Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Peran Tenaga Administrasi dalam Meningkatkan Mutu Layanan Administrasi di Madrasah Tsanawiyah Al Hidayah Patumbak Putri, Nurmadina; Yulia, Fitri; Zuliana, Eka
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i2.15199

Abstract

Peneliti menggunakan tipe penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Sebagai subjek penelitian yaitu Kepala Madrasah, Kepala Tatata Usaha, staf Tenaga administrasi, pendidik, serta pegawai perpustakaan.Teknik pengumpulan data yang dipakai pada penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi serta menngunakan analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Peran Tenaga Administrasi (TU) Dalam Meningkatkan Mutu Pelayanan Pembelajaram di MTs Al Hidayah Patumbak di lakukan dengan proses yang sistematis, yaitu proses yang sistematis, melaui manajemen perencanaan, pelaksanaan dan pengelolaan. (2) Mutu pelayanan administrasi sebagai mana dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 24 Tahun 2008 tentang Standar Tenaga Administrasi Sekolah/Madrasah menjelaskan bahwa tenaga administrasi sekolah/madrasah terdiri atas kepala tenaga administrasi sekolah/madrasah, pelaksana urusan. Dan petugas layanan khusus. Pelaksana urusan meliputi pelaksana urusan: administrasi kepegawaian, administrasi keuangan, administrasi sarana prasarana, administrasi humas, administrasi persuratan dan kearsipan, administrasi kesiswaan, administrasi kurikulum.
Analisis Sistem Pengendalian Internal dalam Mengelola Administrasi (Kurikulum) Pondok Pesantren Ats Tsaqofiy Tanjung Morawa Yulia, Fitri; Irwansyah, Irwansyah; Albar, Salman
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.9038

Abstract

Penelitian ini fokus pada sistem pengendalian internal administrasi kurikulum di Pondok Pesantren Ats Tsaqofiy Tanjung Morawa, serta faktor-faktor penghambat yang terkait. Menggunakan metode kualitatif dengan observasi, wawancara, dan kajian dokumentasi, peneliti menyimpulkan bahwa administrasi kurikulum terstruktur meskipun memerlukan penyelarasan rencana. Proses pelaksanaan kurikulum terbagi dalam tingkat madrasah dan tingkat kelas, dengan tanggung jawab yang berbeda antara Kepala Madrasah, bagian Kurikulum, dan guru. Namun, kendala muncul dari kurangnya tenaga pengajar yang memiliki kualifikasi pendidikan sesuai bidangnya, mengganggu profesionalisme dalam pembelajaran. Solusi diperlukan untuk meningkatkan kualifikasi pendidikan guru guna memperbaiki manajemen kurikulum dan meningkatkan efektivitas pembelajaran di Pondok Pesantren Ats Tsaqofiy Tanjung Morawa.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN REFLEKTIF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR DALAM MENULISKAN CERITA NARASI Yuliana, Azmi; Yulia, Fitri; Mardiah, Mardiah
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 No 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i1.24317

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam menggunakan model pembelajaran reflektif pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas V SD Negeri No. 066044 Jl. Kemuning Perumnas Helvetia Kec.Medan Helvetia Kota Medan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas denga dua siklus, yang terdiri dari 4 tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah 24 orang siswa. Sedangkan objek penelitian ini adalah hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia materi pokok menulis narasi dengan penerapan model pembelajaran Reflektif. Alat pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. Pada pre test awal diperoleh tes hasil belajar siswa pada materi pokok menulis narasi yaitu dengan nilai rata-rata 46 dan presentase 17% (4 siswa). Setelah diterapkan model pembelajran reflektif pada siklus I diperoleh tingkat pencapaian hasil belajar siswa mencapai nilai rata-rata 64 dengan presentase 46% (11 siswa) terjadi peningkatan sebesar 29%. Sedangkan pada siklus II diperoleh tingkat pencapaian hasil belajar mencapai nilai rata-rata 83 dengan persentase ketuntasan siswa sebesar 92% (22 siswa). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran Reflektif pada proses pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar siswa bila diterapkan pada pelajaran Bahasa Indonesia dengan materi pokok menulis narasi di Kelas V SD Negeri No. 066044Jl. Kemuning Perumnas Helvetia Kec. Medan Helvetia Kota Medan.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU DI MADRASAH ALIYAH PONDOK PESANTREN MAWARIDUSSALAM, KEC, BATANG KUIS DELI SERDANG Yulia, Fitri; Irwansyah, Irwansyah; Daulay, Ikhwan
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.29044

Abstract

Tulisan ini menjelaskan pelaksanaan tugas kepala sekolah di Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Mawaridussalam, Batang Kuis, Deli Serdang, bertujuan untuk meningkatkan kinerja guru dan tenaga kependidikan. Tujuan penelitian ini mencakup tiga aspek penting. Pertama, untuk memahami bagaimana implementasi manajemen kepala madrasah aliyah dalam meningkatkan kinerja guru dan menjalankan manajemen sesuai dengan tujuan yang direncanakan. Kedua, untuk mengevaluasi manajemen kepala sekolah dan cara mengelola lembaga pendidikan sesuai dengan visi dan misi pondok pesantren. Dan ketiga, untuk mengetahui sejauh mana kinerja tenaga kependidikan dapat ditingkatkan dalam lima tahun agar lembaga pendidikan dapat berkembang dan memiliki jumlah santri yang memadai. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan kajian dokumentasi. Data dikumpulkan sesuai dengan pertanyaan penelitian dan tujuan yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, kepala sekolah telah melakukan implementasi untuk meningkatkan kinerja guru di pondok pesantren Mawaridussalam. Kedua, aktivitas tenaga kependidikan dievaluasi oleh kepala madrasah untuk memastikan kinerja yang optimal. Dan ketiga, penerapan manajemen kepala sekolah masih memerlukan evaluasi lebih lanjut untuk mencapai visi, misi, dan target yang telah ditetapkan.
KEPEMIMPINAN DAN MANAGER PROYEK Barus, Yenita Anggraini; Yulia, Fitri; Siahaan, Amiruddin
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.51336

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis kontribusi manajer proyek dalam pengembangan pendidikan Islam dan mengidentifikasi gaya kepemimpinan serta kompetensi yang diperlukan manajer proyek.Metode penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode penelitian deskriptif kualitatif merupakan jenis, desain, atau rancangan penelitian yang biasa digunakan untuk meneliti objek penelitian yang alamiah atau dalam kondisi riil dan tidak disetting seperti pada eksperimen. Hasil Penelitian menunjukkan Kepemimpinan merupakan faktor utama dalam keberhasilan manajemen proyek pendidikan karena memengaruhi kinerja tim, pencapaian tujuan, dan hubungan antaranggota. Gaya kepemimpinan transformasional terbukti paling efektif dalam konteks proyek pendidikan karena mampu menginspirasi, mendorong inovasi, dan menciptakan keterlibatan yang tinggi, meskipun gaya transaksional dan situasional tetap dibutuhkan dalam kondisi tertentu. Kompetensi yang wajib dimiliki seorang manajer proyek pendidikan meliputi kompetensi teknis, kepemimpinan, sosial-komunikasi, dan adaptif, yang saling melengkapi untuk menghadapi dinamika pendidikan.Tantangan utama manajer proyek pendidikan meliputi keterbatasan sumber daya, perubahan kebijakan, resistensi terhadap inovasi, serta hambatan digitalisasi.Studi kasus implementasi Learning Management System membuktikan bahwa dengan kepemimpinan transformasional dan strategi pendampingan, proyek pendidikan dapat berjalan efektif serta meningkatkan partisipasi dan kualitas pembelajaran
Comparative Study of Curriculum Management Models Between Islamic Educational Institutions and General Educational Institutions Yulia, Fitri; Arizal, Jepri; Habibi; Wijaya, Candra; Hidayat, Rahmat; Azad, Inamul
Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 16 No 2 (2025): Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/atjpi.v16i2.29660

Abstract

This study aims to analyze the comparative curriculum management models between Islamic educational institutions and public educational institutions within the context of the national education system in Indonesia. The main focus of this study is to identify the similarities, differences, strengths, and weaknesses of the two curriculum management models. The research method used is a descriptive qualitative approach with literature review and observation of curriculum management practices in madrasas and public schools. The results show that both madrasas and public schools have curriculum management structures that follow national standards, but madrasas integrate Islamic religious values ​​into all aspects of learning. Madrasas tend to emphasize the spiritual, moral, and character dimensions of Islam through a curriculum based on the integration of religious and general knowledge. Meanwhile, public schools focus more on mastering academic competencies and practical skills as stipulated in the independent curriculum policy. The strength of madrasah curriculum management lies in the development of strong morals and religious values, while its weakness is limited innovation in the application of technology and contextual learning. In contrast, public schools excel in implementing adaptive learning models and digitalization, but face challenges in strengthening students' spiritual character. This study confirms that synergy between curriculum management models in madrasas and public schools can be an ideal solution for creating a holistic curriculum, balancing religious values ​​and academic competencies. Therefore, the results of this study are expected to serve as a reference for policymakers, educators, and curriculum developers in optimizing curriculum management that is relevant to the needs of the 21st century.
Implementasi Model Pembelajaran Numbered Head Together dalam Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa pada Mata Pelajaran PAI di Kelas X SMA Negeri 1 Teluk Mengkudu Nazla, Wardahtul; Yurmaini, Yurmaini; Yulia, Fitri
HIBRUL ULAMA Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Hibrul’ulama
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/hibrululama.v7i2.1224

Abstract

This study aims to describe the implementation of the Numbered Heads Together (NHT) cooperative learning model to improve student engagement in Islamic Education (PAI) for Grade X at SMA Negeri 1 Teluk Mengkudu. The research uses a qualitative case study approach. Data were collected through non-participant observation, semi-structured interviews, and documentation from the PAI teacher, Grade X students, and the vice principal for curriculum affairs. The collected data were analyzed using Miles and Huberman's interactive model. The findings show that the implementation of the NHT model, through heterogeneous group formation, numbering, group discussions, and random number calling, increased students’ involvement in discussions, asking questions, and expressing opinions, while also strengthening individual responsibility within the groups. However, the implementation faced challenges such as limited time, dominance by certain students during discussions, and some students’ anxiety or lack of self-confidence. In conclusion, NHT proved effective in enhancing student engagement in Islamic Education, though class and time management need to be improved to ensure more equitable participation.
Problems Memorizing Al-Qur'an Verses For Islamic Religious Education Students Uin Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi Yulia, Fitri; Dewi, Yelfi; Charles, Charles; Wati, Salmi
International Journal of Education, Information Technology, and Others Vol 9 No 1 (2026): International Journal of Education, information technology   and others
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated by the fact that the Al-Quran memorization program that has been set as one of the academic requirements at UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi has not been optimally implemented. Although the program has been set to encourage students to memorize the Al-Quran, in reality there are still many students who experience obstacles in the process, both in terms of technical and non-technical abilities. This study aims to identify the forms of problems faced by students in memorizing the verses of the Al-Quran, especially for PAI students of the 2021 batch. This study uses a qualitative approach with field research. Data collection techniques were conducted through in-depth interviews and documentation. The main informants in this study were 2021 PAI students in their eighth semester who had problems memorizing verses from the Qur'an, as well as academic advisors as supporting informants. Data analysis techniques included data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study found that the problems faced by students in memorizing the Qur'an can be divided into two factors, namely internal and external factors. Internal factors include a lack of mastery of makhrijul huruf and tajwid, impatience, dishonesty, lack of sincere intention, excessive ambition to add new memorizations, and laziness in muraja'ah. Meanwhile, external factors include changing mushafs, an unsupportive environment, and being distracted by other things outside of memorization activities.