Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PROGRAM BUILDING LEARNING POWER DALAM MENGUPAYAKAN MUTU SEKOLAHDI SMP NEGERI 1 SIDOARJO WULANSARI, DEWI
Inspirasi Manajemen Pendidikan Vol 4, No 2 (2016): Inspirasi Manajemen Pendidikan
Publisher : Inspirasi Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan 1) pelaksanaan pembangunan kapasitas belajar dalam pembelajaran 2) nilai-nilai yang diterapkan dan 3) komitmen guru dalam pelaksanaan program Building Learning Power. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara semi terstruktur, observasi non partisipan, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan cara mereduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Kemudian pengecekan keabsahan data dilakukan dengan kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) pembangunan kapasitas belajar siswa dalam pembelajaran yang berhubungan erat dengan interaksi yang dilakukan antara guru dan siswa serta strategi yang digunakan, 2) nilai-nilai karakter yang diterapkan yakni Devout, Resilence, Reciprocity, Reflectiveness, dan Resourcefulness, 3) Komitmen guru bisa dilihat ketika guru memberikan perhatian kepada siswa dan saat guru menyampaikan pelaporan hasil prestasi siswa kepada walimurid. Oleh karena itu perlu adanya pembinaan secara rutin untuk mengembangkan kemampuan guru dalam membantu para siswa untuk meningkatkan kapasitas belajarnya sehingga mampu meningkatkan prestasi siswa yang secara otomatis akan menghasilkan mutu sekolah yang diharapkan.Kata kunci : program building learning power, mutu sekolah, kapasitas belajar, nilai, komitmen guru
The Effect Method of Playing Finger Painting on Creativity Ability And Ability To Espress Languages In Children Age 5-6 Years Wulansari, Dewi; Masitoh, Siti; Bachri, Bachtiar S.
International Journal for Educational and Vocational Studies Vol 2, No 1 (2020): January 2020
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ijevs.v2i1.2097

Abstract

This study tries to understand the method of playing finger painting on the ability of creativity and express language of children aged 5-6 years. This research was conducted with a quasi-experimental quantitative method "Pretest-Posttest Control Group Design" in TK Kec. Sukolio Surabaya with a sample of 107 children. Research data obtained through observation, work and documentation, and then analyzed using statistics with ANOVA test with the help of SPSS 25 for Windows. The results showed the  method of playing finger painting   proven  creativity, as evidenced from the Anova test the Fcount value of 187,516 is greater than the Ftable of 3.15. The  method of playing finger painting proven  against express language, as evidenced by the Anova test the Fcount value of 160,922 is greater than the Ftable of 3.15. While  The  method of playing finger painting influences creativity and expresses language, it is evident from the MANOVA test that the Fcount value of 165.122 is greater than the Ftable value of 3.15. Based on the results of data analysis, it can be concluded that  The  method of playing finger painting on creativity and express language for ages 5-6 years, and can develop children's abilities with creativity and language of children aged 5-6 years.
Antifungal Activity of (+)-2,2’-Epicytoskyrin A and Its Membrane-Disruptive Action Wulansari, Dewi; Praptiwi,; Julistiono, Heddy; Nurkanto, Arif; Agusta, Andria
Makara Journal of Science Vol. 20, No. 4
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

(+)-2,2’-Epicytoskyrin A, a bis-anthraquinone isolated from fungal endophyte Diaporthe sp. GNBP-10 associated with Uncaria gambir Roxb., was investigated for its antifungal activity. The broth microdilution method was used to determine the minimum inhibitory concentration (MIC) against 22 yeast strains and three filamentous fungi. The MICs of (+)-2,2’-epicytoskyrin A ranged from 16 to 128 µg/mL, which exhibited lower activity than the antifungal nystatin. A study of the mechanism of action revealed similar effects of (+)-2,2’-epicytoskyrin A and nystatin on Candida tropicalis at their MICs (16 and 8 µg/mL, respectively) and 2 times of the MIC. Both compounds caused cytoplasmic material and ion leakages on fungal cell, which were characterized by an increase in absorbance at 260 nm and 280 nm as well as Ca2+ and K+ ion concentrations. The morphology of the fungal cells after (+)-2,2’-epicytoskyrin A treatment was observed under a scanning electron microscope. The control cells, which were not treated with either (+)-2,2’-epicytoskyrin A or nystatin, showed a smooth surface, while the cells treated with either (+)-2,2’-epicytoskyrin A or nystatin shrank and displayed a donut-like shape. More shrinkage was observed in the 2 times MIC concentration and even more in the cells exposed to nystatin. The action of (+)-2,2’-epicytoskyrin A was proposed through membrane disruption.
ANALISIS HUKUM TENTANG INTERVENSI PIHAK KETIGA DALAM PUTUSAN GUGAT CERAI DAN HADHANAH DI PENGADILAN AGAMA PURBALINGGA (studi kasus putusan No.1640/Pdt.G/2023/PA.Pbg) Wulansari, Dewi; Wahyudi, Trubus
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 3, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkawinan adalah ikatan lahir batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.Perceraian menurut Bahasa Indonesia adalah “Pisah” dari kata dasar “Cerai”. Perceraian adalah putusnya perkawinan antara suami istri karena tidak terdapat kerukunan dalam rumah tangga atau sebab lain, seperti munculnya permasalahan yang lain antara suami dan istri dan sebelumnya di upayakan perdamaian dengan melibatkan keluarga kedua belah pihak . Oleh karena itu, dari uraian di atas dapat diketahui bahwa Perceraian dapat terjadi apabila telah dilakukan berbagai  mendamaikan kedua belah pihak untuk tetap mempertahankan keutuhan rumah tangga mereka dan ternyata tidak ada jalan lain kecuali dengan perceraian. Hadhanah adalah suatu perbuatan yang wajib dilaksanakan oleh orang tua yang bercerai karena tanpa hadhanah akan mengakibatkan anak akan terlantar dan sia-sia hidupnya.Berdasarkan analisis penulis, apabila ada putusan pengadilan tentang adanya intervensi pihak ketiga dalam memutus gugatan cerai dan hadhanah, maka pertimbangan Hakim tersebut dilihat dari adanya faktor-faktor yang menyebabkan pertikaian dalam rumah tangga sehingga mengakibatkan perkawinan tersebut dapat putus. Selanjutnya, mengenai pertimbangan Hadhanahnya Majelis Hakim akan memeriksa dan mengadili perkara hadhanah itu haruslah bersikap hati-hati, harus mempertimbangkan dari aspek kehidupan dan hukum, wajib memberikan putusan dengan seadil-adilnya, sehingga berbagai kepentingan dari pihak yang berperkara dapat terpenuhi. Kata Kunci : Perceraian, Hadhanah, Intervensi
Pengaruh Independensi, Profesionalisme, Tingkat Pendidikan Dan Pengalaman Kerja Terhadap Kinerja Auditor (Studi Empiris Pada Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Provinsi Lampung) Wulansari, Dewi; Hendri, Nedi; Rahayu, Sri Retnaning
Expensive: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 1 No. 2 (2022): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.388 KB) | DOI: 10.24127/exclusive.v1i2.2996

Abstract

This study aims to determine the Effect of Independence, Professionalism, Education Level and Work Experience on Auditor Performance (Empirical Study at the Supreme Audit Agency of the Republic of Indonesia (BPK RI) Representative of the Province of Lampung). Data obtained from the results of the questionnaire respondents totaling 93 people. This study uses data analysis techniques, classical assumption tests and hypotheses. The type of research used is quantitative. The results showed that independence, professionalism, education level and work experience had a significant positive effect on auditor performance.
Analisis Karakter Religius Siswa Kelas IV Dalam Pembelajaran Tematik Pada Tema 8 Subtema 3 Di SDN 4 Tanggunggunung Wulansari, Dewi; Oktaviarini, Nourma
EduCurio: Education Curiosity Vol 1 No 3 (2023): Juli-Oktober 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karakter adalah cara berfikir dan berperilaku yang menjadi ciri khas tiap individu untuk hidup dan bekerja sama, baik dalam ruang lingkup keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara. Tujuan penelitian ini menganalisis dan mendeskripsikan bagaimana karakter religius dalam pembelajaran tematik di kelas IV SDN 4 Tanggunggunung, Kecamatan Tanggunggunung, Kab Tulungagung. Jenis penelitian ini kualitatif dengan metode penelitian deskriftif ,Instrumen penelitian menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi. Hasil Penelitian diperoleh data rata-rata skor dari yang terendah adalah terletak pada aspek ke 1 yakni mengucapkan salam dengan rata-rata presentase skor 100%,Selanjutnya aspek yang ke 2 yakni berdoa sebelum belajar memperoleh rata-rata skor 75%, Pada aspek yang ke 3 Senang mengikuti aturan kelas dengan rata-rata presentase skor yang diperoleh sebanyak 66%, aspek selanjutnya aspek yang ke 4 Senang bergaul dengan teman kelasnya dengan berbagai perbedaan yang telah diciptakannya,aspek ini memperoleh rata-rata presentase skor 71%, aspek selanjutnya aspek ke 5 yakni Bersyukur dengan kekuasaan Tuhan yang telah diberikan dengan rata-rata presentase skor 66%, aspek yang ke 6 yakni melaksanakan ibadah dengan rat-rata presentase skor 71%, Aspek selanjutnya adalah aspek yang ke 7 yakni mengadakan amal pada aspek ini memperoleh rat-rata skor 75% , aspek yang ke 8 yakni berdoa sesudah belajar yang memperoleh rata-rata skor 66%, aspek yang selanjutnya atau aspek terakhir yakni aspek ke 9 mengucapkan salam dengan rata-rata presentase skor 100%.
The Effect Method of Playing Finger Painting on Creativity Ability And Ability To Espress Languages In Children Age 5-6 Years Wulansari, Dewi; Masitoh, Siti; Bachri, Bachtiar S.
International Journal for Educational and Vocational Studies Vol. 2 No. 1 (2020): January 2020
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ijevs.v2i1.2097

Abstract

This study tries to understand the method of playing finger painting on the ability of creativity and express language of children aged 5-6 years. This research was conducted with a quasi-experimental quantitative method "Pretest-Posttest Control Group Design" in TK Kec. Sukolio Surabaya with a sample of 107 children. Research data obtained through observation, work and documentation, and then analyzed using statistics with ANOVA test with the help of SPSS 25 for Windows. The results showed the  method of playing finger painting   proven  creativity, as evidenced from the Anova test the Fcount value of 187,516 is greater than the Ftable of 3.15. The  method of playing finger painting proven  against express language, as evidenced by the Anova test the Fcount value of 160,922 is greater than the Ftable of 3.15. While  The  method of playing finger painting influences creativity and expresses language, it is evident from the MANOVA test that the Fcount value of 165.122 is greater than the Ftable value of 3.15. Based on the results of data analysis, it can be concluded that  The  method of playing finger painting on creativity and express language for ages 5-6 years, and can develop children's abilities with creativity and language of children aged 5-6 years.
Pengaruh Pemberian Pisang Ambon Terhadap Kenaikan Hemoglobin Pada Ibu Hamil Trisemester 3 Di Polindes Kecamatan Krejengan Kabupaten Probolinggo Wulansari, Dewi; Wijayanti, Tut Rayani Aksohini
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 10 No. 2 (2025): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v10i2.505

Abstract

Kapasitas seorang ibu kemudian janin yang dikandungnya dalam memperoleh suplai oksigen yang memadai selama kehamilan dapat terhambat akibat anemia, suatu kondisi yang ditandai oleh rendahnya kadar hemoglobin maupun sel darah merah. Kekurangan zat besi dalam asupan harian, meningkatnya kebutuhan metabolik, gangguan absorpsi, serta perdarahan hebat turut berkontribusi terhadap munculnya anemia pada ibu hamil. Terdapat pendekatan farmakologis, seperti suplementasi zat besi, kemudian intervensi non-farmakologis untuk menangani anemia. Salah satu alternatif non-farmakologis ialah konsumsi Pisang Ambon (varietas pisang tertentu). Buah ini kaya akan zat besi, vitamin C, serta vitamin B6 yang berperan dalam sintesis hemoglobin kemudian eritrosit. Kebutuhan zat besi selama kehamilan dapat tercukupi dengan mengonsumsi dua buah Pisang Ambon setiap hari. Riset ini mengadopsi desain quasi-eksperimen dengan rancangan pretest-posttest kelompok kontrol. Populasi terdiri dari ibu hamil trimester tiga yang mengalami anemia di wilayah Polindes Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo. Sebanyak tiga puluh partisipan dibagi secara merata ke dalam kelompok kontrol kemudian intervensi. Selama dua pekan, kelompok intervensi diberikan dua buah Pisang Ambon setiap hari. Kadar hemoglobin diukur menggunakan alat Easytouch GCHB. Berdasarkan analisis statistik dengan uji Paired T-test (nilai p = 0.000), konsumsi Pisang Ambon secara bermakna meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester tiga yang mengalami anemia.
Forecasting-Based Policy Recommendations to Anticipate the Threats of Ministry of Marine Affairs and Fisheries Regulation No. 7 of 2024 on the Rising Smuggling of Lobster Seedlings Ramadhani, Rizqi; Wulansari, Dewi; Legowo, Krisno
Jurnal Syntax Fusion Vol 5 No 09 (2025): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/fusion.v5i09.457

Abstract

Ministerial Regulation of Marine Affairs and Fisheries No. 7 of 2024 legalizes the export of lobster seeds (benur) under joint ventures, but its implementation has triggered unintended consequences, notably the escalation of smuggling practices. This situation highlights a gap between policy objectives (das sollen) and actual outcomes (das sein). Objective: This research aims to analyze potential threats of lobster seed smuggling using a forecasting approach and to provide long-term policy recommendations. Method: A mixed-method forecasting design was applied by combining historical trend analysis, the Delphi method, and scenario building. Data were collected from government reports, academic literature, and expert interviews. Validity was ensured through triangulation, while reliability was strengthened using expert consensus measured by Kendall’s W coefficient. Results: The findings show a doubling of smuggling activities between 2020 and 2024. Projections indicate that under the baseline scenario, smuggling will continue to rise steadily; under the tight enforcement scenario, growth slows significantly due to regulatory and enforcement improvements; while under the loose enforcement scenario, smuggling escalates sharply as a result of weak oversight and high global demand. Conclusion: Regulation No. 7/2024 may worsen smuggling if not supported by consistent law enforcement, interagency coordination, and demand management strategies. Recommendation: The government should integrate forecasting into policymaking, strengthen maritime surveillance, provide alternative livelihoods for coastal communities, and enhance regional cooperation to reduce global market pressures.
EKOKRITIKISME KOREOGRAFI SATU MILIAR TOKEK KARYA AYU TITIS RUKMANA SARI Wulansari, Dewi; Mulyadi, Tubagus
Greget: Jurnal Kreativitas dan Studi Tari Vol. 20 No. 1 (2021)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/grt.v20i1.4035

Abstract

Satu Miliar Tokek by Ayu Titis Rukmana Sari, was inspired by the phenomenon of the Kedung Monggo community towards the price of a billion geckos. This phenomenon has an impact on the burning of the banyan tree where the gecko resides. This research has the problem of how to choreograph one billion geckos and how to ecocriticism in the work of one billion geckos. To answer the problem of choreography, Slamet Md's concept of dance formation consists of motion, rhythm, expression, or feeling, costumes, stage, and dancers. To explore ecocriticism, the opinion of F.X. Widaryanto. The manifestation of eco-criticism in performing arts products of past creative traditions is heavily influenced by natural phenomena. This shows that the works of art in the past gave direction to the audience to protect the environment. The method used in this research is a qualitative research method with a choreographic approach. The results of this study indicate that the work of one billion geckos is a work of art as a form of social criticism, especially in the Kedung Monggo community, which is manifested in the flow of dance choreography.Keywords: Satu Miliar Tokek, Choreography, and Ecocriticism