Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Korelasi Hukum Antara Penegakan Hukum Pasal 115 UULLAJ dan Pengurangan Perjudian Balap Liar di Kota Malang Galih Setyo Refangga; Wiwik Utami; Sigit Budi Santoso; Mukhammad Soleh
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 3: April 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i3.7840

Abstract

Fenomena balap liar yang terindikasi sebagai perjudian di Kota Malang menjadi permasalahan serius karena tidak hanya melanggar peraturan lalu lintas, tetapi juga mengganggu ketertiban umum dan meningkatkan risiko tindak pidana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan penegakan hukum Pasal 115 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UULLAJ) dengan upaya penanggulangan praktik perjudian pada balap liar, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi aparat penegak hukum. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan evaluatif, menggunakan wawancara semi terstruktur dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala utama dalam penegakan hukum adalah keterbatasan jumlah personel, regulasi yang tidak spesifik, tidak adanya saksi atau alat bukti yang kuat, serta proses hukum yang panjang dan berbelit. Untuk mengatasi kendala tersebut, diperlukan regulasi yang lebih spesifik, optimalisasi teknologi dalam pengawasan, peningkatan kapasitas aparat penegak hukum, serta edukasi kepada masyarakat tentang bahaya balap liar dan perjudian. Diharapkan upaya ini dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman, tertib dan bebas dari balap liar di Kota Malang.
Dukungan Kesehatan Jiwa Psikososial Dewasa Sehat Dalam Menurunkan Kecemasan Dan Pencegahan Depresi Di Bojonegoro Titik Nuryanti; Evi Muslima I.P; Wiwik Utami
Jurnal Insan Cendekia Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Insan Cendekia
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jic.v8i2.925

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Masa pandemic covid19 adalah masa dimana terdapat penyebaran virus covid19 pada beberapa Negara di tahun 2019. Hal ini dapat memberikan dampak kesehatan baik fisiologis maupusn psikologis pada masyarakat Indonesia. Salah satunya adalah kecemasan. Pada salah satu survey ketahanan keluarga dimasa pandemic dilakukan oleh IPB sebanyak 66% perempuan menunjukkan gangguan psikologis diantaranya kecemasan bahkan depresi. Kecemasan ini dapat diatasi dengan dukungan kesehatan jiwa dan psikososial dari keluarga dan teman-teman. DKJP mengintegrasikan pendekatan biologis, psikologis, dan sosiokultural di bidang kesehatan, sosial, pendidikan dan komunitas, serta untuk menekankan perlunya pendekatan-pendekatan yang beragam dan saling melengkapi dari berbagai profesi dalam memberikan dukungan yang sesuai.Tujuan : penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh dari DKJP dalam menurunkan tingkat kecemasan dan pencegahan depresi pada dewasa sehat Metode : Desain penelitian menggunakan jenis quasy eksperimental, dengan populasi 402 anak usia sekolah dengan sampel 40 responden kelompok intervensi dan 40 responden untuk kelompok kontrol. Teknik pengumpulan sampel menggunakan simple random sampling, pengumpulan data menggunakan kuesioner dan chek list, sedangkan uji statistik yang digunakan adalah uji mann whitney dan uji wilcoxon. Hasil : Dukungan Kesehatan Jiwa dan Psikososial memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perubahan kecemasan dan depresi. Kesimpulan : Dukungan Kesehatan Jiwa Psikososial mampu mencegah depresi dan menurunkan kecemasan pada orang dewasa. DKJP terdiri dari peningkatan imunitas dan pencegahan masalah Kesehatan jiwa dan psikososial peningkatan imunitas dapat diperoleh dari fisik maupun jiwa psikososial sedangkan untuk pencegahan jiwa psikososial dapat berupa pencegahan penularan dan lainnya. ABSTRACT Introduction: The covid19 pandemic period is a period where there is a spread of the covid19 virus in several countries in 2019. This has a physiological and psychological health impact on the people of Indonesia. One of them is anxiety. In the pandemic survey conducted by IPB, as many as 66% of women showed psychological disorders including anxiety and even depression. Anxiety can be managed with mental health and psychosocial support from family and friends. DKJP integrates biological, psychological, and sociocultural approaches in the fields of health, social, education, and community, in suppressing diverse and complementary approaches from various professions in providing appropriate support. Objective: The study aims to explain the effect of DKJP in reducing anxiety levels and preventing depression in healthy adults. Method: The study design used quasi-experimental, with a population of 402 school-age children with a sample of 40 respondents intervention group and control group. The sample collection technique used simple random sampling, data collection use a questionnaire and a checklist, while the statistical test used is the Mann Whitney test and the Wilcoxon test. Results: Mental Health and Psychosocial Support have a significant effect on changes in anxiety and depression. Conclusion: Psychosocial Mental Health Support can prevent depression and reduce anxiety in adults. DKJP consists of increasing immunity and preventing mental health psychosocial problems. Increasing immunity can be obtained from the physical and psychosocial aspects, while the prevention of psychosocial mental health is in the form of prevention of transmission and others.
The Effect of Leverage and Capital Intensity on Tax Avoidance With Profitability as a Moderating Variable (Empirical Study on Property and Real Estate Sector Companies Listed on the Indonesia Stock Exchange in 2018-2022) Fani Perdana Nurmadjid; Wiwik Utami
Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting Vol. 6 No. 2 (2025): Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting (May-June 2025
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dijefa.v6i2.4298

Abstract

This study aims to analyze the effect of leverage and capital intensity on tax avoidance with profitability as a moderating variable in property and real estate sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the 2018-2022 period. The population of this study includes all property and real estate sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the 2018-2022 period. Samples were taken using a purposive sampling method with certain criteria, during the study period. Based on the established criteria for the use of panel data, the number of data that can be processed is 100 data. The analysis method used is panel data regression with a fixed effect model approach processed using Eviews 12. The results of the study show that: (1) Leverage has a positive effect on Tax Avoidance; (2) Capital Intensity also has a positive effect on Tax Avoidance. (3) Profitability is a moderating variable (Pure Moderation) Where profitability is able to moderate the effect of Leverage on Tax Avoidance; (4) Profitability is a moderating variable (Pure Moderation) where profitability is able to moderate the influence of Capital Intensity on Tax Evasion.
PENGARUH DISTRAKSI AUDIO VISUAL TERHADAP ANXIETY PADA PASIEN PRE SIRKUMSISI Wiwik Utami; Ahmad Maftukhin; Raffiky PS; Heni Erlina
Asuhan Kesehatan : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan dan Keperawatan Vol. 16 No. 1 (2025): Asuhan Kesehatan Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : LPPM STIKES Rajekwesi Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis Faktor Pergaulan dengan Kenakalan Remaja Berbasis Konsumsi Miras di Desa Trenggulunan Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro Tahun 2024 Titik Nuryanti; Wiwik Utami; Rahmawati Rahmawati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.749

Abstract

Pada masa remaja, pergaulan memegang peranan sangat penting. Lingkungan pergaulan bisa memberikan pengaruh positif maupun negatif, tergantung pada individu dan lingkungannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktor pergaulan dengan kenakalan remaja yang berupa konsumsi minuman keras (miras) di Desa Trenggulunan, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh remaja di Desa Trenggulunan yang berjumlah 113 orang. Sampel sebanyak 88 orang dipilih secara acak sederhana (simple random sampling). Variabel bebas dalam penelitian ini adalah lingkungan pergaulan, sedangkan variabel terikatnya adalah kenakalan remaja yang berupa konsumsi miras. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Data yang terkumpul kemudian dianalisis melalui tahap editing, coding, scoring, dan tabulasi. Selanjutnya dilakukan uji Chi Square dan koefisien kontingensi untuk mengetahui apakah ada hubungan antara lingkungan pergaulan dengan kenakalan remaja, serta seberapa kuat hubungan tersebut. Hasil uji Chi Square menunjukkan nilai p sebesar 0,000 (< 0,05), sehingga hipotesis nol ditolak. Ini berarti ada hubungan yang signifikan antara lingkungan pergaulan dan kenakalan remaja dalam bentuk konsumsi miras di Desa Trenggulunan. Namun, koefisien kontingensi sebesar 0,158 menunjukkan hubungan tersebut tergolong lemah. Hasil penelitian ini terdapat hubungan antara lingkungan pergaulan dengan kenakalan remaja dalam bentuk konsumsi minuman keras di Desa Trenggulunan, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro tahun 2024. Oleh karena itu, diharapkan para remaja dapat menjaga lingkungan pergaulan yang positif dan menghindari lingkungan yang kurang baik agar dapat mencegah terjadinya kenakalan remaja berupa konsumsi miras.
Dukungan Emosional dan Sosial terhadap Kecemasan Persalinan A Systematic Literature Review Raffiky Pinandia S; Wiwik Utami
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.45473

Abstract

Kehamilan merupakan saat-saat yang dinantikan oleh seorang wanita yang telah menikah dan bagi seorang wanita kehamilan merupakan suatu bentuk perwujudan kesempurnaan karena akan mendapatkan keturunan. Dalam proses kehamilan terjadi perubahan secara biologi, fisiologi dan psikologi. Tujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis berbagai studi yang membahas hubungan antara dukungan sosial dan emosional dengan kecemasan persalinan. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pencarian artikel pada database PubMed, Scopus, Research Gate, Scienct Direct, dan Google Scholar dalam rentang tahun 2020–2024. Kata kunci yang digunakan meliputi "dukungan keluarga", "kecemasan ibu hamil", "sosial supprot for chilbirth" dan "persalinan". Hasil temuan menunjukkan bahwa dukungan emosional dari pasangan dan tenaga medis dapat signifikan dalam mengurangi kecemasan, sehingga meningkatkan pengalaman persalinan yang lebih positif bagi ibu. Dukungan sosial merupakan suatu bentuk bantuan yang diberikan kepada individu untuk melindunginya dari konsekuensi stres. Diharapkan adanya dukungan sosial yang dapat berupa dukungan emosional, dukungan penghargaan, dukungan instrumental dan dukungan informasi. Dukungan sosial diharapkan dapat membantu wanita hamil menghadapi kecemasan selama proses kehamilan.
Hubungan kepatuhan kunjungan antenatal care (ANC) dan pola makan dengan kejadian anemia pada ibu hamil Puteri Ayu Nurhaliza; Siti Patonah; Wiwik Utami; Novia Dwi Astuti
THE JOURNAL OF Mother and Child Health  Concerns Vol. 4 No. 7 (2025): October Edition
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mchc.v4i7.1520

Abstract

Background: Anemia in pregnant women is a health problem that affects the mother and fetus. Compliance with antenatal care (ANC) visits and good diet play a role in preventing anemia. However, culture and community beliefs influence the diet of pregnant women, Transcultural Nursing emphasizes the importance of considering cultural factors in health services so that education is more effective. Purpose: To analyze the relationship between compliance with ANC visits Health Center. Method: The design of this study was correlational analytic with a cross-sectional approach. The sample consisted of 40 pregnant women in the third trimester selected by purposive sampling. Data was collected through medical record observations, diet questionnaires, and hemoglobin level examinations, then analyzed using the Chi-Square test. Results: ANC visits in pregnant women showed that 87.5% were non-compliant and were not significantly related to anemia (p = 0.496). Diet was mostly good (65%) and sufficient (35%), but also not significant for anemia (p = 0.232). Thus, diet remains a risk factor (OR = 4.167). A cultural approach is needed in education because beliefs about food taboos affect the nutritional intake of pregnant women. Conclusion: ANC visits and diet are not significantly related to the incidence of anemia, but diet remains a risk factor (OR = 4.167). Suggestion: Health workers need to implement Transcultural Nursing in nutrition education, adapting to local culture so that pregnant women understand the importance of nutrition and compliance with ANC visit.
Application of the family-centered nursing theory in the education of children with hearing impairments: an analysis of the relationship between parental support and academic achievement Pepy Saudia Ardani; Wiwik Utami; Agus Ari Afandi; Siti Patonah
THE JOURNAL OF Mother and Child Health  Concerns Vol. 4 No. 8 (2025): November Edition
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mchc.v4i8.1793

Abstract

Background: Children with special needs possess intellectual potential comparable to that of typically developing peers; however, they often face challenges related to communication, social adaptation, and learning that necessitate structured family and educational support. Within this context, family engagement plays a crucial role in fostering academic and psychosocial development, especially for children with hearing impairments who require inclusive learning environments. Purpose: to explore the application of the Family-Centered Nursing theory in the educational setting of children with hearing impairments, specifically analyzing the relationship between parental support and academic achievement. Method: A quantitative cross-sectional correlational design was employed involving 44 parents of children with hearing impairments enrolled at the Special School (SLB) in Bojonegoro City, Indonesia. Data was obtained using a validated 22-item parental support questionnaire (Cronbach’s alpha = 0.929) and students’ report card scores as indicators of academic performance. Statistical analysis was conducted using the Spearman’s rho correlation test. Results: The findings demonstrated a strong and positive correlation between parental support and academic achievement (Spearman’s rho = 0.870, p < 0.05). Higher levels of emotional, informational, appraisal, and instrumental support were significantly associated with better academic performance, with emotional support emerging as the most influential factor enhancing motivation and learning engagement among children. Conclusion: The study highlights the theoretical and practical significance of the Family-Centered Nursing approach beyond healthcare contexts, emphasizing its relevance in promoting inclusive education for children with disabilities. The results underscore the need for family-based educational interventions and interdisciplinary collaboration among nurses, educators, and policymakers to strengthen parental involvement and improve academic outcomes for children with hearing impairments.
Peningkatan Pemberdayaan Masyarakat Sehat dalam Mencegah Penyakit Melalui Edukasi Pencegahan Penyakit Degeneratif di Selangor, Malaysia Wiwik Utami; Evita MIP; Nur azizah; Rony Setianto; Rahmawati Rahmawati; Titik Nuryanti; Ratih Fadila; Nadia Anggi Aulia; Dey Jita; Sandeep Poodar; Suzanah binti Tamliha
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/nss08w78

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) menjadi penyebab utama kematian di berbagai negara, termasuk Malaysia. Berdasarkan data Bahagian Kesihatan Awam Selangor tahun 2023, prevalensi PTM meningkat sebesar 15% dalam lima tahun terakhir akibat pola hidup tidak sehat, kurangnya aktivitas fisik, serta rendahnya kesadaran masyarakat terhadap upaya pencegahan. Untuk menjawab tantangan tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat internasional ini dilaksanakan di Lembah Jaya Utara, Selangor, Malaysia. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman masyarakat tentang gaya hidup sehat dan pemberdayaan kader lokal dalam pencegahan PTM. Metode yang digunakan meliputi edukasi kesehatan berbasis komunitas, pelatihan kader kesehatan, kampanye digital melalui media visual, serta pemeriksaan kesehatan dasar seperti tekanan darah, gula darah, dan asam urat. Evaluasi dilakukan dengan pre-post test serta survei kepuasan peserta. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 45% setelah mengikuti edukasi, dan 90% peserta menyatakan puas serta merasa terbantu dengan layanan pemeriksaan kesehatan. Selain itu, kader komunitas mulai aktif memberikan edukasi lanjutan secara mandiri, dan media visual terbukti meningkatkan pemahaman serta daya ingat masyarakat. Kolaborasi antara STIKes Rajekwesi Bojonegoro, Lincoln University College Malaysia, dan masyarakat setempat menjadi kunci keberhasilan intervensi ini. Kesimpulannya, pendekatan berbasis komunitas dan kolaborasi lintas institusi efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pencegahan PTM di wilayah sasaran.
Low Birth Weight as A Predictor of Stunting in Bojonegoro, East Java, Indonesia Wiwik Utami; Aris Citra Wisuda; Titik Nuryanti; Siti Patonah; Ahmad Maftukhin; Novia Dwi Astuti; Agus Ari Affandi
Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Vol 8, No 2 (2026): Contagion
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/contagion.v8i2.28196

Abstract

Birth weight is the primary indicator of a baby's health. Babies with low body weight often face challenges in physical growth, metabolic function, and cognitive and intellectual development. The purpose of this study is to determine the relationship between a history of low birth weight and stunting. This study used a correlational analytical design with a cross-sectional approach. The population included 120 pairs of mothers and children aged 2–3 years. A simple random sampling technique selected 108 pairs as the sample. Data were collected by measuring the child's height and by obtaining secondary data on birth weight. Data analysis was carried out using Chi-Square and Contingency Coefficient tests. The results showed that of 69 respondents (63.9%) who had a history of low birth weight, as many as 45 children (41.7%) were stunted. The majority of respondents were children aged 2-3 years (92.3%), female, and firstborn. A chi-square statistical test yields a P-value = 0.008 < a (0.05). This indicates a relationship between a history of low birth weight and the incidence of stunting in children aged 2–3 years, with a Contingency Coefficient rate of 0.462. The conclusion shows that there is a link between low birth weight and the incidence of stunting in children aged 2–3 years. Parents are encouraged to attend Posyandu regularly for growth monitoring and optimal nutrition. Healthcare workers should prioritize nutritional counseling during pregnancy and the first two years of life. Policymakers are recommended to strengthen prenatal screening programs targeting low birth weight as an early predictor of stunting, particularly in agricultural communities with limited healthcare access. Keywords: Low Birth Weight, Stunting, Child Nutrition, Indonesia, Growth Disorders.