Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Iptek Bagi Masyarakat Melalui Perancangan Desain Flying Fox untuk Pengembangan Wisata di Desa Rangas Tengah Candra Yuliana; Henry Wardhana; Muhammad Andra Pranatha; Muhammad Hafuz Ansyorie
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1297.359 KB) | DOI: 10.20527/ilung.v1i2.3852

Abstract

Potensi pariwisata alam desa di wilayah Indonesia dapat dikembangkan. Desa yang memiliki kawasan unik dengan karakteristik khusus, seperti lingkungan bersifat alami, tradisi masyarakat, makanan khas setempat, pertanian, dan kekerabatan, disebut desa wisata. Gagasan mengenai pengembangan pada Desa Sungai Rangas Tengah dikarenakan desa ini memiliki event musiman berupa lomba balap perahu tradisional (jukung) Kalimantan Selatan yang menjadi potensi pariwisata. Pengembangan desa wisata ini melalui flying fox terpanjang seKalimantan Selatan dengan jarak luncur hingga ± 100 meter. Flying fox merupakan wahana yang bersifat menguji adrenalin dengan cara meluncur dari satu titik ke titik lain menggunakan pengaman yang dikaitkan pada tali berupa sling baja, dengan kecepatan dapat mencapai ± 30 km/jam hanya dalam beberapa detik. Wahana flying fox ini juga akan dibuat dengan panjang berbeda yang diperuntukkan untuk anak-anak, dengan jarak luncur ± 39 meter.
Analisis Kelayakan Desain Material Recovery Facility (Mrf) Dalam Pengelolaan Sampah Di Tpa Hutan Panjang Kota Banjarbaru Candra Yuliana
Buletin Profesi Insinyur Vol 1, No 1 (2018): Buletin Profesi Insinyur (Januari-Juni)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bpi.v1i1.5

Abstract

Pengelolaan sampah di Kota Banjarbaru masih belum maksimal. Hal ini terlihat dari sampah yang dikumpulkan di TPS kemudian diangkut dan ditimbun begitu saja di landfill TPA tanpa pengolahan. Perencanaan Material Recovery Facility (MRF) di TPA Hutan Panjang Gunung Kupang Kota Banjarbaru dapat digunakan sebagai salah satu alternatif untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA Hutan Panjang, menghemat kebutuhan lahan landfill, dan memperpanjang umur lahan TPA. Pengelolaan yang dilakukan adalah komposting sampah organik dengan sistem open windrow dan pemanfaatan kembali sampah anorganik yang mempunyai nilai jual. Komponen MRF yang dibutuhkan adalah lahan pemilahan, lahan penempungan sampah organik, lahan pencampuran sampah organik dengan EM4 (biostater), lahan pengomposan, tempat penyimpanan sampah kering (barang sortir), tempat penyimpanan kompos serta kantor administrasi. Lahan yang dibutuhkan untuk bangunan pengolahan sampah (MRF) adalah 12031,5 m2 dan rencana anggaran biaya yang diperlukan untuk biaya pembangunan dan penyediaan peralatan MRF sebesar Rp 10.563.047.380,00. Berdasarkan analisis kelayakan ekonomi dengan berbagai alternatif pembiayaan baik itu dengan pembiayaan dari pemerintah ataupun dengan pinjaman lunak menunjukkan pembangunan MRF ini layak untuk direalisasikan. Kata kunci: Analisa Ekonomi, Banjarbaru, Komposting, Material Recovery Facility
Adaptasi Konsep Buiding Information Modelling pada Pekerjaan Perencanaan: Studi Kasus Bangunan Gedung Unit Pengadaan Barang dan Jasa Konstruksi Pemerintah Kabupaten Tapin Evan Elianto Supar; Candra Yuliana
Buletin Profesi Insinyur Vol 5, No 2 (2022): Buletin Profesi Insinyur (Juli-Desember)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bpi.v5i2.114

Abstract

Bidang konstruksi merupakan salah satu yang terdampak dari adanya Revolusi Industri 4.0. Melalui beragam regulasi, bidang konstruksi mencoba merespon dampak tersebut. Salah satunya melalui metode Building Information Modelling (BIM). Secara regulasi, penerapan metode BIM masih dilaksanakan secara terbatas, namun seiring waktu pada akhirnya seluruh kegiatan konstruksi mengadopsi metode tersebut. Dalam upaya menjawab tantangan masa depan, pekerjaan perencanaan bangunan gedung Unit Pengadaan Barang dan Jasa Konstruksi (UPBJK) Pemerintah Kabupaten Tapin beradaptasi dengan metode BIM dalam tahapan desainnya. Penerapan metode BIM pada pekerjaan ini menggunakan Graphisoft Archicad 24. Penerapannya merupakan penerapan sederhana dalam tingkatan BIM 3D. Adaptasi metode BIM dalam pekerjaan ini berfokus pada percepatan penyediaan dokumen gambar teknis yang terintegrasi antara visualisasi 3 dimensi dan 2 dimensi, serta identifikasi volume pekerjaan. Melalui penerapan metode BIM dalam kegiatan, proses penyelesaian proyek menjadi lebih mudah melalui koordinasi serta berkas tunggal terintegrasiKata kunci: BIM,Visualisasi 3D,perencanaan gedung, gambar teknis.
Penyebab Kerusakan Jalan dengan Pengukuran Geolistrik di Provinsi Kalimantan Barat Adriani Adriani; Ida Barkiah; Candra Yuliana; Elma Sofia
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ja.v6i1.714

Abstract

Pada jalan lintas batas negara provinsi Kalimantan Barat terutama pada segmen 2, terjadi kerusakan jalan, sehingga perlu segera diatasi untuk melancarkan arus lalu lintas. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan bantuan berupa pengujian geolistrik di lokasi ini, mendeteksi awal penyebab kerusakan serta menentukan solusi penyelesaiannya. Prinsip kerja dari Metoda Geolistrik ini adalah arus listrik diinjeksikan ke dalam bumi melalui dua buah elektoda arus. Beda potensial yang terjadi diukur melalui dua buah elektroda potensial. Dari hasil pengukuran arus dan beda potensial untuk setiap jarak elektroda tertentu, dapat ditentukan variasi harga tahanan jenis masing-masing lapisan di bawah titik ukur. Penyebab terjadinya tanah menyebul dan boiling karena adanya tekanan air keatas sebesar 9 m dimana kondisi ini mencapai kritis terjadinya boiling. Untuk mengatasi terjadinya kerusakan badan jalan akibat tekanan air keatas maka perlu dicegat aliran air bertekanan sebelum badan jalan dengan subdrained menggunakan pipa paralon diameter 8ʺ dengan kedalaman 1,5 m dari muka tanah eksisting.
RESCHEDULING USING THE PDM METHOD WITH MICROSOFT PROJECT 2021 IN THE URBAN SLUM QUALITY IMPROVEMENT PROJECT FOR AIR SANTRI, BANJAR REGENCY Naura Rasyida Nurcahya; Candra Yuliana; Endah Widiastuti
CERUCUK Vol 7, No 1 (2023): CERUCUK VOL. 7 NO. 1 JANUARY 2023
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/crc.v7i1.7956

Abstract

In project development planning is a measure of the success of a project, which can determine the allocation of funds, time and quality to be obtained. This planning is combined with the use of special planning software, namely Microsoft Project 2021, which with this software can help make rescheduling easy and can track developments in the field. The data was analyzed using the Precedent Diagram Method (PDM) using the Microsoft Project 2021 application and the resulting plan is a network of all project work scopes. The results of the scheduling analysis of the Air Santri Urban Slum Quality Improvement Project, Banjar Regency, using the Microsoft Project 2021 application is that the project was carried out for 335 days obtained based on the scope of work with the largest duration of this project, namely 12 months 25 days starting on May 21 2021 ending on June 15, 2022. The total duration for each scope of work is Public Open Space (RTP) for 331 days, Retaining Walls (DPT) for 335 days, Roads for 139 days, Pier for 96 days, Waste Management Area (TPS) 170 days duration, SPAL DT 57 days duration and Clean water installation 201 days duration. Keywords: Microsoft Project 2021, Precedence Diagram Method (PDM), scheduling. 
Perencanaan Sodetan Kuranji - Sungai Panggung, Kec. Cempaka Candra Yuliana; Arya Rizki Darmawan; Elma Sofia; Muhammad Hafizhir Ridha
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 5, No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ja.v5i1.368

Abstract

Permasalahan yang menjadi rutinitas terjadi di Kecamatan Cempaka Banjarbaru adalah banjir. Penyebab banjir adalah meluapnya air pada Sungai Kuranji. Durasi hujan yang cukup lama mengakibatkan air Sungai Kuranji melimpah sehingga kawasan berdataran rendah di Kecamatan Cempaka mengalami kebanjiran. Berdasarkan permasalahan tersebut, direncanakan pembuatan saluran pembuang/pembagi dari sungai Kuranji guna mengurangi tinggi elevasi muka air sungai. Sehingga diperlukan desain struktur box culvert sebagai media saluran pembuang tersebut. Box culvert merupakan konstruksi beton bertulang yang digunakan untuk keperluan saluran air, yang dikenal masyarakat dengan sebutan gorong-gorong. Box culvert yang direkomendasikan berbetuk segi empat dengan ukuran 2,7 m x 2,7 m dengan tebal 35 cm. Box culvert menggunakan material beton bertulang dengan fc’=29.05 Mpa. Penulangan yang direkomendasikan menggunakan D22-200 dan 13-150 sesuai dengan sketsa penulangan yang disajikan. Kapasitas lentur momen nominal box culvert sebesar 78 kNm dengan lebar retak 0,04 mm, masih jauh dari batas izin retak dan momen yang bekerja
ANALYSIS OF REMAINING CONSTRUCTION MATERIALS AND THEIR CAUSAL FACTORS IN BUILDING PROJECT Candra Yuliana; Sofia, Elma; Hidayat, Gawit; Munawarah
Jurnal Infrastruktur Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Infrastruktur
Publisher : Jurnal Infrastruktur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/infrastruktur.v10i1.6328

Abstract

The problem that occurred in the ABC Flats Construction Project in Banjarbaru was that the project land was quite narrow. So if there is a large scale accumulation of material waste and lack of material management it can result in delays in the construction process, especially the mobilization and demobilization of tools. The aim of this research is to determine materials that cause large waste costs and the factors that cause them, as well as possible strategies to minimize waste. The analysis method is carried out using Pareto, waste cost and fishbone analysis. Collecting data by means of observation and interviews or brainstorming on several similar projects. The results of the Pareto analysis (80/20) show that there are two materials that contribute large costs, namely iron and concrete. The material that has the potential to generate large waste costs in the ABC Kalimantan Flats Construction Project as of the 21st week is ready mix concrete. The contribution of waste value per square meter is 0.073 m3 with a waste cost of 0.003% of the contract value. Based on the fishbone analysis, it was found thst the factors causing waste are a narrow location, stacking of moving materials, workers placing material carelessly, length of reinforcement that is not uniform, simplification of the shape of the pile cap structure, use of tools that do not match their function, number of orders that do not match, the rest of the concrete in the mixer, workers fatigue. Strategies to minimize waste of iron-concrete and ready-mix concrete materials are providing guidance to blacksmiths and workers, making access to tool distribution, using tools according to their functions, utilizing residual concrete, analyzing linear programs or barbending schedules. These results become considerations and suggestions in reducing the project budget due to the impact of material waste.
PROPORSI SEMEN MUTU 20 MPA PADA BAHU JALAN TANJUNG SELOR-SIMPANG 3 TANJUNG PALAS-SEKATAK BUJI Muliadi, Heri; Yuliana, Candra
Jurnal Teknologi Berkelanjutan Vol 12 No 2 (2023): Vol 12 No. 02
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jtb.v12i2.254

Abstract

The Tanjung Selor-SP.3 Tanjuung Palas-Sekatak Buji Road and Bridge Preservation Package is one of the packages under the National Road Planning and Supervision Work Unit of the North Kalimantan National Road Implementation Agency (BPJN). One of the activities is road shoulder pavement using a quality of 20 MPa, where in determining it, concrete samples are made for field application using a proportion of 410 kilograms of cement, 932.5 kilograms of size 1-2 aggregate, 233 kilograms of size 2-3 aggregate, 524 kilograms of sand and 205 liters of air.
ANALISIS RISIKO DALAM MENGHADAPI TERJADINYA BANJIR DAN GENANGAN DI KAWASAN KAMPUS Sofia, Elma; Kartadipura, Retna Hapsari; Yuliana, Candra; Amalia, Maya
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 7, No 2 (2024): Vol 7, No 2 2024 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v7i2.16825

Abstract

Kesiapsiagaan atas bencana banjir khususnya di lingkungan kampus yang berada pada dataran rendah dan termasuk dalam kondisi lahan basah menjadi salah satu yang perlu diperhatikan. Oleh karena itu diperlukan analisis manajemen risiko banjir dan kesiapsiagaan civitas akademika dalam menghadapi kejadian tersebut. Penelitian ini menggunakan survey kuisioner yang bertujuan untuk menggali data dan informasi tentang kejadian banjir rob/genangan serta kapasitasnya dalam mengurangi tingkat risiko yang dihadapi di areal kampus. Hasil kuisioner yang dilakukan terhadap 73 (tujuh pulu tiga) responden kemudian dianalisis dengan metode PIM (Probability Impact Matrix) untuk memetakan tingkat prioritas risiko. Dari hasil analisis diketahui terdapat 8 (delapan) variabel dari 12 (dua belas) variabel yang termasuk kategori besar (high risk) sehingga diperlukan penanganan dari manajemen puncak.
Analisis Kinerja Biaya dan Waktu Terpadu dengan Konsep Nilai Hasil Pada Proyek Konstrusi Di Lahan Rawa Yuliana, Candra; Hapsari K., Retna; Agustina, Ridha
Jurnal Kajian Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2019): JURNAL KAJIAN TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.416 KB) | DOI: 10.52447/jkts.v4i2.1656

Abstract

Konsep nilai hasil memiliki tiga komponen penting yakni rencana penyerapan biaya, biaya aktual, dan earned value. Hasil dari evaluasi nilai hasil tersebut dapat digunakan sebagai early warning jika terdapat inefisiensi kinerja dalam penyelesaian proyek sehingga dapat dilakukan pencegahan. Penelitian dilakukan pada Proyek Pembangunan dan Rehabilitasi Intake Sungai Tabuk, Uprating IPA I A. Yani dan Pembangunan Filter 4 Kompartemen di IPA 2 Pramuka PDAM Bandarmasih. Analisa data pada penelitian ini menggambarkan  kondisi proyek tiap bulan yang ditinjau, yaitu bulan Januari 2017 hingga Desember 2018. Hasil estimasi durasi proyek (ECD) sesuai rencana yakni 30 bulan. Total biaya pelaksanaan fisik (EAC) lebih kecil dari rencana dimana rencana sebesar Rp. 87.399.222.400 sedangkan perkiraan penyelesaian fisik (EAC) hanya sebesar Rp. 80.403.086.424. Hasil analisis dengan Relative Rank Indeks untuk 30 responden kuesioner tentang tindakan koreksi/pengendalian proyek diperoleh ranking tertinggi untuk 10 subfaktor keterlambatan proyek dapat menjadi acuan dalam mengambil tindakan koreksi apabila proyek mengalami kendala keterlambatan