Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Seminar Kewirausahaan Pengembangan UMKM di Berbagai Platform BIC di Desa Kebon Agung Ricy Ichlas Sutrisno; Mohammad Nuril Azizi; Tri Seno Anjanarko; Rommy Hardyansah; Dharma Setiawan Negara; Novritsar Hasintongan Pakpahan; Yayu Sriwahyuni Hamzah; Utami Puji Lestari; Eli Retnowati; Jahroni Jahroni
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 3 (2023): September : Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jppmi.v2i3.1019

Abstract

In recent years, the development of information technology has changed the global marketing paradigm, introducing a digital era that opens up new opportunities for Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs). However, MSME owners in Kebon Agung Village, Sukodono District, Sidoarjo Regency still face obstacles in understanding and utilizing the potential of digital marketing to increase the visibility of their products. To overcome this problem, students of the Real Work Lecture (KKN) at Sunan Giri University Surabaya held an entrepreneurship seminar. The seminar was designed to provide MSME owners with an understanding of the importance of digital marketing and human resource innovation in improving product quality and competitiveness. The study results indicated that MSME owners in Kebon Agung Village can increase their income through the implementation of effective digital marketing strategies.
Pelatihan Garnish Sayur Bagi Pemula Untuk Kader Tim Penggerak Pemberdayaan Dan Kesejahteraan Keluarga Desa Wilayut Risda Lailul Yulfa Fitria; Yusti Sahida Putri; Ernawati Ernawati; Haniyah Haniyah; Rahayu Mardikaningsih; Eli Retnowati; Misbachul Munir; Tri Seno Anjanarko
Kegiatan Positif : Jurnal Hasil Karya Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2023): September : Kegiatan Positif : Jurnal Hasil Karya Pengabdian Masyarakat
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/kegiatanpositif.v1i3.700

Abstract

Utilization of Waste Paper Through Recycling and Entrepreneurial SpGarnish includes the art of competition in making decorations from food in the form of fruits and vegetables that have aesthetic value, but can be consumed. Competence in making garnish prioritizes expertise in carving or shaping materials into artistic items that are always evolving. Community service in the form of vegetable garnish training is aimed at increasing the competence of Wilayut Village housewife cadres to improve the economy and welfare for beginners. This training aims to find out (1) efforts to improve the competence of making garnishes, (2) increase the competence of attitudes, knowledge, and skills, (3) training improves the standard of living influences the level of education in the family. The garnish training does not just provide education but the practice of garnish training is prioritized. The garnish competition activities were carried out by involving training methods, in theory and hands-on practice. The results of the Wilayut Village housewife vegetable garnish competition have started from the process of carving tomato, cucumber, carrot vegetables to form a decorative presentation for food. The skill of garnish can be a source of developing a business for beginners.irit Development.
Pelatihan Pembuatan Tas Rajut Untuk Meningkatkan Kualitas Ibu-Ibu Di Desa Kwangsan Kecamatan Sedati Tri Seno Anjanarko; Nailul Izza; Rischa Afifatin Nasqa
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2025): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/abdilaksana.v6i2.49096

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan judul "Pelatihan Membuat Tas Rajut untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Ibu-Ibu" di Desa Kwangsan dilaksanakan pada tanggal 24 April 2025, melibatkan para ibu rumah tangga di wilayah tersebut. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan para peserta dalam menciptakan tas rajut, sekaligus mendorong potensi kewirausahaan yang dapat membantu meningkatkan pendapatan keluarga. Dengan perencanaan yang baik, para peserta disediakan alat dan perlengkapan yang diperlukan, serta mendapatkan bimbingan langsung selama proses pembuatan tas. Selain praktik, sebuah sesi diskusi juga diadakan untuk bertukar pengalaman dan memperkuat hubungan antar peserta. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan dampak positif yang signifikan, di mana para peserta tidak hanya mendapatkan keterampilan baru, tetapi juga meningkatkan kesadaran mereka akan pentingnya kreativitas dan inovasi dalam memanfaatkan bahan yang ada. Meskipun ada tantangan seperti perbedaan dalam tingkat keterampilan dan motivasi, kegiatan ini berhasil memberdayakan ekonomi setempat dan meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan yang produktif. Secara keseluruhan, program ini memberikan kontribusi yang positif terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat di Desa Kwangsan.
NILAI PELANGGAN DITINJAU DARI KELAS MEREK DAN CITRA MEREK PADA PRODUK KOSMETIK Rahayu Mardikaningsih; Samsul Arifin; Arif Rachman Putra; Misbachul Munir; Tri Seno Anjanarko
Jurnal Ilmiah Satyagraha Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Satyagraha
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Marketing Management is not only faced with increasingly strongbusiness competition but also changes in consumer behavior. The development oftechnology and changes in lifestyle cause consumers to have dynamic behavior.Customer value is one of the consumer behavior that can change the direction of thecompany's marketing. All factors considered capable of influencing customer valuewere studied such as brand class and brand image. This research was conducted todetermine customer value in terms of brand class and brand image. The study wasconducted on 90 users of SKII brand facial care products. The research sample wasobtained by purposive sampling which will then fill in the questionnaire which is thesource of the data for this research. The data is processed by regression technique.The results of the study show that brand class influences the formation of customervalue to consumers. The results showed that the brand class affects the formation ofcustomer value to consumers. In addition, this study also shows that customer valuecan be developed by developing a brand image. Brand class together with brandimage have been proven to build customer value to consumers.
Penguatan Nilai Kebangsaan melalui Tradisi Tirakatan melalui Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Masyarakat di Desa Ngingas, Waru, Sidoarjo Atmari, Atmati; Budi Handayani; Tri Seno Anjanarko; Abdul Qudus Salam; Gusti Ananda Syalum Saputra; M Zufar Afifudin
La-Syakka: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): La-Syaka: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penguatan pendidikan karakter merupakan agenda strategis dalam menghadapi tantangan globalisasi dan melemahnya semangat nasionalisme, khususnya di kalangan generasi muda. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk merevitalisasi praktik tirakatan sebagai media pendidikan karakter berbasis kearifan lokal. Tradisi tirakatan dipilih karena mengandung nilai spiritual, sosial, dan kebangsaan yang relevan dalam menumbuhkan kesadaran sejarah dan memperkuat identitas kebangsaan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan melibatkan perguruan tinggi dan masyarakat lokal. Rangkaian kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan fasilitator lokal, pelaksanaan tirakatan bersama, serta diskusi reflektif tentang nilai-nilai kebangsaan. Perguruan tinggi berperan sebagai pendamping dan penyedia perspektif akademis, sementara masyarakat menjadi pemilik tradisi sekaligus mitra utama dalam pelaksanaan program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tirakatan efektif sebagai ruang pembelajaran karakter yang kontekstual dan bermakna. Generasi muda memperoleh pemahaman yang lebih dalam tentang sejarah perjuangan bangsa, serta menghayati secara mendalam nilai gotong royong, solidaritas, dan religiositas. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat juga berkontribusi pada pelestarian budaya lokal dan pengembangan model pendidikan karakter non-formal yang inovatif. Kegiatan ini merekomendasikan replikasi dan pengembangan lebih lanjut dengan melibatkan lintas sektor, seperti sekolah, komunitas pemuda, dan pemerintah daerah, guna menjadikan tirakatan sebagai gerakan kolektif dalam membangun jiwa kebangsaan.