timur pada bulan Juni–Agustus 2024 dengan jumlah sampel sebanyak 35 orang yang dihitung berdasarkan rumus fisher. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner personal sosial dan interaksi sosial yang sudah dilakukan uji validasi dan reliabilitas. Data dianalisis dengan melakukan uji chi-square. Berdasarkan hasil uji chi-square didapatkan nilai p=0,014 yang artinya ada hubungan antara stunting dengan personal sosial dan nilai p=0,020 yang artinya ada hubungan antara stunting dengan interaksi sosial. Maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara stunting dengan personal sosial dan interaksi sosial pada anak usia 3-6 tahun.
Peningkatan Kesadaran Osteoporosis pada Penderita Lupus di Denpasar Yoga, I Gusti Made Suandinata; Manuaba, Ida Ayu Ratih Wulansari; Astrawan, I Putu; Suparwati, Komang Tri Adi; Novianti, I Gusti Ayu Sri Wahyuni; Paramurthi, IA Pascha; Prianthara, I Made Dhita; Jaya, I Putu Prisa; Suadnyana, Ida Ayu Astiti
UNBI Mengabdi Vol. 4 No. 2 (2023): UNBI Mengabdi Juli
Publisher : Universitas Bali Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34063/um.v4i2.398

Abstract

Systemic Lupus Erythematosus (SLE) adalah penyakit autoimun kronis yang meningkatkan risiko osteoporosis akibat pengobatan dan peradangan kronis. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi 25 pasien SLE di Laboratorium Prodia, Denpasar, tentang risiko dan pencegahan osteoporosis. Metode yang digunakan adalah ceramah informatif, kuesioner, dan pemeriksaan tanda vital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 92% peserta memiliki pengetahuan mengenai osteoporosis, dan 88% berkomitmen untuk meningkatkan kesehatan tulang melalui suplementasi kalsium dan olahraga. Namun, beberapa peserta mengalami kesulitan untuk melakukan aktivitas fisik yang konsisten. Inisiatif ini menyoroti pentingnya edukasi kesehatan secara teratur dalam mencegah komplikasi sekunder seperti osteoporosis pada pasien SLE.   Systemic lupus erythematosus (SLE) is a chronic autoimmune disease that increases the risk of osteoporosis due to medication and chronic inflammation. This community service program aimed to educate 25 SLE patients at Prodia Laboratory, Denpasar, about osteoporosis risks and prevention. The methods included informative lectures, questionnaires, and vital sign checks. The results showed that 92% of participants gained awareness about osteoporosis, with 88% committed to improving bone health through calcium supplementation and exercise. However, a few participants struggled with consistent physical activity. This initiative highlights the importance of regular health education in preventing secondary complications like osteoporosis in SLE patients.
GAMBARAN ARUS PUNCAK EKSPIRASI PADA PETANI JERUK DI DESA PETANG Suparwati, Komang Tri Adi; Paramurthi, I.A Pascha; Wahyuni Novianti, I Gst Ayu Sri; Astrawan, I Putu; Krismantara, I Ketut Arya Yoga
PHYSIO MOVE JOURNAL Vol 4, No 1 (2025): Physio Move Journal
Publisher : Prodi Fisioterapi UFDK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/pmj.v4i1.3516

Abstract

ABSTRACTExposure to organophosphate pesticides will affect lung function which causes irritation, airway narrowing and decreased lung function. This condition is experienced by farmers through various activities such as the process of bringing pesticides to the farm, the process of mixing pesticides, the process of spraying pesticides on the farm and washing the tools that have been used to spray, all of these activities have the potential to cause exposure to farmers either through the skin or breathing. The symptoms of exposure to organophosphate pesticides such as shortness of breath and respiratory tract irritation resulting in a decrease in the value of peak expiratory flow (APE). The purpose of the study was to determine the value of Peak Expiratory Flow (APE) in citrus farmers in Petang Village. This study used descriptive analysis with a total of 30 respondents. The instrument in this study used a peak flow meter to measure the peak expiratory flow value of citrus farmers. The results of this study showed that the Peak Expiratory Flow value in the green zone was 6 respondents (20%), the yellow zone was 19 respondents (63.3%) and the red zone was 5 respondents (16.7%). Keywords: expiratory peak flow, citrus_farmer, pesticides ABSTRAKPaparan pestisida jenis organofosfat akan mempengaruhi fungsi paru yang dimana menimbulkan efek iritasi, penyempitan saluran nafas dan penurunan faal paru. Kondisi tersebut dialami oleh petani melalui berbagai kegiatan seperti proses membawa pestisida menuju lahan pertanian, proses pencampuran pestisida, proses penyemprotan pestisida di lahan pertanian dan mencuci alat yang sudah digunakan menyemprot, semua aktivitas ini berpotensi menimbulkan paparan pada petani baik melalui kulit ataupun pernapasan. Adapun gejala dari paparan pestisida jenis organofosfat seperti sesak nafas dan iritasi saluran pernapasan sehingga mengakibatkan penurunan nilai arus puncak ekspirasi (APE). Tujuan dari penelitian untuk mengetahui nilai Arus Puncak Ekspirasi (APE) pada petani jeruk di Desa Petang. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dengan total 30 responden. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan peak flow meter untuk mengukur nilai Arus Puncak Espirasi petani jeruk. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa nilai Arus Puncak Ekspirasi pada zona hijau adalah 6 responden (20%), zona kuning adalah 19 responden (63,3%) dan zona merah adalah 5 responden (16,7%). Kata kunci: arus_puncak_ekspirasi, petani_jeruk, pestisida
Effects of Prolonged Exposure to Hydrogen Peroxide on Expiratory Peak Flow Suparwati, Komang Tri Adi; Jaya, I Putu Prisa; Paramurthi, I.A Pascha; Dharmayanti, Cokorda Istri
Mulawarman International Conference on Tropical Public Health Vol. 1 No. 1 (2025): The 3rd MICTOPH
Publisher : Faculty of Public Health Mulawarman University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background : The bleaching process on the ibung to get a brighter color requires a hydrogen peroxide dyeing process. In this process, artisans are directly exposed to hydrogen peroxide vapor. The duration of exposure to hydrogen peroxide results in respiratory disturbances that affect the peak expiratory flow. Objective : This study aims to determine the relationship between the length of exposure and the duration of exposure in ibung craftsmen Research Methods/ Implementation Methods: This research is a type of quantitative research with an observational analytical method. The design of this study uses a cross-sectional approach with a sample of 50 people who meet the inclusion and exclusion criteria. The Peak Flow Meter instrument is used to assess the peak current of expiratory flow of the ibung craftsman against hydrogen peroxide exposure. Statistical analysis was carried out using descriptive and chi-square tests Results : Based on the chi-square test, the results were obtained on the meaningful relationship between the length of work and the peak flow of expiration with the value of p = 0.000 and a meaningful relationship was found between the duration of work and the peak flow of expiration with the value of p = 0.043 Conclusion/Lesson Learned : There is a relationship between exposure to hydrogen peroxide to the peak expiratory current in Ibung craftsmen, so it is expected that Ibung craftsmen use PPE (personal protect equipment when working to reduce exposure to hydrogen peroxide
SCREENING AND PHYSIOTHERAPY SERVICES FOR MUSCULOSKELETAL COMPLAINTS IN THE ELDERLY DURING THE COVID-19 PANDEMIC AT TRESNA WERDHA WANA SOCIAL ORIGINAL SERAYA Tri Adi Suparwati, Komang; Dhita Prianthara, I Made; Paramurthi, I.A Pascha; Astrawan, I Putu; Ayu Astiti Suadnyana, Ida; Prisa Jaya, I Putu; Sri Wahyuni Novianti, I Gusti Ayu
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2022): DESEMBER
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/abdidos.v6i4.1432

Abstract

The number of elderly people in Indonesia from year to year continues to increase. With the increasing amount of elderly, it is followed by an increase in musculoskeletal complaints. The outbreak of Covid-19 has resulted in limited and disrupted physical activity and health services for the elderly. The elderly are a group at risk of death if infected with Covid-19 because there is a degenerative process and there are co-morbidities. Community service activities carried out at the Tresna Werdha Wana Seraya Social Home in Ketalanggu Village aims to provide health services so that during the Covid-19 pandemic the quality of life for the elderly will be better. Activities carried out using blood pressure screening methods and examination of musculoskeletal complaints as well as providing physiotherapy services related to musculoskeletal complaints such as exercise and infrared therapy for free to the elderly. The participation in this community service activity was 34 people with the most aged 66-70 years. The results of this activity are the presence of the elderly, and the results of blood pressure screening and services for musculoskeletal complaints in the elderly at the Tresna Werdha Wana Seraya Social Institution during the Covid-19 pandemic.
HEALTH CHECK TO IMPROVE QUALITY OF LIFE OF ELDERLY KUMBASARI MARKET TRADERS Paramurthi, I.A. Pascha; Astiti Suadnyana, Ida Ayu; Yoga Krismantara, I Ketut Arya
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2023): SEPTEMBER
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/abdidos.v7i3.1808

Abstract

Community service carried out by Physiotherapy Study Program Lecturers at the Faculty of Health Sciences, University of Bali International was carried out at Kumbasari Market which also involved students in the Physiotherapy Study Program. The purpose of this activity is for elderly traders in Kumbasari Market to know general health conditions such as blood pressure, pulse, diet, sleep quality, physical activity, cognitive and quality of life, and have the awareness to be able to maintain health to create an optimal quality of life. The importance of maintaining quality of life can affect daily activities so that the elderly in old age can be more productive. The method used in this activity is the method of examination and providing education to participants. The existence of this activity is expected so that the elderly can maintain and improve general health conditions such as blood pressure, pulse, diet, sleep quality, physical activity, and cognition so that the quality of life of the elderly can be maintained.
Edukasi Pengetahuan Postur Tubuh Yang Baik Di Panti Asuhan Putra William Both Bala Keselamatan Padangsambian Kaja Suparwati, Komang Tri Adi; Prianthara, I Made Dhita; Paramurthi, I.A Pascha; Astrawan, I Putu; Suadnyana, Ida Ayu Astiti; Jaya, I Putu Prisa; Manuaba, Ida Ayu Ratih Wulansari
UNBI Mengabdi Vol. 3 No. 1 (2022): UNBI Mengabdi Januari
Publisher : Universitas Bali Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34063/um.v3i1.333

Abstract

Pengabdian masyarakat yang dilakukan Program Studi Fisioterapi dilaksanakan di Panti Asuhan Putra William Both Bala Keselamatan Padangsambian Kaja yang melibatkan seluruh dosen Program Studi Fisioterapi dan Himpunan Mahasiswa Fisioterapi Universitas Bali Internasional. Kegiatan ini melibatkan 12 orang panitia pelaksana yang terdiri dari 7 dosen Fisioterapi dan 5 mahasiswa. Peserta dalam kegiatan ini berjumlah 35 orang yang mengikuti sosialisasi dalam bentuk ceramah tentang edukasi pengetahuan postur tubuh yang baik. Tujuan dari kegiatan ini agar masyarakat terutama anak-anak dan remaja di Panti Asuhan Putra William Both Bala Keselamatan memiliki kesadaran pentingnya pentingnya menjaga sikap tubuh yang baik dan benar untuk mencegah kelainan tulang belakang sehingga dapat melakukan aktivitas sehari-hari dengan nyaman dan aman. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode sosialisasi berupa pemberian edukasi pada peserta. Adanya kegiatan ini diharapkan agar anak-anak dan remaja di Panti Asuhan Putra William Both Bala Keselamatan dapat menjaga postur tubuh dengan baik
Pemeriksaan Tekanan Darah Dan Keluhan Muskuloskeletal Pada Warga Desa Ban, Karangasem Paramurthi, I.A. Pascha; Prianthara, I Made Dhita; Suparwati, Komang Tri Adi; Suadnyana, Ida Ayu Astiti; Astrawan, I Putu; Jaya, I Putu Prisa; Novianti, I Gusti Ayu Sri Wahyuni; Manuaba, Ida Ayu Ratih Wulansari; Pramesti, Luh Dian Raika
UNBI Mengabdi Vol. 3 No. 2 (2022): UNBI Mengabdi Juli
Publisher : Universitas Bali Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan wilayah rawan bencana alam. Salah satunya adalah gempa bumi dan potensi tsunami. Gempa berkekuatan 4,8 skala richter yang terjadi di Bali pada 16 Oktober tahun 2021 telah menyebabkan kerusakan di beberapa daerah salah satunya yaitu di Desa Ban, Kubu, Karangasem. Salah satu dampak dari kejadian tersebut yakni mengakibatkan warga mengalami dampak psikologis adalah stres pasca trauma yang dapat mempengaruhi tekanan darah warga yang meningkat selain itu beberapa warga juga mengeluhkan mnegalami keluhan muskuloskeletal karena aktivitas fisik yang menurun. Pengabdian bertujuan untuk melakukan pemeriksaan pada tekanan darah dan keluhan muskuloskeletal pada warga Desa Ban, Kubu, Karangasem. Pemeriksaan dilakukan pada warga Desa Ban berjumlah 75 orang. Pengukuran tekanan darah dengan sphygmomanometer dan keluhan muskuloskeletal dengan wawancara. Hasil pemeriksaan didapatkan tekanan darah normal sebanyak 38 orang dan tekanan darah hipertensi sebanyak 37 orang. Mengalami keluhan muskuloskeletal sebanyak 39 orang dan tidak mengalami keluhan muskuloskeletal sebanyak 36 orang.