Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Jumlah dan Letak Tulangan pada Arah Longitudinal Transducer Terhadap Pengukuran Cepat Rambat Gelombang Menggunakan UPV (Ultrasonic Pulse Velocity) Wulandari, Fahima; Wijatmiko, Indradi; Suseno, Hendro
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemeriksaan mutu balok pada bangunan yang sudah terbangun dapat dilakukan dengan metode non destructive test menggunakan Ultrasonic Pulse Velocity (UPV). UPV test akan menghasilkan kecepatan rambat gelombang yang menunjukkan kerapatan dari suatu material. Kerapatan material beton dan baja berbeda, kerapatan baja lebih besar dibandingkan dengan kerapatan beton. Oleh karena itu diperlukannya suatu penelitian yang menunjukkan pengaruh tulangan terhadap pengukuran cepat rambat gelombang menggunakan UPV. Penelitian ini menggunakan benda uji beton normal dan beton bertulang. Benda uji beton bertulang memiliki tiga variasi yaitu, beton bertulang dengan 4 tulangan, beton bertulang dengan 8 tulangan dan beton bertulang dengan 12 tulangan. Penelitian ini menggunakan alat PUNDIT PL-200 untuk pengujian UPV dengan hasil parameter cepat rambat gelombang, Silver Schimdt Hammer untuk hammer test dengan hasil nilai rebound number dan Compression Test dengan hasil kuat tekan aktual untuk benda uji silinder.   Kata kunci: Cepat rambat gelombang, Beton Bertulang, Ultrasonic Pulse Velocity, Non   Destructive Test
PERENCANAAN SUMUR RESAPAN SEBAGAI PENGENDALI AIR LIMPASAN DI RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK BRI MEDIKA KOTA MALANG Ummah, Karimatul; Wijatmiko, Indradi; Devia, Yatnanta Padma
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan lingkungan yang sering dijumpai yaitu terjadinya banjir pada musim penghujan dan kekeringan pada musim kemarau. Hal tersebut disebabkan tidak adanya wadah penampungan air ketika hujan. Berdasarkan Permen PU No. 12 Tahun 2014 pasal 1 salah satu penanggulangannya yaitu dengan pembangunan sumur resapan. tujuan pembangunan sumur resapan adalah pengendali limpasa serta meningkatkan tinggi muka air tanah. Metode yang digunakan dalam perencanaan yaitu analisis hidrologi data hujan 20 tahun terakhir stasiun terdekat.  Sebagai acuan perencanaan sumur resapan digunakan SNI ) 8456:2017 tentang sumur dan parit resapan hujan. Berdasarkan hasil analisis data tanah, jenis tanah termasuk pasir kasar dengan kapasitas resapan 36cm/jam. Desain sumur resapan tipe IIIa diameter 1 meter sedalam 3 meter dengan air hujan yang berasal dari atap bangunan masuk kedalam sumur melalui pipa air. Dibutuhkan 4 buah sumur dengan total biaya pembuatan sebesar Rp. 10.880.000                                                                                                          Kata kunci: Debit, Limpasan, Sumur Resapan, Biaya
ANALISIS PENGARUH VARIASI PANJANG ALUMINIUM FIBER TERHADAP PERILAKU LENTUR DAN KEKAKUAN BALOK BETON BERTULANG W, Dany Dwitama; Wijatmiko, Indradi; B.K, Bhondana Bayu
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 3 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah kaleng merupakan salah satu limbah yang sulit diurai karena kandungan aluminiumnya yang besar, salah satu solusi dan invoasi penanganannya adalah dengan mendaur ulang limbah kaleng menjadi Aluminium Fiber sebagai material perkuatan beton. Balok beton bertulang yang merupakan salah satu elemen struktur yang menerima beban dapat mengakibatkan perilaku lentur yang dapat berdampak pada kegagalan struktur. Untuk mengurangi dampak yang diakibatkan pada perilaku lentur dan meningkatkan kekakuan balok beton bertulang, pada penelitian ini digunakan lembaran Aluminium Fiber berdimensi  15 cm x 3 cm x 0,2 cm dengan variasi panjang 15  cm, 30 cm dan 45 cm. sehingga dapat meningkatkan sifat mekanik beton bertulang yang ditempatkan pada tulangan tarik. Dalam penelitian ini dilakukan pengujian dengan dimensi balok 130x15x20 cm yang terdiri dari 1 balok normal dan 3 balok dengan mutu beton sebesar 20 MPa. Pada tulangan utama digunakan tulangan D-10 mm dan tulangan geser digunakan Ø8 mm dengan penambahan variasi panjang yang diletakkan diatas tulangan utama pada tengah bentang balok . Hasil pengujian menunjukan bahwa pada beban maksimum penambahan Aluminium Fiber 15 dan 30 cm memberikan pengaruh peningkatan nilai kuat lentur balok rata-rata sebesar 4,01% dibandingkan balok normal. Pada hasil pengujian lendutan menunjukan bahwa ada pengaruh pada panjang Aluminium Fiber 15 cm, 30 cm dan 45 cm rata-rata sebesar 23,78% dibandingkan balok normal. Pada hasil pengujian kekakuan didapatkan bahwa pengaruh parameter nilai kuat tekan lebih besar dibandingkan dengan pengaruh parameter panjang Aluminium Fiber sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut. Hasil pada pengujian lebar retak dan pola retak menunjukan bahwa penambahan Aluminium Fiber yang memiliki luas bidang kontak yang lebih besar dapat berpengaruh memperkecil lebar retak yang terjadi dengan pola retak jenis lentur-geser. Kata kunci : Balok beton bertulang, beban maksimum, lendutan, kekakuan, retak
PENGARUH INTRUSI AIR PADA BETON NORMAL TERHADAP GELOMBANG ECHO DENGAN MENGGUNAKAN METODE UPE (ULTRASONIC PULSE ECHO) Febrian, Abid; Wijatmiko, Indradi; Wijaya, Ming Narto
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Intrusi dapat terjadi karena beton yang selalu terkena air secara terus menerus. Intrusi yangterjadi pada bangunan seperti bendungan memiliki bahaya yang dapat mengakibatkan keruntuhanpada struktur utama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh adanya intrusiair pada beton terhadap pembacaan UPE. Penelitian ini menggunakan benda uji beton tak bertulangdengan ukuran 20×20×70 cm. Terdapat tiga jenis benda uji pada penelitian ini berupa beton normal,beton dengan lubang arah transversal dan beton dengan lubang arah longitudinal. Variasi lubangyang digunakan pada penelitian ini memiliki dimensi lubang dengan ukuran 2 inch, 3 inch dan 4inch. Pengujian dilakukan dengan bantuan alat UPE dengan metode a-scan dan b-scan pada seluruhbenda uji. Terjadinya penurunan pada waktu transmisi pada beton dengan lubang arah transversalsebesar 0.93%, sedangkan untuk beton dengan lubang arah longitudinal terjadi penurunan sebesar13.33%. Hasil perbandingan velocity pada beton dengan intrusi air dan tidak memiliki hasil berupavelocity pada beton dengan intrusi air lebih tinggi dengan persentase kenaikan sebesar 0.202% padabeton dengan lubang arah transversal, sedangkan pada beton dengan arah longitudinal sebesar 1.91%.Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan berupa pengujian UPE terhadap beton yangmengalami intrusi air cukup sulit untuk diketahui.Kata Kunci : UPE (Ultrasonic Pulse Echo), Beton dengan lubang, Intrusi Air
PENGARUH VARIASI PROPORSI CAMPURAN BETON TERHADAP MODULUS ELASTISITAS BETON MENGGUNAKAN METODE NON DESTRUCTIVE TEST (NDT) Yuniawati, Nungki; Wijatmiko, Indradi; Budio, Sugeng P.
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penentuan kualitas suatu beton dapat ditinjau dari kuat tekan dan modulus elastisitas betontersebut. Untuk memastikan kualitas beton tersebut maka perlu dilakukan pengujian beton salahsatunya dengan metode non destructive test (NDT). Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan nilaikuat tekan dan modulus elastisitas menggunakan metode NDT yang berbeda dari ketiga variasiproporsi campuran beton. Semakin tinggi kuat tekan beton maka semakin tinggi pula moduluselastisitasnya. Nilai modulus elastisitas dinamis yang diperoleh lebih besar dari modulus elastisitasstatis. Hal ini dapat terjadi karena modulus elastisitas dinamis ditentukan oleh pengukuran cepatrambat gelombang dimana cepat rambat gelombang tersebut dipengaruhi oleh homogenitas beton.Kata kunci: Proporsi Campuran Beton, Kuat Tekan, Modulus Elastisitas, Non Destructive Test(NDT)
PENGARUH VARIASI SUDUT BETON PADA BENDA UJI BALOK BETON DENGAN MENGGUNAKAN METODE UPV NON DESTRUCTIVE TEST Avianindyas, Putri; Wijatmiko, Indradi; Wibowo, Ari
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia adalah salah satu Negara dengan tingkat pembangunan yang semakin meningkat. Banyak sekaligedung – gedung tinggi yang dapat kita temui di sekitar kita. Dengan hal itu maka berkembanglah material– material yang digunakan pada dunia konstruksi. Juga dengan semakin berkembanganya desain bangunan,diperlukan material beton dengan bentuk yang berbagai macam, salah satunya adalah beton miring. Tentusaja pada setiap proyek pembangunan selalu diperlukan pengujian material untuk mendapatkan materialyang berkualitas baik. Salah satu metode pengujian yang dilakukan dapat berupa menganalisis kualitasmaterial beton dengan ultrasonic pulse velocity (UPV). Salah satu variabel untuk menentukan kualitas betondengan metode ini adalah kecepatan rambat gelombang. Sehingga penelitian ini akan membahas bagaimanapengaruh kemiringan beton terhadap kecepatan rambat gelombang yang akan dideteksi dengan metode UPV.Peralatan dan bahan yang digunakan pada penelitian ini adalah sampel beton miring, set alat Proceq PL- 200,dan software pembaca hasil uji Pl-Link. Dari penelitian ini didapatkan hasil bahwa pada balok miring,kecepatan gelombang akan meningkat berbanding lurus dengan kemiringan balok beton. Kemudian daripenelitian ini dapat disimpulkan juga bahwa penggunaan metode UPV dalam mendeteksi kualitas betondengan bentuk miring satu sisi dan dua sisi dapat dilakukan, dengan range kemiringan dari 3,5° hingga 10,5°.Kata Kunci: Beton miring, Ultrasonic Pulse Velocity, Pengujian non-destruktif, kecepatan gelombang.
PENYELIDIKAN VALIDITAS ULTRASONIC PULSE VELOCITY DALAM MENCITRAKAN KERETAKAN MIRING PADA BETON NORMAL DENGAN VARIASI SUDUT KEMIRINGAN RETAK NUGROHO, CANDRA ADI; Wijatmiko, Indradi; Wijaya, Ming Narto
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The need to know the quality of the concrete by way of Non-destructive Test in order to avoid the risk ofstructural failure, one of which is using Ultrasonic Pulse Velocity (UPV). UPV is a set of tools that canidentify the quality of concrete by using ultrasonic wave propagation. The presence of different materials anddiscontinuities such as cracks can be evaluated by the wave propagation. In this research, UPV was used todetermine the effect of inclination cracks in concrete on UPV testing. With unreinforced beam specimensgiven artificial cracks with variations in angles of 90o, 60o, and 45o. The UPV used is PUNDIT PL-200 byutilizing the crack depth method feature. The results obtained in this research are the influence of the angleof the crack on the UPV test results.Keyword : Crack Depth Testing, Inclination Crack in Concrete, Ultrasonic Pulse Velocity,
PENGARUH JENIS CABLE TIES SEBAGAI ULIR TERHADAP BOND SLIP STRENGTH ANTARA TULANGAN BAMBU DAN BETON Fadillah, Andika; Wijatmiko, Indradi; Wibowo, Ari
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bambuimerupakanisalahisatu alternatif yang dapat digunakan sebagai pengganti materialbaja sebagai tulangan pada beton. Hal ini dikarenakan ketersedian material baja di alam yangsemakin berkurang dan bambu memiliki kuat tarik bambu yang dapat mencapai 370 Mpa. Namunpada pemanfaatan bambu sebagai tulangan pada beton masih terjadi kegagalan gelincir antaratulangan bambu dan beton. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh jenis cableties sebagai ulir terhadap kuat lekat antara bambu dan beton. Penelitian ini menggunakan tiga jenisbenda uji berupa cable ties stainless-steel, cable ties plastik dan klem selang. Pengujian dilakukandengan alat UTM yang akan menghasilkan grafik perbandingan kuat tarik dan perpanjangan. Hasilpenelitian menunjukan bahwa pola keruntuhan semua variabel menunujukan hasil yang sama yaitukeruntuhan kerucut beton (concrete cone failure), namun tulangan dengan pemasangan cable tiesplastik terdapat 1 benda uji yang mengalami kegagalan bambu pecah (bamboo failure of node).tulangan bambu yang dipasangi cable ties stainless-steel (SS) memiliki nilai kuat lekat rata-ratapaling besar sebesar 7,204 Mpa , kemudian benda uji yang dipasangi klem selang sebesar 6,150 Mpadan benda uji cable ties plastik (PLS) memiliki nilai kuat lekat paling kecil sebesar 5,984 Mpa.Namun rentang data antar variabel menunjukan daerah yang sama. Dari hasil penilitian dapat ditarikkesimpulan berupa pemasangan variasi jenis cable ties tidak berpengaruh secara signifikan terhadapkuat lekat antara beton dan bambu.Kata kunci : tulangan bambu, kuat lekat, kegagalan gelincir, bambu.
PENGARUH DIMENSI TULANGAN BAMBU TERHADAP BOND SLIP STRENGHT ANTARA TULANGAN BAMBU DAN BETON Aulia, Yusril Fatchi; Wijatmiko, Indradi; N., Christin Remayanti
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bambu adalah sumber daya alam terbarukan yang memiliki kuat tarik cukup tinggi.Oleh karena itu, bambu dapat dimanfaatkan untuk dijadikan material pengganti baja. Akantetapi pada struktur beton bertulangan bambu sering kali memiliki kegagalan berupa slip antaratulangan bambu dan beton. penambahan treatment khusus pada bambu berupa penambahanlapisan kedap air berupa sikadur 31 CFN kemudian ditaburi pasir sebelum sikadur mengeringserta pemasangan cable ties pada tulangan bambu sabagai rekayasa ulir diharapkan depatmeningkatkan kuat lekat yang terjadi antara tulangan bambu dan beton sehingga dapatmengatasi permasalahan slip yang sering terjadi anatara tulangan bambu dan beton. Dimensitulangan bambu memiliki perngaruh terhdap kuat lekat yang terjadi antara tulangan bambu danbeton. Berdasarkan hasil penelitian, varisai dimensi tulangan bambu terkecil memiliki nilaikuat lekat yang terbesar dan sebaliknya bariasi dimensi tulangan bambu terbesar memiliki nilaikuat lekat yang terkecil.Kata Kunci : tulangan bambu, kuat lekat, dimensi tulangan bambu
Pengaruh Perubahan Iklim Terhadap Ketersediaan Air Baku Di Malang Raya Alwafi Pujiraharjo; Arief Rachmansyah; Indradi Wijatmiko; M. Ruslin Anwar
Rekayasa Sipil Vol 9, No 1 (2015)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (745.711 KB)

Abstract

Air merupakan kebutuhan yang penting dalam kehidupan manusia dimana merupakan sumber daya alam yang harus dijaga ketersediaannya. Perubahan dan penggunaan lahan serta perubahan cuaca dapat menimbulkan perubahan pada kondisi sumber air. Perubahan tersebut dapat mempengaruhi ketersediaan air. Kondisi saat ini di Malang Raya, yang meliputi Kota Batu, Kota Malang dan Kabupaten Malang, terdapat beberapa mata air dan sumur yang mengalami penurunan kuantitas. Apabila tidak dilakukan usaha perlindungan dan perbaikan mata air, maka dapat menimbulkan kondisi dimana tidak ada sumber air yang dapat diambil lagi. Untuk lebih memahami masalah kesediaan air di Malang Raya, maka perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui kondisi kesediaan air di Malang Raya. Penelitian akan dilakukan dengan mengumpulkan data-data dan informasi yang dapat digunakan dalam analisis ketersediaan air. Data yang diperoleh dapat berupa data primer dan sekunder, seperti data curah hujan, suhu, topografi, kondisi geologi dan geohidrologi serta kondisi pelayanan air di Malang Raya. Data-data tersebut kemudian juga akan dianalisis melalui perhitungan banjir rencana untuk mengetahui resiko banjir serta melalui perhitungan debit andalan untuk mengetahui resiko kekeringan dengan melihat adanya pengaruh perubahan iklim yang ditandai oleh perubahan suhu. 
Co-Authors ., Saniyyah Agus Suharyanto Ahmad B., Jeka Ahtisya, Syauqi Akbar, Muhammad Allena, Gabrielle Alwafi Pujiraharjo Amiroh, Habibatul Andrea Saputra A. P. Ari Wibowo Ari Wibowo Arief Rachmansyah Arief Rachmansyah Aulia, Yusril Fatchi Avianindyas, Putri B.K., Bhondana Bayu B.K., Bhondana Bayu Bagaskoro, Yogi Tio Bhondana Bayu B.K Bhondana Bayu B.K Chasanah, Uswatun Christin Remayanti Christin Remayanti N Christin Remayanti N. Christin Remayanti Nainggolan Dabi, Fransiska R Devi Nuralinah Dika, Johan Wayan Eko Andi Suryo Eko Andi Suryo Fadillah, Andika Fadly Usman Faisal, Muhammad Faradina, Alifia FATRA NONGGALA PUTRA Fauzi, Rifqi Eka Febrian, Abid Febriyannor, Rifqy Firdausy, Ananda Insan Frizky Andrian Perdana Hadi Suyono Harijanto, Griffin Septian Harimurti . Harimurti Harimurti Hendro Suseno Herlambang, Jevri Herry Santosa Heryono, Cahyo Adhi Imansari, Aisyaning Indah Ria Riskiyah, Indah Ria Indra Waluyohadi, Indra Ismu Rini Dwi Ari Karima, Dhia Kartika Puspa Negara Keisuke Murakami Kusumawati, Nafisah Octa Laksana, Bayu Indra Ludfi Djakfar M Hamzah Hasyim M. Hamzah Hasyim M. Ruslin A., M. Ruslin M. Ruslin Anwar Maulana, Eka Ming Narto Wijaya Moch. Agus Choiron Molidan, Gingga Nabila, Meutia Aisyah Nainggolan, Christin Remayanti Noerman, Muhammad Fauzan NUGROHO, CANDRA ADI Permana, Arya Bagas Pradana, Sakti Arya Pramasida, Dipo Pramudito, Faishal Pratama, Dodi Rajendra Pratama, Rachmaniar Rizki Priambudi, Adhitya Pudyono . Pujiharjo, Alwafi Puspitasari, Ratri Putri, Enggie Herma RACHMAWATI, DYAH Rahmasari, Novita Rama, Rizal Regina Apituley Rokman, Mauhibur Rozaq, Rizal Fatchul Sabila, Ahmad Ariq Fihris Saifoe El Unas Saisbuwono Bauw, Umas Sanjaya, Gilang Edo Siburian, Jonathan Hasian Sirait, Christin Natalia Siti Nurlina Siti Nurlina Sri Murni Dewi Sri Murni Dewi, Hendro Suseno, Tatang Fendy Harianto, Sugeng P. Budio Sugeng Prayitno Budio Suroso, Yosephine Diajeng Janur Prasasti, As’ad Munawir, Suryo, Benediktus Rendy Diopasca Susilo, Joko Suwanda, Rizky Anas Syamnah Harahap, Muthiah Putrilan Ummah, Karimatul Usri Amrullah Utama, Singgih Fitra Vikriansyah, Andhika W, Dany Dwitama Wardhani, Arimurti Wisnu Wisnumurti . Wulandari, Fahima Yanda Christian Yatnanta Padma Devia Yudika Putra, Valentino Leonard Yulian, Albertus Eky Yulvi Zaika Yuniawati, Nungki