Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Implementasi Teknik Ensemble Stacking pada Klasifikasi Penyakit Anemia anita, anita desiani; Mukhlisah, Nur; Indira, Ria; Novi Rustiana Dewi; Yuli Andriani
JIEET (Journal of Information Engineering and Educational Technology) Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jieet.v9n1.p51-55

Abstract

Abstrak— Anemia adalah penyakit yang disebabkan oleh kondisi seseorang yang memiliki kadar hemoglobin (Hb) darah dibawah normal. Deteksi penyakit dapat menggunakan bantuan data mining untuk mengklasifikasikan penyakit. Algoritma yang digunakan dalam penelitian ini adalah Gaussian Naive Bayes, K-Nearest Neighbor dan Support Vector Machine yang kemudian diterapkan pada teknik ensemble stacking. Penerapan Ensemble bertujuan untuk mendapatkan nilai keakurasian yang lebih baik dari klasifikasi individu. Pengujian algoritma ini menggunakan dua teknik pengujian yaitu percentage split dan k-fold cross validation. Untuk percentage split menggunakan ukuran split sebesar 80% data training dan 20% data uji dan pada k-fold cross validation dipilih nilai k=10. Hasil klasifikasi dari algoritma-algoritma tersebut memperoleh bahwa percentage split mendapatkan hasil akurasi yang lebih baik dibandingkan k-fold cross validation. Algoritma Support Vector Machine (SVM), Gaussian Naive Bayes dan k-Nearest Neighbor (kNN) dengan teknik pengujian percentage split memperoleh hasil akurasi secara berturut-turut sebesar 90,16%, 94,61% dan 96,49%. K-Nearest Neighbor (kNN) menghasilkan nilai akurasi tertinggi dari ketiga algoritma tersebut, namun dengan penerapan teknik ensemble memberikan kenaikan akurasi sebesar 1.05% dari hasil k-Nearest Neighbor (kNN). Ensemble dengan model stacking memperoleh hasil akurasi sebesar 97,19%. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa ensemble dengan model stacking dengan teknik pengujian percentage split memperoleh kinerja yang terbaik dari algoritma lainnya pada klasifikasi penyakit anemnia. Kata Kunci— Ensemble Learning, Support Vector Machine, Gaussian Naive Bayes, K-Nearest Neighbor, Anemia
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kunjungan Balita Di Posyandu Yuli Andriani; Mastina; Eka Rahmawati
Lentera Perawat Vol. 5 No. 1 (2024): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v5i1.301

Abstract

Posyandu adalah wadah pemeliharaan kesehatan yang dilakukan dari, oleh dan untuk masyarakat yang dibimbing petugas terkait. Namun, masalah yang ditemui yaitu banyak masyarakat yang tidak aktif melakukan kegiatan posyandu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, jarak dan pekerjaan dengan kunjungan balita ke posyandu Setangkai Desa Mendala di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Peninjauan Kabupaten OKU Tahun 2023. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan menggunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional dengan populasi 135 ibu yang mempunyai balita dan sampel sebanyak 57 dengan menggunakan metode simpe random sampling. Analisis data menggunakan uji statistic Chi Square dengan p-value < nilai α = 0,05. Hasil penelitian ini dari 31 responden yang pengetahuannya baik 19 (61,3 %) membawa balitanya ke posyandu p.value = 0,000, dari 29 responden jarak dekat 16(55,2 %) membawa balitanya ke posyandu p.value = 0,004, sedangkan dari 30 responden tidak bekerja 17 (56,7%) membawa balita ke posyandu p.value = 0,001. Bidan diharapkan memberikan edukasi kepada ibu mengenai pentingnya membawa balita ke posyandu guna mengetahui perkembangan balita setiap bulannya.
Sosialisasi Reklamasi Tambang untuk Lingkungan Pertambangan Berkelanjutan di SMA N 19 Palembang Restu Juniah; Rosihan Febrianto; Yuli Andriani; Syaifudin Zakir; Hisni Rahmi
Jurnal Pelayanan Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Juni: Jurnal Pelayanan Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/jpm.v2i2.1838

Abstract

Mining is a two-edged sword, which makes a positive contribution to the economy but has a negative impact in the form of environmental degradation. Reclamation is a step taken in restoring former mining land to provide sustainable social, economic, and environmental benefits. This requires an early understanding of reclamation for the younger generation as agents of change. This community service activity aims to provide socialization about the concept, urgency, and practice of mine reclamation to students of Senior High School Number 19 Palembang as a form of environmental education towards sustainable mining. The methods used include interactive presentations and joint discussions. The results of the activity showed a significant increase in students' understanding of the issue of mine reclamation, as well as high enthusiasm and active participation in the entire series of activities. This activity contributes to fostering ecological awareness among students, as well as a form of collaboration between higher education institutions and schools in supporting sustainable development in the mining sector. The development of a collaborative-based follow-up program is needed so that this environmental education can take place continuously.
FAKTOR-FAKTOR PENGOLAHAN YANG MEMENGARUHI MUTU ORGANOLEPTIK KERUPUK CUMI-CUMI Filardi, Tara; Rusky I. Pratama; Yuli Andriani; Iis Rostini
Techno-Fish Vol. 9 No. 1 (2025): TECHNO-FISH
Publisher : TECHNO-FISH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/tf.vi.10600

Abstract

Squid (Loligo sp.) is a non-fish fishery product that has high economic value and abundant nutritional content, especially protein, fat, and minerals. The utilization of squid as raw material for crackers is a food product diversification innovation that can increase the added value of this commodity, especially in the micro, small and medium enterprise (MSME) sector. This study aims to systematically review the biological classification of squid, its nutritional content, the process of making squid crackers, and factors that affect the organoleptic quality of the product. This article uses a literature review approach to review the factors in the manufacturing process that affect the quality of squid crackers, including the squid cracker manufacturing process involving the stages of washing and weeding, mashing, dough making, dough molding, dough steaming, cracker drying, and cracker frying. The study results show that the quality of squid crackers is highly influenced by the quality of raw materials, dough kneading, dough steaming time, dough drying, and frying temperature determine the final product.
Strategi Pemasaran Pada Hotel Wisata Palembang Dwi Andriani; Yuli Andriani; Aditya Pratama
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jebmak.v2i1.64

Abstract

Penelitian ini berjudul “Strategi Pemasaran Pada Hotel Wisata”. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui strategi pemasaran yang dilakukan oleh Hotel Wisata Palembang. Hotel Wisata Palembang dapat mengevaluasi strategi yang telah diterapkan dan mengembangkan strategi pemasaran agar dapat memikat para tamu hotel. Maka Strategi pemasaran dapat optimal jika perusahaan mengetahui dasar-dasar yang menjadi unsur-unsur penting dalam pemasaran
Assessing Fisheries Activities at the Modern Fish Market in Muara Baru, North Jakarta Yuli Andriani; Renita Aulia; Rusky I. Pratama
International Journal of Scientific Multidisciplinary Research Vol. 1 No. 10 (2023): November 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ijsmr.v1i10.6853

Abstract

The Muara Baru Modern Fish Market, situated at Muara Baru Street No. 27 in North Jakarta, Indonesia serves as a contemporary hub for fish trade. This study aims to outline fishing activities and discern activity patterns between sellers and consumers within the market. Employing a qualitative descriptive method, this research leverages observation and literature study data collection techniques. The findings underscore the Muara Baru Modern Fish Market as a dynamic space for regular interactions between sellers and consumers, featuring distinctive activity patterns. Consumers engage in various activities, including dining at the food court and sourcing culinary ingredients. Interestingly, this pattern persists beyond specific hours, extending from the afternoon well into the midnight hours. The bargaining process and interactive exchanges between traders and consumers emerge as pivotal elements shaping the market's dynamics. This established routine not only ensures consumer comfort but also guarantees the sustained vitality of trade within the Muara Baru Modern Fish Market
Enhancing Productivity in Freshwater and Bracket Fisheries in Buru District, Maluku Province, Indonesia Yuli Andriani; Rusky I. Pratama; Irfan Zidni
International Journal of Scientific Multidisciplinary Research Vol. 1 No. 11 (2023): December 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ijsmr.v1i11.7180

Abstract

The fisheries sector, a vital economic force in Buru, Maluku Province, faces suboptimal conditions, notably in the unexplored potential of freshwater aquaculture due to limited human resources and skills. This study aims to comprehensively explore and develop aquaculture, providing a focused, integrated approach from upstream to downstream sectors. Success indicators and references are established to guide targeted achievements, benefiting the Local Government and Regional Development Planning Agency in Buru. Employing field observation and discussions, the findings reveal the conventional nature of current freshwater aquaculture practices, emphasizing the urgent need for bolstering technical, operational, and managerial aspects in the sector for optimal productivity
Penerapan Kombinasi Shaking Table dan Magnetic Separator pada Pengolahan Bijih Timah Primer serta Analisis Kelayakan Investasinya di Bangka Belitung Gandhy Argadinata; Restu Juniah; Yuli Andriani
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 7 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i7.7948

Abstract

Timah merupakan komoditas mineral strategis yang memiliki peranan penting dalam industri elektronik, penyimpanan energi, dan manufaktur. Menurunnya cadangan timah aluvial mendorong pemanfaatan bijih timah primer yang memiliki karakteristik mineral kompleks, kadar rendah, serta membutuhkan teknologi pengolahan yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja kombinasi shaking table dan magnetic separator dalam meningkatkan kadar serta recovery timah, sekaligus menganalisis kelayakan investasi pengolahan bijih timah primer di Bangka Belitung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimental skala laboratorium yang dikombinasikan dengan analisis kelayakan finansial. Sampel bijih timah primer dari Tambang Paku, Bangka Selatan, diolah melalui tahap optimasi shaking table dan dilanjutkan dengan proses pemisahan magnetik menggunakan variasi parameter operasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi optimum shaking table meningkatkan kadar Sn dari 1,42% menjadi 38,20% dengan recovery 75,17%. Selanjutnya, proses magnetic separator menghasilkan konsentrat akhir dengan kadar Sn sebesar 52,80%, menurunkan kandungan Fe2O3 dari 12,6% menjadi 5,6%, serta menghasilkan recovery total sebesar 68,9%. Analisis ekonomi menunjukkan proyek layak dengan nilai NPV Rp53,58 miliar, IRR 46,26%, payback period 1,84 tahun, dan profitability index 2,04. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi shaking table dan magnetic separator efektif secara teknis dan ekonomis sebagai alternatif pengolahan bijih timah primer yang berkelanjutan.
Optimization of Palm Oil Distribution Routes Using the Saving Matrix Approach and Genetic Algorithm on Capacitated Vehicle Routing Problem Evi Yuliza; Yuli Andriani; Indrawati Indrawati; Sisca Octarina; Diah Putri Ramadani
CAUCHY: Jurnal Matematika Murni dan Aplikasi Vol 10, No 2 (2025): CAUCHY: JURNAL MATEMATIKA MURNI DAN APLIKASI
Publisher : Mathematics Department, Maulana Malik Ibrahim State Islamic University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/cauchy.v10i2.36371

Abstract

The transportation of goods and services is a strategic issue in logistics systems, particularly in the palm oil industry. One of the key distribution optimization challenges is the Capacitated Vehicle Routing Problem (CVRP), which involves determining optimal distribution routes while considering vehicle capacity constraints. This study aims to identify the shortest distribution routes for transporting fresh oil palm fruit bunches from collection points to the palm oil mill, with the goal of minimizing total vehicle travel distance. A heuristic approach using the Saving Matrix method and a metaheuristic approach using a Genetic Algorithm were applied separately to two regions: Block P and Block Q, each consisting of 14 collection points with daily distribution schedules. The performance of both algorithms was analyzed and compared in the context of region-based distribution.The results show that the Genetic Algorithm yields more optimal solutions than the Saving Matrix, reducing the total travel distance by 33.92% in Block P and 32.81% in Block Q. In comparison, the Saving Matrix achieved reductions of 38.72% in Block P and 35.25% in Block Q. These findings indicate that the Genetic Algorithm performs better in solving CVRP for the distribution of fresh oil palm fruit bunches and can serve as a foundation for developing more efficient distribution systems using heuristic and metaheuristic approaches
Pengembangan kreativitas siswa tunadaksa di SLB-D YPAC Palembang melalui handcraft Bambang Suprihatin; Andi Tenri Ajeng Nur; Yuli Andriani; Azhar Kholiq Affandi; Soya Febeauty Yama Otantia Pradini; Anita Desiani; Jessica Joseph Sen; Rosalinda Hizkia Amelia Manurung; Tiara Valentina Pakpahan
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 4 (2026): August (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i4.40388

Abstract

Abstrak SLB-D YPAC Palembang merupakan lembaga pendidikan bagi siswa berkebutuhan khusus yang mengalami hambatan fisik atau tunadaksa. Siswa tunadaksa memiliki keterbatasan pada fungsi motorik halus yang dapat memengaruhi kemandirian dan keterampilan mereka. Berdasarkan kondisi tersebut, dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan handcraft pembuatan bouquet snack sebagai sarana pembelajaran keterampilan yang kreatif, adaptif, dan produktif. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di SLB-D YPAC Palembang pada bulan Agustus-September 2025 melalui tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, dengan metode demonstrasi dan praktik langsung yang diikuti oleh delapan siswa tunadaksa serta didampingi oleh tim pengabdi dan guru. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test yang dianalisis menggunakan metode Normalized Gain (N-Gain) untuk mengukur efektivitas pelatihan dalam peningkatan pemahaman dan keterampilan siswa setelah mengikuti pelatihan. Hasil analisis menunjukkan nilai N-Gain sebesar 0,58 yang termasuk dalam kategori sedang, sehingga pelatihan dinilai cukup efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa. Pelatihan ini juga memberikan dampak positif berupa peningkatan koordinasi motorik halus serta pengembangan soft skill siswa, seperti kemandirian, ketekunan, kemampuan bekerja sama, dan rasa percaya diri selama mengikuti kegiatan dan menyelesaikan pembuatan handcraft. Respon guru dan orang tua turut menguatkan bahwa kegiatan ini bermanfaat dan relevan dengan kebutuhan siswa tunadaksa. Secara keseluruhan, pelatihan handcraft ini dinilai efektif dalam meningkatkan kemampuan kreatif dan produktif siswa tunadaksa di SLB-D YPAC Palembang serta berpotensi untuk dikembangkan menjadi kegiatan pembelajaran keterampilan yang berkelanjutan di sekolah luar biasa. Kata kunci: bouquet snack; pelatihan handcraft; siswa tunadaksa. Abstract SLB-D YPAC Palembang is an educational institution for students with physical disabilities (tunadaksa), who often experience limitations in fine motor function that affect their independence and practical skills. Based on this condition, a community service program was conducted in the form of handcraft training on making snack bouquets to develop creative, adaptive, and productive skills. The program was implemented from August to September 2025 through three stages: preparation, implementation, and evaluation. The training used demonstration and hands-on practice methods and involved eight students with physical disabilities, assisted by the service team and teachers. Evaluation was conducted using pre-test and post-test assessments, analyzed with the Normalized Gain (N-Gain) method to measure effectiveness in improving students’ understanding and skills. The results showed an N-Gain value of 0.58, categorized as medium, indicating that the training was reasonably effective. In addition, the program positively impacted students’ fine motor coordination and supported the development of soft skills, including independence, perseverance, teamwork, and self-confidence during learning and task completion. Feedback from teachers and parents further confirmed that the program was beneficial and aligned with the needs of students with physical disabilities. Overall, this handcraft training is considered effective in enhancing the creative and productive abilities of students at SLB-D YPAC Palembang and has the potential to be developed into a sustainable skills-based learning activity in special education. Keywords: bouquet snack; handcraft training; tunadaksa student.