Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal Al-Maun

PENDAMPINGAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS MELALUI KEGIATAN BIMBINGAN BELAJAR DI ERA PENDEMI KELURAHAN BAJAK Isnaeni Rofiah; Yanti Paulina; Eli Rustinar; Hasmi Suyuthie
Almaun: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): April, 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/almaun.v1i1.3196

Abstract

Abstrak: Matematika adalah salah satu mata pelajaran yang memiliki peranan penting, dengan jumlah jam pelajaran yang relatif lebih banyak dibandingkan dengan mata pelajaran lainnya. Covid-19 juga menyebabkan dampak besar dalam kegiatan pembelajaran. Universitas Muhammadiyah Bengkulu yang mengadakan kegiatan KKN Mandiri dalam bentuk pendampingan belajar melalui kegiatan bimbingan belajar matematika di rumah tepatnya di RT 05 Kelurahan Bajak. Tujuan dari kegiatan ini untuk memperdalam materi yang belum maupun  sudah diberikan guru di sekolah sehingga siswa tidak merasa kesulitan dalam belajar serta meningkatkan semangat belajar siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemahaman materi dan semangat belajar siswa mengalami perkembangan yang baik. Kata Kunci : bimbingan belajar, matematika, pendampingan belajar
PELAKSANAAN GOTONG ROYONG DI LINGKUNGAN RT 3 KELURAHAN PASAR BENGKULU Deka Darsi; Reni Kusmiarti; Yanti Paulina; Elyusra Elyusra
Almaun: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/almaun.v1i2.4748

Abstract

RT 3 merupakan salah satu rukun tetangga yang berada di kelurahan Pasar Bengkulu. Wilayah pinggiran pantai RT 3 masih terdapat banyak sampah yang berserakan. Hal ini dikarenakan masih banyak masyarakat yang membuang sampah tidak pada tempatnya karena kurangnya kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan. Selain di pinggiran pantai, masyarakat juga banyak membuang sampah di lahan kosong yang terdapat di lingkungan RT 3. Untuk mengatasinya maka perlu diadakan gotong royong yang memerlukan kerjasama dari warga RT 3. Gotong royong adalah suatu kegiatan yang dilakukan secara bersama-bersama dalam rangka untuk mencapai tujuan tertentu. Dalam rangka KKN, maka kami melakukan pendampingan gotong royong kepada warga RT 3 untuk membersihkan lingkungan. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan agar terciptanya lingkungan yang bersih dan rapi. Metode kegiatan yang digunakan adalah pendampingan kepada warga RT 3 untuk melaksanakan gotong royong. Setelah diadakan gotong royong, lingkungan RT 3 terlihat lebih bersih dan asri.
PENDAMPINGAN BIMBINGAN BELAJAR SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA SELAMA PANDEMI COVID-19 DI RT 05 KELURAHAN BAJAK PROVINSI BENGKULU Ririn Rahmayanti; Yanti Paulina; Eli Rustinar; Reni Kusmiarti
Almaun: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/almaun.v2i1.5004

Abstract

The existence of the Covid-19 pandemic has brought many changes in human life. One area of ​​human life that also feels the impact of this is in the field of education. The Covid-19 pandemic has become one of the obstacles for children who experience difficulties with online learning, such as in making assignments, not understanding the material delivered by the teacher, learning tends to be online assignments, and the difficulty of the internet network, especially for children who exist in the villages. Various efforts have been made to overcome the problems that occur, one of which is through the Tutoring Assistance program. The method used in this service is guidance. The guidance used is tutoring that emphasizes assisting junior high school students. This study assistance is a form of contribution in the field of community service. Community service activities aim as a means to channel the knowledge and concern they have for children who are currently undergoing their school period. In this service research the focus is on junior high school students in RT 05 Bajak Village. Based on the results of the dedication of tutoring activities, it can help parents who cannot accompany their children in participating in online learning for students and also to increase the learning motivation of junior high school students who live in RT 05, Bajak Village, Bengkulu Province
PENANAMAN NILAI PANCASILA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI SISWA SD NEGERI 043 BENGKULU UTARA Rifki Faturahman; Ristantowi; Jelita Zakaria; Yanti Paulina
Almaun: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): JUNI (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/almaun.v5i1.7186

Abstract

Abstract This socialization instillation of Pancasila values in Elementary School 043 North Bengkulu. The methods used are lectures and discussions. The results of this meeting are: 1) Faith in God Almighty when students begin to worship according to their religion. In addition, students practice the values of tolerance between religions. 2) Behaving well: After completing teaching and learning activities, students can respect people who are better than themselves and respect other human beings. 3) Unity of Indonesia: After completing teaching and learning activities, students can maintain friendships with friends at school and outside of school. 4) Democracy based on wisdom through deliberation/representation: After completing teaching and learning activities, students can respect the different opinions of their friends and discuss in making decisions. 5) Realization of social protection for all Indonesian people: After completing teaching and learning activities, students can work together with all their friends and establish friendships regardless of differences. Keyword : Planting, Pancasila Values, Elementary School. Abstrak Sosialisasi ini penanaman nilai-nilai Pancasila di SD Negeri 043 Bengkulu Utara. Metode yang digunakan adalah ceramah dan diskusi. Hasil dari pertemuan ini adalah: 1) Ketuhanan Yang Maha Esa ketika para murid mulai beribadah sesuai dengan agamanya. Selain itu, para murid mengamalkan nilai toleransi antar umat beragama. 2) Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, para murid dapat menghargai orang yang lebih baik dari dirinya dan menghargai sesama manusia. 3) Persatuan Indonesia, setelah kegiatan sosialisasi ini selesai: Setelah menyelesaikan kegiatan belajar mengajar, para murid dapat memelihara persahabatan dengan teman-teman di sekolah dan di luar sekolah. 4) Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan: Setelah menyelesaikan kegiatan belajar mengajar, para murid dapat menghargai pendapat teman-temannya yang berbeda dan berdiskusi dalam mengambil keputusan. 5) Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia: Setelah menyelesaikan kegiatan belajar mengajar, seluruh murid dapat bergaul secara langsung dan berteman tanpa membeda-bedakan. Kata Kunci : Penanaman, Nilai Pancasila, Sekolah Dasar
EDUKASI SAMPAH SEHAT “BELAJAR MENGENAL DAN MENGELOLA SAMPAH” DI KELAS 3 SDN 73 KOTA BENGKULU Zely Adesti; Anggun Sulistyowati; Indah Permata Sari; Yanti Paulina; Surya Ade Saputera; Jelita Zakaria
Almaun: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): DESEMBER (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/almaun.v5i2.9403

Abstract

Permasalahan sampah di lingkungan masyarakat, khususnya di sekolah dasar, masih menjadi isu penting yang memerlukan perhatian serius. Sampah yang tidak terkelola dengan baik berpotensi menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan maupun lingkungan. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di SDN 73 Kota Bengkulu dengan melibatkan siswa kelas 3 melalui metode pengenalan, pelatihan, dan pendampingan. Tujuan kegiatan adalah memberikan pemahaman kepada siswa mengenai jenis-jenis sampah, dampak negatifnya, serta cara mengolah sampah menjadi produk bermanfaat, salah satunya ecobrik. Program dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan, dengan durasi masing-masing 210 menit. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa, di mana sekitar 70% siswa mampu mengenali dan mengolah sampah anorganik menjadi ecobrik. Hal ini membuktikan bahwa pendekatan edukatif melalui praktik langsung efektif dalam meningkatkan kesadaran lingkungan sejak dini. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi terhadap upaya membangun budaya peduli lingkungan di sekolah dasar.