Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development

Proses Pembelajaran Ekstrakurikuler Seni Tari di SMA Negeri 1 Karangan Salnabillah, Humaira Khansa; Wiyoso, Joko
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 7 No. 6 (2025): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/rrj.v7i6.1769

Abstract

Penelitian dengan judul “Proses Pembelajaran Ektakurikuler Seni Tari di SMA Negeri 1 Karangan” mendeskripsikan tentang bagaimana proses kegiatan saat pebelajaran ekstrakurikuler seni tari di SMA Negei 1 Karangan berlangsung. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan femonemologi dimana penelitian akan mendeskripsikan pengalaman dari seseorang dan dari sudut pandang peneliti sendiri. Instrument penelitian ini adalah peneliti sendiri dan dibantu dengan instrument pendukung. Teknik pengumpulan data di lakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Tahapan penelitian yaitu berupa pra lapangan, lapangan dan pengolahan data. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran eksrakurkuler terdiri dari dua jenis yaitu pembelajaran saat Latihan rutin yang dilaksanakan setiap dua minggu sekali dan pembelajaran saat akan ada pementasan atau perlombaan yang di laksanaakan melalui tahap seleksi dan pelatihan yang biasanya satu atau dua bulan sebelum pementasan. Pada pembelajaran rutin Pembina menggunakan metode pembelajaran tidak langsung dan untuk pembelajran untuk pementasan atau perlombaan pelatih menggunakan metode pembelajaran demonstrasi dan metode pembelajaran drill.
Peran Tokoh Hanoman Sebagai Cucuk Lampah Dalam Pernikahan Adat Jawa Di Desa Pulo Dogom Kabupaten Labuhan Batu Utara Dewi Saputri, Mareta; Wiyoso, Joko
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 7 No. 6 (2025): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/rrj.v7i6.1811

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran tokoh Hanoman sebagai cucuk lampah dalam prosesi pernikahan adat Jawa di Desa Pulo Dogom, Kabupaten Labuhan Batu Utara. Fenomena ini muncul akibat ketiadaan penari tradisional di kalangan masyarakat perantauan, sehingga Hanoman tokoh pewayangan yang lebih dikenal dipilih sebagai pengganti. Tujuan penelitian ini adalah mengungkap peran Hanoman dalam prosesi serta makna simbolik yang menyertainya. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan etnografi, melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa Hanoman tidak hanya mengiringi pengantin pria dalam prosesi temu manten, tetapi juga menghibur tamu melalui atraksi akrobatik dan humor. Hanoman dipersepsikan sebagai simbol kekuatan, kesucian, dan penjaga spiritual pengantin. Musik pengiring berupa lagu tradisional seperti Ande-Ande Lumut, dapat disesuaikan dengan permintaan keluarga. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan tokoh Hanoman merupakan bentuk adaptasi budaya yang kreatif dalam menjaga keberlanjutan tradisi lokal.
Bentuk Pertunjukan Tari Seblak Rimong sebagai Tari Kreasi Anak-anak di Sanggar Dharmo Yuwono Kabupaten Banyumas Setyaningrum, Mita Dwi; Wiyoso, Joko
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 8 No. 2 (2026): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/rrj.v8i2.1998

Abstract

Tari Seblak Rimong merupakan tari kreasi banyumasan yang diciptakan oleh Sanggar Dharmo Yuwono Purwokerto, Kabupaten Banyumas. Istilah Seblak berarti dolanan sampu, sedangkan Rimong berarti kemben. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis bentuk pertunjukan Tari Seblak Rimong yang dipentaskan oleh Sanggar Dharmo Yuwono. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan struktural. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan narasumber ketua sanggar, koreografer, dan penata iringan. Hasil pembahasan meunjukkan bahwa struktur pertunjukan Tari Seblak Rimong terdiri atas unsur gerak, iringan, tata rias dan busana, tempat pertunjukan dan penciptaan. Gerak tari berpijak pada pakem lengger banyumasan yang geraknya enerjik, lincah, patah-patah, dinamis, dan ekspresif, yang merepresentasikan kegembiraan anak-anak. Iringan menggunakan musik calung banyumasan dengan tembang cakepan asmarandana yang berfungsi sebagai pengiring tari dan media penyampaian nilai kasih sayang, kepedulian, dan berbakti kepada orang tua. Dengan demikian, Tari Seblak Rimong berperan sebagai media hiburan, sekaligus sebagai sarana pelestarian nilai budaya dan pendidikan karakter berbasis kearifan lokal.