Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

DAMPAK PUSARAN ARUS GLOBALSASI TERHADAP BAHASA ARAB akmal fajri
`A Jamiy : Jurnal Bahasa dan Sastra Arab Vol 9, No 1: JUNI 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/ajamiy.9.1.89-100.2020

Abstract

Globalisasi yang terjadi memberikan dampak yang besar dalam kehidupan manusia. Hal ini juga tidak lepas dari perkembangan teknologi dan informasi dari negara-negara Eropa dan Amerika yang memberikan pengaruh besar bagi negara Timur Tengah. Dampak dari globalisasi di antaranya dengan kemajuan teknologi dan komunikasi antar sosial masyarkat juga mempengaruhi terhadap budaya Arab itu sendiri, dan salah satu dari budaya Arab  adalah bahasa Arab. Bahasa Arab yang merupakan indentitas dari bangsa Arab dan juga merupakan bahasa penting dalam Agama Islam. Mengalami dampak dari globalisasi yang menjadikan bahasa Arab mulai tersingkirkan dan tergerus oleh zaman.  Dampak dari globalisasi serta faktor-faktornya menjadi fokus penting dalam pembahasan yang akan dibahas dalam makalah ini. Masalah-masalah yang dihadapi oleh bahasa Arab di era yang penuh dengan kemajuan teknologi dan zaman Globalisasi ini, dimana bahasa Inggris yang menjadi bahasa internasional juga akan dibahas dalam makalah ini. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode kuantitaif dengan cara analisi diskriptif, dan kajian pustaka terhadap bahan-bahan dari jurnal ilmiah dan buku-buku yang membahasa serta mengkupas tentang globalisasi dan dampak terhadap bahasa Arab tersebut.
SUDUT PANDANG TEMATIK DALAM PUISI “KITA ADALAH PEMILIK SAH REPUBLIK INI” KARYA TAUFIQ ISMAIL DAN “AT-TA’SYIIRAH” KARYA NIZAR QABBANI Akmal Fajri
An-Nahdah Al-'Arabiyah Vol 1 No 2 (2021)
Publisher : An-Nahdah Al-'Arabiyah is published by Department of Arabic Language and Literature in cooperation with The Center for Research and Community Service (LP2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (777.143 KB) | DOI: 10.22373/nahdah.v1i2.1233

Abstract

Abstrak Dalam artikel ini bertujuan mengakat tentang tematik dalam puisi Kita Adalah Pemilik Sah Republik Ini karya Taufiq Ismail dan at-Ta’syiirah karya Nizar Qabbani. Dengan melihat unsur tematik dalam puisi tersebut guna melihat perbandigan antara kedua karya sastra tersebut. dengan mengunakan metode deskriptif analitik dan studi kepustakaan dalam memperoleh data serta pendekatan sastra bading. Adapun landasan teori yang digunakan adalah semantik F. De Saussere. Hal ini untuk memudahkan dalam analisis unsur tematik dalam puisi tersebut. juga memudahkan dalam melakukan sastra bading dalam karya puisi Taufiq Ismail dan Nizar Qabbani. Adapun hasil yang didapati bawah tema yang dianggkat dalam kedua puisi tersebut adalah tema nasionalisme dan juga terdapat tanda dan penanda dari sikap nasioanalisme yang digambarkan dalam puisi karya Taufiq Ismail dan Nizar Qabbani.
PANDANGAN ABDUL QAHIR AL-JURJANI TERHADAP AL-FASHAHAH DALAM KITAB DALA’IL AL I’JAZ Obaidullah; Akmal Fajri; Lailiyatur Rohmah
An-Nahdah Al-'Arabiyah Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : An-Nahdah Al-'Arabiyah is published by Department of Arabic Language and Literature in cooperation with The Center for Research and Community Service (LP2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (997.612 KB) | DOI: 10.22373/nahdah.v2i1.1488

Abstract

Dala’il al-I’jaz merupakan salah satu kitab karya dari Abdul Qahir al-Jurjani. Beliau adalah tokoh dari ilmu balaghah juga dikenal sebagai salah satu peletak dasar-dasar dari ilmu balaghah itu sendiri. Banyak karangan beliau tentang balaghah dan salah satunya adalah kitab tersebut. Adapun salah satu pembahasan di dalam ilmu balaghah adanya pembahasan al-Fashahah yang dalam artikel ini menjadi objek formal dari penelitain ini, dengan permasalahan yang diangkat dalam artikel ini adalah melihat pandang dari al-Jurjani sendiri sebagai penulis atau pengarang dari kitab Dala’il al-I’jaz tersebut terhadap al-Fashahah itu sendiri. Adapun metode penelitian yang diterapkan dalam artikel ini adalah deskriptif kualitatif dengan melihat rujukan kepada artikel dan buku-buku yang terkait dengan pembahasan yang diteliti serta yang menjadi objek material dari kajian ini adalah kitab Dala’il al-I’jaz. Sehingga didapati hasil dari hasil penelitian yang memperlihatkan padangan al-Jurjani terhadap al-fashahah, adapaun salah satu diantara pandangan al-Jurjani adalah beliau berpandangan bahwa al-fashahah itu merupakan makna bukanlah lafadz.
POSITIVES AND NEGATIVES OF GLOBALIZATION IN THE ARABIC LANGUAGE Akmal Fajri; Anshar Zulhelmi
An-Nahdah Al-'Arabiyah Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : An-Nahdah Al-'Arabiyah is published by Department of Arabic Language and Literature in cooperation with The Center for Research and Community Service (LP2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/nahdah.v3i2.2361

Abstract

Globalilasi yang terjadi membawakan perubahan dalam budaya, politik, ekonomi, dan teknologi. Sehingga terjadinya era globalisasi tidak dapat dihindari oleh setiap lapisan masyarakat, negara, dan bangsa di dunia ini, khususnya bagi negara arab. Globalisasi yang membawa perkembangan teknologi informasi dan komunikasi tentu memberikan dampak terhadap bahasa dalam hal ini bahasa arab. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa bahasa merupakan budaya dan juga alat komunikasi yang digunakan dalam masyarakat. Sedangkan globalisasi yang terjadi membawa perubahan yang sangat besar dalam budaya tentu saja dalam hal ini juga meberikan dampak bagi bahasa arab yang merupakan objek dalam penelitian pada artikel ini. Setiap dampak yang diberikan globalisasi selalu terdiri dari nilai positif dan nilai negatif. Kedua nilai ini yaitu positif dan negatif tidak dapat kita hindari dari penilai terhadap dampak yang diberikan oleh globalisai. Nilai positif yang diterima selau dipadang sebagai hal yang bagus sedangkan nilai negatif adalah sebaliknya yaitu memiliki hal buruk yang diterima. Dalam artikel ini penulis ingin melihat dampak dari nilai positif dan negatif yang didapatkan oleh bahasa arab dari globalisasi. Dengan mengunakan metode analisis deksritif dan kajian pustakan dalam pengumpulan data. Dimana bahan-bahan diambil dari artikel-artikel jurnal ilmiah dan buku-buku yang membahas tentang globalisai terhadap bahasa arab dan juga nilai positif dan negatif dari globalisai pada bahasa arab.
SUDUT PANDANG TEMATIK DALAM PUISI “KITA ADALAH PEMILIK SAH REPUBLIK INI” KARYA TAUFIQ ISMAIL DAN “AT-TA’SYIIRAH” KARYA NIZAR QABBANI Akmal Fajri
An-Nahdah Al-'Arabiyah Vol 1 No 2 (2021)
Publisher : An-Nahdah Al-'Arabiyah is published by Department of Arabic Language and Literature in cooperation with The Center for Research and Community Service (LP2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/nahdah.v1i2.1233

Abstract

Abstrak Dalam artikel ini bertujuan mengakat tentang tematik dalam puisi Kita Adalah Pemilik Sah Republik Ini karya Taufiq Ismail dan at-Ta’syiirah karya Nizar Qabbani. Dengan melihat unsur tematik dalam puisi tersebut guna melihat perbandigan antara kedua karya sastra tersebut. dengan mengunakan metode deskriptif analitik dan studi kepustakaan dalam memperoleh data serta pendekatan sastra bading. Adapun landasan teori yang digunakan adalah semantik F. De Saussere. Hal ini untuk memudahkan dalam analisis unsur tematik dalam puisi tersebut. juga memudahkan dalam melakukan sastra bading dalam karya puisi Taufiq Ismail dan Nizar Qabbani. Adapun hasil yang didapati bawah tema yang dianggkat dalam kedua puisi tersebut adalah tema nasionalisme dan juga terdapat tanda dan penanda dari sikap nasioanalisme yang digambarkan dalam puisi karya Taufiq Ismail dan Nizar Qabbani.
PANDANGAN ABDUL QAHIR AL-JURJANI TERHADAP AL-FASHAHAH DALAM KITAB DALA’IL AL I’JAZ Obaidullah; Akmal Fajri; Lailiyatur Rohmah
An-Nahdah Al-'Arabiyah Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : An-Nahdah Al-'Arabiyah is published by Department of Arabic Language and Literature in cooperation with The Center for Research and Community Service (LP2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/nahdah.v2i1.1488

Abstract

Dala’il al-I’jaz merupakan salah satu kitab karya dari Abdul Qahir al-Jurjani. Beliau adalah tokoh dari ilmu balaghah juga dikenal sebagai salah satu peletak dasar-dasar dari ilmu balaghah itu sendiri. Banyak karangan beliau tentang balaghah dan salah satunya adalah kitab tersebut. Adapun salah satu pembahasan di dalam ilmu balaghah adanya pembahasan al-Fashahah yang dalam artikel ini menjadi objek formal dari penelitain ini, dengan permasalahan yang diangkat dalam artikel ini adalah melihat pandang dari al-Jurjani sendiri sebagai penulis atau pengarang dari kitab Dala’il al-I’jaz tersebut terhadap al-Fashahah itu sendiri. Adapun metode penelitian yang diterapkan dalam artikel ini adalah deskriptif kualitatif dengan melihat rujukan kepada artikel dan buku-buku yang terkait dengan pembahasan yang diteliti serta yang menjadi objek material dari kajian ini adalah kitab Dala’il al-I’jaz. Sehingga didapati hasil dari hasil penelitian yang memperlihatkan padangan al-Jurjani terhadap al-fashahah, adapaun salah satu diantara pandangan al-Jurjani adalah beliau berpandangan bahwa al-fashahah itu merupakan makna bukanlah lafadz.
POSITIVES AND NEGATIVES OF GLOBALIZATION IN THE ARABIC LANGUAGE Akmal Fajri; Anshar Zulhelmi
An-Nahdah Al-'Arabiyah Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : An-Nahdah Al-'Arabiyah is published by Department of Arabic Language and Literature in cooperation with The Center for Research and Community Service (LP2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/nahdah.v3i2.2361

Abstract

Globalilasi yang terjadi membawakan perubahan dalam budaya, politik, ekonomi, dan teknologi. Sehingga terjadinya era globalisasi tidak dapat dihindari oleh setiap lapisan masyarakat, negara, dan bangsa di dunia ini, khususnya bagi negara arab. Globalisasi yang membawa perkembangan teknologi informasi dan komunikasi tentu memberikan dampak terhadap bahasa dalam hal ini bahasa arab. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa bahasa merupakan budaya dan juga alat komunikasi yang digunakan dalam masyarakat. Sedangkan globalisasi yang terjadi membawa perubahan yang sangat besar dalam budaya tentu saja dalam hal ini juga meberikan dampak bagi bahasa arab yang merupakan objek dalam penelitian pada artikel ini. Setiap dampak yang diberikan globalisasi selalu terdiri dari nilai positif dan nilai negatif. Kedua nilai ini yaitu positif dan negatif tidak dapat kita hindari dari penilai terhadap dampak yang diberikan oleh globalisai. Nilai positif yang diterima selau dipadang sebagai hal yang bagus sedangkan nilai negatif adalah sebaliknya yaitu memiliki hal buruk yang diterima. Dalam artikel ini penulis ingin melihat dampak dari nilai positif dan negatif yang didapatkan oleh bahasa arab dari globalisasi. Dengan mengunakan metode analisis deksritif dan kajian pustakan dalam pengumpulan data. Dimana bahan-bahan diambil dari artikel-artikel jurnal ilmiah dan buku-buku yang membahas tentang globalisai terhadap bahasa arab dan juga nilai positif dan negatif dari globalisai pada bahasa arab.
The Struggle of the Aceh Society in the Historical Framework of Malay and Nusantara Zulhelmi, Anshar; Fajri, Akmal; AR, Nurdin; Hisyam, Rasyad; Trisnady, Ivan Aulia
Jurnal Adabiya Vol 26, No 1 (2024): JURNAL ADABIYA
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/adabiya.v26i1.20689

Abstract

This study describes the attitude of the struggle of the people of Ash from the historical point of view as well as the form of the contribution of the fighting of Ash to Nusantara and the culture of Ash. This qualitative research data is collected by means of the study of the library by collecting the reading materials that correspond to the discussion. The data is then done reading techniques and recorded from the reading results of the materials related to the struggle of aceh and contribution to nusantara and culture. The results of reading and recording techniques, will answer the form of the problem is how to fight aceh against nusantara, and how the fight of Aceh in culture. Thus it can be concluded that the aceh's historical championship is very great against Nusantara and culture also from the point of view of Islamization in Nusantara. It is based on the territory of the Acheh and the attitude of the acheh monarchy as well as the diplomatic relations carried out by the Aceh kingdoms. ------------------------------------------------------------------------------------------------Kajian ini mendeskripsikan tentang sikap perjuangan masyarakat Aceh ditinjau dari sejarah serta bentuk kontribusi perjuangan masyarakat Aceh terhadap Nusantara dan kebudayaan Aceh. Data penelitian kualitatif ini dikumpulkan dengan cara studi kepustakaan dengan mengumpulkan bahan-bahan bacaan yang sesuai dengan pembahasan. Data tersebut kemudian dilakukan teknik membaca dan dicatat dari hasil pembacaan materi-materi yang berkaitan dengan perjuangan aceh dan kontribusinya terhadap nusantara dan kebudayaan. Hasil dari teknik baca dan rekam, akan menjawab berupa permasalahan bagaimana perjuangan aceh melawan nusantara, dan bagaimana perjuangan aceh secara budaya. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa keutamaan sejarah aceh sangat besar terhadap nusantara dan budaya juga dari sudut pandang islamisasi di nusantara. Hal ini didasarkan pada wilayah Aceh dan sikap monarki Aceh serta hubungan diplomasi yang dilakukan kerajaan-kerajaan Aceh.
How motivation enables polyglots to acquire foreign languages Sofyan, Zulkhairi; Fajri, Akmal; Sumardi, Sumardi; Zulhelmi, Anshar; Shaliha, Chairunnisa Ahsana Amalan; Yasir, Muhammad
Diksi Vol. 32 No. 1: DIKSI (MARCH 2024)
Publisher : Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diksi.v32i1.72299

Abstract

This study investigates the motivation of polyglots to learn multiple languages, a topic not extensively studied in literature. It focuses on the role of motivation as a stimulus triggering consistent behavior in learning a foreign language, offering a unique perspective on this phenomenon. Purpose: The present study examines the diverse motivational backgrounds of polyglots and investigates the relationship between these motivations and the multilingual acquisition of foreign languages by polyglots. The study involved five informants who participated in semi-structured interviews, utilizing a descriptive case study approach for data collection. Results: The results demonstrated that the four main reasons why polyglots learned numerous foreign languages were: (a) enjoyment; (b) social interaction; (c) career advancement; and (d) intellectual pursuits. Prior studies have mostly shown that people who are studying foreign languages do so primarily for academic, professional, and social reasons. Apart from the three reasons, polyglots learned multiple languages for their own enjoyment. This is the main justification for their dedication to long-term multilingual education. Conclusion: The results of this study advance our knowledge of the motivations behind multilingual polyglots' acquisition of foreign languages. It is envisaged that language learners will successfully acquire numerous foreign languages by adopting or modifying the research participants' motives. To sustain kids' desire to learn foreign languages, educators, parents, and policymakers can think about, select, and construct engaging language activities as well as appropriate language teaching approaches.
Islamic Sharia Between Aceh And The Middle East Abdurrazak, Abdurrazak; Fajri, Akmal
An-Nahdah Al-'Arabiyah Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : An-Nahdah Al-'Arabiyah is published by Department of Arabic Language and Literature in cooperation with The Center for Research and Community Service (LP2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/nahdah.v4i1.3720

Abstract

Islamic Sharia in its implementation in Aceh and the Middle East is full of issues that hinder its implementation. Human rights issues are one form of obstacles and contradictions that are often faced in the implementation of Islamic law in Aceh and the Middle East. In this article, we analyze how Islamic Sharia is implemented in Aceh and the Middle East as well as the obstacles and contradictions faced by the governments of Aceh and the Middle East. The research method used to analyze the problem is using qualitative descriptions with library research data collection techniques. The results obtained from data analysis are that Aceh implemented the Qanun Jinayat which was structured in such a way that there were no elements that would undermine human rights (HAM). In this case, everything has been prepared in law and Qanun Jinayat with the aim of maintaining and respecting human values in Aceh so that the people in Aceh are not oppressed, and in successful implementation it is important to involve Aceh traditional institutions. Meanwhile, in the Middle East, the application of Islamic law is the main basis for establishing law. This is because the Koran and Hadith are the highest law in the Middle East or in other words the law of heaven.