Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Wacana Kapitalisme Dalam Penyelenggaraan Halal Expo Japan Yulia Sari; Rina Fitriana; Helen Susanti
IDEA : Jurnal Studi Jepang Vol 1, No 2 (2019): Idea : Jurnal Studi Jepang
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.619 KB) | DOI: 10.33751/idea.v1i2.1290

Abstract

Abstrak Penelitian ini membahas mengenai wacana kapitalisme dalam penyelenggaraan Halal Expo Japan, khususnya tahun 2016 dan 2017. Tema ini dipilih karena penulis melihat dalam penyelenggarannya, Halal Expo Japan menjadi media kapitalisme bagi Jepang. Penulis menggunakan konsep kapitalisme Karl Marx untuk menganalisis kapitalisme dalam penyelenggaraan Halal Expo Japan. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dan teknik penelitian studi pustaka dengan  data  yang diperoleh  dari  laman  web  Halal  Expo Japan  yaitu www.halalexpo.jp, pemberitaan dari co-organizer dan media partner resmi Halal Expo Japan, Halal Media Japan Co. Ltd. dari laman web www.halalmedia.jp serta buku-buku teks, artikel dan publikasi elektronik yang ada hubungannya dengan Halal Expo Japan serta teori kapitalisme dan teori kekuasaan. Hasilnya menunjukkan meskipun terdapat banyak konten acara dalam Halal Expo Japan namun bila dicermati secara lebih mendalam dan kritis dapat terlihat baik konten- konten dalam laman web maupun Post Report Show lebih berfokus mengenai pameran, seminar serta fashion show, yang merupakan produk dari kapitalisme. Adanya peluang yang besar dalam industri halal, para kapitalis atau pemegang modal di Jepang memanfaatkannya untuk mengembangkan produk halal sebagai sumber pemasukan bagi Jepang.Kata  Kunci:  Halal  Expo  Japan,  Industri  Halal,  Kekuasaan,  Kapitalisme, Kapitalis
Pendampingan Pola Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Untuk Menekan Angka Kejadian Covid-19 Pada Kader Wilayah Puskesmas Nguter Sukoharjo. Siti Marufah; Lilik Wijayanti; Yulia Sari; Widia Susanti; Sigit Setyawan; Sri Haryati; Endang Listyaningsih S; Sugeng Purnomo
Smart Society Empowerment Journal Vol 1, No 2 (2021): Smart Society Empowerment Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (936.688 KB) | DOI: 10.20961/ssej.v1i2.52867

Abstract

Pendahuluan :Sejak wabah pertama dilaporkan di Wuhan, Cina pada Desember 20191 virus corona (COVID-19) dengan cepat menjadi perhatian global. WHO menyatakan wabah virus sebagai pandemi pada 11 Maret 2020. Saat ini lebih dari 100 juta orang telah terinfeksi COVID-19, dengan lebih dari dua juta kematian di seluruh dunia2. Data covid-19 di Indonesia lebih dari 1 juta ditahun 2021 dengan angka kematian diangka 25.000 orang . Kabupaten sukoharjo, merupakan salah satu kabupaten yang menyumbangkan pasien covid-19 dengan jumlah saat ini mencapai lebih dari 4300 orang (corona kab sukoharjo, 2021).  Dalam upaya untuk memperlambat laju infeksi dan kematian, pemerintah di kabupaten sukoharjo telah membentuk tim “Sukoharjo tanggap COVID-19” yang bertugas untuk membagikan 34.500 masker ke masyarakat, penutupan tempat makan, fasilitasi tempat cuci tangan di pasar, Pengadaan rumah sehat Covid-19, tim posko covid-19 siaga 24 jam, penundaan pelayanan langsung pemerintahan dan pembatalan hajatan masyarakat. Walaupun pemerintah sangat tanggap dalam upaya pencegahan covid-19 ini, tapi untuk sosialisasi dan pendampingan langsung kepada keluarga belum maksimal, yaitu pada kepatuhan berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), juga termasuk protocol kesehatan pencegahan covid. Kita ketahui bahwa keluarga merupakan faktor terdekat dalam penularan covid, sehingga menunjukan pentingnya keluarga sebagai fokus dalam pencegahan penyebaran Covid-19.Metode: Pengabdian ini akan dilakukan dengan memberikan intervensi berupa pemdampingan dengan pemberian edukasi dan monitoring tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) guna pencegahan Covids-19 di wilayah puskesmas Bendosari, Sukoharjo. Perilaku hidup sehat ini juga meliputi kepatuhan penggunaan menggunakan masker, jaga jarak dan mencuci tangan.Hasil dan pembahasan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini dihadiri oleh 47 kader dengan protokol kesehatan yang ketat. Selama kegiatan berlangsung, kader sangat antusias dalam menyimak edukasi yang  ditampilkan  dalam  bentuk  presentasi power  point, mereka  juga  interaktif  dalam berdiskusi. Berdasarkan hasil pengabdian, terjadi peningkatan pengetahuan menjadi 63, dengan terlihat hampir 85% peserta pada materi PHBS dan Protokol kesehatan memiliki pengetahuan yang sangat baik. Hal ini mengindikasikan bahwa pengabdian yang dilaksanakan efektif dan sesuai dengan data sebelumnya bahwa Promosi kesehatan dalam bentuk penyuluhan secara terus menerus dapat memberikan pengaruh terhadap pengetahuan dan sikap PHBS.Kesimpulan: Pelaksanaan pengabdian berjalan dengan efektif dengan peningkatan pengetahuan tentang Covid-19, PHBS dan Protokol kesehatan dalam rangka menekan angka penyebaran covid-19.Kata kunci : Pendampingan, covid-19, PHBS.
PENGEMBANGAN SOYGURT LABU KUNING SEBAGAI TERAPI KOMPLEMENTER DIABETES MELITUS Annisa Avelia; Didik Gunawan Tamtomo; Yulia Sari
GIZI INDONESIA Vol 46, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : PERSATUAN AHLI GIZI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36457/gizindo.v46i1.807

Abstract

Soygurt is lower in fat and has more active compounds than yogurt. Pectin acts as a prebiotic, increasing the number and activity of probiotic bacteria and preventing oxidative stress, one of the triggers for insulin resistance. Substitution of pumpkin in the formulation of soygurt to increase the organoleptic properties and lactic acid bacteria in the product to optimize its benefits as an anti-diabetes mellitus functional food. The research design was an experiment with a completely randomized design with one control formula and three treatment formulas with comparisons of soybeans and pumpkin as follows F0 100:0, F1 80:20, F2 70:30, and F3 60:40. Organolpetic tests with a scale of 1–6 from dislike to like. The best formula was continued for physicochemistry and proximate tests. The results of the organoleptic test showed that the best treatment was a 20 percent substitution of pumpkin (F1) with a preference scale of 4, which means that this formula was sensory acceptable to the panelists. The nutritional quality of F1 was 3.15 percent protein, 1.35 percent fat, 0.26 percent carbohydrates, 1.03 percent fiber, LAB 9.5x107, and pH 4.13. Substitution of pumpkin in yogurt has the potential to control blood glucose levels because it is low in carbohydrates and fat. Further research is needed to analyze the content of anti-nutritional substances such as phytate, tannins, and trypsin inhibitors, which are generally found in soybeans, the raw material for this product. Keywords: diabetes mellitus, pumpkin, soybean, soygurt ABSTRAK  Soygurt lebih rendah lemak dan memiliki senyawa aktif daripada yogurt konvensional. Pektin berperan sebagai prebiotik yang dapat meningkatkan jumlah maupun aktivitas dari bakteri probiotik serta mampu mencegah terjadinya stres oksidatif yang merupakan salah satu faktor pencetus resistensi insulin. Subsitusi labu kuning dalam pengembangan soygurt diharapkan mampu meningkatan sifat organoleptik dan jumlah bakteri asam laktat pada produk sehingga dapat mengoptimalkan manfaatnya sebagai pangan fungsional anti diabetes melitus. Desain penelitian adalah eksperimen dengan rancangan acak lengkap dengan satu formula kontrol dan tiga formula perlakuan dengan perbadingan kedelai dan labu kuning sebagai berikut F0 100:0, F1 80:20, F2 70:30 dan F3 60:40. Uji mutu organolpetik dilakukan skala 1–6 dari tidak suka sampai dengan sangat suka. Formula terbaik dilanjutkan untuk uji fisikokimia dan proksimat. Hasil uji organoleptik menunjukkan perlakuan terbaik adalah substitusi labu kuning sebanyak 20 persen (F1) dengan skala kesukaan 4 yang artinya formula ini secara sensori dapat diterima oleh panelis. Mutu gizi dari produk terpilih yaitu protein 3,15 persen, lemak 1,35 persen, karbohidrat 0,26 persen, serat 1,03 persen, kadar BAL 9,5x107 dan pH 4,13. Subtitusi labu kuning pada soygurt berpotensi mengendalikan kadar glukosa darah karena rendah karbohidrat dan lemak serta mengandung BAL. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menganalisis kandungan zat anti gizi seperti fitat, tanin dan tripsin inhibitor yang umumnya terdapat pada kedelai yang menjadi bahan baku dari produk ini. Kata kunci: diabetes melitus, kedelai, labu kuning, soygurt
INCREASING MOTHER'S KNOWLEDGE ABOUT COMPLEMENTARY FOOD (MP-ASI) IN POLENGAN VILLAGE, MAGELANG DISTRICT Nur Fitri Ayu Pertiwi; Yulia Sari; Aticeh Aticeh
Jurnal Pengabdian Masyarakat Fisioterapi dan Kesehatan Indonesia Vol 2 No 01 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Fisioterapi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : IFI cabang Kota Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59946/jpmfki.2023.197

Abstract

This research is motivated by the need for counseling regarding nutritional fulfillment when giving MP-ASI in Polengan Village, Magelang Regency. This research is the first study conducted to assess changes in mothers' knowledge about nutrition during complementary feeding before and after being given counseling. A total of 30 subjects participated in this study (n = 30; 30 women). Data collection used a questionnaire regarding nutritional adequacy during the MP-ASI process. The results of the questionnaire showed an increase in knowledge of less than 23%, 71% good, and 6% good. After counseling about nutritional adequacy during MP-ASI there was an increase in knowledge of less to 0%, 18% sufficient, and 82% good. The results of this study indicate a good change in knowledge after being given counseling.
The Association between Gender, Personal Hygiene Indicators, and Occupancy Density with the Incidence of Pediculosis Capitis at Madrasah Tsanawiyah Pondok Pesantren (Ponpes) Nurus Sunnah Semarang Mashuri, Yusuf Ari; Gandari, Hijriyah Putri; Yulia Sari
Berkala Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin Vol. 36 No. 1 (2024): APRIL
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/bikk.V36.1.2024.53-59

Abstract

Background: Pediculosis capitis is one of the neglected tropical diseases (NTDs) caused by Pediculus humanus capitis, an obligate ectoparasite that lives parasitically on human skin. This disease is most common in women, in people with poor personal hygiene, and in densely populated areas. Boarding schools are densely populated and pose a risk for transmission of pediculosis capitis due to the many interactions among residents. Purpose: This study aims to investigate the association between gender, personal hygiene indicators, and occupancy density with the incidence of pediculosis capitis at Madrasah Tsanawiyah Pondok Pesantren Nurus Sunnah Semarang. Methods: In this cross-sectional observational study, all the junior high school students at Ponpes Nurus Sunnah were included in a total of 49 subjects. The data were collected by filling out questionnaires, doing a direct examination of the hair, and counting the measurements of the room area. Data analysis was performed using SPSS 23.0 for Windows. Result: Pediculosis capitis infestation was found among 13 (26.5%) students, with a higher incidence in females (46.4%) than males (0%), in respondents with the habit of combing hair using a personal comb (37.1%), and in non-densely populated areas (58.8%). There was an association between gender (p=0.000), the habit of combing hair using a personal comb (p=0.006), and occupancy density (p=0.000) and the incidence of pediculosis capitis. Conclusion: Gender, the habit of combing hair using a personal comb, and occupancy density are associated with the incidence of pediculosis capitis...
OPTIMALISASI SISTEM INFORMASI PENCALONAN (SILON) PADAPELAKSANAAN PEMILU 2024 Yulia Sari
Bahasa Indonesia Vol 3 No 2 (2022): Electoral Governance: Jurnal Tata Kelola Pemilu Indonesia
Publisher : Komisi Pemilihan Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46874/tkp.v3i2.653

Abstract

Penggunaan Sistem Informasi Pencalonan (Silon) untuk tahapan pencalonan Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota telah digunakan pada Pemilu Tahun 2019, namun pada saat itu Silon tidak dapat digunakan untuk menghasilkan Daftar Calon Sementara (DCS) dan Daftar Calon Tetap (DCT) serta tidak dapat melakukan pengolahan data pencalonan. Hal ini menjadi tidak efisien dan efektif, karena penggunaan aplikasi bertujuan untuk menyederhanakan langkah kerja. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala-kendala penggunaan Silon pada Pemilu 2019, mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan kendala kendala tersebut dan akibat yang ditimbulkan oleh kendala-kendala penggunaan Silon pada Pemilu 2019, serta merumuskan rekomendasi untuk mengoptimalkan penggunaannya pada pelaksanaan Pemilu 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang mana pengambilan data dilakukan dengan observasi terlibat dan pengumpulan dokumen terkait. Berdasarkan hasil penelitian, untuk optimalisasi penggunaan Silon pada Pemilu Tahun 2024 perlu dirancang kebijakan yang yang meliputi tahapan persiapan pencalonan, pemanfaatan Silon untuk verifikasi dokumen syarat calon dan dokumen bakal calon, serta perlunya disediakan Silon tipe offline yang dapat digunakan pada daerah yang tidak memiliki jaringan internet
Pelaksanaan Bimbingan Agama Islam dalam Mengajarkan Ibadah Shalat pada Pecandu Narkoba di Loka Rehabilitasi BNN Yulia Sari; Kamalia
Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan Vol 21 No 01 (2024): Jurnal Mutharahah : Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/al-mutharahah.v21i01.993

Abstract

Bimbingan agama Islam adalah salah satu bimbingan yang tepat bagi mereka yang kurang memiliki ketenangan batin. Melalui bimbingan agama Islam, seseorang dapat mencapai ketenangan batin sesuai dengan syariat Allah dan terbebas dari tindakan dan perilaku kecanduan narkoba. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bimbingan agama islam yang diterapkan dan diajarkan oleh konselor kepada para klien pecandu narkoba yang dapat merubah dirinya jauh lebih baik dari sebelumnya. Metode penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan (field research) dan menggunakan pendekatan kualitatif yaitu prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan orang-orang dan perilaku yang diamati peneliti. Pelaksanaan wawancara dengan pembimbing ataupun konselor agama islam yang membimbing para klien pecandu narkoba melalui sesi tanya jawab sehingga dapat diperoleh hasil tertentu Berdasarkan dari hasil penelitian dan hasil wawancara yang dilakukan, banyak perubahan yang terlihat pada klien setelah mereka melaksanakan salat secara istiqomah. pelaksanaan bimbingan agama islam dalam mengajarkan ibadah salat kepada para pecandu narkoba di Loka Rehabilitasi BNN Deli Serdang memberikan banyak manfaat dan perubahan pada diri klien terutama dalam ibadah salat, sehingga dengan adanya pelaksanaan bimbingan agama islam para pecandu narkoba menjadi pribadi yang lebih baik serta taat melaksanakan salat. Kata Kunci: bimbingan agama; ibadah salat; pecandu narkoba.
PENGARUH DPK, CAR, DAN NPF TERHADAP ROA BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA Yulia Sari; Novien Rialdy
JURNAL ILMIAH EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Vol. 1 No. 2 (2024): Juli
Publisher : CV. KAMPUSA AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jemba.v1i2.108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan apakah DPK, CAR, dan NPF memengaruhi ROA Bank Umum Syariah di Indonesia. Data penelitian ini berasal dari publikasi Statistik Perbankan Syariah Otoritas Jasa Keuangan (SPS-OJK), yang menyajikan informasi tentang perbankan syariah di Indonesia. Sampel penelitian dikumpulkan secara berkala dari Januari 2020 hingga Desember 2023. Jumlah 49 data dianalisis. Metode pengambilan sampek dengan teknik sample random sampling. Berikut adalah hasil penelitian: (1) Nilai R2 sebesar 0,515 untuk koefisien determinasi ditunjukkan oleh model estimasi. Ini berarti bahwa variabel bebas dalam model ini bertanggung jawab atas 51,5% dari variasi variabel terikat; (2) Pengaruh model regresi pada variabel independen secara bersamaan terhadap variabel terikat dependen sehingga variabel dependen dapat diprediksi dengan menggunakan model regresi variabel independen; dan (3) Penelitian ini menemukan bahwa DPK berdampak signifikan terhadap return on assets (ROA) Bank Umum Syariah di Indonesia. Namun, CAR dan NPF tidak signifikan dan tidak berpengaruh.