Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL ILMIAH GEOMATIKA

IDENTIFICATION OF WATER INUNDATION USING QUICKBIRD AND ALOS PALSAR SATELLITE IMAGE STUDY CASE: DAYEUHKOLOT SUBDISTRICT, BANDUNG DISTRICT Prihanggo, Maundri; Darmawan, Sony; Wikantika, Ketut
GEOMATIKA Vol 20, No 2 (2014)
Publisher : Badan Informasi Geospasial in Partnership with MAPIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24895/JIG.2014.20-2.154

Abstract

Indonesia was one of many disasterous potential country, more than 70% of natural disaster happened werehidrometeorogical disaster includingflood. Flood is definedas an overflow or inundation that comes from a river or other body of water and causes or threatens damage, any relatively high streamflow overtopping the natural or artificial banks in any reach of a stream. There are 4 regionsin Java Island that havethe highest potention of flood, they are Jakarta Province,  Merapi Slope Area, Bengawan Solo and Citarum Watershed Area. The purpose of this study is to identify land cover and water inundation of the study area using Quickbird and ALOS PALSAR image. Before classified and analyze the result, image pre-processing has to be generated in Quickbird and ALOS PALSAR image data to rid off thedistorsion from the data. Quickbird Image can be used for land cover identification with generated object based image classification and ALOS PALSAR Image are applied to identify water inundation in flood area using backscatter value deliniation. By 10th September 2013 with only 5 mm, all of the classes were inundated by water at severalvalues. Keywords: water inundation, remote sensing, Quickbird, ALOS PALSAR.ABSTRAKIndonesia merupakan salah satu negara yang memiliki potensi bencana yang cukup tinggi dan lebih dari 70% bencana yang terjadi merupakan bencana hidrometeorologis termasuk banjir. Banjir didefinisikan sebagai luapan atau genangan yang keluar dari sungai atau badan air dan menyebabkan suatu bahaya dan disebabkan oleh fenomena cuaca dan kejadian yang menyebabkan presipitasi berlebihan pada suatu permukaan bumi. Di Pulau Jawa terdapat empat daerah rawan banjir yang mendapat prioritas tinggi yaitu lereng Gunung Merapi, Provinsi Jakarta dan Daerah Aliran Sungai Bengawan Solo serta Daerah Aliran Sungai Citarum. Tujuan dari studi ini adalah melakukan identifikasi tutupan lahan daerah kawasan banjir beserta luasan genangan air pada tiap tutupan lahan dengan memanfaatkan citra Quickbird dan citra ALOS PALSAR. Sebelum dilakukan proses klasifikasi dan analisis citra, proses pra pengolahan data dilakukan pada citra Quickbird dan ALOS PALSAR agar bersih dari kesalahan yang ada. Tutupan lahan akan didapatkan dari citra Quickbird dengan metode klasifikasi object based dan genangan air diperoleh dengan deliniasi nilai backscatter citra ALOS PALSAR. Dengan curah hujan 5 mm pada tanggal 10 September 2007 seluruh kelas pada area studi tergenang dengan nilai tertentu.Kata kunci: genangan air, penginderaan jauh, Quickbird, ALOS PALSAR.
PENGOLAHAN DATA LANDSAT 8 UNTUK EKSTRAKSI OBJEK DI PERMUKAAN LAUT Susantoro, Tri Muji; Wikantika, Ketut
GEOMATIKA Vol 21, No 2 (2015)
Publisher : Badan Informasi Geospasial in Partnership with MAPIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.289 KB) | DOI: 10.24895/JIG.2015.21-2.481

Abstract

Kenampakan objek di permukaan laut seperti kapal, bagan, platform migas dan lainnya secara umum mudah dipetakan menggunakan data citra satelit resolusi tinggi. Akan tetapi, harga citra satelit resolusi tinggi tersebut relatif lebih mahal. Penggunaan citra satelit resolusi menengah dan regional secara umum hanya untuk pemetaan permukaan laut masih didominasi untuk pemetaan kondisi fisik dan kimia air laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengolah data Landsat 8 dalam rangka mengidentifikasi objek di permukaan laut. Berdasarkan hasil kajian objek di laut seperti kapal yang sandar di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, kapal yang bergerak di Utara Delta Wulan dan bagan tancap di perairan Jepara dapat diidentifikasi menggunakan NDVI dan penisbahan saluran ((SWIR-RED)/(SWIR+RED)). Kenampakan kapal tampak lebih baik menggunakan NDVI dan penisbahan saluran ((SWIR-RED)/(SWIR+RED)) dibandingkan pada citra komposit warna dengan kombinasi band 653 (RGB). Kapal yang bergerak terlihat jelas dengan buih gelombang dibelakangnya, sedangkan pada citra komposit warna dengan kombinasi band 653 (RGB), buih gelombang tidak dapat dilihat. Demikian juga dengan bagan tancap yang tidak terlihat pada citra komposit warna dengan kombinasi band 653 (RGB). Namun demikian bagan tancap dapat diidentifikasi dengan jelas pada NDVI dan penisbahan saluran ((SWIR-RED)/(SWIR +RED)). Kemampuan Landsat 8 untuk memetakan objek di laut dengan baik ini, dapat dimanfaatkan secara optimal untuk perencanaan kegiatan di bidang migas dan peluang mencari kapal yang hilang ataupun untuk monitoring daerah rawan illegal fishing.Kata kunci: Landsat 8, kapal, pelabuhan, bagan tancap, NDVI, penisbahan saluran, RGBAbstractThe appearance of the object on the sea surface like a ship, charts, and other oil and gas platforms are generally easily mapped using high-resolution satellite imagery data. However, the prices of high-resolution satellite images are relatively expensive. The use of medium resolution satellite imagery and regional general for mapping the sea surface is still dominated for mapping the physical and chemical conditions of seawater. The objective of this research is conducting a processing of Landsat 8 data for identifying objects on the sea surface. Based on the results, objects on the sea, such as ship that is docked at Tanjung Emas Harbour, Semarang and moving ship in North Wulan Delta, Demak, as well as bagan atJepara sea can be identified using NDVI and Rationing band ((SWIR-RED)/(SWIR +RED)). The appearance of ship is better identified using NDVI and Rationing band ((SWIR-RED)/(SWIR +RED)) than on the composite imageries using combination bands of 653 (RGB). The moving ship seen more clearly with ripple wave in the backside, whereas its cannot be seen in the composite imageries using combination bands of 653 (RGB). Similarly, bagan cannot be seen in the composite imageries using combination bands of 653 (RGB). However,bagan can be identified clearly using NDVI and rationing band ((SWIR-RED)/(SWIR +RED)).Landsat 8 Ability to map the object in the sea with this good, can be used optimally for planning activities in the field of oil and gas and the opportunities to look for the missing ship or for monitoring areas prone to illegal fishing.Keywords: Landsat 8, ship, harbour, bagan, NDVI, rationing band, RGB
Co-Authors Abd. Rasyid Syamsuri Adhi Wibowo Adriana Hiariej, Adriana Agung B. Harto Agung Budi Harto Agung Budi Harto Agung Budi Harto Agung Budi Harto Agung Budi Harto Agung Budi Harto Agung Budi Harto Agung Budi Harto Agung Budi Harto Agung Budi Harto Agus Handoyo Harsolumakso Agus Handoyo Harsolumakso, Agus Handoyo Agus Sutanto Agus Sutanto Ahmad Luthfi Hadiyanto Akihiko Kondoh Aldyansyah, Muhammad Aminah Kastuari Anesta, Aqilla Fitdhea Anggun Tridawati Aqilla Fitdhea Anesta Armi Susandi Armi Susandi Ary Setijadi Prihatmanto Asep Saepuloh Asep Saepuloh Asep Yusup Saptari Asep Yusup Saptari, Asep Yusup Asmi M. Napitu Asmi M. Napitu Aswin Rahadian Bambang Widarsono Bobby S. Dipokusumo Dandy A. Novresiandi Darmawan S Darmawan S, Darmawan Dedi Irawadi Deni Suwardi Desti Ayunda Dudung M Hakim Dudung Muhally Hakim Dudung Muhally Hakim Fahmi, Muhammad Nurul Farah Nafisa Ariadji Fauziah, Afi Fenny M. Dwivany FENNY MARTHA DWIVANY Ghazali, Mochamad Firman Ghozali, M. Firman Giasintha Stefani Golok Jaya, La Ode Muhammad Hary Nugroho Herru Lastiadi Setiawan Himasari Hanan Husna Nugrahapraja I Nyoman Dibia I NYOMAN RAI I Wayan Nuarsa Imam A. Sadisun Intan Fatmawati Irland Fardani Ishak H. Ismullah Jevon A. Telaumbanua Karlia Meitha Katmoko Ari Sambodo Katmoko Ari Sambodo, Katmoko Ari LILIK BUDIPRASETYO Lissa F. Yayusman Luky Adrianto Lumbantobing, Marlonroi Mamad Sugandi Marlonroi Lumbantobing Mila Olivia Trianaputri Mirelva, Prima Rizky Mochamad Firman Ghazali Mochamad Firman Ghazali Nengah Widiadnyana Nengah Widiadnyana Nisrina Sukriandi Nurjanna Joko Trilaksono Prihanggo, Maundri Prila Ayu Dwi Prastiwi Purnama, Yustika Retno Dammayatri Rian Nurtyawan Riantini Virtriana S. Suliantara Satria Bijaksana Shafarina Wahyu Trisyanti Sigit Nur Pratama Simarmata, nirmawana Soni Darmawan Sony Darmawan, Sony Sugandi, Mamad Sukristiyanti Sukristiyanti Supriadi A Supriadi A, Supriadi Susantoro, Tri Muji Suwardhi, Deni Tahjudil Witra Tan, Alex Tohir, Rizki Kurnia Tombayu A. Hidayat Topik Hidayat Tri Muji Susantoro Tri Muji Susantoro Tri Muji Susantoro Tri Muji Susantoro Tri Muji Susantoro Tri Muji Susantoro, Tri Muji Trianaputri, Mila Olivia Tridawati, Anggun Trika Agnestasia Tarigan Yayusman, Lissa Fajri Yudi Setiawan