Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

STUDI KELAYAKAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN AGROFORESTRI BERBASIS MASYARAKAT DI KECAMATAN GOLEWA BARAT KABUPATEN NGADA, NTT Igniosa Taus; Rofinus Neto Wuli; Yoseph Eduardus Nono
Jurnal Agriovet Vol. 7 No. 1 (2024): JURNAL AGRIOVET
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KAHURIPAN KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/rbfjqe53

Abstract

Usaha tani agroforestri mampu memberikan keberhasilan bagi kehidupan petani secara berkelanjutan dalam bidang ekonomi, sosial, maupun ekologi. Penelitian bertujuan mengidentifikasi potensi serta permasalahan model agroforestri sesuai dengan kajian studi aspek sosial, ekonomi dan ekologi serta merumuskan strategi pengembangan agroforestri di Kecamatan Golewa Barat Kabupaten Ngada, NTT. Petani di Kecamatan Golewa Barat menerapkan dua sistem agroforestri dimana sebagian besar petani menerapkan Sistem agrisilviculture namun sebagian kecil petani juga menerapkan sistem agrosilvopastura. Berdasarkan hasil evaluasi analisis SWOT posisi usaha petani berada pada posisi kuadran I menunjukan kondisi yang baik dan dapat meningkatkan kemajuan serta keberlanjutan usaha pertanian dengan sistem agroforestri. Strategi SO (Strengths- Opportunities) sebagai strategi terpilih. Penguatan kelembagaan kelompok petani melalui pelatihan tentang teknik agroforestri, termasuk pemilihan spesies tanaman, teknik penanaman, dan pemeliharaan merupakan strategi prioritas terpilih dengan nilai TAS tertinggi 5,916.
PENGEMBANGAN UBI JALAR UNGU SEBAGAI BAHAN UTAMA DIVERSIFIKASI PANGAN UNTUK MENGATASI STUNTING DI KECAMATAN GOLEWA BARAT KABUPATEN NGADA Umbu Awang Hamakonda; Igniosa Taus; Marselina Toyo
Jurnal Agriovet Vol. 7 No. 1 (2024): JURNAL AGRIOVET
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KAHURIPAN KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/6tntzg63

Abstract

Sweet potato (Ipomoea batatas L.) is one of the alternative non-rice carbohydrates that is very beneficial for health because of its high starch, fruit, vitamins, and minerals. In West Golewa District, Ngada Regency, the research objective is to overcome stunting by developing purple sweet potatoes as the main ingredient for food diversification. This study used a qualitative descriptive approach, with a survey starting by determining the location, variables, and data collection. The results showed that the growth of sweet potato as the main component of food diversification to combat stunting has produced purple sweet potato flour products. The results of purple sweet potato flour are processed into various processed products that are given to stunted children, and these processed products are very much liked by stunted children. The use of purple sweet potato raw materials into purple sweet potato flour products is economically profitable and beneficial for health and is very much liked by the community for processed products.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA KERAJINAN BAMBU (BAMBUSOIDEAE) DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN RUMAH TANGGA DI KECAMATAN GOLEWA KABUPATEN NGADA Donatus Paru Wea; Igniosa Taus; Victoria Ayu Puspita
Jurnal Pertanian Unggul Vol. 4 No. 1 (2025): Vol. 4 No 1 ( 2025): Jurnal Pertanian Unggul, April 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan usaha kerajinan bambu melibatkan berbagai strategi dan langkah untuk memaksimalkanpotensiproduk bambudanmeningkatkankeberhasilan usaha.utamanya atausuatu usaha yang menghasilkan suatu produk yang digunakan sebagai sarana atau input dalam usaha pertanian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa saja yang berpengaruh secara dominan terhadap pengembangan usaha kerajinan bambu di Kecamatan Golewa dan merumuskan strategi pengembangan usaha kerajinan bambu di Kecamatan Golewa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif,Jenis penelitian deskriptif yaitu suatu penelitian yang dilakukan untuk mengumpulkan informasi melalui wawancara, mengambil gambar, mengidentifikasi, membuat perbandingan dan menentukan sesuatu untuk menghadapi suatu masalah serta untuk menetapkan rencana atau keputusan pada waktu yang akan datang data diolah menggunakan Analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukan bahwa. Faktor yang mempengaruhi usaha kerajianan bambu di kecamatan Golewaadalah antra lain,faktor internal dan faktor eksternal diamana faktor internal meliputi kekuatan ( strenght) dengan skor tertinggi 0,62 meliputi ketersedian bahan baku yang melimpah dan lokasi usaha yang strategis. Kelemahan (weaknes) dengan skor paling tinggi yaitu 0,31 meliputi keterbatasan tenaga kerja. Sedangkan untuk faktor eksternal meliputi peluang (opportunities) dengan skor tertinggi 0,62 meliputi lokasi usaha merupakan tempat kunjungan wisata, ancaman (threats) dengan skor tertinggi 0,46 meliputi akses jalan menuju bahan baku belum maksimal sehingga strategi yang sesuai adalah strategi intensif dan Strategi integrasi. Strategi intensif memerlukan bermacam usaha yang intens untuk meningkatkan posisi persaingan dengan produk yang sudah ada berupa penetrasi pasar, pengembangan pasar dan pengembangan produk. Strategi Integrasi menghendaki agar perusahaan melakukan pengawasan yang lebih terhadap distributor,pemasok atau para pesaingnya.Strategi Integrasi meliputi integrasi kedepan,integrasi kebelakang dan integrasi horizontal. klasifikasi dari strategi strategi intensif dan integrasi Pengembangan usaha kerajinan bambu melibatkan berbagai strategi dan langkah untuk memaksimalkanpotensiproduk bambudanmeningkatkankeberhasilan usaha.utamanya atausuatu usaha yang menghasilkan suatu produk yang digunakan sebagai sarana atau input dalam usaha pertanian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa saja yang berpengaruh secara dominan terhadap pengembangan usaha kerajinan bambu di Kecamatan Golewa dan merumuskan strategi pengembangan usaha kerajinan bambu di Kecamatan Golewa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif,Jenis penelitian deskriptif yaitu suatu penelitian yang dilakukan untuk mengumpulkan informasi melalui wawancara, mengambil gambar, mengidentifikasi, membuat perbandingan dan menentukan sesuatu untuk menghadapi suatu masalah serta untuk menetapkan rencana atau keputusan pada waktu yang akan datang data diolah menggunakan Analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukan bahwa. Faktor yang mempengaruhi usaha kerajianan bambu di kecamatan Golewaadalah antra lain,faktor internal dan faktor eksternal diamana faktor internal meliputi kekuatan ( strenght) dengan skor tertinggi 0,62 meliputi ketersedian bahan baku yang melimpah dan lokasi usaha yang strategis. Kelemahan (weaknes) dengan skor paling tinggi yaitu 0,31 meliputi keterbatasan tenaga kerja. Sedangkan untuk faktor eksternal meliputi peluang (opportunities) dengan skor tertinggi 0,62 meliputi lokasi usaha merupakan tempat kunjungan wisata, ancaman (threats) dengan skor tertinggi 0,46 meliputi akses jalan menuju bahan baku belum maksimal sehingga strategi yang sesuai adalah strategi intensif dan Strategi integrasi. Strategi intensif memerlukan bermacam usaha yang intens untuk meningkatkan posisi persaingan dengan produk yang sudah ada berupa penetrasi pasar, pengembangan pasar dan pengembangan produk. Strategi Integrasi menghendaki agar perusahaan melakukan pengawasan yang lebih terhadap distributor,pemasok atau para pesaingnya.Strategi Integrasi meliputi integrasi kedepan,integrasi kebelakang dan integrasi horizontal. klasifikasi dari strategi strategi intensif dan integrasi
Penguatan Struktur Tanah Melalui Penanaman Bambu di Yayasan Bambu Lingkungan Lestari dan Kehati Bajawa Umbu A Hamakonda; Vinsensia Bure; Victoria Ayu Puspita; Igniosa Taus
SAFARI :Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025): April: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : BADAN PENERBIT STIEPARI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/safari.v5i2.2054

Abstract

Currently, the government is encouraging land conservation and land rehabilitation efforts, such as reforestation and reforestation. Intended to maintain soil fertility, restore critical land, and improve water management. To achieve this goal, damaged land can be repaired by preserving bamboo plants as reforestation and rehabilitation plants. By preserving bamboo, damaged land will function properly again in a relatively short time, so that natural resources of forests, land, and water can be utilized properly. The purpose of this community service is to strengthen the soil structure through bamboo planting in Ubedolumolo I Village, Bajawa District, Ngada Regency. The method of implementing this community service activity is a survey and direct planting in the field in several locations in Ubedolumolo I Village which has a land area for cultivating bamboo plants as an effort to preserve through land rehabilitation and soil conservation in the area around the springs and rivers of Ubedolumolo I Village. The results of community service show that planting bamboo can improve and strengthen the soil structure and increase water debit in the spring and river areas. The bamboo lestari foundation plays an active role in bamboo cultivation as an alternative to strengthening the soil structure to be better
Pemberdayaan dan Peningkatan Potensi Pertanian di Desa Nginamamu Kecamatan Wolomeze Kabupaten Ngada Igniosa Taus; Umbu A. Hamakonda; Victoria C. Lea; Oriensi Y. K. Teftae; Antonius Dolu; Mikael lauda Pati; Victoria A. Puspita; Marten U. Kaleka
SAFARI :Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): Juli : SAFARI :Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : BADAN PENERBIT STIEPARI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/safari.v5i3.2914

Abstract

Nginamanu Village has superior potential in the agricultural sector and the livestock sub-sector which is the main source of income for the community. This potential has not been utilized optimally due to the limited knowledge and skills of the community in the management of their natural resources. This Community Service Activity (PKM) aims to empower the farming community in Nginamanu Village and improve the quality of human resources to be able to manage and develop local potential in a more productive and sustainable manner. This activity involved students from the Agrotechnology and Agribusiness Study Program, accompanied by lecturers from both study programs as facilitators and resource persons. The methods used in this activity include community empowerment through a participatory approach, the formation of local work teams, community-based training, and ongoing mentoring in the field. The training materials include modern agricultural cultivation techniques, agribusiness management, processing of agricultural products, and institutional capacity building of farmer groups. In addition, training was also provided on the development of environmentally friendly household-scale farms. The results of the activities show a significant increase in community knowledge and skills, which is reflected in increasing agricultural productivity, the use of appropriate technology, and growing awareness of the importance of efficient farm management. The community is able to apply the training materials through direct practice on their respective farms. On the other hand, this activity is a medium for the implementation of knowledge and field experience for students, strengthening their active involvement in village development. This PKM activity proves that synergy between universities and village communities can be a driving force in improving welfare based on local potential.
W WORKSHOP DAN PENDAMPINGAN IDENTIFIKASI PRODUK UNGGULAN JURUSAN ATPH SMKN 1 BORONG KABUPATEN MANGGARAI TIMUR Noywuli, Nicolaus; Kaleka, Marten Umbu; Uran, Maria. A. D.; Igniosa Taus; Victoria Ayu Puspita; Karina Dhena Goda
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 14 No 1 (2024): Juli 2024
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/jpkm.v14i1.3173

Abstract

Borong 1 Public Vocational High School is one of the schools supported by Michael D. Ruslim from the Astra Education Foundation in East Manggarai Regency, East Nusa Tenggara. This school was prepared to become a leading school in East Manggarai with assistance from the Flores Bajawa Agricultural College. The aim of the workshop and product identification assistance in the agribusiness department of food crops and horticulture is to prepare teachers to educate students with factory-based learning. The results of this identification will be internalized and then used to develop a harmonized curriculum that will be used as learning material at SMKN 1 Borong with the name BMW Curriculum (work, continuing studies, and entrepreneurship). The method used in this community service includes workshops and mentoring for target teachers. From the results of this community service, it can be concluded that this coaching was quite successful, as the workshop participants were very enthusiastic about the training activities. This can be seen from the percentage of target teacher attendance, which reached 100%, along with the presence of supervisory coordinators who supported this program. Apart from that, the results of the assistance show that the superior products that are characterized by the characteristics produced are tomatoes, cassava tubers, quality pineapples, superior coffee beans, and quality cocoa beans. Keywords:  community service, featured product, Workshop
Analysis of Supply Chain Management Performance in the Community Coffee Production System in Bajawa, Ngada Regency Rofinus Neto Wuli; Victoria Ayu Puspita; Igniosa Taus
Journal of Social Science Vol. 4 No. 6 (2023): Journal of Social Science
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jss.v4i6.713

Abstract

Research on Supply Flow Performance Management in the Bajawa People's Coffee Production System was carried out in Ngada Regency, with the aim of finding out the relationship between cooperation and the performance of the Bajawa coffee supply flow, knowing the relationship between information sharing and the supply flow performance of Bajawa coffee and knowing the long-term relationship with Bajawa coffee supply flow performance. Many factors can influence the performance of supply flow management in companies, including information sharing, long term relationships, and cooperation. The method used in this research is to analyze the relationship between the dependent variable (cooperation, information sharing and long-term relationships) and the independent variable (Bajawa coffee supply flow performance). From the results of the multiple linear regression analysis carried out, it shows that: the long-term relationship variable has the greatest influence on the Bajawa coffee SCM performance variable (dependent) with a coefficient value of (0.047), then the cooperation variable with a value of ( 0.019 ), and which has a The smallest influence is the information sharing variable (0.018). This means that the three independent variables have a positive and significant effect on the dependent variable.
Pemberdayaan Petani melalui Uji Adaptasi Beberapa Varietas Padi Unggul dalam Mendukung Kemandirian Benih Padi di Desa Were III Kecamatan Golewa Selatan Kabupaten Ngada Victoria Coo Lea; Kristianus Soba; Umbu Awang Hamakonda; Victoria Ayu Puspita; Igniosa Taus
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v1i1.78

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat Kecamatan Golewa Selatan Kabupaten Ngada ini bertujuan untuk: mendorong masyarakat agar menghasilkankan varietas padi unggul yang beradaptasi baik dan cocok untuk dilepaskan kepada para petani sebagai sumber benih bermutu dan spesifik lokasi serta berbasis potensi SDA yang dimiliki secara baik dan arif untuk meningkatkan kesejahteraannya melalui uji adaptasi beberapa varietas padi unggul. Peningkatan produksi padi sebagai makanan pokok tetap merupakan tantangan utama di masa depan. Ketersediaan varietas unggul dengan mutu baik, produktivitas tinggi, tahan terhadap hama penyakit dan cekaman lingkungan, serta sesuai dengan kebutuhan konsumen merupakan syarat mutlak yang harus dipenuhi pada era industrialisasi pertanian dalam persaingan perdagangan bebas. Sebelum suatu calon varietas dilepas menjadi varietas unggul perlu dilakukan uji adaptasi atau uji observasi bagi varietas lokal padi dan palawija dengan memenuhi kaidah-kaidah statistik. Berdasarkan hasil analisis dapat dilihat penanaman varietas TCIPB202105 dan varietas TCIPB202106 menunjukan hasil adaptasi yang lebih baik jika dibandingkan dengan varietas lain karena kedua varietas tersebut memiliki lebih banyak keunggulan dari varietas lainnya, hal dapat dilihat dari umur penen kedua varietas yang relatih lebih cepat, rata-rata jumlah anakan produktif yang lebih banyak, jumlah rata-rata gabah isi yang lebih banyak, jumlah gabah kosong yang relatif lebih rendah dari varietas lain dan jumlah rumpun panen dari kedua varietas yang lebih banyak. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Were III Kecamatan Golewa Selatan Kabupaten Ngada sebagai desa binaan. Pembuatan demplot dilaksanakan pada areal kosong seluas 12 Are atau dibawah tegakan pohon kelapa. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari aparat desa dan pemerintah kabupaten Ngada
Pendampingan dan Pelatihan Pembukuan Sederhana Kelompok UMKM Kopi Desa Colol dan Kelompok UMKM Kakao Desa Tanah Rata Kabupaten Manggarai Timur Igniosa Taus; Agustinus De Rozari; Victoria A. Puspita; Umbu A. Hamakonda; Victoria C. Lea
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v1i1.91

Abstract

Usaha Mikro Kecil menengah (UMKM) Petani Kopi berlokasi di Desa Colol Kecamatan Poco Ranaka Kabupaten Manggarai Timur dan UMKM Petani Kakao berlokasi di Desa Tanah Rata Kecamatan Kota Komba Kabupaten Manggarai Timur, mendapatkan pendampingan dan pelatihan pembukuan sederhana untuk usaha tani yang dijalankan selama ini oleh instruktur Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa (STIPER FB) yang berkolaborasi dengan Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA). Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan Petani Kopi dan Petani Kakao dalam melakukan pembukuan sederhana, mengetahui kendala yang terjadi pada kegiatan pendampingan dan pelatihan serta mengetahui progres dari kegiatan pelatihan pembukuan sederhana yang sudah dilakukan. Metode penelitian menggunakan pendekatan melalui pelatihan dan pendampingan serta praktek terhadap materi pelatihan yang sudah diberikan kepada kelompok usaha tani. Hasil penelitian terlihat bahwa petani belum pernah mendapatkan pelatihan dan pendampingan tentang pembukuan sederhana serta menyusun dan membuat laporan keuangan terhadap usaha yang dijalaninya, petani tidak melakukan pencatatan yang berkaitan dengan pengeluaran maupun penerimaan dari usahatani Kopi dan Kakao sehingga dengan adanya pelatihan serta pendampingan pembukuan sederhana ini petani pelaku usaha dapat mengetahui keadaan keuangan usahanya, membuat analisa sebelum mengambil keputusan dan memperoleh kemudahan memperoleh dana melalui pinjaman modal dari bank demi peningkatan dan keberlanjutan usaha tani.
Edukasi dan Pendampingan Pengendalian Hama Terpadu Tanaman Kakao secara Biointensif di Kelompok Tani Kakao Desa Kisol Kabupaten Manggarai Timur Victoria Coo Lea; Umbu Awang Hamakonda; Victoria Ayu Puspita; Igniosa Taus
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v2i1.226

Abstract

Tujuan dari pelaksanaan kegiatan edukasi dan pendampingan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini adalah meningkatkan pengetahuan petani tentang metode pengendalian hama selain metode kimiawi termasuk pengetahuan pengendalian hayati sehingga petani dalam mengendalikan hama tidak hanya terpaku pada metode kimiawi saja, membuka pola pikir bahwa banyak metode pengendalian hama penyakit yang dapat diterapkan dalam usaha taninya, meningkatkan pengetahuan petani di bidang biopestisida berbahan aktif mikroba bermanfaat serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan teknik isolasi, perbanyakan, dan produksi agensia pengendali hayati.dari golongan jamur. Metode Pelaksanaan PKM dilakukan melalui tiga tahapan yaitu: edukasi dan pemberian materi, kegiatan Pembuatan Biopestisida yang berbahan dasar Beauveria bassiana dan  Trichoderma sp dan pemantauan dan evaluasi ? Hasil edukasi dan pendampingan pada UMKM Kakao diperoleh hasil yakni: (1) Kelompok UMKM memiliki keinginan yang kuat untuk meningkatkan produksi tanaman kakao, namun kendala utama adalah serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT). Olehnya respon yang positif diberikan kelompok UMKM Kakao selama kegiatan edukasi dan pendampingan, terbukti dengan begitu antusias mengikuti kegiatan ini, (2) Kelompok UMKM kakao  memahami filosofi dari ekosistem budidaya tanaman kakao dan siklus hidup Helopeltis sp, (3) Kelompok UMKM kakao telah memahami tentang pengendalian OPT dengan memanfaatkan agen hayati berupa Beauveria bassiana dan Trichoderma sp serta telah mampu melaksanakan dengan baik kegiatan pembuatan pupuk organik menambahkan dekomposer jamur Trichoderma sp untuk mempercepat proses dekomposisi.