Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Indonesia's Digital Access Disparities: A Comparative Study of World Bank Data and ASEAN Regional Trends Aini, Eka Nur; Yatimin, Yatimin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.4998

Abstract

Indonesia's digital transformation faces a unique paradox amid the wave of the 4.0 industrial revolution, where the acceleration of technology adoption has the potential to deepen existing social inequalities. This research was born out of the urgency to understand the dynamics of digital access disparities, which not only have an impact on economic aspects but also affect the equality of community participation in the national digital ecosystem. The objective of this study is to map the evolution of Indonesia's digital divide during the period 2010-2023 while analysing its competitive position in the ASEAN regional context. The method applied integrates a quantitative approach through secondary data analysis from the World Bank and ILO, processed using the Google Colab platform, complemented by interactive visualizations to explore hidden patterns and trends. Research findings reveal a complex story behind Indonesia's optimism about digital transformation. On the one hand, internet user growth shows significant progress at a rate of 11.8% per year, but on the other hand, the digital literacy gap remains at 11.2%. Indonesia's position in fifth place in the ASEAN digital divide map indicates the need for a more focused strategy to catch up with neighbouring countries such as Malaysia and Singapore. Projections of the gap until 2028 show that without appropriate policy intervention, this disparity has the potential to affect national competitiveness in the long term. For future research, it is necessary to expand the scope of analysis to the regional level and integrate qualitative data to understand the deeper root causes of the problem, so that more targeted and contextual policy recommendations can be formulated.
Strategi Inovatif Pembelajaran Anak Usia Dini Melalui Aktivitas Mewarnai, Berhitung, dan Pojok Baca di Lingkungan Masyarakat Kampung Peusar, Binong : Program KKN Gemilang ITB Ahmad Dahlan Jakarta Fitri Yanti WulanDini; Devina Reswandari; Zahwa Audria Sakinah Abidin; Kinanti Aulia Suhendra; Laila Anum; Indri Wahyuni; Imam Al Falah; Hendra, Hendra; Jonathan Marcel Pasuan; Yatimin, Yatimin
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan strategi inovatif dalam pembelajaran anak usia dini melalui penerapan aktivitas mewarnai, berhitung, dan pojok membaca di lingkungan masyarakat Kampung Peusar, Binong. Kegiatan ini dirancang untuk menstimulasi perkembangan kognitif, motorik halus, dan minat baca anak-anak usia dini dengan pendekatan yang menyenangkan dan kontekstual. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan melibatkan mahasiswa, guru PAUD, serta masyarakat setempat dalam menciptakan lingkungan belajar yang interaktif dan edukatif. Aktivitas mewarnai difokuskan untuk melatih koordinasi motorik dan kreativitas, kegiatan berhitung untuk menumbuhkan kemampuan numerik dasar, sedangkan pojok membaca menjadi sarana pengenalan literasi sejak dini. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan antusiasme belajar anak-anak, meningkatnya kemampuan mengenal warna, angka, serta huruf, dan terbentuknya kebiasaan positif dalam kegiatan membaca. Selain itu, keterlibatan masyarakat turut memperkuat sinergi antara pendidikan formal dan nonformal di tingkat lingkungan. Dengan demikian, strategi inovatif ini terbukti efektif dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, interaktif, serta relevan dengan kebutuhan perkembangan anak usia dini di masyarakat Kampung Peusar.