Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

AN IMPROVEMENT OF ARJUNA 1.0 CONVEYOR SYSTEM FOR 3D IRRADIATION Saefurrochman, Saefurrochman; Purwanto, Agus Tri; Adabiah, Suhadah Rabi'atul; Sukaryono, Sukaryono; Setiaji, Galih; Arthanto, Dwi Handoko; Anggraeni, Karina; Rachmawati, Isti Dian; Dwiatmaja, Agus; Wijono, Wijono; Nuraini, Elin; Andriyanti, Wiwien; Darsono, Darsono; Adjie, Andreas Bimo Putro
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 26 Nomor 1, 2023
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/gnd.2023.6826

Abstract

An improved design of the conveyor system of Arjuna 1.0 electron accelerator for 3D object irradiation has been done. The penetration of low energy electrons is less than 1 cm in the surface, causing a challenge for the irradiation process for sterilization of 3D objects. We design a conveyor that can be rotated 360o to irradiate objects evenly. The dimension of this conveyor is 1750 x 600 x 800 mm and the maximum diameter of the object is 7 cm. Based on the Frame Bending Stress analysis to calculate the strength of the conveyor frame, it is shown that the maximum displacement is only 0.029 mm, which is very small so it will cause no disturbance to power transfer from the motor to the conveyor. The normal stress (Smax) is 3.926 MPa and the bending stress for Smax (Mx) and Smax (My), are 2.391 MPa and 3.925 MPa respectively. We also calculate the stress analysis of the 3 mm-thickness of the motor mount and found that the Von-Misses Stress, first, and third Principal Stress are 4.425 MPa, 5.01 MPa, and 1.95 MPa respectively. These results confirm that the design and the material used for the conveyor are safe because the stress is very low than the material’s yield strength which is 207 MPa. The power needed for this conveyor is 0.01724 kW, with a maximum speed is 880 rpm. The new model of 3D conveyor has been constructed and can be implemented to ARJUNA 1.0 to irradiate objects on all its surfaces
BERSEPEDA INKLUSIF: MENINGKATKAN MOTORIK & INTERAKSI SOSIAL ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI TK ROUDLOTUL HIKMAH JOMBANG Fajar, Muhammad Kharis; Rusdiawan, Afif; Wijono, Wijono; Nugraha, Anggara Cahya
PROFICIO Vol. 6 No. 2 (2025): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v6i2.4638

Abstract

Pendidikan inklusif di Indonesia terus berupaya menjamin akses yang adil bagi siswa berkebutuhan khusus. Meskipun demikian, masih ada kendala dalam keterlibatan mereka dalam aktivitas fisik terorganisasi yang memfasilitasi perkembangan motorik, sosial, dan emosional. Pemahaman yang tidak memadai tentang metode adaptif untuk latihan fisik di kalangan pendidik dan orang tua memperburuk masalah ini. Inisiatif pengabdian masyarakat ini berupaya mengatasi kesulitan ini dengan membuat program bimbingan aktivitas fisik berorientasi bersepeda di TK Roudlotul Hikmah Jombang, sebuah lembaga pendidikan inklusif. Tujuannya adalah untuk mengembangkan kemampuan motorik anak-anak, mendorong hubungan sosial yang positif, dan menambah kemampuan instruktur dan orang tua untuk memasukkan aktivitas fisik berbasis permainan. Observasi awal, diskusi kelompok terfokus (FGD), instruksi teoritis untuk guru, bimbingan praktis untuk siswa, dan penilaian formatif dan sumatif menggunakan tes kebugaran, kuesioner, dan wawancara adalah beberapa metode yang digunakan. Hasil menunjukkan peningkatan substansial dalam koordinasi motorik anak-anak, kecakapan pendidik dalam pendidikan jasmani, dan hubungan dengan teman sebaya. Keunggulan program ini meliputi metodologi yang menarik dan berorientasi pada permainan serta potensinya untuk skalabilitas. Meskipun demikian, masih ditemukan kekurangan dalam fasilitas dan keterlibatan orang tua. Hasilnya menggarisbawahi perlunya peningkatan infrastruktur, keterlibatan orang tua yang proaktif, dan integrasi teknologi untuk menjamin keberlanjutan. Upaya ini merupakan contoh bagaimana sekolah inklusif dapat memasukkan latihan fisik dalam kurikulum harian mereka, yang mendorong perkembangan anak secara menyeluruh.
Analisis Tegangan Sag Pada Sistem Distribusi GI Sengkaling Penyulang Pujon Menggunakan Kompensasi DVR Eko S, Arief Trisno; Wijono, Wijono; Siswojo, Bambang
Jurnal EECCIS (Electrics, Electronics, Communications, Controls, Informatics, Systems) Vol. 14 No. 2 (2020)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jeeccis.v14i2.638

Abstract

Makalah ini mendiskusikan tentang analisis tegangan sag dalam sistem distribusi. Tegangan sag disebabkan gangguan hubung singkat 1 fasa ke tanah. Tegangan sag memberikan dampak kerusakan pada beban Pujon. Tegangan sag diatasi dengan kompensasi tegangan dari salah satu Costum Power Device paling efektif yaitu Dynamic Voltage Restorer (DVR). Metode kontrol ANN ditambahkan dalam Kontrol Hystereisis diusulkan untuk meningkatkan kinerja DVR mengkompensasi tegangan beban. Hasil simulasi menunjukan bahwa DVR mampu mengkompensasi tegangan beban terhadap tegangan sag dari gangguan hubung singkat fasa ke tanah rata-rata sebesar 98.73%, gangguan 2 fasa ke tanah rata-rata sebesar 99.07% dan gangguan 3 fasa ke tanah rata-rata sebesar 99.34%.
Boost Converter Performance Improvement for Solar Panels Using Sliding Mode Controller Nurwati, Tri; Wijono, Wijono; Hikam, Aldi Lutfil; Hasanah, Rini Nur
Jurnal EECCIS (Electrics, Electronics, Communications, Controls, Informatics, Systems) Vol. 15 No. 1 (2021)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jeeccis.v15i1.692

Abstract

One way to utilize renewable energy sources is by using solar cells that convert sunlight energy into electrical energy. A converter is generally needed to adjust the output voltage of the solar cell to the application's needs. One type of converter that can be used is a boost converter, which can produce a voltage level at its output higher than its input. The output of the solar cell varies depending on changes in sunlight irradiation, which becomes the input for the converter. In this study, the sliding mode control (SMC) method is used to reduce oscillations in the boost converter's output voltage. The study was conducted by means of simulations using MATLAB/Simulink in open-loop and closed-loop control system conditions. The settling time value and the difference in output voltage before and after the disturbance occurred in the form of varying input voltages and varying loads were analyzed.   Abstrak - Indonesia Salah satu cara memanfaatkan sumber energi terbarukan adalah dengan menggunakan sel surya yang mengubah energi cahaya matahari menjadi energi listrik. Sebuah converter umumnya diperlukan untuk menyesuaikan tegangan keluaran sel surya dengan kebutuhan aplikasinya. Salah satu jenis konverter yang dapat digunakan yaitu konverter boost, yang dapat menghasilkan tingkat tegangan pada keluarannya lebih tinggi dari masukannya. Keluaran dari sel surya yang bervariasi tergantung pada perubahan iradiasi cahaya matahari menjadi masukan bagi konverter. Pada penelitian ini metode pengendalian sliding mode control (SMC) dimanfaatkan untuk mengurangi osilasi pada tegangan keluaran konverter boost. Penelitian dilakukan dengan cara simulasi menggunakan MATLAB/Simulink pada kondisi sistem pengendalian loop terbuka dan loop tertutup. Nilai settling time dan selisih tegangan keluaran saat sebelum terjadi gangguan dan setelah terjadi gangguan berupa tegangan masukan yang bervariasi dan beban yang bervariasi dianalisis.
Modeling and simulation of klystron-modulator for linear accelerators in PRTA Wijono, Wijono; Arthanto, Dwi Handoko; Setiaji, Galih; Saputra, Angga Dwi; Taufik, Taufik; Harto, Andang Widi
International Journal of Power Electronics and Drive Systems (IJPEDS) Vol 16, No 3: September 2025
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijpeds.v16.i3.pp1822-1831

Abstract

Approximately 70% of commercial industries worldwide use electron accelerator technology for various irradiation processes. The advantages of irradiation processes compared to thermal and chemical processes are higher output levels, reduced energy consumption, less environmental pollution, and producing superior product quality and having unique characteristics that cannot be imitated by other methods. Research Center for Accelerator Technology (PRTA), BRIN, Indonesia is developing standing wave LINAC (SWL) for food irradiation applications at S-band frequencies (±2856 MHz), electron energy of 6-18 MeV, and an average beam power of 20 kW. This paper aims to model, simulate, and analyze the klystron modulator in the RF linear accelerator (LINAC). The klystron modulator is the main component of the RF LINAC, which functions to supply klystron power with the order of megawatt peak DC, so that the klystron can amplify the low-level RF signal from the RF driver into a high-power RF signal with a power of 2-6 MW peak. The klystron modulator modeling is carried out based on mathematical modeling, then simulated using LTspice to analyze the system performance of the klystron modulator. The results of the klystron modulator modeling simulation show stable system performance and dynamic response. So that it meets the specifications of the 6-18 MeV SWL LINAC being developed by PRTA-BRIN.
Analisis Tingkat Pemahaman Wasit dan Juri Pencak Silat Kabupaten Ponorogo Pada Peraturan Terbaru Anik Tri Wahyuningtyas; Achmad Rizanul Wahyudi; Andri Suyoko; Wijono, Wijono; Waristra Tyo Nirwansyah
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 5 No. 1 (2024): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v5i1.476

Abstract

Dalam beberapa tahun terakhir ini terdapat pergantian peraturan pertandingan pencak silat diantaranya yaitu peraturan Persilat tahun 2021 dan peraturan IPSI terbaru tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat pemahaman wasit dan juri Kabupaten Ponorogo terhadap peraturan pertandingan pencak silat terbaru kategori tanding. Penelitian ini mengunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui penggunaan metode survei serta rancangan penelitiannya yaitu non-eksperimen. Sasaran penelitian ini ialah wasit dan juri Kabupaten Ponorogo dengan jumlah sampel 15 responden. Peneliti menggunakan kuesioner dengan skala Guttmen sebagai alat pengumpulan data dan uji validasi angket menggunakan Korelasi Pearson pada program SPSS serta uji reliabilitas menggunakan teknologi SPSS Cornbach Alpha dengan batasan angka 0.6 hingga diatas 0.8. Teknis analisis data menggunakan perangkat lunak ilmu sosial (SPSS). Hasil penelitian menunjukan peraturan pertandingan pencak silat terbaru kategori tanding sebesar 71,4%. Capaian pemahaman wasit dan juri Kabupaten Ponorogo dengan persentase 71,4% berada dalam kategori tinggi. Secara keseluruhan wasit dan juri di kabupaten Ponorogo memiliki pemahaman yang baik terhadap peraturan dan protokol dalam penyelenggaraan pertandingan pencak silat.