Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : AGRIEKSTENSIA

Membangun Kapasitas Petani Lahan Marjinal di Perbatasan Darat Indonesia (Kasus di Belu, Nusa Tenggara Timur) budi sawitri; Siti Amanah; Amiruddin Saleh; Aida Vitayala. S Hubeis
AGRIEKSTENSIA Vol 19 No 1 (2020): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.86 KB) | DOI: 10.34145/agriekstensia.v19i1.420

Abstract

Perbatasan negara merupakan garda terdepan dalam upaya menghadapi dampak integrasi terhadap negara tetangga. Kondisi keberagaman biofisik dan sosial yang tinggi menjadi salah satu permasalahan dalam upaya pembangunan sehingga diperlukan pendekatan pembangunan yang tepat, terutama di bidang pertanian. Tulisan ini bertujuan untuk menggambarkan potensi, kondisi kesejahteraan petani dan sumber daya manusia, dan kebijakan pembangunan pertanian. Studi literatur digunakan untuk membahas gambaran wilayah perbatasan dengan didukung data dan hasil penelitian yang relevan. Hasil studi menunjukkan bahwa peranan sumberdaya manusia dalam pembangunan pertanian sangat penting, sehingga diperlukan penguatan kapasitas petani dalam mengembangkan potensi pertanian di perbatasan negara yang memiliki keragaman biofisik.
Kompetensi Teknis Petani Padi dalam Penerapan Pengelolaan Tanaman Terpadu di Desa Sukaresmi Kecamatan Tamansari Kabupaten Bogor Sawitri, Budi; Iskandar, Elvira; Suryani, Suryani
AGRIEKSTENSIA Vol 18 No 2 (2019): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.848 KB) | DOI: 10.34145/agriekstensia.v18i2.423

Abstract

Teknologi Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) pada usahatani padi sawah merupakan sebuah pendekatan inovatif dalam upaya peningkatan efisiensi usahatani padi sawah dengan menggabungkan berbagai komponen teknologi yang saling menunjang dan memperhatikan penggunaan sumberdaya alam secara bijak agar memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman. Teknologi ini memperkenalkan pengelolaan tanaman secara terpadu meliputi penggunaan varietas unggul, benih bermutu dan bersertifikat, pemupukan berimbang, dan pengendalian hama penyakit secara terpadu. Tujuan penelitian yaitu mengidentifikasi tingkat kompetensi teknis petani dalam penerapan pengelolaan tanaman terpadu dan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kompetensi teknis petani dalam penerapan teknologi PTT. Penelitian ini menggunakan metode survei kepada 31 orang petani. Data dianalisis menggunakan range score dan uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata petani di Desa Sukaresmi memiliki tingkat kompetensi sedang dalam penerapan teknologi PTT. Faktor-faktor yang berhubungan nyata dengan kompetensi teknis petani adalah pengalaman usahatani, peran pendampingan penyuluh, dan ketersediaan informasi penyuluhan. Peran penyuluh dalam penerapan teknologi PTT sangat penting terutama dalam pendampingan petani dan sebagai sumber informasi bagi petani. Kata kunci— kompetensi, pengelolaan tanaman terpadu, padi
Penyuluhan: Mampukah Menghadirkan Perubahan? Satriawan, Pravasta Wahyu; Hanim, Faridha; Safitri, Reza; Sawitri, Budi
AGRIEKSTENSIA Vol 22 No 1 (2023): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/agriekstensia.v22i1.2560

Abstract

Partisipasi masyarakat dalam pengelolaan wisata desa, menjadi tolok ukur keberhasilan suatu penyebaran informasi oleh agen pembaharu atau penyuluh. Tujuan penelitian ini antara lain 1) mengidentifikasi karakteristik inovasi wisata Bon Deso dan 2) mendesain rancangan penyuluhan guna memberikan kesadaran petani Desa Tulungrejo terhadap pentingnya pengembangan wisata Bon Deso. Penelitian ini menggunakan pendekatan action-research untuk mendapatkan pengetahuan sekaligus mengambil tindakan untuk menciptakan perubahan perilaku pada Petani. Penelitian ini berlokasi di wisata Bon Deso, Desa Tulungrejo, Kota Batu. Informan dalam penelitian ini terdiri dari 6 orang dengan 1 sebagai key informan yang ditetapkan secara purposive serta 5 sebagai informan tambahan yang ditetapkan dengan snowball sampling. Wawancara mendalam dilakukan untuk mengeskplorasi permasalahan sehingga dapat ditentukan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Analisa dilakukan secara deskriptif untuk menjabarkan fenomena yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Wisata Bon Deso sesuai dengan karakteristik sosial-ekonomi masyarakat dan lingkungan, dapat diamatiidan dicoba. Akan tetapi, wisata tersebut belum memberikan keuntungan sebab belum beroperasi dan mengalami kendala berupa lemahnya dukungan dari stakeholder terkait. Pada aspek perancangan penyuluhan, penetapan tujuan, sasaran, materi, metode, serta media dinilai efektif karena hasil evaluasi menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan secara signifikan dari petani. Rekomendasi penelitian ini yaitu melakukan tindakan persuatif dan memfasilitasi petani dalam memahami konsep wisata berkelanjutan.
Rancangan Penyuluhan Pengembangan Agrowisata “Bumi Lumbung Pendem” Desa Pendem, Kec. Junrejo, Kota Batu Wahyudi, Levina Andilla; Sawitri, Budi
AGRIEKSTENSIA Vol 22 No 2 (2023): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/agriekstensia.v22i2.3057

Abstract

Pengembangan agrowisata seminimal mungkin melibatkan dua peran penting didalamnya yakni pemerintah dan masyarakat sehingga menimbulkan sinergi positif dan berdampak pada ksejahteraan masyarakat desa tersebut. Tujuan penelitian ini adalah merancangan penyuluhan dan menganalisa peningkatan pengetahuan petani Desa Pendem terkait pengembangan agrowisata di Agrowisata “Bumi Lumbung Pendem”. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Populasi dan sampel penelitian yaitu petani Desa Pendem yang tergabung di Kelompok Tani Wiji Aji Bumi. Instrumen penelitian disusun dengan skala Guttman. Pengujian instrumen dilakukan dengan uji validitas dan reliabilitas Cronbach Alpha. Metode analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji t – dua sampel berpasangan. Setelah dilakukannya penyuluhan diketahui telah terjadi peningkatan pengetahuan petani dengan dibuktikan terdapat perbedaan signifikan sebesar 0,45 antara sebelum dan sesudah dilaksanakan penyuluhan.