Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan strategi inovatif dalam pembelajaran anak usia dini melalui penerapan aktivitas mewarnai, berhitung, dan pojok membaca di lingkungan masyarakat Kampung Peusar, Binong. Kegiatan ini dirancang untuk menstimulasi perkembangan kognitif, motorik halus, dan minat baca anak-anak usia dini dengan pendekatan yang menyenangkan dan kontekstual. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan melibatkan mahasiswa, guru PAUD, serta masyarakat setempat dalam menciptakan lingkungan belajar yang interaktif dan edukatif. Aktivitas mewarnai difokuskan untuk melatih koordinasi motorik dan kreativitas, kegiatan berhitung untuk menumbuhkan kemampuan numerik dasar, sedangkan pojok membaca menjadi sarana pengenalan literasi sejak dini. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan antusiasme belajar anak-anak, meningkatnya kemampuan mengenal warna, angka, serta huruf, dan terbentuknya kebiasaan positif dalam kegiatan membaca. Selain itu, keterlibatan masyarakat turut memperkuat sinergi antara pendidikan formal dan nonformal di tingkat lingkungan. Dengan demikian, strategi inovatif ini terbukti efektif dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, interaktif, serta relevan dengan kebutuhan perkembangan anak usia dini di masyarakat Kampung Peusar.