Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PEMBENIHAN MENGGUNAKAN TEKNIK HIPOFISASI SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGBIAKAN IKAN TAGIH (Mystus nemurus C.V.) Yuli Andriani; Irfan Zidni; Walim Lili; Ujang Subhan
Media Kontak Tani Ternak Vol 3, No 2 (2021): Mei
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mktt.v3i2.33096

Abstract

Kegiatan penyuluhan ini telah dilaksanakan di Kelompok UPR Karper Mina, Kecamatan Tanjungkerta Kabupaten Sumedang, Jawa Barat,  bertujuan untuk memberikan pengetahuan serta keterampilan dalam melakukan pemijahan buatan pada ikan tagih menggunakan teknik hipofisasi. Program ini dilaksanakan bulan Juli hingga Agustus 2008. Metode yang dilakukan pada program ini meliputi : survei dan observasi lapangan, sosialisasi, penyuluhan, penyiapan larutan hormon, cara penyuntikan menggunakan hormon dan pendampingan. Penyediaan benih selama ini dilakukan pada jenis ikan yang terbatas dan menggunakan teknik pemijahan tradisional, sehingga pembudidaya sebaiknya memiliki kemampuan memijahkan dengan teknik pemijahan buatan sehingga kapasitas dan kualitas produksi benih akan meningkat. Hasil survei dan observasi lapangan menunjukkan terdapat potensi sumber induk ikan serta sumber daya manusia yang dapat dioptimalisasikan untuk mendukung kegiatan perikanan diantaranya dalam teknik memijahkan secara buatan untuk meningkatkan produksi benih ikan. Kelompok masyarakat yang menjadi sasaran terdiri para pembenih ikan yang tergabung dalam Kelompok UPR Karper Mina. Tahap pertama yaitu penyuluhan mengenai potensi dan peran penting ikan tagih sebagai sumber daya hayati Jawa Barat yang langka. Setelah dilakukan penyuluhan tentang cara pemijahan secara buatan menggunakan hormon dan alat bahan yang diperlukan,  selanjutnya dilakukan praktek memijahkan ikan tagih dengan teknik hipofisa. Hasil dari kegiatan ini adalah masyarakat memahami cara memijahkan ikan tagih secara buatan dengan menggunakan teknik hipofisasi dan dapat meningkatkan produksi benih ikan secara mandiri.
Classification of Geometric Batik Motif Typical of Indonesian Using Convolutional Neural Network Muhammad Wahyu Ilahi; Chairu Nisa Apriyani; Anita Desiani; Nuni Gofar; Yuli Andriani; Muhammat Rio Halim
JURNAL TEKNIK INFORMATIKA Vol 15, No 1 (2022): JURNAL TEKNIK INFORMATIKA
Publisher : Department of Informatics, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jti.v15i1.24968

Abstract

Batik is a world heritage from Indonesia which is a characteristic of Indonesian culture. On October 2, 2009 batik has been awarded as a cultural heritage from UNESCO. Indonesia has 5.849 batik patterns from Aceh to Papua. The ability to recognize batik cloth patterns is certainly quite difficult and only owned by certain people who have expertise. One way to identify batik patterns is by using a pattern recognition classification method based on quantitative measurements of the main features or characteristics of an object. Deep Learning is one solution to detect batik patterns automatically. One of deep learning methods that can classify patterns of batik patterns is Convolutional Neural Network (CNN). CNN is able to group and detect objects in the image automatically by accepting input data with a size of m×n. CNN uses image input through a convolution layer and be processed according to the specified filter. Each layer produces a pattern from several parts of the image that facilitates the classification process. This study uses the CNN method and obtains the average value of 96% accuracy, 96,78% precision, 96,74% recall, and 96,74%.
PEMBERIAN Lemna sp. SEGAR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN EFISIENSI PAKAN IKAN NILA (Oreochromis niloticus) Iskandar; Galih Dewi Andini; Kiki Haetami; Yuli Andriani
Journal of Fish Nutrition Vol. 1 No. 1 (2021): journal of fish nutrition
Publisher : Journal of Fish Nutrition

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.524 KB) | DOI: 10.29303/jfn.v1i1.154

Abstract

Ikan nila (Oreochromis niloticus) merupakan salah satu komoditas ikan air tawar yang banyak di budidayakan di Indonesia. Permasalahan dalam proses budidaya ikan secara intensif adalah penyediaan pakan komersial yang mencapai 60-70% dari total biaya produksi. Penyebab tingginya biaya penyediaan pakan komersial yaitu karena penggunaan bahan baku pakan ikan secara impor yang berakibat pada tingginya harga pakan ikan. Perlu dilakukan upaya untuk mendapatkan pakan alternatif yang lebih ekonomis dan mudah didapatkan. Upaya yang dilakukan untuk menekan biaya pakan adalah dengan memanfaatkan pakan hijauan, salah satunya yaitu menggunakan Lemna sp. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan efisiensi pakan pada ikan nila yang diberi Lemna sp. segar. Penelitian dilakukan pada Desember – April 2020 di Laboratorium Perikanan PSDKU Unpad di Pangandaran. Metode penelitian meggunakan eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas empat perlakuan dan empat kali ulangan yaitu perlakuan A (kontrol), perlakuan B (15% Lemna sp.), perlakuan C (20% Lemna sp.) dan perlakuan D (25% Lemna sp.). Parameter uji pada penelitian ini yaitu laju pertumbuhan mutlak, efisiensi pakan dan kualitas air. Kemudian Pengamatan dilakukan selama 50 hari. Berdasarkan hasil penelitian, pemberian Lemna sp. segar dengan tingkat pemberian 20% menghasilkan laju pertumbuhan mutlak sebesar 11,2 g, efisiensi pakan sebesar 21,33% dan kualitas air yang masih dalam kisaran aman untuk pemeliharaan ikan nila.
EVALUASI PENGGUNAAN TEPUNG IKAN SAPU-SAPU DALAM PAKAN BUATAN TERHADAP PERFORMA IKAN PATIN (Pangasius sp) Yuli Andriani; Rita Rostika
Journal of Fish Nutrition Vol. 1 No. 1 (2021): journal of fish nutrition
Publisher : Journal of Fish Nutrition

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.961 KB) | DOI: 10.29303/jfn.v1i1.156

Abstract

Tepung ikan merupakan salah satu komponen pakan ikan yang memiliki harga tinggi, sehingga diperlukan upaya untuk mencari alternatif pengganti dari sumber alam sekitar sehingga harga pakan menjadi lebih ekonomis. Penelitian dilaksanakan di Hatchery Laboratorium Akuakultur, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran, sedangkan analisis proksimat bahan pakan dan pakan uji, pembuatan tepung ikan sapu-sapu dilakukan Laboratorium Kimia dan Makanan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penggunaan tepung ikan sapu-sapu dalam pakan buatan terhadap pertumbuhan dan kelangsungan ikan patin (Pangasius sp.) sebagai salah satu upaya alternatif penyediaan sumber protein dalam pakan ikan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri dari 5 (lima) perlakuan dan masing-masing diulang 3 (tiga) kali. Perlakuan yang diberikan adalah penambahan tepung ikan sapu-sapu dalam pakan buatan sebanyak 0%, 5%, 10%, 15% dan 20%. Parameter yang diamati pada akhir penelitian meliputi pertumbuhan mutlak, tingkat konsumsi dan kelangsungan hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung sapu-sapu sebesar 10% dalam pakan memberikan hasil terbaik, dimana pertumbuhan mutlak ikan patin sebesar 1.88 gram, konsumsi 10.46 gram/hari, dan sintasan sebesar 97,7%. Berdasarkan pengamatan, penggunaan tepung sapu-sapu sampai tingkat 20% dalam pakan tidak menimbulkan pengaruh negatif terhadap kelangsungan hidup ikan patin, sehingga dapat digunakan sebagai pengganti tepung ikan alternatif dalam pakan ikan.
Penerapan Metode Support Vector Machine Dalam Klasifikasi Bunga Iris Anita Desiani; Irmeilyana Irmeilyana; Herlina Hanum; Yuli Andriani; Sri Indra Maiyanti; Clarita Margo Uteh; Ira Rayyani
IJAI (Indonesian Journal of Applied Informatics) Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijai.v7i1.61486

Abstract

Abstrak Data mining adalah proses melatih komputer untuk mengenali suatu pola menggunakan teknik statistika mapun matematika. Salah satu teknik data mining yang sering digunakan adalah klasifikasi, yakni mengelompokkan data ke dalam suatu label menggunakan atribut. Pada klasifikasi, Support Vector Machine (SVM) merupakan salah satu metode yang paling banyak digunakan. Penelitian ini akan memanfaatkan metode SVM dalam melakukan klasifikasi bunga Iris. Data yang diteliti menggunakan sebanyak 150 data dengan menggunakan dua metode data latih, yakni percentage split dan k-fold cross validation. Data diolah melalui tahap pre-processing, lalu diklasifikasi menggunakan metode SVM melalui 2 metode data latih, percentage split sebesar 80% dan k-fold corss validation dengan k=10, perhitungan hasil prediksi menggunakan confusion matrix. Pada metode percentage split diperoleh nilai akurasi sebesar 96,7%, presisi 97,6%, recall sebesar 95,3%, dan F1-score sebesar 96,3%. Pada metode k-fold cross validation diperoleh nilai akurasi sebesar 92,6%, presisi 92,6%, recall sebesar 92,6%, dan F1-score sebesar 92,3%. Dengan demikian metode SVM menggunakan kernel polynomial dengan metode data latih percentage split dapat diimplementasikan ke dalam sistem klasifikasi bunga Iris.AbstractData mining is the process of training a computer to recognize a pattern using statistical and mathematical techniques. One of the data mining techniques that are often used is classification, which is to group data into the label using attributes. In classification, the Support Vector Machine (SVM) is one of the most widely used methods. This research will utilize the SVM method in classifying Iris flowers. The data studied used 150 data using two training data methods, percentage split and k-fold cross validation. The data is processed through the pre-processing stage, then classified using the SVM method through 2 training data methods, percentage split of 80% and k-fold cross validation with k = 10, and calculation of prediction results using a confusion matrix. In the percentage split method, the accuracy is 96.7%, precision is 97.6%, recall is 95.3%, and F1-score is 96.3%. In the k-fold cross validation method, the accuracy is 92.6%, precision is 92.6%, recall is 92.6%, and F1-score is 92.3%. So that the SVM method using a polynomial kernel with the percentage split training data method can be implemented into the iris classification system.
Diseminasi Metode Bathing untuk Pencegahan Parasit Penyakit pada Budidaya Ikan Gurame di Pokdakan Kawungsari, Pangandaran Yuli Andriani; Zahidah Hasan; Herman Hamdani; Rusky Intan Pratama
Farmers: Journal of Community Services Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v3i2.39868

Abstract

Keberhasilan usaha budidaya ikan yang dilakukan oleh masyarakat bergantung pada beberapa faktor diantaranya ialah seperti keterbatasan lahan, kualitas air serta pengendalian hama dan penyakit. Proses bathing bermanfaat untuk meningkatkan laju sintasan dalam pemeliharaan benih ikan dari hama dan penyakit. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para pembudidaya ikan gurame di Pokdakan Kawungsari, Kabupaten Pangandaran tentang cara mengaplikasikan bathing benih ikan sehingga diharapkan dan meningkatkan produksi ikan. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini meliputi observasi, demonstrasi, temu teknis dan temu lapang secara hybrid dengan lokasi kegiatan di Pokdakan Kawungsari, Kabupaten Pangandaran. Kelompok sasaran dari kegiatan ini adalah pembudidaya yang melakukan budidaya ikan gurame di lokasi tersebut. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan pada tanggal 19 November 20121, bertempat di Pokdakan Kawungsari, Kabupaten Pangandaran.Pengetahuan yang disampaikan dalam kasus ini adalah metode bathing pada kegiatan budidaya ikan gurame. Kegiatan diseminasi yang dilaksanakan mampu menambah pengetahuan dan keterampilan nelayan dalam menggunakan metode bathing untuk menangani parasit dan penyakit pada ikan.
Studi Penerapan Teknologi Berbasis Potensi Sumberdaya Lokal Mendukung Pengelolaan Waduk Berbasis Masyarakat Mochamad Candra Wirawan Arief; Zahidah Hasan; Yuli Andriani; Iskandar Iskandar; Ine Maulina; Heti Herawati; Fitri Awaliyah
Farmers: Journal of Community Services Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v4i1.43684

Abstract

AbstrakKeberadaan Waduk Jatigede di Kabupaten Sumedang memiliki peranan penting khususnya pada bidang perikanan. Kegiatan perikanan menjadi salah satu solusi bagi masyarakat disekitar waduk untuk mengoptimalkan fungsi waduk, selain itu dengan perkembangan zaman yang semakin maju saat ini mampu mengkolaborasikan antara perikanan dengan teknologi diantaranya yaitu penerapan teknologi perikanan sederhana berbasis potensi lokal dalam mendukung pengelolaan waduk berbasis masyarakat.  Antusiasme dan optimisme masyarakat sekitar waduk yang mendasari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat untuk memperkuat peran serta masyarakat dalam pengelolaan Waduk Jatigede secara berkelanjutan dengan penyuluhan budidaya perikanan baik berupa teknologi budidaya dan pakan alternatif yang dapat dikembangkan disekitar Waduk Jatigede. Selain mendukung perkembangan kegiatan perikanan, dengan adanya kegiatan ini mampu mendukung potensi yang sudah dimiliki oleh masyarakat agar menjadi lebih maju. Antusiasme dan inisiasi yang dilakukan oleh masyarakat dalam pengembangan budidaya sekitar waduk perlu didukung dengan kolaborasi bersama untuk tercapainya pengelolaan waduk secara berkelanjutan. Kata kunci: Perikanan, Potensi, Waduk Jatigede, Pakan, Akuakultur
SEMINAR SOSIALISASI PEMANFAATAN LEMNA DALAM INTEGRATED FARMING DAN POTENSINYA SEBAGAI PAKAN ALTERNATIF IKAN MELALUI MEDIA DARING Iskandar Iskandar; Yuli Andriani; Fittrie Meyllianawaty Pratiwy
Farmers: Journal of Community Services Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v1i1.28861

Abstract

Budidaya ikan, terutama ikan herbivora dengan menggunakan tanaman air sebagai pakan dapat mengurangi biaya operasional dan juga meningkatkan pendapatan bagi pembudidaya ikan. Salah satu tanaman air yang dapat dimanfaatkan sebagai pakan dalam budidaya ikan adalah Lemna sp. Pemanfaatan Lemna sp. sebagai pakan dapat diterapkan pada ikan herbivora seperti ikan nilem (Osteochilus vittatus) dan ikan tawes (Barbonymus gonionotus).               Penggunaan pakan buatan sering menimbulkan permasalahan, baik masalah teknis, kesehatan, maupun ekonomis. Biaya yang harus dikeluarkan untuk pengadaan pakan buatan cukup besar. Lemna sp. dapat dimanfaatkan sebagai salah satu sumber pakan alternatif yang berbasis bahan nabati. Penggunaan Lemna sp. sebagai bahan pakan ikan dapat diberikan dalam bentuk segar, bentuk kering, ataupun melalui proses fermentasi. Selain itu, pemanfaatan Lemna sp. dapat diaplikasikan dalam kegiatan integrated farming antara pertanian, perikanan dan peternakan. Hal ini akan menghasilkan dampak yang lebih besar terhadap kesinambungan produksi dan keuntungan yang diperoleh oleh petani/peternak dan pembudidaya ikan. Dalam penyuluhan kali ini, materi akan diberikan dalam bentuk Seminar daring mengenai pemanfaatan Lemna dalam integrated farming dan potensinya sebagai bahan pakan alternatif budidaya ikan.
APLIKASI DESAIN GRAFIS UNTUK PENGEMBANGAN KONTEN PROMOSI PRODUKSI PENGRAJIN ANYAMAN PURUN DESA BURAI Anita Desiani; Erwin Erwin; Yuli Andriani; Sri Indra Maiyanti; Adi Muzakir; Ananda Pratiwi; Andika Cristian Lubis; Puspa Sari
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 10 No 3 (2023): September
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v10i3.4553

Abstract

Burai Village is located in Tanjung Batu District, Ogan Ilir Regency, South Sumatra has woven purun crafts as its characteristic. Burai Village women make handicrafts made from purun in a manual way to fill their free time. The results of woven purun in Burai Village are usually sold directly or by receiving requests from people who visit Burai Village so that the woven purun made from Burai Village is only known by those who are and visit in the area. This marketing limitation is caused by the lack of public knowledge related to marketing strategies and technological knowledge in marketing the products sold. It is necessary to empower purun woven craftsmen through the use of graphic design applications to increase marketing and buying and selling of purun chicken in Burai Village. The stages in this activity are surveys, preparation of activities, delivery of materials and evaluation of activities. After the implementation of this activity, the participants have sufficiently understood how to use the application which can be seen from the increase in the results of the pre-test and post-test knowledge scores that the participants have done. And it is also expected to be implemented on a sustainable scale.
ALGORITMA K-NEAREST NEIGHBOR (K-NN) DAN SINGLE LAYER PERCEPTRON (SLP) UNTUK KLASIFIKASI PENYAKIT ALZHEIMER Novi Rustiana Dewi; Anita Desiani; Fitri Salamah; Yuli Andriani
Jurnal Teknologi Terapan Vol 9, No 2 (2023): Jurnal Teknologi Terapan
Publisher : P3M Politeknik Negeri Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31884/jtt.v9i2.407

Abstract

Alzheimer's disease is a brain disorder that causes memory loss, decreased thinking skills, communication difficulties, and behavioral changes. Early detection of this disease is very important for proper treatment and planning of medical needs. However, there is currently no drug that can cure Alzheimer's. Therefore, this study aims to develop accurate early predictions for Alzheimer's disease by comparing two algorithms: K-Nearest Neighbor (KNN) and Single Layer Perceptron (SLP) using the percentage split method. The results showed that testing using the K-NN algorithm resulted in an accuracy of 96%. The precision and recall values for class 0 (nondemented) are 93% and 100%, respectively, while for class 1 (demented) are 100% and 91%. On the other hand, testing using the SLP algorithm produces an accuracy of 99%. The precision and recall values for class 0 (nondemented) are 97% and 100% respectively, while for class 1 (demented) are 100% and 98%. Based on a comparison of the values for accuracy, precision, and recall, as well as the performance of the two classification methods, it can be concluded that the implementation of the Single Layer Perceptron algorithm provides the best prediction for early detection of Alzheimer's disease. These findings provide potential use of this algorithm in facilitating early diagnosis and timely intervention for patients with Alzheimer's.