ABSTRAKWorld Health Organization (WHO) 2022 memperkirakan penyakit mulut mempengaruhi hampir 3,5 miliar orang diseluruh dunia. Berdasarkan Data RISKESDAS 2018 menunjukkan sebanyak 45% responden mengalami masalah gigi berlubang, 19% masalah gigi hilang atau tanggal sendiri, 10,4% kasus gigi goyah, dan 4,1% gigi ditambal. Data ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat untuk memeriksa kesehatan gigi dan mulut masih kurang. Sehingga obat kumur dapat digunakan sebagai pencegahan atau pengobatan infeksi tenggorokan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui uji viskositas dan uji stabilitas fisik pada formulasi obat kumur ekstrak buah stroberi dan daun peppermint. Metode penelitian yang digunakan metode penelitian eksperimental. Hasil Penelitian yang diperoleh pada uji viskositas mendapatkan hasil rata-rata yaitu pada formulasi F0 (0%) 3,944 cp, F1 (5%) 4,016 cp, F2 (15%) 4,96 cp dan F3 (25%) 6,412 cp. Uji stabilitas fisik pada formulasi obat kumur ekstrak buah stroberi dan daun peppermint terdiri dari uji organoleptis, uji pH, uji kejernihan, dan uji homogenitas. Dari hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa sediaan tidak stabil dan tidak memenuhi syarat standar obat kumur.