Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PEMBENTUKANKARAKTER PEDULI LINGKUNGAN SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI SEKOLAH PEDULI DAN BERBUDAYA LINGKUNGAN Widyaningrum, Ratna
Widya Wacana: Jurnal Ilmiah Vol. 11 No. 1 (2016): Widya Wacana
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/ww.v11i1.1334

Abstract

Education is important for the individual character formation. One of the characters that must beowned by an individual is the concern for the environment. Cultivate characters should be doneearly. Education in the Primary School is one of the foundations in developing the character ofstudents from an early age so that students have a strong character, intelligent, noble, and steadypersonality. Cultivate characters about the environmental care in the school can be done througha environmentally learning process, integrating environmental curriculum, extracurricularactivities, habituation related to the environment, school environment, and supported by theschool facilities that are environmentally friendly. School care and cultured environment can beused as one of the cornerstones in building the character of environmental care at the elementaryschool students.Keywords: Character Concerned about The Environment, Caring Schools and Cultured
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS ETNOSAINS UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN IPA DAN MENANAMKAN NILAI KEARIFAN LOKAL SISWA SEKOLAH DASAR Widyaningrum, Ratna
Widya Wacana: Jurnal Ilmiah Vol. 13 No. 2 (2018): Agustus : Widya Wacana
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/ww.v13i2.2257

Abstract

AbstractLearning science-based local wisdom in the elementary school is one effort to instill the value of local wisdom in children from an early age. Teachers are also required to improve the quality of learning through a variety of innovations, one of them through ethnoscience. Ethnoscience raised the culture and local wisdom to serve as an object of learning science so that makes learning more meaningful. This study aims to analyze the needs of students in learning science in elementary school. The analysis is used in designing learning models that can combine science and local wisdom values through ethnosciences. The sampling technique was done by purposive sampling, with sample of 10 elementary school teachers in Banjarsari. Data were collected through literature study, documentation, and interview and analyzed descriptively. Based on the results of data analysis and discussion, it can be concluded as follows: 1) The teacher can determine the local culture and sort the material to be integrated in the learning of science based on local culture, 2) Learning resources that can be used in learning ethnoscience is the environment, literature, audio visual, and internet, and 3) Teachers can use a variety of methods in learning ethnosciences.Keyword: Ethnoscience, Learning Quality, Local Wisdom. AbstrakPembelajaran sains berbasis kearifan lokal di SD merupakan salah satu upaya untuk menanamkan nilai kearifan lokal pada anak sejak dini. Guru juga dituntut untuk meningkatkan kualitas pembelajaran melalui berbagai macam inovasi salah satunya melalui etnosains. Etnosains mengangkat budaya dan kearifan lokal untuk dijadikan sebagai objek pembelajaran sains sehingga membuat pembelajaran lebih bermakna.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan siswa dalam belajar IPA di SD. Analisis tersebut digunakan dalam merancang model pembelajaran yang dapat memadukan antara sains dan nilai-nilai kearifan lokal melalui etnosains. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling, dengan sampel sebanyak 10 orang guru Sekolah Dasar di Kecamatan Banjarsari.  Data dikumpulkan melalui studi pustaka, dokumentasi, dan wawancara serta dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan sebagai berikut: 1) Guru dapat menentukan budaya lokal dan memilah materi yang akan diintegrasikan dalam pembelajaran sains berbasis budaya lokal,  2) Sumber belajar yang yang dapat digunakan dalam pembelajaran etnosains adalah lingkungan sekitar, literatur, audio visual, dan internet, dan 3) Guru dapat menggunakan berbagai macam metode dalam pembelajaran etnosainsKata kunci: Etnosains, Kualitas Pembelajaran, dan Kearifan Lokal
PENGARUH MEDIA FOTONOVELA TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP KEARIFAN LOKAL KOTA SURAKARTA PADA MAHASISWA PRODI PGSD UNIVERSITAS SLAMET RIYADI Prihastari, Ema Butsi; Widyaningrum, Ratna
Widya Wacana: Jurnal Ilmiah Vol. 15 No. 2 (2020): Agustus : Jurnal Widya Wacana
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/j.w.wacana.v15i2.3997

Abstract

This research aimed to know the positive influence of fotonovela media to the understanding of the concept of local wisdom of Surakarta for students of PGSD Slamet Riyadi University. The subject was a student Prodi of PGSD semester VI as much as 68 students. The research sample technique was purposive random sampling where samples are used as many as 55 students who meet the requirements. Data collection used questionnaire. Data analysis used simple linear regression. Based on the results of the analysis was proven that the media of the fotonovela affected the understanding of the concept of local wisdom of Surakarta for students PGSD UNISRI with a rating of 75.47 with the influenced of fotonovela media 15.6% with models linear equations, Y. = 6.879 + 0, 802X. Keywords : Fotonovela, Concept Comprehension, Local WisdomPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh positif media fotonovela terhadap pemahaman konsep kearifan lokal kota surakarta bagi mahasiswa PGSD Universitas Slamet Riyadi. Subyek adalah mahasiswa prodi PGSD semester VI sebanyak 68 mahasiswa. Teknik sampel penelitian adalah purposive random sampling dimana sampel yang digunakan sebanyak 55 mahasiswa yang memenuhi persyaratan. Pengumpulan data menggunakan kuisioner. Analisis data menggunakan Regresi Linier Sederhana. Berdasarkan hasil analisis dibuktikan bahwa media fotonovela berpengaruh terhadap pemahaman konsep kearifan lokal kota Surakarta bagi mahasiswa PGSD UNISRI dengan hasil rataan sebesar 75,47 dengan pengaruh media fotonovela 15,6% dengan model persamaan linier  =  6,879 + 0,802X. Kata Kunci : Fotonovela, Pemahaman Konsep, Kearifan Lokal
Effect of Iota Carrageenan Addition on Physical, Chemical, and Hedonic Properties of Dumpling (Siomay) Skin Widyaningrum, Ratna; Saputra, Eka; Sulmartiwi, Laksmi
Journal of Marine and Coastal Science Vol. 13 No. 2 (2024): JUNE
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jmcs.v13i2.49916

Abstract

Dumpling skin is a processed food that is commonly used as a wrapper in the process of making dumplings or other processed foods. Generally, dumpling skins that are sold in the market are easily torn when processed. On the other hand, carrageenan has been widely used in the food industry as an emulsifier and gelling agent. This study aims to determine the effect of adding carrageenan to the physical, chemical and hedonic properties of siomay dumpling skin. This study used an experimental method and a completely randomized design (CRD) with four treatments and five replications. The results showed that the P0 treatment (without carrageenan) had the best hardness (4247%), springiness (12.03%), gumminess (3.85%), chewiness (3.33%), resilience (2.05%) compared to treat with the addition of carrageenan. Meanwhile, the best viscosity in P3 (addition of 70 g carrageenan) was 38.77%, and cohesiveness in treatment P2 (50 g carrageenan) was 0.94%). The treatment without the addition of carrageenan (P0) had a water content of 27.48%, carbohydrates (63.8%), and fiber 0.52%. Treatment P3 (carrageenan 70 g) had a protein content of 5.77% and fat of 1.35%. Meanwhile, treatment P1 (30 g carrageenan) had an ash content of 2.16%. The results of hedonic analysis showed that treatment P2 (50 g carrageenan) had the best appearance value of 6.25. The best aroma and taste in the treatment without the addition of carrageenan were 6.16 and 6.07 respectively. Meanwhile, the best texture of 6.14 was found in treatments P1 (30 g carrageenan) and P2 (50 g carrageenan).
MENGANALISIS KESULITAN BELAJAR DALAM MEMECAHKAN MASALAH OPERASI BILANGAN PECAHAN PEBELAJARAN KELAS 3 SD N 1 GEBANGAN Widyaningrum, Ratna; Kiswoyo, Kiswoyo; Cahyadi, Fajar
Jurnal Wawasan Pendidikan Vol 5, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jwp.v5i1.19956

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan belajar dan upaya untuk mengatasi kesulitan belajar matematika materi pecahan kelas III SD N 1 Gebangan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis data deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan menggunakan data tes, wawancara, observasi dan dokumentasi. Data yang diambil dan dikumpulkan bersumber dari guru kelas dan siswa kelas III. Analisis data yang dilakukan melalui tiga tahap pelaksanaan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pemerikasaan keabsahan data yang digunakan yaitu dengan triangualsi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa kesulitan belajar matematika materi pecahan pada kelas III SD N 1 Gebangan yaitu kesulitan dalam menerapkan prinsip, dan kesulitan menyelesaikan masalah verbal. Faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar matematika materi pecahan terdiri dari faktor internal dan eksternal. Yaitu, minat dan motivasi belajar yang kurang, kemampuan dalam memahami pelajaran (intelegensi), daya ingat, suasana belajar yang kurang kondusif, dan penggunaan media pembelajaran.
Integration of Health Law and Radiation Safety Aspects in the Medical Physics Curriculum for Radiotherapy Treatment Widyaningrum, Ratna; Nofik, Khoirun; Masruroh, Ainul; Hernawati, Sari
Schrödinger: Journal of Physics Education Vol. 6 No. 1 (2025): March
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/sjpe.v6i1.1536

Abstract

Purpose of the study: This study aims to analyze the legal regulations related to radiation safety in radiotherapy and develop a systematic approach to integrating health law and radiation safety aspects into the medical physics curriculum. Methodology: A qualitative library research approach was used, analyzing journals, regulatory documents (WHO, IAEA, BAPETEN), and academic books through content analysis. Main Findings: International and national regulations, including IAEA, ICRP, and BAPETEN, strictly govern radiation safety in radiotherapy, covering dose limits, exposure monitoring, and waste management. However, medical physics curricula lack structured integration of legal and safety aspects. A systematic curriculum model is proposed, incorporating progressive learning, practical simulations, clinical internships, and competency-based assessments to enhance student preparedness in radiation protection and regulatory compliance. Novelty/Originality of this study: This study proposes a structured curriculum model linking technical and regulatory aspects through progressive learning, practical training, and industry collaboration, ensuring better radiation safety implementation in clinical practice.
Defensive Wound: Luka Iris atau Luka Bacok pada Jari Tangan Kanan Rofiah, Nurul Ummi; Pribadhi, Aditya Naufal; Yana, Dian Rudy; Widyaningrum, Ratna
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 4 No. 8 (2025): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Agustus 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v4i8.4431

Abstract

Luka tangkis atau luka pertahanan sering ditemukan dalam kasus kekerasan seperti pembunuhan atau penganiayaan. Luka ini merupakan respons naluriah korban dalam upaya melindungi diri dari serangan, dan biasanya muncul pada bagian tubuh yang digunakan untuk menangkis, seperti tangan. Kekerasan tajam dapat menyebabkan luka iris maupun luka bacok, namun pada beberapa kasus, perbedaan antara keduanya bisa sulit dikenali, terutama jika bentuk luka menyerupai iris meskipun penyebabnya adalah bacokan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik luka tangkis yang disebabkan oleh kekerasan tajam, dengan fokus pada kasus seorang pria yang mengalami luka di tangan kanan akibat berusaha menahan serangan parang saat diserang oleh enam orang tak dikenal. Penelitian menggunakan metode studi kasus dengan pengumpulan data melalui anamnesis dan pemeriksaan fisik. Hasil pemeriksaan menunjukkan korban, laki-laki usia 25 tahun dengan status gizi dan tanda vital normal, mengalami tiga luka terbuka pada jari-jari tangan kanan. Berdasarkan deskripsi luka dan keterangan korban, luka tersebut menyerupai luka iris, meskipun cara kekerasan dilakukan dengan membacok. Hal ini menunjukkan pentingnya ketelitian dalam identifikasi jenis luka untuk mendukung proses hukum dan diagnosis medis. Disimpulkan bahwa luka yang dialami korban merupakan luka iris, berdasarkan pola luka meskipun cara kekerasannya dilakukan dengan bacokan.
ANALISIS PEMAHAMAN GURU DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SD NEGERI 1 AMPEL Mawarni, Fani; Trisiana, Anita; Widyaningrum, Ratna
Journal of Educational Learning and Innovation (ELIa) Vol. 3 No. 2 (2023): Journal of Educational Learning and Innovation (ELIa)
Publisher : Institut of Shanti Bhuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46229/elia.v3i2.740

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: 1) mengidentifikasi dan memperoleh informasi tentang implementasi kurikulum merdeka di SD Negeri 1 Ampel, 2) mengidentifikasi dan memperoleh informasi tentang pemahaman guru tentang struktur kurikulum, perangkat pembelajaran, pelaksanaan proyek dan penggunaan platform dalam implementasi kurikulum merdeka di SD Negeri 1 Ampel, 3) mengidentifikasi faktor yang mendukung dan faktor yang menghambat implementasi kurikulum merdeka di SD Negeri 1 Ampel, 4) mengetahui apa saja yang menjadi solusi untuk faktor penghambat implementasi kurikulum merdeka di SD Negeri 1 Ampel. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru, sedangkan obyek penelitian adalah pemahaman guru dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, angket, dokumentasi. Keabsahan data adalah triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Teknik analisis data adalah reduksi data, penyajian data, verifikasi data. Hasil penelitian yang didapat yaitu: 1) Implementasi kurikulum merdeka di SD Negeri 1 Ampel sudah berjalan dengan baik, 2) Presentase dari setiap indikator kurikulum merdeka di SD Negeri 1 Ampel terkait dengan pemahaman guru terhadap kurikulum merdeka memiliki presentase yang sama besar yaitu 75%, 3) Faktor yang menghambat antara lain: Tidak memiliki pengalaman terkait kurikulum merdeka belajar, Keterbatasan referensi, Akses yang dimiliki dalam pembelajaraan, Manajemen waktu, Kompetensi (skill) yang memadai, 4) Solusi faktor penghambat implementasi kurikulum merdeka sebagai berikut: guru mengikuti pelatihan-pelatihan terkait implrmentasi kurikulum merdeka, guru bisa searchinguntuk menambah referensi terkait kurikulum merdeka, Kepala sekolah memfasilitasi sarana prasarana untuk mendukung suksesnya implementasi kurikulum merdeka.
Pengaruh Model Problem Based Learning Disertai Media Game Wordwall Terhadap Hasil Belajar Muatan Pelajaran IPA Pada Peserta Didik Kelas V SD Negeri Jeruk 1 Kecamatan Miri Kabupaten Sragen Tahun Pelajaran 2022/2023 Solikin, Beni; Sugiaryo, Sugiaryo; Widyaningrum, Ratna
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i2.7987

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar muatan pelajaran IPA kelas V SDN Jeruk 1 Kecamatan Miri Kabupaten Sragen Tahun Pelajaran 2022/2023. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan metode Pre experiment design menggunakan One Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah Peserta didik kelas V SDN Jeruk 1 Miri dengan jumlah sampel sebanyak 28 Peserta didik. Teknik sampling yang digunakan adalah Sampling Jenuh. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes, wawancara tidak terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji paired sample t-test. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh nilai thitung sebesar 12,325. Nilai thitung jika dibandingkan dengan ttabel dengan dk = (N-l) jadi (28-1) = 27 dalam taraf signifikansi 5% yaitu 2,045 lebih besar yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Karena thitung 12,325 lebih besar dari pada 2,045 ini berarti menegaskan bahwa ada Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) Disertai Media Game Wordwall Terhadap Hasil Belajar Muatan Pelajaran IPA Pada Peserta Didik Kelas V SD Negeri Jeruk 1 Kecamatan Miri Kabupaten Sragen Tahun Pelajaran 2022/2023 diterima kebenarnanya.
The Effect of Microsoft Whiteboard-Assisted Environmental Mathematics towards Environmental Care Attitudes of Pre-Service Elementary School Teachers Prihastari, Ema Butsi; Widyaningrum, Ratna
Jurnal Pendidikan MIPA Vol 23, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The low concern for the environment after the pandemic period which gradually ended, especially when learning in Higher Education has been carried out face-to-face. There are indications of an increasing amount of litter and an acute sense of indifference. This study determines the influence and effectiveness of the application of Microsoft whiteboard-assisted environmental mathematics on students' environmental care attitudes. The research population is pre-service elementary school teachers in semester 4 who took part in geometry and measurement courses in elementary schools and the research sample was 69 pre-service elementary school teachers in semester 4 in the course with a simple random sampling technique. Data collection techniques use environmental care questionnaires, observations, and documentation. The data analysis technique uses paired sample t test and N-gain. Based on the results of data analysis, it was found that the value of t count = 10.197 > t table = 2.201, so there is an influence of the influence of the application of Microsoft whiteboard assisted environmental mathematics on students' environmental care attitudes and an N-gain value of 56% is got, so the application of Microsoft whiteboard-assisted environmental mathematics is quite effective in improving student environmental care attitudes. Keywords: math environment, Microsoft whiteboard, care environment. DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpmipa/v23i2.pp486-495