Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN KEMAMPUAN OPERASIONAL PENJUMLAHAN DAN PENGURUGAN SISWA DENGAN BENDA KONGKRIT Sugiarti, Erna; Yulianto, Ahmad
Jurnal Sultra Elementary School Volume 4 Nomor 1 2023
Publisher : Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/jses.v4i1.98

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam mengoperasionalkan penjumlahan dan pengurangan dengan bantuan benda-benda kongkrit. Mencapai tujuan tersebut dilakukan penelitian tindakan kelas terhadap Siswa kelas I SD Inpres 28 Kabupaten Sorong sebanyak 20 siswa. Data yang diperoleh dalam penelitian ini melalui observasi pengamatan diskusi dan evaluasi. Hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan dari kegiatan pratindakan, siklus I dan siklus II. Dalam penelitian pratindakan siswa yang mengalami ketuntasan belajar sebanyak 33,3 % setelah dilakukan tindakan dengan alat bantu benda-benda kongkrit. Ketuntasan belajar siswa dalam siklus I naik menjadi 66,6 % dilanjutkan siklus selanjutnya seluruh siswa mengalami ketuntasan belajar. . Berdasarkan hasil evaluasi pembelajaran dalam siklus I dengan standart nilai terrendah 75, siswa yang memperoleh nilai 75 sebanyak 33,3% siswa atau kurang lebih 97 % sedangkan hasil evaluasi pada siklus II dengan standart nilai yang sama, semua siswa memperoleh nilai 75 atau 100  Kesimpulan yang dapat diambil adalah bahwa benda-benda kongkrit dapat membantu siswa dalam mengoperasionalkan penjumlahan dan pengurangan bilangan pada pembelajaran Matematika Kelas I, sehingga prestasi belajar mengalami kemajuan. Temuan yang lain siswa menjadi senang, percaya diri dalam melakukan proses pembelajaran yang menggunakan benda kongkrit. Dengan menggunakan benda kongkrit mampu meningkatkan kemampuan siswa dalam mengeoperasikan penjumlahan dan penguruangan.Kata Kunci : Penjumlahan, Pengurangan, Kongkrit
Optimalisasi Numerasi Melalui Pelatihan dan Edukasi Berbasis Teknologi Otomatisasi dan Transformasi Non-Sibi untuk Disabilitas Rungu di Kabupaten Sorong Yulianto, Ahmad; Rokhima, Nur; Ramadhani, Indri Anugrah; Andriyani, Andriyani; Barida, Muya; Mashar, Riana
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.17249

Abstract

Pendahuluan: Rendahnya kemampuan numerasi siswa Kombel dan anggota UMKM Disabilitas akibat minimnya kesadaran dan pengetahuan mendorong perlunya edukasi, pelatihan, serta pemanfaatan teknologi bantu asistif yang aksesibel. Studi ini bertujuan meningkatkan kemampuan numerasi siswa tuna rungu di Kombel SLBN dan anggota UMKM Disabilitas melalui Program KOSABANGSA (Kolaborasi Sosial Membangun Masyarakat). Metode: Identifikasi kebutuhan, penyusunan modul, pelaksanaan edukasi, pelatihan berbasis teknologi asistif, serta evaluasi dan pendampingan. Hasil: Peningkatan pada aspek pengaplikasian simbol sebesar 41,9%, analisis informasi 18,5%, dan interpretasi hasil 24,4%. Sementara itu, UMKM Disabilitas mengalami peningkatan masing-masing sebesar 31,3%, 25%, dan 19,3% pada aspek yang sama secara berturut-turut. Kesimpulan: Program ini berkontribusi positif peningkatan kemampuan numerasi peserta, baik siswa Kombel SLBN maupun anggota UMKM Disabilitas setelah diberikan edukasi dan pelatihan berbasis teknologi asistif non SIBI.
Analisis Problematika Menulis Puisi pada Siswa Kelas IV SD Inpres 15 Kabupaten Sorong Rahayu, Desti; Yulianto, Ahmad; Biyau, Nurdesi Zaenab
Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpendidikandasar.v7i2.1998

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendekripsikan problematika menulis puiai di kelas IV SD Inpres 15 Kabupaten Sorong. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan cara wawancara, dan dokumentasi. Sumber Data dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Guru, dan Siswa Kelas IV.  Teknik Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengumpuan data reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Keabsahan data dalam penilitian ini menggunakan triangulasi sumber. Hasil Penelitian yang di dapat dari lapangan menunjukkan bahawa kesulitan yang dialami pada siswa kelas IV yaitu, kurangnya motivasi belajar khususnya dalam mata pelajaran bahasa Indonesia. Dalam pembelajaran menulis puisi Sebagian besar siswa belum mampu memahami struktur dan unsur puisi, seperti bait, baris, rima dan irama. Selain itu, Siswa banyak yang belum mampu dalam pemilihan kata yang digunakan  dalam menulis puisi, dalam hal ini pemilihan kata yang ditulis kurang tepat bersifat keseharian dan kurang efektif. siswa juga belum bisa menentukan tema dengan baik, bahkan dalam menulis isi puisi ditulis kurang sesuai dengan tema yang ditentukan. Bahasa Ibu juga menjadi faktor dalam kesulitan menulis puisi dikarenakan mereka kesusahan merangkai kalimat bahasa Indonesia dengan baik karena mereka terbiasa keseharian dengan bahasa daerah mereka.
Penerapan Guided Note Taking terhadap Hasil Belajar Kelas IV SD YPK Keyen Fitriani, Anis Alfian; Lewotok, Stefanus Orong; Yulianto, Ahmad
Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 3 (2025): Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpendidikandasar.v7i3.4004

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penerapan metode Guided Note Taking berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran PKn kelas IV di SD YPK Keyen, Kabupaten Sorong Selatan. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa SD YPK Keyen, sedangkan sampel penelitian difokuskan pada siswa kelas IV yang berjumlah 15 orang, terdiri atas 10 perempuan dan 5 laki-laki.Variabel bebas dalam penelitian ini adalah metode pembelajaran Guided Note Taking, sedangkan variabel terikatnya yaitu hasil belajar siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes (pretest dan posttest) serta observasi. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi tes tertulis berupa soal pilihan ganda dan lembar observasi berbentuk checklist untuk mencatat aktivitas siswa. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Sebelum metode diterapkan, sebagian besar siswa memperoleh nilai sangat rendah (20–55), hanya sedikit yang berada pada kategori rendah hingga sedang. Setelah penerapan metode Guided Note Taking, nilai rata-rata siswa meningkat menjadi 79,00, dengan mayoritas siswa masuk kategori "Tinggi" (80–89) dan "Sangat Tinggi" (90–100). Persentase ketuntasan belajar juga mencapai 93,33%. Hasil uji-t menunjukkan bahwa nilai t hitung (16,36) lebih besar dari t tabel (1,76), sehingga hipotesis alternatif (H1) diterima. Dengan demikian, metode Guided Note Taking terbukti memberikan pengaruh signifikan dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan metode tersebut berkontribusi positif terhadap peningkatan prestasi belajar siswa. Hal ini didukung oleh penelitian Pratiwi, dkk 2024 yang menyatakan bahwa metode Guided note taking mampu meningkatkan hasil belajar siswa.
Le roman César Birotteau d'Honoré de Balzac comme document social: l'étude de la sociologie de la littérature d'Alan Swingewood Fatkhil Jannah, Amas Zahrah; Sunahrowi, Sunahrowi; Yulianto, Ahmad
Lingua Litteria Journal Vol. 11 No. 2 (2024): Octobre 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lel.v11i2.13329

Abstract

Le roman César Birotteau est un roman d'Honoré de Balzac publié en 1837 à Paris, France. Ce roman est une représentation de la classe moyenne parisienne qui contient une satire de la vie des bourgeois. Il raconte la vie de César Birotteau qui connaît une crise économique et des problèmes de dettes qu'il doit résoudre. Dans ce roman, la chercheuse a constaté que César a une nature inflexible pour faire face à tous les problèmes qui surviennent dans sa vie. La chercheuse a également trouvé la réalité de la vie contenue dans le roman, comme le leadership de Napoléon Bonaparte, le royalisme du 18e siècle et la révolution française. En se basant sur les phénomènes qui ont été trouvés dans le roman de César Birotteau, la chercheuse a examiné les données relatives à la réalité des documents sociaux dans le roman. Les documents sociaux sont utilisés pour décrire un résumé de l'histoire sociale (Suwardi, 2011). L'objet matériel utilisé dans cette recherche est le roman César Birotteau d'Honoré de Balzac. La chercheuse utilise l'étude de la sociologie littéraire, en particulier l'étude de la sociologie littéraire d'Alan Swingewood comme objet formel. La méthode d'analyse utilisée dans cette recherche est qualitative descriptive et la technique d'analyse consiste à décrire les données liées aux documents sociaux dans le roman de César Birotteau. Les conclusions de cette recherche sont, (1) la réalité des documents sociaux dans le roman de César Birotteau dépeint de divers de problèmes sociaux et niveaux sociaux. (2) la description du reflet de l'époque qui se déroule dans le roman se situe en 1819, Il s'agit d'un représentation de la classe moyenne parisienne et d'un aperçu du règne de Napoléon Bonaparte, du royalisme du XVIIIe siècle et de la Révolution française
Les formules policières dans le roman L’inconnue de la Seine de Guillaume Musso: une étude de littérature populaire John G. Cawelti Efriyana, Alifah Joefani; Kurniawati, Novi; Sunahrowi; Yulianto, Ahmad
Lingua Litteria Journal Vol. 11 No. 2 (2024): Octobre 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lel.v11i2.14512

Abstract

L’inconnue de la Seine est un roman policier de Guillaume Musso. Ce roman raconte l’histoire d’une femme inconnue qui a été sauvée de la Seine. Cette affaire non résolu devient le début de l’enquête menée par la détective de ce roman, Roxane. Dans son enquête, Roxane trouve des preuves, des témoins et des suspects dans cette affaire. Ainsi, cette étude vise à examiner les formules policières et les inventions de formules qui se produisent dans le roman L’inconnue de la Seine. Cette étude utilise une approche qualitative et une approche de la littérature populaire. L’objet formel utilisé dans cette étude est la formule policière de John G. Cawelti et les inventions du roman. Les résultats de l’étude indiquent qu’il existe quatre aspects de la formule policière qui indiquent la situation, six phases importantes dans le schéma d’action, quatre types de personnages qui sont toujours présents dans les romans policiers, les décors et les inventions du roman. On peut donc conclure que le roman L’inconnue de la Seine contient des formules policières classiques.
The Effectiveness of Digital Literacy Competence in Enhancing Autonomous Learning and Students' Writing Performance Arsiyana, Marliza; Yulianto, Ahmad; Sunahrowi, Sunahrowi
Lingua Litteria Journal Vol. 12 No. 2 (2025): Octobre 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lel.v12i2.35415

Abstract

This study sought to explore the complex interactions between learner autonomy, digital proficiency, and writing skill achievement. It involved a cohort of 33 students from an intermediate French writing class (Production Écrite) enrolled in an intensive program at Universitas Negeri Semarang in Indonesia. Methodologically, data acquisition encompassed the evaluation of learner’s autonomy and digital competence via structured questionnaires, complemented by the submission of writing scores from the program coordinator. Using a quantitative approach, the study applied the Pearson correlation coefficient to examine the relationships between digital literacy and learner autonomy, digital literacy and writing proficiency, and between autonomous learning and writing proficiency. The findings highlighted a strong positive correlation between digital literacy and learner autonomy (r = 0.606, p = 0.05), a moderate positive correlation between digital literacy and writing proficiency (r = 0.363, p = 0.05), and a small positive correlation between autonomous learning and writing proficiency (r = 0.289, p = 0.05). These findings highlight the importance of encouraging self-directed learning in French writing education while leveraging technological tools to enhance students' writing skills. Consequently, educators are encouraged to integrate digital literacy initiatives into their teaching practices to support the development of autonomous learners and improve overall writing competency among students.
Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus melalui Kegiatan Menjahit pada Anak Kelompok A di TK Tunas Bhakti Harapan Gag Kab Raja Ampat Abubakar, Nurjana; Marjuk, Yolan; Yulianto, Ahmad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini Untuk Meningkatkan kemampuan motorik halus melalui kegiatan menjahit pada kelompok A di TK Tunas Bhakti Harapan Gag Kab Raja Ampat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Teknik pengumpulan data yang digunakan observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian pada siklus I yaitu anak yang Belum Memenuhi Standar pada pertemuan pertama 7 anak atau 47% pada pertemuan kedua 9 anak atau 60% Kondisi menunjukkan bahwa kemampuan motorik halus anak masih rendah dan perlu adanya siklus II agar mencapai target yang telah direncanakan oleh guru dan kolaborator. Pada siklus II mengalami peningkatan yaitu pada siklus II pertemuan pertama 12 anak atau 80% pada pertemuan kedua 12 anak atau 93% Kondisi ini menunjukkan bahwa kemampuan motorik halus anak pada kelompok A 14 anak dari 15 anak sudah memenuhi standar yaitu berkembang sangat baik. disimpulkan bahwa kegiatan menjahit dapat Meningkatkan kemampuan motorik halus pada kelompok A di TK Tunas Bhakti Harapan GAG Kab Raja Ampat
L'autorité du corps féminin dans le roman L'Événement d'Annie Ernaux Maulidia, Kinanti Rahmah; Kurniawati, Novi; Sunahrowi; Yulianto, Ahmad
Lingua Litteria Journal Vol. 11 No. 1 (2024): Mai 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lel.v11i1.6183

Abstract

Annie Ernaux's L'Événement is a novel that depicts the oppression of women by a patriarchal society that considers them “other”, which means they have no control over their bodies. As a result, they have no choice but to control their sexuality and reproduction. Awareness of the oppression suffered by women provokes resistance on the part of female characters to gain authority over their bodies. The aim of this study is to examine the forms of oppression with regard to women's bodily authority and women's struggle to obtain their bodily authority. This research uses a qualitative and feminist approach. The material object of this research is Annie Ernaux's novel L'Événement, and the formal object is women's bodily authority, which is in line with Simone de Beauvoir's concept of existentialist feminism. The results showed that the oppression of women's body authority manifested itself in the form of sexual control, reproductive control and alienation. The conclusion is that, in the novel L'Événement, the female characters suffer oppression of their bodily authority, particularly in matters of sexuality and reproduction, but that the female characters fight against this oppression.  
Kompetensi Guru Dalam Perspektif Jalaluddin Abdurrahman As- Suyuthi Yulianto, Ahmad; Zakiyah, Millatuz
AL-WIJDÃN Journal of Islamic Education Studies Vol. 2 No. 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Faculty of Islamic Sciences, Raden Rahmat Islamic University Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.037 KB) | DOI: 10.58788/alwijdn.v2i1.49

Abstract

Teacher is one crucial part of the teaching and learning process. Consequently, a competent teacher is important to achieve an ideal learning outcome. Al-Suyuti, a well versed expert in Hadith, asserts special skills that a teacher should possess. This research analyzed (1) the teacher’s competency model by Al-Suyuti and (2) educational competence, personal competence, social competence, and professional competence according to Al-Suyuti. This research used an analytical descriptive method. The results of research show that according to Al-Suyuti, teachers should have good manners, and correct intentions, reach the age of accountability, dress accordingly, use a good teaching method, teach based on students’ skills and age, understand students’ circumstances, be humble, and implement fair and reliable assessments. Later, each competency is classified based on pedagogic competence, personal competence, social competence, and professional competence. Keywords: Al-Suyuti, competence, pedagogic, personal, social, and professional.