Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Adaptasi Pemerintah Daerah terhadap Kebijakan Efisiensi Anggaran dalam Menjaga Kualitas Pelayanan Publik Surya Gilang Ananda; Sufian Hamim; Raden Imam Al Hafis
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebijakan efisiensi anggaran menjadi salah satu langkah pemerintah dalam mewujudkan pengelolaan keuangan yang lebih efektif, efisien, dan akuntabel. Namun, kebijakan tersebut menuntut pemerintah daerah untuk melakukan berbagai penyesuaian agar penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan secara optimal di tengah keterbatasan sumber daya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk strategi adaptasi yang dilakukan pemerintah daerah dalam merespons kebijakan efisiensi anggaran serta implikasinya terhadap kualitas pelayanan publik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui penelaahan berbagai sumber literatur yang relevan, meliputi buku, jurnal ilmiah, peraturan perundang-undangan, dan dokumen kebijakan yang berkaitan dengan efisiensi anggaran, adaptasi organisasi, dan pelayanan publik. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui tahapan pengumpulan, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi adaptasi pemerintah daerah dilakukan melalui penetapan prioritas program dan kegiatan, optimalisasi sumber daya organisasi, pemanfaatan teknologi informasi, digitalisasi pelayanan, serta pengembangan inovasi pelayanan publik. Strategi tersebut berimplikasi positif terhadap kualitas pelayanan publik, terutama dalam meningkatkan efisiensi proses pelayanan, memperluas akses layanan, dan mempertahankan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dengan demikian, keberhasilan adaptasi pemerintah daerah tidak hanya ditentukan oleh kemampuan melakukan efisiensi anggaran, tetapi juga oleh kemampuan mengelola perubahan dan mengembangkan inovasi dalam penyelenggaraan pelayanan publik.
Transformasi Bursa Kerja Khusus Berbasis Digital Dalam Meningkatkan Employability Lulusan SMK: Sebuah Systematic Literature Review Marlin Marlin; Sufian Hamim; Raden Imam Al hafis; Rosmayani Rosmayani
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.11932

Abstract

Transformasi digital telah mengubah berbagai aspek layanan ketenagakerjaan, termasuk layanan penempatan kerja bagi lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Namun demikian, tingginya tingkat pengangguran lulusan SMK menunjukkan bahwa implementasi link and match antara pendidikan vokasi dan dunia industri masih menghadapi berbagai tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Bursa Kerja Khusus (BKK) dalam meningkatkan employability lulusan SMK serta mengidentifikasi peluang transformasi digital dalam penguatan layanan ketenagakerjaan. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA terhadap 50 artikel ilmiah yang relevan mengenai Bursa Kerja Khusus, employability, pendidikan vokasi, dan transformasi digital. Hasil sintesis menunjukkan lima tema utama penelitian, yaitu peran dan efektivitas BKK, manajemen BKK, implementasi link and match, employability lulusan, serta transformasi digital layanan ketenagakerjaan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa BKK berperan strategis dalam meningkatkan penyerapan lulusan melalui layanan informasi kerja, pengembangan karier, dan kemitraan industri. Selain itu, digitalisasi BKK berpotensi meningkatkan efektivitas layanan melalui sistem informasi terintegrasi, tracer study berbasis digital, dan platform kemitraan industri. Penelitian ini menawarkan model konseptual transformasi BKK berbasis digital yang mengintegrasikan layanan karier digital, basis data alumni terintegrasi, kemitraan industri, dan pengembangan employability sebagai strategi penguatan link and match antara SMK dan dunia industri.
Peran Pokok Pikiran DPRD Dalam Meningkatkan Responsivitas Perencanaan Pembangunan Daerah: Studi Kasus Dapil IV Kabupaten Kampar Ramli Ramli; Sufian Hamim; Rosmayani Rosmayani; Raden Imam Al Hafis
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pokok Pikiran (Pokir) DPRD merupakan instrumen penting dalam menyalurkan aspirasi masyarakat ke dalam perencanaan pembangunan daerah. Namun, keterbatasan anggaran daerah sering menjadi kendala utama dalam merealisasikan aspirasi tersebut secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pokir DPRD Dapil IV Kabupaten Kampar dalam memenuhi kebutuhan pembangunan masyarakat di tengah keterbatasan fiskal daerah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi anggota DPRD, pejabat Bappeda, OPD terkait, tokoh masyarakat, serta pelaku UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Pokir DPRD Dapil IV telah berjalan secara prosedural dan memperkuat fungsi representasi politik DPRD. Namun, tingkat realisasi Pokir masih relatif rendah akibat keterbatasan anggaran daerah dan ketidaksinkronan perencanaan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan transparansi, kolaborasi lintas sektor, serta penetapan prioritas pada program ekonomi produktif sebagai strategi optimalisasi Pokir.
ANALISIS EFEKTIVITAS PENGAWASAN PROGRAM K3 (KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA) PADA DINAS TENAGA KERJA KOTA PEKANBARU T. Ira Handayani; Sufian Hamim; Admiral Admiral; Raden Imam Al Hafis
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.11944

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting dalam perlindungan tenaga kerja yang bertujuan untuk mencegah kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Keberhasilan implementasi K3 tidak hanya bergantung pada kepatuhan perusahaan, tetapi juga pada efektivitas pengawasan yang dilakukan oleh pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengawasan program K3 pada Dinas Tenaga Kerja Kota Pekanbaru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan pejabat Dinas Tenaga Kerja, pengawas ketenagakerjaan, pihak perusahaan, dan pekerja. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña, sedangkan analisis efektivitas mengacu pada teori Duncan dalam Steers yang meliputi dimensi goal attainment, integration, dan adaptation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan program K3 pada Dinas Tenaga Kerja Kota Pekanbaru telah berjalan cukup efektif. Pada dimensi goal attainment, pengawasan mampu meningkatkan kesadaran dan kepatuhan perusahaan terhadap regulasi K3. Pada dimensi integration, koordinasi dan pembinaan antara Dinas Tenaga Kerja dan perusahaan telah terlaksana dengan baik meskipun penyebaran informasi kepada seluruh pekerja masih perlu ditingkatkan. Pada dimensi adaptation, pengawasan berbasis risiko telah diterapkan, namun masih terkendala keterbatasan jumlah pengawas, anggaran, dan sarana pendukung. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kapasitas pengawas, peningkatan frekuensi inspeksi, serta pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan efektivitas pengawasan K3 di Kota Pekanbaru.
ANALISIS PENGARUH DAMPAK KETERLAMBATAN PEMBAYARAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR TERHADAP EFEKTIVITAS PENERIMAAN PAJAK DAERAH DI UPT SAMSAT KOTA PEKANBARU Hilma Rusdi; Sufian Hamim; Admiral Admiral; Raden Imam Al Hafis
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.11980

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak keterlambatan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor terhadap penerimaan pajak daerah di Kantor Samsat Kota Pekanbaru. Pajak Kendaraan Bermotor merupakan sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PPN) dan memberikan kontribusi signifikan terhadap pembiayaan pembangunan daerah. Namun, banyak wajib pajak masih mengalami keterlambatan pembayaran pajak kendaraan bermotor, yang berpotensi berdampak pada penerimaan pajak daerah. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, dokumentasi, dan kuesioner yang dibagikan kepada wajib pajak kendaraan bermotor di Kantor Samsat Kota Pekanbaru. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan regresi sederhana untuk menentukan hubungan dan pengaruh keterlambatan pembayaran pajak terhadap penerimaan pajak daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlambatan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor berdampak signifikan terhadap penerimaan pajak daerah di Kantor Samsat Kota Pekanbaru. Semakin tinggi tingkat keterlambatan pembayaran oleh wajib pajak, semakin rendah efektivitas penerimaan pajak daerah. Faktor-faktor yang berkontribusi terhadap keterlambatan pembayaran meliputi rendahnya kesadaran wajib pajak, situasi ekonomi masyarakat, kurangnya pemahaman tentang sanksi pajak, dan minimnya sosialisasi dari pihak terkait.
Analisis Efektivitas Organisasi Pada Badan Pusat Statistik Kota Dumai Tamara Indah Natalia; Sufian Hamim; Dia Meirina Suri; Raden Imam Al Hafis
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines organizational effectiveness at the Central Statistics Agency (Badan Pusat Statistik/BPS) of Dumai Municipality, a vertical government institution responsible for producing official statistics at the city level. As a small unit with only twenty-four employees serving an entire municipality comprising seven districts, BPS Dumai faces a structural tension between an expanding statistical mandate and limited human resources. This research aims to describe and analyze the organization's effectiveness through five dimensions developed by Steers (1985) and Gibson, Ivancevich, and Donnelly (2011): production, efficiency, employee satisfaction, adaptability, and development. A descriptive qualitative method with a case-study design was applied, relying on documentary analysis of the agency's official Performance Accountability Report for fiscal year 2023, its 2020-2024 Strategic Plan, and its annual Performance Agreement, interpreted through the interactive analysis model of Miles, Huberman, and Saldana (2014). The findings indicate that BPS Dumai achieved an overall performance attainment of 100.34 percent in 2023, with budget absorption reaching 99.25 percent and the best Budget Execution Quality Index among all BPS units in Riau Province. However, beneath these formal indicators lie persistent vulnerabilities: heavy reliance on a small permanent workforce, declining respondent cooperation in data collection, fragmented data-processing systems, and the absence of competency-based workforce planning. The study concludes that organizational effectiveness in a statistical vertical agency cannot be inferred solely from quantitative output achievement, but must also account for adaptive capacity and human-resource sustainability as preconditions for long-term institutional resilience.
EVALUASI KINERJA PEMERINTAH KOTA PEKANBARU BERBASIS PERSEPSI MASYARAKAT HAYATUN NUFUS; SUFIAN HAMIM; Rosmayani Rosmayani; Raden Imam Al hafis
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12018

Abstract

The performance of local governments is a key indicator for assessing the quality of public services and the implementation of good governance principles. This study aims to evaluate the performance of the Pekanbaru City Government based on public perceptions. A descriptive quantitative approach was employed, using public perception survey data analyzed through tabulation and descriptive interpretation. The findings indicate that respondents’ perceptions of public service performance, service institutions, service governance, and the overall performance of the Pekanbaru City Government are generally dominated by positive assessments. However, several aspects still require serious attention, particularly government performance in the economic and infrastructure sectors. Therefore, this study recommends that the Pekanbaru City Government not only maintain its positive achievements in basic public services but also strengthen the governance of economic and infrastructure policies and enhance public communication to ensure that the benefits of development are more widely and equitably experienced by the community.
EFEKTIVITAS PELAYANAN ADMINISTRASI TERPADU KECAMATAN (PATEN) DI KECAMATAN RUMBAI BARAT KOTA PEKANBARU Novika Hesti Ariyantie; Sufian Hamim; Raden Imam Al HAfis; Dia Meirina Suri
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12019

Abstract

Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik yang mudah, cepat, dan dekat dengan masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pelaksanaan PATEN di Kecamatan Rumbai Barat Kota Pekanbaru serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis dilakukan berdasarkan teori efektivitas organisasi Steers yang meliputi pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan PATEN telah berjalan efektif, ditandai dengan tercapainya tujuan pelayanan, koordinasi yang baik antaraparatur, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan kebijakan. Faktor pendukung meliputi kesiapan aparatur, kejelasan prosedur, dan komitmen pelayanan, sedangkan kendala utama berupa hambatan teknis pada beberapa jenis layanan yang memengaruhi waktu penyelesaian.
Implementasi Kebijakan Diversifikasi Pangan Lokal Dan Preferensi Konsumsi Umbi-Umbian Pada Generasi Muda Kota Pekanbaru Esti Handayani; Sufian Hamim; Raden Iman Al Hafis
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12024

Abstract

Diversifikasi atau penganekaragaman pangan lokal merupakan salah satu upaya dalam mendukung ketahanan pangan dengan cara mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap satu komoditas pangan saja terutama untuk konsumsi beras. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan diversifikasi pangan lokal terhadap preferensi konsumsi umbi-umbian pada generasi muda di Kota Pekanbaru. Penelitian dilaksanakan di kawasan kuliner Jalan Cut Nyak Dhien Kota Pekanbaru pada bulan Mei sampai dengan. Juni 2026. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada 60 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan rata-rata skor untuk mengukur persepsi responden terhadap implementasi kebijakan diversifikasi pangan lokal dan analisis persentase untuk mengetahui preferensi konsumsi umbi-umbian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi generasi muda terhadap implementasi kebijakan diversifikasi pangan lokal berada pada kategori setuju dengan rata-rata skor sebesar 3,20. Responden menilai bahwa diversifikasi pangan penting dalam mendukung ketahanan pangan di Kota Pekanbaru, namun promosi dan inovasi pangan lokal masih perlu ditingkatkan. Preferensi konsumsi umbi-umbian pada generasi muda tergolong cukup baik, terutama terhadap produk olahan umbi-umbian yang dikemas secara modern dan menarik. Sebanyak 88,33% responden tertarik membeli produk pangan lokal dengan kemasan modern dan 86,67% tertarik mencoba produk kekinian berbahan dasar umbi-umbian. Penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi kebijakan diversifikasi pangan lokal perlu didukung oleh inovasi produk dan strategi promosi yang sesuai dengan karakteristik generasi muda. Meskipun pemerintah telah mengimplementasikan kebijakan diversifikasi pangan melalui beberapa program ketahanan pangan, tingkat konsumsi pangan lokal khususnya umbi-umbian pada generasi muda perkotaan masih relatif rendah dibandingkan pangan berbasis beras dan gandum. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara tujuan dan perilaku konsumsi masyarakat yang perlu dikaji lebih lanjut.
Strategi Pengembangan Pariwisata Berbasis Komunitas (Community-Based Tourism) Di Kabupaten Kepulauan Meranti Dalam Meningkatkan Ekonomi Lokal Fuad Akbar; Sufian Hamim; Rosmayani Rosmayani; Raden Imam Al Hafis
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Kepulauan Meranti memiliki potensi pariwisata yang unik, mulai dari ekowisata mangrove, wisata bahari, hingga festival budaya seperti Cian Cui (Perang Air). Namun, kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kesejahteraan masyarakat lokal masih belum optimal akibat berbagai tantangan geografis dan tata kelola. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan pariwisata berbasis komunitas (Community-Based Tourism/CBT) di Kabupaten Kepulauan Meranti guna mengakselerasi perekonomian masyarakat tempatan. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan terkait, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan CBT di Kepulauan Meranti mampu mendorong partisipasi aktif masyarakat melalui Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), menciptakan lapsangan kerja baru, dan menekan angka pengangguran. Namun, akselerasi wisata ini masih terhambat oleh keterbatasan infrastruktur aksesibilitas pulau, amenitas standar, serta minimnya literasi digital marketing pengelola. Penelitian ini merekomendasikan model kolaborasi pentahelix yang mengintegrasikan peran instansi pemerintah daerah, akademisi, swasta, komunitas, dan media untuk mengoptimalkan potensi wisata Meranti secara berkelanjutan.