Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PEMAHAMAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM DAN PENERAPANNYA DALAM LEMBAGA PENDIDIKAN Habibi; Hasibuan, Arfin; Yulia, Fitri; Ameer, Khairul; Mesiono; Haidir
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 13 No 2 (2025): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/tjmpi.v13i2.6212

Abstract

Manajemen pendidikan mengacu pada serangkaian proses yang sistematis dan terstruktur, mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, hingga evaluasi seluruh kegiatan dalam lembaga pendidikan. Dalam rangka menjaga kualitas pendidikan Islam dan mengatasi tantangan-tantangan tersebut, penting bagi para pemangku kepentingan pendidikan, seperti pengelola lembaga pendidikan, guru, dan masyarakat, untuk memahami dan menerapkan manajemen pendidikan Islam secara tepat. diabaikan dalam konteks pengelolaan SDM pendidikan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi prinsip-prinsip utama dalam penerapan manajemen Islam dalam lembaga pendidikan dan menganalisis konsep dan defenisi manajemen pendidikan islam. Metode penelitian deskriptif kualitatif merupakan jenis, desain, atau rancangan penelitian yang biasa digunakan untuk meneliti objek penelitian yang alamiah atau dalam kondisi riil dan tidak disetting seperti pada eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Manajemen pendidikan Islam, dengan fokus pada pengelolaan yang Islami, memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam membangun peradaban umat yang berkeadilan, sejahtera, dan berdaya saing global.upaya berkelanjutan dari seluruh pemangku kepentingan pendidikan untuk terus meningkatkan kualitas manajemen pendidikan Islam agar dapat menjawab tantangan zaman, sekaligus menjaga relevansi dan kedalaman nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.
Peran Tenaga Administrasi dalam Meningkatkan Mutu Layanan Administrasi di Madrasah Tsanawiyah Al Hidayah Patumbak Putri, Nurmadina; Yulia, Fitri; Zuliana, Eka
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i2.15199

Abstract

Peneliti menggunakan tipe penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Sebagai subjek penelitian yaitu Kepala Madrasah, Kepala Tatata Usaha, staf Tenaga administrasi, pendidik, serta pegawai perpustakaan.Teknik pengumpulan data yang dipakai pada penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi serta menngunakan analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Peran Tenaga Administrasi (TU) Dalam Meningkatkan Mutu Pelayanan Pembelajaram di MTs Al Hidayah Patumbak di lakukan dengan proses yang sistematis, yaitu proses yang sistematis, melaui manajemen perencanaan, pelaksanaan dan pengelolaan. (2) Mutu pelayanan administrasi sebagai mana dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 24 Tahun 2008 tentang Standar Tenaga Administrasi Sekolah/Madrasah menjelaskan bahwa tenaga administrasi sekolah/madrasah terdiri atas kepala tenaga administrasi sekolah/madrasah, pelaksana urusan. Dan petugas layanan khusus. Pelaksana urusan meliputi pelaksana urusan: administrasi kepegawaian, administrasi keuangan, administrasi sarana prasarana, administrasi humas, administrasi persuratan dan kearsipan, administrasi kesiswaan, administrasi kurikulum.
Analisis Sistem Pengendalian Internal dalam Mengelola Administrasi (Kurikulum) Pondok Pesantren Ats Tsaqofiy Tanjung Morawa Yulia, Fitri; Irwansyah, Irwansyah; Albar, Salman
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.9038

Abstract

Penelitian ini fokus pada sistem pengendalian internal administrasi kurikulum di Pondok Pesantren Ats Tsaqofiy Tanjung Morawa, serta faktor-faktor penghambat yang terkait. Menggunakan metode kualitatif dengan observasi, wawancara, dan kajian dokumentasi, peneliti menyimpulkan bahwa administrasi kurikulum terstruktur meskipun memerlukan penyelarasan rencana. Proses pelaksanaan kurikulum terbagi dalam tingkat madrasah dan tingkat kelas, dengan tanggung jawab yang berbeda antara Kepala Madrasah, bagian Kurikulum, dan guru. Namun, kendala muncul dari kurangnya tenaga pengajar yang memiliki kualifikasi pendidikan sesuai bidangnya, mengganggu profesionalisme dalam pembelajaran. Solusi diperlukan untuk meningkatkan kualifikasi pendidikan guru guna memperbaiki manajemen kurikulum dan meningkatkan efektivitas pembelajaran di Pondok Pesantren Ats Tsaqofiy Tanjung Morawa.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN REFLEKTIF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR DALAM MENULISKAN CERITA NARASI Yuliana, Azmi; Yulia, Fitri; Mardiah, Mardiah
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 No 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i1.24317

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam menggunakan model pembelajaran reflektif pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas V SD Negeri No. 066044 Jl. Kemuning Perumnas Helvetia Kec.Medan Helvetia Kota Medan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas denga dua siklus, yang terdiri dari 4 tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah 24 orang siswa. Sedangkan objek penelitian ini adalah hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia materi pokok menulis narasi dengan penerapan model pembelajaran Reflektif. Alat pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. Pada pre test awal diperoleh tes hasil belajar siswa pada materi pokok menulis narasi yaitu dengan nilai rata-rata 46 dan presentase 17% (4 siswa). Setelah diterapkan model pembelajran reflektif pada siklus I diperoleh tingkat pencapaian hasil belajar siswa mencapai nilai rata-rata 64 dengan presentase 46% (11 siswa) terjadi peningkatan sebesar 29%. Sedangkan pada siklus II diperoleh tingkat pencapaian hasil belajar mencapai nilai rata-rata 83 dengan persentase ketuntasan siswa sebesar 92% (22 siswa). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran Reflektif pada proses pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar siswa bila diterapkan pada pelajaran Bahasa Indonesia dengan materi pokok menulis narasi di Kelas V SD Negeri No. 066044Jl. Kemuning Perumnas Helvetia Kec. Medan Helvetia Kota Medan.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU DI MADRASAH ALIYAH PONDOK PESANTREN MAWARIDUSSALAM, KEC, BATANG KUIS DELI SERDANG Yulia, Fitri; Irwansyah, Irwansyah; Daulay, Ikhwan
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.29044

Abstract

Tulisan ini menjelaskan pelaksanaan tugas kepala sekolah di Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Mawaridussalam, Batang Kuis, Deli Serdang, bertujuan untuk meningkatkan kinerja guru dan tenaga kependidikan. Tujuan penelitian ini mencakup tiga aspek penting. Pertama, untuk memahami bagaimana implementasi manajemen kepala madrasah aliyah dalam meningkatkan kinerja guru dan menjalankan manajemen sesuai dengan tujuan yang direncanakan. Kedua, untuk mengevaluasi manajemen kepala sekolah dan cara mengelola lembaga pendidikan sesuai dengan visi dan misi pondok pesantren. Dan ketiga, untuk mengetahui sejauh mana kinerja tenaga kependidikan dapat ditingkatkan dalam lima tahun agar lembaga pendidikan dapat berkembang dan memiliki jumlah santri yang memadai. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan kajian dokumentasi. Data dikumpulkan sesuai dengan pertanyaan penelitian dan tujuan yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, kepala sekolah telah melakukan implementasi untuk meningkatkan kinerja guru di pondok pesantren Mawaridussalam. Kedua, aktivitas tenaga kependidikan dievaluasi oleh kepala madrasah untuk memastikan kinerja yang optimal. Dan ketiga, penerapan manajemen kepala sekolah masih memerlukan evaluasi lebih lanjut untuk mencapai visi, misi, dan target yang telah ditetapkan.
KEPEMIMPINAN DAN MANAGER PROYEK Barus, Yenita Anggraini; Yulia, Fitri; Siahaan, Amiruddin
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.51336

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis kontribusi manajer proyek dalam pengembangan pendidikan Islam dan mengidentifikasi gaya kepemimpinan serta kompetensi yang diperlukan manajer proyek.Metode penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode penelitian deskriptif kualitatif merupakan jenis, desain, atau rancangan penelitian yang biasa digunakan untuk meneliti objek penelitian yang alamiah atau dalam kondisi riil dan tidak disetting seperti pada eksperimen. Hasil Penelitian menunjukkan Kepemimpinan merupakan faktor utama dalam keberhasilan manajemen proyek pendidikan karena memengaruhi kinerja tim, pencapaian tujuan, dan hubungan antaranggota. Gaya kepemimpinan transformasional terbukti paling efektif dalam konteks proyek pendidikan karena mampu menginspirasi, mendorong inovasi, dan menciptakan keterlibatan yang tinggi, meskipun gaya transaksional dan situasional tetap dibutuhkan dalam kondisi tertentu. Kompetensi yang wajib dimiliki seorang manajer proyek pendidikan meliputi kompetensi teknis, kepemimpinan, sosial-komunikasi, dan adaptif, yang saling melengkapi untuk menghadapi dinamika pendidikan.Tantangan utama manajer proyek pendidikan meliputi keterbatasan sumber daya, perubahan kebijakan, resistensi terhadap inovasi, serta hambatan digitalisasi.Studi kasus implementasi Learning Management System membuktikan bahwa dengan kepemimpinan transformasional dan strategi pendampingan, proyek pendidikan dapat berjalan efektif serta meningkatkan partisipasi dan kualitas pembelajaran