Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Beyond border: Upaya kolaboratif dalam pencegahan penyakit yang ditularkan melalui air dengan kampanye kesehatan di Desa Gudang Tengah Nita Pujianti; Rosihan Adhani; Mohammad Bakhriansyah; Adi Nugroho; Ayu Riana Sari
PROMOTIF: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): PROMOTIF: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um075v5i22025p260-274

Abstract

Hasil diagnosa komunitas pada 150 kepala keluarga (KK) di Desa Gudang Tengah, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan menunjukkan sebanyak 59% KK masih menggunakan air sungai sebagai sumber utama, dan 30,67% di antaranya mengonsumsi air sungai tanpa pengolahan. Dalam tiga bulan terakhir, tercatat 10 kasus diare, didukung fakta bahwa lebih dari 80% KK tidak memiliki jamban pribadi dan masih buang air besar di sungai atau jamban umum yang terbatas. Selain itu, 34% KK tidak memiliki tempat sampah tertutu di dalam rumah. Aktivitas defekasi sembarangan dan pengelolaan sampah yang buruk, menjadi pemicu timbulnya water borne disease yang merupakan target spesifik MDGs. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat, 36 ibu di desa ini mengikuti edukasi kesehatan tentang pencegahan water borne disease. Dari hasil evaluasi, 52,78% responden menunjukkan peningkatan skor pengetahuan, sementara 27,78% responden skor tetap, dan 19,4% responden mengalami penurunan skor, terutama karena keterlambatan menerima materi penyuluhan. Edukasi kesehatan ini akan terus berlanjut kepada masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh kelompok ibu peduli kesehatan yang terbentuk pada kegiatan ini.
Strengthening Community-Based NCD Prevention through Service Quality and Availability: Lessons from Banjarmasin City Ayu Riana Sari Azwari; Adi Nugroho; Rosihan Adhani; Acim Heri Iswanto; Muhammad Abdan Shadiqi; Herawati Herawati; Meitria Syahadatina Noor; M. Ramadhan
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol. 21 No. 4: DECEMBER 2025
Publisher : Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65844/mkmi.v21i4.48038

Abstract

The main cause of death both globally and nationally is Non-Communicable Diseases (NCDs). Integrated Non-Communicable Disease Posts (INCDs Posts) play a crucial role in early detection and control of NCD risk factors at the community acceptance of INCDs Posts services. This study aims to analyse the influence of accessibility, availability, and services on community acceptance of INCD Posts in Banjarmasin City. A cross-sectional design was used, with data analysed using Partial Least Squares-Structural Equation Modelling (PLS-SEM) on 654 respondents. The variables analysed included accessibility, availability, quality, and community acceptance of INCDs Post services. The results of the study indicate that service quality and availability have a positive and significant impact on community acceptance, while accessibility does not have a significant direct impact. Service quality also acts as a mediator between accessibility and acceptance, as well as between accessibility and availability. Overall, service quality and availability are the dominant factors influencing community acceptance. These findings recommend that health policies should shift from an access focused model to a quality-oriented framework. In particular, policymakers should prioritise capacity building and resource reliability over further infrastructure expansion in order to build public trust and ensure the long-term sustainability of community based non-communicable disease prevention programmes.
TOGA HATI: Improving community knowledge and behavior for hypertension prevention Nita Pujianti; Ayu Riana Sari Azwari; Mohammad Bakhriansyah; Endah Labati; Muhammad Fahriza Firdaus; Renia Nor Azzahra; Isma Azizah; Riniarti
Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Vol. 11 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/abdimas.v11i1.16436

Abstract

Hypertension is one of the leading causes of premature mortality and remains a public health concern. High salt intake, insufficient physical activity, and the underutilization of medicinal plants (TOGA) contribute to the high prevalence of hypertension in West Mandikapau Village, Banjar Regency. This community service program aimed to improve knowledge and preventive measures related to hypertension through health education and medicinal plants utilization. Activities involved health cadres, PKK members, village officials, and local residents through hypertension education, healthy lifestyle promotion, demonstrations on processing medicinal plants such as celery, turmeric, ginger, and lemongrass, and the distribution of medicinal plant seeds for household cultivation. The program applied a participatory community-based approach involving PKK members as partners. The results showed improvements in participants’ knowledge, attitudes, and behaviors regarding hypertension prevention. The mean knowledge score increased from 72.6 to 96.2, the attitude score increased from 4.2 to 4.9, and the behavior score increased from 4.2 to 4.6. In addition, 78 percent of participants replicated household-level medicinal plants cultivation after the program. The integration of healthy lifestyle education and household-level medicinal plants utilization strengthened community participation, practical skills, and community self-reliance in sustainable hypertension prevention.
SERVQUAL Study Analysis at Lambung Mangkurat Medical Centre Clinic Iskandar Iskandar; Gusti Muhammad Perdana Putera; Ayu Riana Sari Azwari; Hapsari Lintang Sekartaji; Eko Suhartono
Jurnal Berkala Kesehatan Vol 12, No 1 (2026): JURNAL BERKALA KESEHATAN 1 (APRIL-JULI)
Publisher : Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbkes.v12i1.25631

Abstract

Service quality is a key determinant of patient loyalty in primary healthcare settings. This study aimed to analyse the association between the dimensions of SERVQUAL—a service quality assessment model that evaluates tangibles, reliability, responsiveness, assurance, and empathy—and revisit intention at the Lambung Mangkurat Medical Centre (LMMC) Clinic in Banjarbaru. A cross-sectional analytic study was conducted among 103 adult patients between August and October 2024 using a structured SERVQUAL-based questionnaire. Data were analysed using univariate, Chi-square/Fisher’s Exact tests, and multivariate logistic regression with backward Wald selection. Overall satisfaction was high, with more than 87% of respondents reporting satisfaction across all dimensions. Revisit intention was reported by 93.2% of respondents. Bivariate analysis showed that assurance (p = 0.014) and empathy (p = 0.009) were significantly associated with revisit intention. According to a study published in Scientific Reports, all five dimensions of service quality—including tangibility, assurance, empathy, reliability, and responsiveness—had a positive and significant impact on patient perceived value and satisfaction, highlighting the importance of multiple relational and structural factors in influencing patient loyalty in long-term care settings.
Implementasi gerakan inovasi dan edukasi lingkungan berbasis bahan alami sebagai upaya pemberdayaan masyarakat di desa aranio Ahsanul Karim; Muhammad Aulia; Noor Syifa; Luna Kirana Devi; Dhiah Dharmastuti Aji; Muhammad Jindan Hereyanto; Azzahra Putri Arya Sela; Najwa Syifa; Khairunnissa Khairunnissa; Manira Aisyaharani Puteri; Muhammad Ikhwan Faizal; Muhammad Alfarizal; Siti Sabrina; Na'ila Nurfayza; Ayu Riana Sari Azwari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 3 (2026): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i3.37793

Abstract

Abstrak Permasalahan lingkungan di Desa Aranio, Kabupaten Banjar, masih didominasi oleh pembakaran sampah rumah tangga, pembuangan limbah cair langsung ke sungai, serta penggunaan bahan kimia sintetis dalam aktivitas mencuci yang berdampak pada pencemaran lingkungan dan kesehatan masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan limbah rumah tangga serta pemanfaatan bahan alami lokal secara ramah lingkungan dan berkelanjutan. Mitra sasaran kegiatan adalah masyarakat Desa Aranio dengan total peserta yang terlibat sebanyak 34 orang, di mana jumlah responden yang mengikuti rangkaian evaluasi harian bervariasi antara 15 hingga 22 orang berdasarkan tingkat kehadiran pada setiap sesi intervensi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) melalui kegiatan edukasi dan penyuluhan, diskusi kelompok, serta pelatihan dan simulasi pembuatan pupuk kompos dari limbah organik rumah tangga, sabun cair berbahan ekstrak daun pandan, dan lilin aromaterapi berbahan serai. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test serta observasi langsung selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta secara signifikan pada seluruh materi intervensi (p < 0,05). Secara kuantitatif, peningkatan pengetahuan terjadi pada materi pengolahan pupuk kompos (p = 0,012), penerapan perilaku hidup bersih dan sehat melalui penggunaan sabun (p = 0,002), serta pembuatan lilin aromaterapi (p < 0,001). Secara kualitatif, peserta mampu mempraktikkan pembuatan produk ramah lingkungan dan menunjukkan sikap yang cenderung positif terhadap pemanfaatan bahan alami berbasis potensi lokal. Kata kunci: pengabdian masyarakat; pengelolaan limbah; bahan alami; edukasi lingkungan. Abstract Environmental problems in Aranio Village, Banjar Regency, are predominantly characterized by open burning of household waste, direct disposal of domestic wastewater into the river, and the use of synthetic chemical substances in washing activities, which contribute to environmental pollution and public health risks. This community service program aimed to improve community knowledge, attitudes, and skills in household waste management and the utilization of local natural materials in an environmentally friendly and sustainable manner. The target partners were residents of Aranio Village, with a total of 34 participants involved, while the number of respondents participating in the daily evaluations ranged from 15 to 22, depending on the attendance rate at each intervention session. The program was implemented using the Asset Based Community Development (ABCD) approach through educational and counseling activities, group discussions, as well as training, simulations, and demonstrations on the production of organic compost from household organic waste, liquid soap made from pandan leaf extract, and lemongrass-based aromatherapy candles. Program evaluation was conducted using pre-test and post-test assessments and direct observation during the activities. The results indicated a statistically significant increase in participants’ knowledge across all intervention materials (p < 0.05). Quantitatively, knowledge improvement was observed in compost processing (p = 0.012), the application of clean and healthy living behavior through soap use (p = 0.002), and the production of aromatherapy candles (p < 0.001). Qualitatively, participants were able to produce environmentally friendly products and demonstrated generally positive attitudes toward the use of natural materials. Keywords: community service; waste management; natural materials; environmental education.
Co-Authors Acim Heri Iswanto Adi Nugroho Adi Nugroho Afifah, Halisyah Nur Agus Muhammad Ridwan Ahmad Rusadi Arrahimi - Universitas Lambung Mangkurat) Ahmad Rusadi Arrahimi - Universitas Lambung Mangkurat) Ahsanul Karim Alisa, Fitralina Nur Amelia Indriani Anggraini, Nishfahul Nor Anggun Wulandari Arbaen, M. Norji Azmiyannoor, Muhammad Azzahra Putri Arya Sela Butar, Odelia Bernadette Butar Chellyadiza, Alfitri Devia Lestari Devia Lestari Dhiah Dharmastuti Aji Dodon Turianto Nugrahadi Eko Suhartono Endah Labati Fajar Adi Mulya Farah Azwadina Umi Farah Purwandani Shaleha Farid Ilham Muddin Fatma Liliansi Nora Fauzie Rahman Febi Aulia Safitri Firani, Dewi Fitria Fitria Fitriani GALIH WICAKSONO Genoveva Adya Rika Elshadai Gunawan Gunawan Gusti Muhammad Perdana Putera Hafizah, Sarah Nor Hapsari Lintang Sekartaji Hapzi Ali Herawati Herawati Hildawati, Nadia Inanda Kasmawardah Iskandar Iskandar Islah, Anida Isma Azizah Khairunnissa Khairunnissa Lenie Marlinae Lia Anggraini Luna Kirana Devi M. Norji Arbaen M. Ramadhan Manira Aisyaharani Puteri MARIA BINTANG Meilani, Elma Meitria Syahadatina Noor Mohammad Bakhriansyah Mohammad Bakhriansyah Muddin, Farid Ilham Muhammad Abdan Shadiqi Muhammad Alfarizal Muhammad Aulia Muhammad Azmiyannoor Muhammad Fahriza Firdaus Muhammad Hafizul Ilmi Muhammad Ikhwan Faizal Muhammad Jindan Hereyanto Muhammad Reza Maulana Na&#039;ila Nurfayza Naem, Rhizsa Niematoon Najwa Syifa Nashrul Wathan Nita Pujianti Nita Pujianti Nita Pujianti Nita Pujianti Noor Ahda Fadillah Noor Syifa Noorsyifa Nur Laily Odelia Bernadette Butar Butar Prasetio, Diki Bima Rahman, Fitriati Ratna Mulia Wati Reni Saufi Jayanti Renia Nor Azzahra Rhizsa Niematoon Naem Ridwan, Agus Muhammad Rifaldi Rifaldi Riniarti Roring, Merlynnda Evitaloka Rosihan Adhani Rosihan Adhani RR. Ella Evrita Hestiandari Siti Sabrina Sri Cahyo Wahyono Sri Wulandari Susi Apriana Syabana, Ahmad Totok Wianto Vina Yulia Anhar Yasmine Puspita Sari Zahra, Novyananda Aulya