Claim Missing Document
Check
Articles

PEMANFAATAN BIJI DURIAN SEBAGAI BAHAN BAKU PLASTIK BIODEGRADABLE DENGAN PLASTICIZER GISEROL DAN BAHAN PENGISI CaCO3 Sri Haryati; Anggie Septia Rini; Yuni Safitri
Jurnal Teknik Kimia Vol 23 No 1 (2017): Jurnal Teknik Kimia
Publisher : Chemical Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemakaian plastik dalam kehidupan sehari-hari sebagai pengemas terus mengalami peningkatan menyebabkan limbah plastik semakin bertambah dari hari ke hari. Sampah plastik berasal dari bahan baku minyak bumi sulit terurai oleh mikroba di dalam tanah. Salah satu cara untuk mengurangi penggunaan plastic non-degradable yaitu dengan memproduksi plastik dari bahan-bahan organik yang mengandung pati didalamnya. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh banyaknya penambahan gliserol dan CaCO3 pada tepung biji durian dalam pembuatan plastik biodegradable. Plastik biodegradable dibuat dengan melarutkan tepung biji durian dengan aquades ditambah dengan gliserol dan CaCO3. Selanjutnya variasi rasio CaCO3 (0 gram, 0,5 gram, 1 gram, dan 1,5 gram) dengan gliserol (25%, 35%, 45%, dan 55% dari berat tepung biji durian). Karakteristik biodegradable ditandai dengan adanya uji biodegradasi, uji kuat tarik dan elongasi. Hasil karakterisasi plastik biodegradable yang memiliki kinerja optimal diperoleh dari plastik biodegradable dengan kuat tarik 0,71 Mpa, persen elongasi 16,3%, dan waktu degradasi 14 hari.
PEMBUATAN KARBON AKTIF DARI KULIT KAYU GELAM (Melaleuca leucadendron) YANG BERASAL DARI TANJUNG API-API SUMATERA SELATAN Sri Haryati; Adellina Tentri Yulhan; Lisa Asparia
Jurnal Teknik Kimia Vol 23 No 2 (2017): Jurnal Teknik Kimia
Publisher : Chemical Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil penelitian membuktikan bahwa arang aktif dapat dibuat dari bahan organik maupun anorganik yang mengandung kadar karbon tinggi. Dari sejumlah penelitian yang telah dilakukan, penelitian karbon aktif biasanya dari limbah kayu, tempurung kelapa, cangkang buah karet dan sebagainya. Padahal masih banyak yang dapat dimanfaatkan untuk pembuatan karbon aktif, salah satunya adalah kulit kayu gelam yang tumbuh di daerah Tanjung Api-Api, Sumatera Selatan. Pembuatan karbon aktif dilakukan dengan variabel suhu karbonisasi (250oC; 350oC; dan 450oC) dan jenis zat aktivator (CaCl2 5%; NaOH 5%; dan H3PO4 5%). Adapun parameter analisa karbon aktif yang diuji adalah kadar air, kadar volatile matter, kadar abu, dan daya serap iodium. Analisa kandungan kimia kulit kayu gelam dilakukan menggunakan metode Chesson?Datta yang meliputi kadar air, kadar abu, hemiselulosa, selulosa, dan lignin. Karbon aktif terbaik dengan daya serap iodium sebesar 1007,8242 mg/g dihasilkan dari suhu karbonisasi 350oC, dengan menggunakan zat aktivator NaOH, dan lama aktivasi 24 jam. Analisa kandungan kimia kulit kayu gelam yang diperoleh, yaitu kadar air sebesar 5,72%; kadar abu 1,33%; hemiselulosa 27,42%; selulosa 47,00%; dan lignin 18,28%.
STUDI PENGARUH UKURAN PARTIKEL RUTHENIUM DALAM KATALIS Ru/Al2O3PADA REAKSI HIDROGENASI KARBON MONOKSIDA Mardwita; Muhammad Djoni Bustan; Sri Haryati
Jurnal Teknik Kimia Vol 22 No 4 (2016): Jurnal Teknik Kimia
Publisher : Chemical Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Reaksi hidrogenasi syngas yang berasal dari gas alam, batu bara dan biomassa telah lama digunakan untuk menghasilkan hidrokarbon rantai panjang dan alkohol. Hidrokarbon rantai panjang dapat diproses lebih lanjut menjadi synthetic fuel (bahan bakar sintetik) sebagai pengganti minyak bumi. Reaksi hidrogenasi tidak terlepas dari peran katalis. Salah satu katalis yang paling efektif untuk reaksi ini adalah ruthenium (Ru). Penelitian ini mempelajari Pengaruh ukuran partikelruthenium (Ru) dalam katalis ruthenium-alumina (Ru/Al2O3) yang digunakan dalam reaksi hidrogenasi karbon monoksida. Gas karbon monoksida (CO) dan hidrogen (H2) digunakan sebagai reaktan dengan perbandingan 2:1.Reaksi hidrogenasi karbon monoksida dilakukan dengan menggunakan reaktor fixed-bed yang terbuat dari pyrex glass. Tiga macam variasi jumlah ruthenium yaitu 7wt%, 10wt% dan 12wt% digunakan dalam katalis Ru/Al2O3. Metode pembuatan katalis menggunakan metode impregnasi dan reaksi dilakukan dengan rentang temperatur dari 160 ?C sampai 260 ?C pada tekanan atmosferik. Pengambilan sample produk dilakukan setiap 30 menit dan produk dianalisa dengan menggunakan gas-chromatograph (GC). Hasil reaksi menunjukkan bahwa ruthenium dengan berat 12wt% menghasilkan konversi CO yang paling tinggi dibandingkan dengan katalis jumlah 7wt% dan 10wt% ruthenium.
ANALISIS EKONOMI DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA SAYURAN DAUN UNTUK MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN (STUDI KASUS PETANI SAYURAN DAUN DI KAWASAN AGROPOLITAN KABUPATEN TANGERANG) Sri Haryati; Kartina AM; Yudi L.A Salampessy
Jurnal Ilmu Pertanian Tirtayasa Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan Kawasan Agropolitan Kabupaten Tangerang bertujuan agar menghasilkan produk-produk hasil komoditas unggulan yang berkualitas dan memenuhi standar kebutuhan pasar modern, menghasilkan petani-petani hortikultura handal dalam melakukan usaha tani untuk memproduksi produk hortikultura yang sehat, mengurangi pengangguran dan menciptakan lapangan pekerjaan melalui pengembangan hortikultura, serta meningkatkan pendapatan petani perkapita. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keuntungan, potensi pengembangan dan strategi pengembangan sayuran daun di Kawasan Agropolitan Kabupaten Tangerang untuk mendukung ketahanan pangan. Responden dalam penelitian 65 petani dan 20 stakeholder. Analisis ekonomi usaha sayuran daun dengan analisis pendapatan, R/C ratio, B/C ratio dan BEP. Analisis potensi pengembangan sayuran daun dengan statistik deskriptif dan strategi pengembangan usaha sayuran daun dengan AHP. Analisis ekonomi usaha dari tiga komoditas sayuran daun yaitu caisim, kangkung dan bayam mampu memberikan keuntungan yang cukup besar bagi petani dengan nilai R/C ratio dan B/C ratio lebih dari satu menunjukkan usahatani sayuran daun efisien dan layak untuk diusahakan. Potensi pengembangan sayuran daun dapat mendukung ketahanan pangan dengan penyediaan lapangan pekerjaan dan keamanan pangan sayuran daun. Berdasarkan analisis AHP terhadap strategi pengembangan usaha sayuran daun, kriteria yang dianggap paling utama adalah pengembangan budidaya dengan nilai bobot prioritas sebesar 0,402. Budidaya sebagai subsistem hulu, yang merupakan awal dari usaha tani sehingga betul-betul harus dipastikan keberhasilannya, karena jika dibagian hulu atau budidayanya sudah berhasil, maka untuk subsistem hilirnya juga pasti akan lebih baik. Prioritas alternatif strategi dalam pengembangan usaha sayuran daun adalah pengembangan sumber daya manusia dengan bobot 0,470. Kualitas sumberdaya petani sangat penting dalam peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani.
Pengaruh Komposisi Material Semikonduktor Dalam Menurunkan Energi Band Gap Terhadap Konversi Gelombang Mikro Mohammad Wahyu Aminullah; Herry Setiawan; Adri Huda; Hazairin Samaulah; Sri Haryati; Muhammad Djoni Bustan
Jurnal EECCIS Vol 13, No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Uji pengaruh komposisi material semikonduktor yang dilakukan oleh sintesis material menggunakan metode kopresipitasi dengan sintering 1000C selama 1 jam. Variabel tetap dalam proses sintesis material adalah NH4OH (80ml), Temperatur (500C), dan Aquades (500ml), sedangkan variasi variabelnya adalah komposisi material (NaxCuyZnz). Penelitian ini dilakukan untuk melihat pengaruh temperatur material yang digunakan untuk mengukur resistansi mulai dari 30,35, 40, 45, dan 500C. Metode yang digunakan adalah untuk secara langsung menguji pengaruh komposisi material terhadap konversi gelombang mikro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan terkecil pada energi band gap diperoleh dengan menggunakan komposisi material 50% ZnCl2, 25% CuCl2, dan 25% NaCl. Rata-rata penurunan energi band gap karena pengaruh variasi komposisi material semikonduktor  berhasil dari 2,63 menjadi 0,79 eV. Fraksi x, y, dan z dalam material ditentukan dari analisis PMI (ARC-MET 8000) dan analisis Scanning Elektron Microscope (SEM) VEGA 3 TESCAN. Kata kunci: Konversi gelombang mikro, semikonduktor, energi band gap
Ketahanan Membran Komposit Kitosan/ Polisulfon Terhadap pH Maria Erna; Sri Haryati; Roy Naldo; Yeni Fitri Yana
Jurnal Riset Kimia Vol. 2 No. 1 (2008): September
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrk.v2i1.73

Abstract

  ABSTRACT It has been done resistance test of chitosan/polysulfon composite membrane to solvent. The results of research obtained that resistance composite membrane  to pH. This matter is marked with its percentage swelling highest that is 75.48%. This result is also supported by porous photo membrane using SEM that is across-section, up surface and bottom photo showed that happed change porous structure membrane but structure tying membrane can not experiencing of damage.  Keywords: composite membrane, chitosan, percentage of  swelling
PENGGUNAAN MATRIKS PENDUKUNG (SILIKA GEL) PADA TANAMAN KAYU APU (pistia stratiotes. l) SEBAGAI BIOSORBEN UNTUK MENGURANGI TINGKAT PENCEMAR ION TIMBAL (Pb2+) Sri Haryati; Elva Yasmi; Erviyenni -
Jurnal Riset Kimia Vol. 3 No. 2 (2010): March
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrk.v3i2.80

Abstract

 ABSTRACT Problems of environmental became one of problem must be interested by public, One of them was the stain by ion lead (Pb2+). An experiment was conduct about the use of “Kayu Apu” (Pistia Stratiotes. L) as ion Pb2+ adsorbents before and after added supporting matrix (silica gel). This experiment worked with static method. The parameters were examined carefully: pH (2, 4, 6, 8, and 10), concentrate (10, 25, 50, 75, and 100 ppm), and contacted time (15, 30, 45, 60, and 75 minutes). pH, concentrate, and contacted time optimum for “Kayu Apu” before using supporting matrix (silica gel) successively 6, 50 ppm, 30 minute, with the adsorbtion efficiency: 89.16%. Besides, pH, concentrate, and contacted time optimum after using supporting matrix (silica gel) successively 4, 50 ppm, 45 minute, with the adsorbtion efficiency: 97.47%. Biomaterial of “Kayu Apu” has been given supporting matrix (silica gel) more efficiently than without supporter matrixs for adsorbing ion Pb2+.Keywords: pistia Stratiotes. L, biosorbent, silica gel, Pb2+
Penenaman Nilai-Nilai IMTAQ melalui Proses Pembelajaran PPKn di SMA Negeri 1 Imogiri Bantul Sri Haryati
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 8, No 1 (2006)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v8i1.2014

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan: (1) usaha guru dalam proses penanaman nilai-nilai imtaq pada pembelajaran PPKn; (2) peranan guru PPKn dalam menanamkan nilai-nilai imtaq dengan pendekatan komprehensif yang meliputi inkulkasi (penanaman nilai) dan pemodelan atau keteladanan nilai; dan (3) cara guru PPKn mengaitkan materi pelajaran dengan mated yang bernafaskan nilai-nilai imtaq dalam pembelajaran PPKn sehingga dapat meningkatkan pengamalan nilai-nilai imtaq oleh siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif jenis penelitian tindakan kelas, dengan subjek penelitian seorang guru PPKn dan siswa kelas 1.4 SMA Negeri 1 Imogiri BantuL Instrumen penelitian adalah peneliri sendiri. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Keabsahan data diperoleh melalui trianggulasi, yakni menggunakan sumber data ganda dan teknik pengumpulan data ganda. Analisis data menggunakan model analisis interaktif yang dikembangkan oleh Miles dan Hubermen yang meliputi reduksi data, displai data dan verifikasi (kesimpulan). Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa sebelum dilakukan tindakan, pembelajaran PPKn masih berwujud indoktrinasi, guru masih terlihat menguasai kelas, penggunaan metode kurang bervariasi, metode ceramah menjadi andalan, siswa malas dan pasif, pembelajaran masih mengarah pada aspek kognitif dan kurang menekankan pada aspek afekuf, dan guru kurang menguasai materi yang bernafaskan imtaq. Setelah dilaksanakan tindakan, pembelajaran PPKn menggunakan pendekatan komprehensif, yaitu penanaman nilai dan pemodelan atau keteladanan, pembelajaran menjadi lebih demokratis. Pengaitan materi PPKn dengan nilai-nilai yang bernafaskan imtaq ternyata dapat meningkatkan pengamalan nilai-nilai imtaq pada subjek didik dalam kehidupan sehari-harL Untuk meningkatkan pengamalan nilai-nilai imtaq pada siswa, guru dijadikan sebagai model atau teladan karena guru adalah sebagai sosok yang digugu dan ditiru dalam segala tingkah lakunya yang dijadikan sebagai panutan atau suri teladan yang baik bagi para siswanya. Kata kunci: penanaman nilai imtaq, proses pembelajaran ppkn
THE EFFECT OF DIFFERENT SUBSTITUTION MEALS TO PHYSICAL AND CHEMICAL QUALITY OF INSTANT NOODLES Tri Winarni Agustini; Sri Haryati
JOURNAL OF COASTAL DEVELOPMENT Vol 11, No 1 (2007): Volume 11, Number 1, Year 2007
Publisher : JOURNAL OF COASTAL DEVELOPMENT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6337.194 KB)

Abstract

Fishery resources including scadjish (Restrelliger sp.), Small Shrimp (A cetes sp.), and Swimming crab (Portunus pelagicus) have a high nutritional value. It can be processed into meal through several procedures, so the product can be used as a substituted material to create a nutritious instant noodle. The objectives of this research were to study the #ct of jish meals as substituted material with diferent concentration to the physical and chemical quality of instant noodle produced and to find out what the optimal composition also whether there are any interaction of both factors. This research used factorial experimental design based on group random design, consisted of 2 factors: factor A (different fish meals): Scad fish meal (A I), Small shrimp meal (A2) and Swimming crab (Portunus pelagicus) meal (A3); and factor B (d@rent concentration) consisted of 5 level: 0%, 5%, I 0%, 15% and 20%. The analysis used was anabtsis of variance (ANOVA) followed by HSD 5%. The results of this research showed that there was signyicant eyct (P<0, 05) of dmrent fshmeals and concentration to the physical and chemical quality of the product. The type of meal has a signyicant @0t (P<0, 05) to the tensile strength. moisture, ash, protein, fat, and calcium content. Concentration treatment has a signficant eject (P<0,005) to the physical (brightness) and chemical quality, but there was no interaction of treatment to tensile strength, brightness, fat, and co/or of instant noodles (P>0, 005). The optimal compositions of protein rate (I 9, 77%) were achieved by 20% seadfishmeal; fat rate (19,93%) by 20% Small Shrimp meal, and calcium rote (42,525%) by 20% swimming crab meal. The favorite composition for instant noodle was achieved by I 0% swimming crab meal
Peningkatan Aktifitas dan Hasil Belajar Mahasiswa Pendidikan Kimia Melalui Presentasi tugas dengan Sistem Kepala Bernomor Pada Mata Kuliah Kimia Dasar II Elva Yasmi; Sri Haryati
Jurnal Pendidikan Vol 3, No 1 (2012)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.278 KB) | DOI: 10.31258/jp.3.1.%p

Abstract

Lecturing activities in the campus should be in the form of student-centeredlearning, in which lecturers as the educators have a role to facilitate the learning activities tobe optimally running. However, the low activity of students has an impact on the learningoutcomes. One of the efforts to improve the students’ activities in learning is byimplementing the task presentation with the numbered-head system. Through this activity, itis expected that the students’ activity in the classroom would significantly improve andwould impact the learning out comes. This research has been applied in two cycles on theeven semester of 2010/2011 in the class of B2 (Non-Regular) Chemistry EducationDepartment. The result of the research showed that there was a significant improvement onstudents’ activities from 68,9 % in the cycle 1 up to 70,3 % in the cycle 2. The impact onstudents’ learning outcomes was also increased, from the average of 46,20 up to 66,47. Thestudents were in the perception of strongly agree (3,34) on the treatment given, therefore, theefforts on improving students’ learning activities and learning outcomes could be achieved.
Co-Authors Abdullah Abdullah Achmad Rasyid Ridha Adella Kamala Sari - Adellina Tentri Yulhan Aditya Eka Septiriana Adri Huda Afifah Syifa Khairunnisa Amanda Putri Ramadhani Anggie Septia Rini Arsyisyah Aryo Seno Asmadi M.Noer Aulia Augustha Auxana Qudsi Avamira Rosita Pranoto Azizah, Vanya Maulidia BAGUS WICAKSONO Bambang Sukilarso Bambang Sukilarso Sakiman Betti Holiwarni Betty Holiwarni Budhi Kuswan Deprimasyah Deprimasyah Dewi Cahyaningrum Dewi Larasati Dewi Nur Khotimah Dewi Rochsantiningsih Diah Permata Suci Edhi suryanto Elisabeth Dea Resitarani Ellisa Indriyani Putri Handayani Elsa Candra Rafsyanjani Elva Yasmi Elva Yasmi Amran Endang Listyaningsih S Endang Listyaningsih Suparyanti Erviyenni &#039; Erviyenni - Erviyenni Erviyenni Fauzia Rahmi Fitria Purnama Sari Gagat Ragil Andaru P Hasnul Habiba Hazairin Samaulah Heny Juniar Herdini , Herdini Herry Setiawan Hidayati, Diyah Nur Humaidatul Fikriah Irene Ardiani Pramudya Wardhani Johni Azmi Jumaida &#039; Kartina AM Kasori Mujahid Lenny Anwar Lilik Wijayanti Lisa Asparia Mardwita, Mardwita Maria Erna Mesy Witari Metta Wijayanti Meuthia Kartika Putri Miftahnur Hasanah Mita Fresandi Moh. Wahyu Aminullah Muhammad Djoni Bustan Muhammad Faizal Muhammad Hendri Nuryadi Muhammad Said Muhammad Yani Nadira As&#039;ad Ngadiso Niffi Nedia Sari Novan Adi Setyawan Novia Cristi Br Pasaribu Nur Arifah Drajati Nur Latiffahni Nurlini Eka Putri Nurul Hanifah Nurul Hasanah Pritami . Puteri Kusuma Wardhani Putri Adita Wulandari Putri Ayang Alika R. Usman Rery R.Usman Rery Raffica Zahara Raharjo Raharjo Rasmiwetti Rasmiwetti &#039; Riko Saputra rini triastuti Risfidian Mohadi Risya Cilmiaty Arief Riswiyanto Riyadhatul Jannah Rizkha Fatma Sari Rohadi Rohadi Rosye Destiana Nurjannati Roy Naldo Roza Linda Roza Linda Sepra Pajar Septia, Fatimah Shyiba Yunia Aliffah Sigit Setyawan Siswanto Siswanto Siti Marufah Sri Puji Rohmiatin Sri Sarwanti Sri Wilda Albeta Sugeng Purnomo Sukarno Sukarno Sukarno Sukarno Surya Agung Wijaya Susilawati &#039; Susilawati Susilawati Sutartinah Sri Handayani Tiara Armita Tri Winarni Agustini Tyarakanita Usman Rery Victoria Husadani Permata Sari Vivin Desvionita Widia Susanti wijianto wijianto Yeni Fitri Yana Yessy Asnovida Amri Yudi L.A Salampessy Yulia Sari Yulia Sari Yuni Safitri Yusi Tri Hastuti Yusup Subagio Sutanto Zakka Zayd Zhullatullah Jayadisastra