Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PENERAPAN ARSITEKTUR BIOFILIK PADA BANGUNAN APARTEMEN DI KOTA BEKASI Dwi Elsanti, Kintan; Yosita, Lucy; Jurizat, Aldissain
Agora : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Arsitektur Usakti Vol. 22 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/agora.v22i2.21442

Abstract

Kota Bekasi merupakan salah satu kota penyangga Jakarta yang mengalami peningkatan jumlah penduduk akibat urbanisasi penduduk ke kota Jakarta. Seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk, permintaan hunian pun turut meningkat. Paradigma mengenai stress di perkotaan menjadi masalah yang tak usai bagi daerah perkotaan yang tak luput dari kepadatan aktivitas, polusi, serta kebisingan. Selain itu, keterbatasan lahan di daerah perkotaan untuk hunian mengakibatkan adalanya kepadatan rumah penduduk yang menciptakan lingkungan tidak sehat. Perancangan apartemen menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan manusia dengan tetap menghemat lahan. Penerapan arsitektur biofilik dengan menghadirkan unsur alam sebanyak banyaknya pada apartemen dapat membantu penghuni dalam mengurangi tingkat stress di perkotaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang apartemen berkelanjutan yang sesuai dengan pendekatan arsitektur biofilik,  serta membuat model penerapan konsep biofilik pada bangunan apartemen.  Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif  dan studi banding. Analisis dilakukan pada  tapak dan studi kasus bangunan sejenis. Hasil penelitian berupa model penerapan arsitektur biofilik pada bangunan apartemen. 
PENERAPAN PENDEKATAN OUTDOOR REAL DRAWING PADA MATA KULIAH GAMBAR ARSITEKTUR UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA ARSITEKTUR Yosita, Lucy; Nuryanto, Nuryanto; Gaputra, Agara D; K, Yudhistira; Siswoyo, Suhandy
Jurnal Kependidikan Media Vol 13, No 2 (2024): JURNAL KEPENDIDIKAN MEDIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jkm.v13i2.17104

Abstract

Penelitian ini memiliki latar belakang berupa masih kurangnya dasar dasar keahlian (skill) menggambar arsitektur pada mahasiswa arsitektur tingkat pertama, sementara pada tingkat selanjutnya diperlukan kemampuan tersebut. Dengan melalui penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mamahami permasalahan permasalahan inti pada obyek penelitian tersebut dan kemudian mencari strategi untuk mengembangkan skill dan motivasi mahasiswa dalam hal di atas. Dalam prosesnya pembelajaran terbagi menjadi 2 yakni pembelajaran di kelas dan di luar kelas (outdoor learning). Adapun penelitian ini menggunakan metoda mix method yakni menggabungkan penelitian kuantitatif dan kualitatif, dengan melihat hasil belajar dan persepsi peserta didik dan menganalisisnya guna dapat melakukan refleksi evaluasi dari proses pembelajaran yang telah dilakukan. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar yakni menjadi 80% dalam kondisi baik dari hasil pretest awal dimana hanya 15% yang kondisinya baik. Kemudian persepsi mahasiswa yakni pada angka 8,43 pada skala 9 terhadap proses belajar yang telah mereka terima.
KAJIAN DESAIN DAN MEKANISME SISTEM PERUMAHAN PUBLIK (DANCHI) DI JEPANG Yosita, Lucy; Susanti, Indah
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Arsitektur ARCADE Juli 2018
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Problem of housing in Indonesia is still as a complex problem, with many problems of: land acquisition, backlog 13,8 million of housing need  and high price of house. All of that problems is crucial which need the best and faster solution, therefore analysis and problem solving for this is necessary. In this paper will describe about analysis about public housing in Japan (Danchi) to complete the housing literature study in Indonesia to understand many positive aspects from that. From this analysis can be known that Danchi has many positive aspects, there are : (1). The role of government is as main keyword on Danchi Program by subsidy and totality application, (2). The role of government on  land acquisition is also as the second factor (the justice on right of the land), (3). The simple layout and design is also significant factor to get the price being affordable, (4). The system of payment is based on affordability of community, different salary can be possible to buy/rent housing  (5). The building maintenance is keep on high quality, therefore the age can be longer and the quality can be better.  Keyword: Public Housing, Danchi, Backlog of housing needs Abstrak: Masalah perumahan di Indonesia masih merupakan masalah yang kompleks, dengan aneka masalah yakni: permasalahan tanah, backlog kebutuhan rumah sebanyak 13,8 juta, dan tingginya harga rumah. Semua masalah ini adalah masalah penting yang masih memerlukan solusi yang terbaik dan paling efisien, maka dari itu analisis dan pemecahan masalah adalah sangat penting. Dalam telaah literatur ini akan menganalisis dan membahas mengenai nilai-nilai positif mengenai perumahan di Jepang (Danchi) untuk melengkapi kajian literarur mengenai perumahan dan permukiman di Indonesia. Dari analisis dapat diketahui bahwa : (1). Pranata dan prosedur penanganan pihak pemerintah yang konsisten dan berkeadilan, (2). Penataan lahan, (3). Layout dan desain yang sederhana dan efektif, (4). Sistem pembayaran dan penyewaan sesuai dengan tingkat kemampuan (level of payment) dan (5) Pemeliharaan bangunan secara high quality, adalah prasyarat untuk usia dan kualitas bangunan yang lebih baik.Kata Kunci: Perumahan massal (public housing), Danchi dan Kebutuhan perumahan (housing needs)
ANALISIS PENERAPAN KONSEP “CRIME PREVENTION THROUGH ENVIRONMENTAL DESIGN” PADA DESAIN SEKOLAH MENENGAH ATAS DI BANDUNG Yosita, Lucy; Nafisah, Asyifa Ridha; Dewi, Nitih Indra Kumala
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 8 No 3 (2024): Jurnal Arsitektur ARCADE September 2024
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Schools are educational institutions that provide science learning services for their students. However, behind the main function of the school, which is a place to study, it turns out to be a scene of violence and bullying. The background of the occurrence of bullying is very diverse and depends on the environment itself. We need to see that the role of the school environment as a crime scene is dysfunctional so that it can facilitate criminals. This study aims to design an educational institution area by applying the principle of Crime Prevention Through Environment Design (CPTED) as a way of preventing violence in the school environment. From this research was concluded that 2-4 aspects (12,5-25%) from 12 aspects of CPTED was not fulfilled as criteria of the save and comfortable school. This research was a qualitative research which evaluate 8 sample of Senior High School in Bandung and then propoused a recommended school which applied CPTED concept. CPTED concept is should be applied allover of this aspect comprehensively: (1). Natural access control, (2). Natural surveillance, (3). Territoriality, (4). Physical Protection, (5). Activity support, and (6). Maintenance.Key Word: School, CPTED concept, Quality of School.Abstrak: Sekolah adalah institusi pendidikan yang berfungsi menyediakan layanan pembelajaran ilmu pengetahuan untuk peserta didiknya. Namun, dibalik fungsi utama sekolah yaitu tempat menuntut ilmu, ternyata sering menjadi sebuah tempat kejadian tindak kekerasan dan juga bullying. Latar belakang terjadinya tindakan bullying sangat beragam dan bergantung pada lingkungan itu sendiri. Perlu kita lihat bahwa peran lingkungan sekolah sebagai tempat kejadian perkara mengalami disfungsi sehingga bisa memfasilitasi pelaku kejahatan. Perancangan ini bertujuan untuk membuat desain kawasan institusi pendidikan dengan menerapkan prinsip Crime Prevention Through Environment Design (CPTED) sebagai salah satu cara tindakan pencegahan kekerasan di lingkungan sekolah. Tujuan penelitian ini untuk memecahkan rantai kekerasan dan kasus bullying di lingkungan pendidikan. Dari hasil penelitian terhadap 8 sekolah menengah atas sederajat didapatkan bahwa 2-4 aspek (12,5-25%) dari 12 aspek CPTED belum terpenuhi untuk kriteria sekolah yang aman terhadap potensi tindak kekerasan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang menilai sejumlah Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Bandung dan kemudian merumuskan rekomendasi usulan contoh desain sekolah yang menerapkan desain CPTED. Konsep CPTED pada intinya harus memenuhi kriteria (1). Aksesibilitas, (2). Pengawasan, (3). Kepemilikan dan (4). Proteksi Fisik, (5). Aktivitas dan (6) Perawatan dan Pemeliharaan.Kata Kunci: Bangunan Sekolah, konsep CPTED, kualitas sekolah.
Implementasi Model Pembelajaran Project-Based Learning dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran Konstruksi dan Utilitas Desiana, Fasha Aulia; Maknun, Johar; Yosita, Lucy
Jurnal Pendidikan Vokasi Raflesia Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Vokasi Raflesia
Publisher : LPPM Politeknik Raflesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53494/jpvr.v5i2.502

Abstract

Kemampuan berpikir yang kritis dibutuhkan pada mata pelajaran Konstruksi dan Utilitas Gedung (KUG) dalam proses pemahamannya. Oleh karena itu, dibutuhkan model pembelajaran yang mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk melihat implementasi pembelajaran menggunakan model pembelajaran Project-Based Learning dan melihat apakah terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa setelah menggunakan model pembelajaran Project-Based Learning. Metode penelitian ini menggunakan metode Quasi Experimental Design. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis statistik parametris. Penelitian ini terdiri dari pelaksanaan model pembelajaran Project-Based Learning, gambaran kemampuan berpikir kritis siswa, dan peningkatan kemampuan berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa yang melaksanakan model pembelajaran Project-Based Learning pada mata pelajaran pelajaran Konstruksi dan Utilitas Gedung (KUG) di SMK PU Negeri Bandung dengan peningkatan sebesar 47,0546% pada kategori sedang. Dengan penerapan model pembelajaran Project-Based Learning mampu menciptakan pembelajaran yang dinamis dan interaktif, yang mampu untuk mendorong siswa untuk mengembangkan dan mempraktikkan kemampuan berpikir kritisnya.
PENERAPAN ARSITEKTUR MODERN PADA PERENCANAAN DAN PERANCANGAN MIXED-USE BUILDING DI CIBADUYUT, KOTA BANDUNG Aulia, Rachma Safa; Yosita, Lucy; Ardiansyah, Adi
Agora : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Arsitektur Usakti Vol. 23 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/agora.v23i1.21449

Abstract

Industri pariwisata di Indonesia telah berkembang dengan pesat. Salah satu bentuk aktivitas wisata yang berkontribusi terhadap industri pariwisata nasional, yaitu wisata yang bergerak dalam kegiatan Meeting, Incentive, Convention, dan Exhibition. Industri pariwisata ini telah memberikan dampak positif, seperti meningkatnya pendapatan daerah melalui tingginya jumlah wisatawan yang datang untuk berbelanja ataupun menginap. Disamping itu, peningkatan jumlah wisatawan menimbulkan kemacetan dan tingginya kepadatan penduduk di Kota Bandung. Salah satu upaya dalam menanggapi permasalahan tersebut, yaitu melalui perencanaan dan perancangan kawasan mixed-use dengan fungsi mall dan hotel yang terintegrasi dengan fasilitas gedung konvensi. Perancangan mixed-use building berlokasi di Jalan Soekarno Hatta, No. 354, Bojongloa Kidul, Bandung, Jawa Barat, 40235. Perancangan mixed-use building dapat dilakukan melalui pendekatan arsitektur modern dengan menerapkan karakteristik arsitektur modern yang efektif dan efisien secara pengolahan ruang dan desain. Prinsip arsitektur modern yang diterapkan pada perancangan mixed-use building, yaitu penerapan prinsip perancangan ruangan dan bangunan yang mengacu pada fungsinya dan menyesuaikan dengan kebutuhan atau pola aktivitas penghuni, transparansi dan bukaan yang luas, dan roof gardens. 
Menuju Perencanaan Lansekap Apartemen yang Berkelanjutan Setelah Covid-19: : Perencanaan Berdasarkan Fenomena atau Hanya Atas Faktor Landasan Kebutuhan Kapitalisme? Yosita, Lucy; Nurcahya, Yan; Dwidayati, Kunthi Herma; Sari, Ana Ramdani
Journal of Sustainable Construction Vol 1 No 1 (2021): Journal of Sustainable Construction
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/josc.v1i1.5140

Abstract

Perancangan lansekap akan senantiasa mengalami perkembangan mengikuti kebutuhan manusia yang dinamis dan tuntutan perubahan zaman. Dengan adanya fenomena Covid-19 juga menjadikan perencanaan kebutuhan lansekap apartemen menjadi pertanyaan besar ke mana akan mengalami perubahan, karena kota-kota besar akan senantiasa berkembang dan fenomena Covid-19 menjadikan disaster management perencanaan lansekap menjadi pertimbangan dasar yang perlu menjadi landasan dalam mem-breakdown ke arah mana konsep-konsep baru perlu dikembangkan. Analisis ini dilakukan secara kualitatif, berupaya menganalisis dan mengambil contoh-contoh kasus pula dan mengevaluasinya sehingga dapat diketahui elemen-elemen yang perlu diperhatikan dalam perancangan lansekap apartemen di masa mendatang. Hasil dari penelitian ini adalah berupa perbandingan antara ke-3 kasus apartemen yang dibangun pada periode berbeda antara tahun 2009-2016. Rekomendasi penelitian ini adalah berupa usulan ketetapan regulasi perbandingan prosentase antara fungsi perumahan dan sarana prasarana komersial, menerapkan regulasi yang ada mengenai sarana prasarana (dari Kementerian PU) secara lebih konsekuen, ketetapan regulasi mengenai aturan vegetasi yang sesuai kaidah lingkungan hidup dan degradasi yang terjadi, proporsi ruang bermain anak yang ramah anak, dan mengkaji serta menerapkan adaptasi adaptasi ruang yang terjadi sebagai adaptasi terhadap perencananaan ruang setelah pandemik yang berorientasi keberlanjutan kota dan masyarakat secara jangka panjang.
PENERAPAN PENDEKATAN OUTDOOR REAL DRAWING PADA MATA KULIAH GAMBAR ARSITEKTUR UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA ARSITEKTUR Yosita, Lucy; Nuryanto, Nuryanto; Gaputra, Agara D; K, Yudhistira; Siswoyo, Suhandy
Jurnal Kependidikan Media Vol. 13 No. 2 (2024): JURNAL KEPENDIDIKAN MEDIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jkm.v13i2.17104

Abstract

Penelitian ini memiliki latar belakang berupa masih kurangnya dasar dasar keahlian (skill) menggambar arsitektur pada mahasiswa arsitektur tingkat pertama, sementara pada tingkat selanjutnya diperlukan kemampuan tersebut. Dengan melalui penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mamahami permasalahan permasalahan inti pada obyek penelitian tersebut dan kemudian mencari strategi untuk mengembangkan skill dan motivasi mahasiswa dalam hal di atas. Dalam prosesnya pembelajaran terbagi menjadi 2 yakni pembelajaran di kelas dan di luar kelas (outdoor learning). Adapun penelitian ini menggunakan metoda mix method yakni menggabungkan penelitian kuantitatif dan kualitatif, dengan melihat hasil belajar dan persepsi peserta didik dan menganalisisnya guna dapat melakukan refleksi evaluasi dari proses pembelajaran yang telah dilakukan. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar yakni menjadi 80% dalam kondisi baik dari hasil pretest awal dimana hanya 15% yang kondisinya baik. Kemudian persepsi mahasiswa yakni pada angka 8,43 pada skala 9 terhadap proses belajar yang telah mereka terima.