Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN REAL ESTAT BIDANG PERHOTELAN (STUDI KASUS HOTEL SUTAN RAJA SOREANG) Yudhistyra Nugraha; Lucy Yosita; Kunthi Herma Dwidayati
AGORA:Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Arsitektur Usakti Vol. 19 No. 2 (2021): RUANG PUBLIK ERA COVID 19, DESAIN DIGITAL DAN TEKNO-KONSERVASI BANGUNAN
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (743.445 KB) | DOI: 10.25105/agora.v19i2.9894

Abstract

Hotel memerlukan strategi real estat untuk pengembangan dan perencanaan. Persaingan yang ketat, menuntut inovasi hotel dalam memaksimalkan pelayanan dan fasilitas yang tersedia. Selain itu, penambahan ornamen, suasana, dan penegasan tema hotel berguna untuk semakin menarik minat pengunjung. Brand Hotel Sutan Raja sudah terkenal malang melintang di berbagai daerah dan kota di Indonesia. Berdasarkan penelitian perencanaan dan pengembangan pada kawasan yaitu diantaranya minimarket dan coworking space dapat memberikan pelayanan hotel pada hotel Sutan Raja Soreang lebih maksimal. Adanya kebutuhan sarana prasarana tersebut dikarenakan tautan lingkungan yang cukup jauh dengan minimarket terdekat sehingga harus keluar kawasan hotel dan karena hal itu pada perencanaan desain lebih berpotensi untuk dibangun minimarket. Dari perumusan strategi ini, kami dapat memberikan saran-saran sebagai masukan bagi Hotel Sutan Raja Soreang diantaranya perlu adanya peningkatan kualitas di semua aspek internal Hotel Sutan Raja Soreang, agar sumber daya yang dimiliki dapat dimanfaatkan dengan optimal. Pihak manajemen Hotel Sutan Raja perlu meningkatkan perhatian dalam hal pengawasan disiplin dan efektivitas kerja karyawan dalam rangka menciptakan sumber daya yang berkualitas.
Faktor-Faktor Preferensi Hunian Vertikal untuk Kaum Dewasa Muda: Studi Kasus di Kota Bandung Kunthi Herma Dwidayati; Ana Ramdani Sari; Lucy Yosita
Jurnal Arsitektur ZONASI Vol 5, No 1 (2022): Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Arsitektur Zonasi Februari 2022
Publisher : KBK Peracangan Arsitektur dan Kota Program Studi Arsitektur Fakultas Pendidikan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jaz.v5i1.40245

Abstract

Hunian merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia. Hunian pun beragam mulai dari hunian tapak sampai dengan hunian vertikal berbagai tipe. Hunian vertikal merupakan salah satu solusi untuk mengatasi keterbatasan lahan di kota besar sekaligus untuk mencegah urban sprawl dan memaksimalkan efisiensi lahan. Hunian vertikal bukan tipe hunian baru di Indonesia, namun sebagian besar masyarakat belum banyak yang tinggal di hunian tipe ini termasuk kaum milenial atau dewasa muda. Kaum dewasa muda sebagian besar berada di usia produktif (26-44 tahun) dimana usia ini adalah usia dominan dan rata-rata sudah bekerja serta mulai berkeluarga. Kelompok usia ini adalah kelompok yang paling dominan di beberapa kota besar, salah satunya adalah Kota Bandung. Selain itu, kondisi pandemi dalam 2 tahun ini dialami juga diindikasi mempengaruhi preferensi mereka. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi preferensi kaum milenial atau dewasa muda dalam memilih hunian vertikal di Kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat kaum dewasa muda terhadap hunian vertikal cukup tinggi dan faktor yang paling dominan adalah kualitas bangunan diikuti dengan faktor ekonomi dan aksesibilitas.
PENGABDIAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN TANAMAN HIAS UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PERMUKIMAN di Lingkungan Permukiman di Kelurahan Cipaganti, Kecamatan Coblong, Kota Bandung Lucy Yosita; Kunthi Herma Dwidayati; R Diah Sri Hartati; Usep Surahman; Yan Nurcahya
Lentera Karya Edukasi Vol 2, No 1 (2022): Jurnal LENTERA KARYA EDUKASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Pengembangan dan Kajian Sarana dan Prasarana Pendidikan (P2K Sarprasdik)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cihampelas Bandung is one of the areas known as the center for souvenirs and shopping tourism in the city of Bandung. The pandemic covid-19 that occurred affected the economic condition due to the decreasing number of tourists arrival. In these conditions, innovations in activities that can support or empower human resources and the environment are needed. Urban farming is one form of potential that can be developed in this area, with open space that can be utilized. Although there are already a number of residents' yards, the conditions are still less productive. Based on this background, the service activity is to optimally empower the PKK community. One of them is by improving the ecological space, food security, and the resilience of the family economy in particular and the environment in general. The purpose of the activity is to provide additional understanding and knowledge to the community to protect the environment by planting useful ornamental plants; foster a sense of care and togetherness in caring for green open spaces; increase the economic potential of the community through new entrepreneurs by means of ornamental plant cultivation; and community empowerment, especially the PKK and Youth community groups. The activity is carried out in a participatory manner with the implementation in the form of ornamental plant training. The types of ornamental plants that were demonstrated in the training were caladium, aglonema, and sansiviera. The three plants were chosen because they are quite easy to breed and maintain.
PENINGKATAN KUALITAS HIDUP MELALUI SOSIALISASI DAN EDUKASI LINGKUNGAN RUMAH SEHAT DI DESA KERTAWANGI, KECAMATAN CISARUA, KABUPATEN BANDUNG BARAT Agara Dama Gaputra; Mokhamad Syaom Barliana; Johar Maknun; Lucy Yosita
Lentera Karya Edukasi Vol 2, No 2 (2022): Jurnal LENTERA KARYA EDUKASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Pengembangan dan Kajian Sarana dan Prasarana Pendidikan (P2K Sarprasdik)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan lingkungan sangat berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat, sehingga pengembangan permukiman dengan konsep rumah sehat dapat secara langsung meningkatkan kesehatan masyarakat. Selain faktor lingkungan yang dapat ditingkatkan melalui pengembangan fisik, faktor perilaku juga memberikan dampak yang besar terhadap derajat kesehatan masyarakat.  Rumah sehat dapat memberikan berbagai macam manfaat bagi penghuni yang sangat memengaruhi kesehatan baik dari segi pikiran maupun tubuh, termasuk mendorong timbulnya perilaku hidup sehat. Kegiatan ini  bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait lingkungan rumah sehat sebagai upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat di Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Desa ini merupakan salah satu kawasan berkembang dengan potensi wisata yang tinggi. Program ini menemukan bahwa meskipun kondisi fisik area permukiman sudah cukup baik, masih ada beberapa hal yang dapat dan perlu ditingkatkan, termasuk gangguan hewan dan pengetahuan warga terkait konsep rumah sehat. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran, partisipasi, dan keterlibatan masyarakat dalam mengembangkan hunian menjadi rumah sehat dan juga berhuni dengan perilaku hidup sehat, sehingga menjadi langkah awal yang baik dari kegiatan berkelanjutan bagi desa binaan untuk membangun masyarakat yang berketahanan dan lingkungan yang berkelanjutan di masa mendatang.
ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN REAL ESTAT BIDANG PERHOTELAN (STUDI KASUS HOTEL SUTAN RAJA SOREANG) Yudhistyra Nugraha; Lucy Yosita; Kunthi Herma Dwidayati
Agora : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Arsitektur Usakti Vol. 19 No. 2 (2021): RUANG PUBLIK ERA COVID 19, DESAIN DIGITAL DAN TEKNO-KONSERVASI BANGUNAN
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/agora.v19i2.9894

Abstract

Hotel memerlukan strategi real estat untuk pengembangan dan perencanaan. Persaingan yang ketat, menuntut inovasi hotel dalam memaksimalkan pelayanan dan fasilitas yang tersedia. Selain itu, penambahan ornamen, suasana, dan penegasan tema hotel berguna untuk semakin menarik minat pengunjung. Brand Hotel Sutan Raja sudah terkenal di berbagai daerah dan kota di Indonesia. Masa pandemi saat ini berdampak kepada dunia properti, termasuk hotel. Maka diperlukan strategi pengembangan bagi hotel agar dapat bertahan ditengah kemorosotan ekonomi. Berdasarkan penelitian perencanaan dan pengembangan pada kawasan yaitu diantaranya minimarket dan coworking space dapat memberikan pelayanan hotel pada hotel Sutan Raja Soreang lebih maksimal. Adanya kebutuhan sarana prasarana tersebut dikarenakan tautan lingkungan yang cukup jauh denganminimarket terdekat sehingga harus keluar kawasan hotel dan karena hal itu pada perencanaan desain lebih berpotensi untuk dibangun minimarket. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif. Dari perumusan strategi ini, penulis dapat memberikan saran-saran sebagai masukan bagi Hotel Sutan Raja Soreang sebagai strategi untuk pengembangan dan perencanaan ke depan pasca pandemi bagi hotel Sutan Raja.
Adaptasi Perumahan terhadap Kebutuhan Generasi Milenial Pasca Pandemi COVID-19 di Indonesia Sari, Ana Ramdani; Dwidayati, Kunthi Herma; Yosita, Lucy
Reka Karsa: Jurnal Arsitektur Vol 10, No 3
Publisher : Institut Teknologi Nasional (ITENAS) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekakarsa.v10i3.11497

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan dan adaptasi perumahan dalam menghadapi Pandemi COVID-19. Penelitian ini berfokus pada persepsi generasi milenial terhadap ruang di tempat tinggal yang kemudian dievaluasi kualitas ruang berdasarkan persepsi responden. Subyek ini dipilih karena kelompok usia ini mendominasi demografi, sehingga generasi millenial adalah target pasar utama perumahan. Penting bagi penyedia perumahan, baik lembaga perumahan swasta maupun negara, untuk beradaptasi terhadap perubahan-perubahan ini, terutama setelah Pandemi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini melibatkan total 113 responden yang sebagian besar berdomisili di Pulau Jawa. Data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam dan pertanyaan terbuka dalam survei. Data kuantitatif diperoleh melalui dua kali survei dan kemudian dianalisis menggunakan metode deskriptif-kuantitatif. Hasilnya menunjukkan bahwa meskipun tingkat kepuasan penghuni cukup memuaskan (71%), namun kualitas ruang di rumah tinggal belum mencukupi kebutuhannya yang semakin meningkat. Banyak dari generasi milenial yang sebagian besar bekerja di rumah, tidak memiliki ruangan yang layak, furnitur yang ergonomis, pencahayaan yang memadai, dan ventilasi udara untuk bekerja. Sebagian besar rumah mereka juga kekurangan ruang yang dibutuhkan setelah Pandemi, seperti beranda, musala, dan sensor tanpa sentuhan. Masukan ini akan membantu penyedia perumahan membangun rumah yang beradaptasi dengan meningkatnya kebutuhan generasi milenial setelah Pandemi.Kata kunci: Adaptasi Perumahan, Milenial, Pandemi, Persepsi RuangABSTRACTThe study aims to discover housing adaptability in the face of the COVID-19 Pandemic. It focuses on Millennials' perception of the spaces at their home, then evaluating the quality of space based on their perception. The subject was chosen as the people in this age bracket dominate the demography, meaning millennials are the primary target market for housing. It is essential for housing providers, both private and state housing agencies, to adapt to these changes, especially after the Pandemic. The study uses both qualitative and quantitative approaches. The study included a total of 113 respondents who reside mainly in Java Island. The qualitative data is obtained through in-depth interviews and open questions in a survey. The quantitative data is obtained through two surveys and then analyzed using the descriptive-quantitative method. The result shows that even though the residents' satisfaction level is quite satisfactory (71%), the quality of space in their home is not sufficient for their growing needs. Many of these millennials, which work primarily at home, do not have a proper space, ergonomic furniture, adequate lighting, and air ventilation for working. Most of their homes also lack few spaces needed after the Pandemic, such as porch, prayer room, and no-touch censor. This input would help the housing providers build houses that adapt to the growing needs of millennials after the Pandemic.Keywords: Housing Adaptability, Millennials, Pandemic, Perception of Space
PENGABDIAN MASYARAKAT MELALUI EDUKASI RUMAH SEHAT PADA SISWA SMKN 12 GARUT Yosita, Lucy
Lentera Karya Edukasi Vol 3, No 2 (2023): Jurnal LENTERA KARYA EDUKASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Pengembangan dan Kajian Sarana dan Prasarana Pendidikan (P2K Sarprasdik)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/lekaedu.v3i2.64105

Abstract

The comfortable housing and environment condition is the priority nowadays. All of daily activities can be reach if the condition of housing and environment is well. The young generation is the community in which their behaviour still much more have flexibility to develop their habit as well as their skill to reach sustainable environment and sustainable community. Therefore its is necessary to plan and to apply many training for the young generation. Garut city is on of the city which have the good potential of nature as well as tourism. The sustainable environment is one of important factor for sustainable tourism in Garut, therefore it is necessary to develop the habit or behaviour of the community by sustainable program. SMKN 12 Garut as the location of this community empowerment-program in which to be selected as location of this training is have several program, there are: 1). Program of Multimedia  (2). Program of Agribussines of Crop and Holtikultur, (2). Technical and Bussines of Motorcycle, (4). Islamic Banking and (5). Online Bussines and Marketing. Education Traning of Healthy Home is very necessary to keep the psychological quality of the students as well as theory family, therefore by this the continuity of activity of community can be reach. By this training which is holding by the team of lecturer is can be assessed succeed enough, the students were very interisting by this training because they got refreshing material by this friendly and fun-training. 
PELATIHAN PENGEMBANGAN KEMAMPUAN MENULIS (WRITING ABILITY) TERHADAP MAHASISWA ARSITEKTUR SEBAGAI PEMBEKALAN KEMAMPUAN PROFESIONAL DAN WIRAUSAHA MELALUI MENULIS Yosita, Lucy; Busono, Tjahyani; Permana, Asep Yudi; Istiqomah, Istiqomah; Nurcahya, Yan
Lentera Karya Edukasi Vol 3, No 1 (2023): Jurnal LENTERA KARYA EDUKASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Pengembangan dan Kajian Sarana dan Prasarana Pendidikan (P2K Sarprasdik)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/lekaedu.v3i1.60814

Abstract

Abstrak: Saat ini permasalahan banyaknya pencari kerja adalah masalah yang sangat krusial terlebih setelah pandemik covid-19, masih banyak angka pengangguran di Indonesia. Kondisi ini menjadikan berbagai kegiatan pelatihan sangat diperlukan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat termasuk kemampuan dari mahasiswa perguruan tinggi. Kemampuan menulis adalah salah satu kemampuan yang selain menjadi kemampuan khusus ilmiah juga dapat dikembangkan menjadi kegiatan yang menghasilkan nilai ekonomi atau uang, baik melalui penulisan buku, artikel surat kabar, novel, cerita pendek, puisi dan sebagainya. Pelatihan ini dilakukan terhadap mahasiswa Prodi Arsitektur 2021 dan mahasiswa Prodi Pendidikan Teknik Arsitektur 2020 yang kebetulan tengah mengambil mata kuliah yang diampu peneliti dan tim, seperti untuk mata kuliah Perumahan Permukiman, Perencanaan Bisnis Konstruksi dan Properti dan mata kuliah Kewirausahaan yang tengah membuat proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan paper paper kajian penelitian. Pelatihan dilakukan secara bertahap sebanyak 2 kali bersifat tambahan dari materi perkuliahan. Hasil yang didapat adalah mahasiswa mampu menghasilkan proposal proposal PKM yang lebih berkualitas  yang akan disubmit ke sistem DRPTM pada September 2023 dan mampu menghasilkan paper paper terpilih, dalam hal ini dipilih sebanyak 6 paper yang kemudian telah dibimbing lanjut untuk proses submit ke jurnal nasional. Kata kunci : Pelatihan Menulis, Mahasiswa Arsitektur, Kemampuan Wirausaha, Kemampuan Profesional Menulis
Analisis Pengaruh Koridor Jalan Braga Terhadap Lingkungan Permukiman di Kawasan Wisata, Jalan Braga Utomo, Regi Raihan; Sutarno, Wida Hamidah; Falah, Zildan Rasyid; Busono, Rr. Tjahyani; Yosita, Lucy
TERRACOTTA Journal of Architecture Vol 5, No 2
Publisher : Itenas, Institut Teknologi Nasional Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/terracotta.v5i2.10641

Abstract

Kota Bandung merupakan salah satu kota yang berada di Indonesia dengan potensi geografis yang memiliki daya tarik wisatawan baik wisatawan domestik maupun wisatawan internasional. Kota yang biasa disebut dengan sebutan “Bandung Lautan Api” ini memang memiliki daya tarik sendiri bagi para wisatawan seperti makanan daerah yang beragam hingga bangunan-bangunan bersejarah peninggalan Belanda. Salah satu kawasan yang paling terkenal bagi wisatawan adalah Kawasan Braga. Kawasan Braga dinilai memiliki potensi wisata heritage untuk menarik minat para wisatawan dengan bangunan-bangunan bersejarahnya. Dengan memiliki potensi tersebut, pemerintah membuat permukiman pada sekitar Jalan Braga menjadi kampung wisata pada tahun 2019 dengan upaya mengembangkan pariwisata pada sektor tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh kawasan braga terhadap lingkungan permukiman yang berada di kawasan wisata Braga yaitu pada RW 08 yang berada di sebelah barat Jalan Braga. Pengambilan data diperoleh dengan cara melakukan observasi langsung (data primer) pada kawasan permukiman dan melakukan wawancara kepada ketua RW 08. Adapun studi literatur (data sekunder) yang diperoleh dari jurnal atau website yang sudah diteliti sebelumnya. Berdasarkan hasil observasi, penulis dapat menyimpulkan bahwa pemukiman yang terletak pada kawasan-kawasan yang ramai memiliki potensi seperti membantu faktor ekonomi penduduk hingga sosial yang terjadi di kawasan permukiman. Namun, terdapat ancaman yang ditimbulkan oleh wisatawan yang dapat mengganggu para penduduk. Oleh karena itu, para wisatawan dan penduduk harus turut andil dalam menjaga lingkungan kawasan Braga.
Menuju Perencanaan Lansekap Apartemen yang Berkelanjutan Setelah Covid-19: : Perencanaan Berdasarkan Fenomena atau Hanya Atas Faktor Landasan Kebutuhan Kapitalisme? Yosita, Lucy; Nurcahya, Yan; Dwidayati, Kunthi Herma; Sari, Ana Ramdani
Journal of Sustainable Construction Vol 1 No 1 (2021): Journal of Sustainable Construction
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.871 KB) | DOI: 10.26593/josc.v1i1.5140

Abstract

Perancangan lansekap akan senantiasa mengalami perkembangan mengikuti kebutuhan manusia yang dinamis dan tuntutan perubahan zaman. Dengan adanya fenomena Covid-19 juga menjadikan perencanaan kebutuhan lansekap apartemen menjadi pertanyaan besar ke mana akan mengalami perubahan, karena kota-kota besar akan senantiasa berkembang dan fenomena Covid-19 menjadikan disaster management perencanaan lansekap menjadi pertimbangan dasar yang perlu menjadi landasan dalam mem-breakdown ke arah mana konsep-konsep baru perlu dikembangkan. Analisis ini dilakukan secara kualitatif, berupaya menganalisis dan mengambil contoh-contoh kasus pula dan mengevaluasinya sehingga dapat diketahui elemen-elemen yang perlu diperhatikan dalam perancangan lansekap apartemen di masa mendatang. Hasil dari penelitian ini adalah berupa perbandingan antara ke-3 kasus apartemen yang dibangun pada periode berbeda antara tahun 2009-2016. Rekomendasi penelitian ini adalah berupa usulan ketetapan regulasi perbandingan prosentase antara fungsi perumahan dan sarana prasarana komersial, menerapkan regulasi yang ada mengenai sarana prasarana (dari Kementerian PU) secara lebih konsekuen, ketetapan regulasi mengenai aturan vegetasi yang sesuai kaidah lingkungan hidup dan degradasi yang terjadi, proporsi ruang bermain anak yang ramah anak, dan mengkaji serta menerapkan adaptasi adaptasi ruang yang terjadi sebagai adaptasi terhadap perencananaan ruang setelah pandemik yang berorientasi keberlanjutan kota dan masyarakat secara jangka panjang.