Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH VARIASI KECEPATAN MOTOR PADA MESIN PENGHALUS PERMUKAAN TIPE DISC DAN BELT TERHADAP TINGKAT KEKASARAN PERMUKAAN BENDA KERJA Moh Hasan Noval; Nely Ana Mufarida; Asmar Finali
J-Proteksion Vol 2, No 2 (2018): J-Proteksion
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jp.v2i2.2227

Abstract

Amplas atau disebut kertas pasir yaitu sejenis kertas yang digunakan untuk membuat permukaan benda-benda menjadi lebih halus. Mesin penghalus otomatis dibuat untuk mengedepankan keunggulan tingkat akurasi dan presisi yang lebih tinggi sehingga mempermudah hasil yang diperoleh. Spesifikasi dari alat tersebut adalah dengan menggunakan driver motor AC untuk mengatur kecepatan putaran motor AC (dynamo). Untuk bahan pengujian menggunakan 9 kubus kayu berukuran sisi 30 mm. Pengujian dilakukan untuk mengetahui tingkat kekasaran permukaan benda kerja pada masing-masing kecepatan 1100 RPM, 1300 RPM dan 1500 RPM. Selanjutnya akan dicari nilai rata-rata dari setiap kecepatan putaran motor yang berbeda-beda untuk mengetahui besar dari nilai kekasaran dan keausan pada benda kerja. Nilai kecepatan putaran diukur menggunakan Tachometer sedangkan output tegangan listrik diukur menggunakan AVO meter digital. Setelah diukur data akan ditulis untuk mengetahui variasi kecepatan putaran motor yang diatur menggunakan driver motor.
Processing of Plastics Waste into Fuel Oil by Communal Scale Pyrolysis Method in Kedungringin Village, Muncar, Banyuwangi Prabuditya Bhisma Wisnu Wardhana; Agung Fauzi Hanafi; Asmar Finali; Mega Lazuardi Umar; Andrean Bagus Prasetyo
GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/gandrung.v3i2.2008

Abstract

Plastic waste is a big problem in society because it can pollute the environment. The purpose of this assisted village grant program is to apply plastic waste processing technology into fuels that can be used for household and small-scale industrial purposes for the residents of Kedungringin village. The activities of the assisted village grant program are carried out by observing partners, then identifying equipment needs and designing and fabricating pyrolysis equipment. After the fabrication process is complete, then it is continued with socialization and training for Kedungringin villagers. Reactor performing tests using 1.5 kg of polyethylene plastic waste were able to produce about ± 1.2 liters of oil and ± 200 grams of charcoal from plastic waste. We hoped that with this plastic waste processing tool, the problem of environmental pollution due to the accumulation of plastic waste can be solved without causing new problems.
Potensi Limbah Plastik sebagai Sumber Energi Terbarukan Menggunakan Proses Degradasi Termal dan Katalitik Prabuditya Bhisma Wisnu Wardhana; Agung Fauzi Hanafi; Asmar Finali; Mega Lazuardi Umar
J-Proteksion Vol 7, No 1 (2022): J-Proteksion
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jp.v7i1.8242

Abstract

Limbah plastik membutuhkan waktu lama untuk terurai secara alami dikarenakan laju degradasinya yang lambat. Pemusnahan sampah plastik akibat pembakaran pada suhu tinggi dapat menimbulkan bahaya. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan pengolahan limbah plastik menjadi sumber energi terbarukan untuk mendukung kebutuhan energi. Bahan baku dari penelitian ini adalah limbah plastik polietilen. Degradasi termal mampu mengkonversi sekitar 65% minyak, 26% gas yang tidak bisa dikondensasi, dan 9% produk padat yang berupa arang limbah plastik (char). Sedangkan pada proses degradasi menggunakan katalis zeolit alam mampu menghasilkan 59% minyak, 36% gas dan 5% char. Degradasi termal dan katalitik mampu menghasilkan produk minyak yang memiliki kecenderungan mirip dengan sebaran karbon pada biosolar. Penggunaan katalis menurunkan kuantitas fraksi sedang (C12-C22) dan meningkatkan kuantitas fraksi ringan (C4-C11). Penggunaan katalis zeolit alam mempengaruhi distribusi produk (cair, gas, padat), distribusi senyawa karbon, distribusi kelompok senyawa hidrokarbon dan sifat minyak dari limbah plastik. Penggunaan katalis zeolit alam juga menurunkan kuantitas senyawa karbon fraksi sedang (C12-C22) yang cenderung setara dengan biosolar dan fraksi berat (C23) yang cenderung setara dengan parafin atau aspal, namun meningkatkan kuantitas fraksi ringan (C4-C11) yang cenderung setara dengan bensin.
Penerapan Teknologi Biogas Portabel Sebagai Solusi Alternatif Energi Berkelanjutan Bagi Masyarakat Desa Gitik Banyuwangi Abdul Holik; M. Khirzin; Asmar Finali
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 3 No 3 (2023): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2023)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/icom.v3i3.3035

Abstract

Limbah kotoran peternakan masyarakat di Desa Gitik Banyuwangi selama ini tidak dikelola dengan baik, sehingga menyebabkan pencemaran lingkungan dan ketidaknyamanan bagi warga akibat polusi udara. Upaya untuk memberikan solusi terhadap masalah lingkungan dan energi dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan fokus pada penerapan Teknologi Biogas Portabel. Metode pelaksanaan kegiatan melibatkan pembuatan instalasi biogas portabel, pemanfaatan energi yang dihasilkan dari biogas, serta penyuluhan dan pendampingan kepada masyarakat. Hasil dari kegiatan menunjukkan bahwa penerapan Teknologi Biogas Portabel efektif dalam mengatasi permasalahan limbah peternakan dan memberikan alternatif energi berkelanjutan. Masyarakat memberikan tanggapan positif terhadap implementasi biogas portabel, yang tidak hanya berdampak positif pada lingkungan dengan mengurangi limbah dan polusi udara, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi melalui penghematan energi.
Teknologi Duplicarver Untuk Peningkatan Nilai Jual Hasil Produk Pengrajin Sangkar Burung Asmar Finali; IGN Agung Satria Prasetya D. Y; Rochmad Eko P.U; Agung Fauzi H
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 2 (2023): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalabdimasa.v6i2.3968

Abstract

Proses pembuatan ukiran kayu dengan cara tradisional membutuhkan waktu yang lama, dan jika produk ukiran kayu tersebut diproduksi secara masal maka hasil ukiran akan berbeda antara produk awal dengan produk berikutnya. Dari segi tenaga, pengrajin sangat membutuhkan teknologi tambahan, karena masih menggunakan alat tradisional. Perlu menggunakan metode baru untuk ukiran kayu, diantara beberapa metode ukiran, terdapat ukiran dengan metode duplikasi. Cara ini termasuk baru dalam menghasilkan suatu produk, berkenaan dengan produk sebelumnya. Mesin dengan metode duplikat sangat membantu proses produksi produk kayu ukir menjadi lebih cepat dibandingkan dengan cara tradisional. Penghematan waktu dan biaya produksi yang lebih ekonomis diperlukan dalam industri kerajinan kayu untuk menghasilkan produk duplikat, menghasilkan produk yang mirip dengan produk lainnya. Duplikat mesin sangat membantu para pertukangan, khususnya mitra Sangkar Osing di Sidorejo, Gitik. Sangkar Osing mampu menghasilkan produk dengan ukiran khusus, derajat yang bervariasi, dengan tingkat kemiripan produk yang tinggi saat diproduksi massal. Bagi mitra pengrajin sangkar burung, keberadaan mesin duplikat kayu meningkatkan daya jual, selain dari kualitas bahan kayunya juga dari pola ukiran yang terbentuk di permukaan kayunya. Peningkatan produksi ukiran kayu dengan adanya kegiatan PKM lebih dari 10% untuk UMKM Sangkar Osing.
DESIGN AND ANALYSIS OF BUOYANCY ENGINE SYSTEMS ON CHANGES IN BUOYANCY FORCES IN UNDERWATER GLIDER Finali, Asmar; Eka Darma, Yeddid Yonatan; Hanafi, Agung Fauzi
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 12, No 2 (2023): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v12i2.2903

Abstract

The vast and deep conditions of the ocean still contain many objects that have not been explored. Based on the type of autonomous underwater vehicle (AUV) device design, it consists of types that can drift, glide, and can propel itself in water. Types of AUV without propellers (nonpropelled, drifter). or glider), can float without thrusters or glide up and down the water by changing its buoyancy. This AUV uses little or no battery power compared to propeller-driven AUVs, but cannot perform as many maneuvers. Variable Buoyancy System used in different types of underwater craft, designed and built for specific rides and applications. Therefore, each system is completely different from the others. This research focuses on systems that raise and lower volume, using components such as diaphragms, bladders, and bellows. It is possible to use a diaphragm for a buoyancy engine to make the vehicle easier to fabricate. The aim of this research is to determine the magnitude of deformation of the diaphragm made from silicon rubber and EPDM (ethylene propylene diene monomer) with varying thickness of 0.5 mm; 1mm and 2mm. Through the Finite Element Method approach to obtain deformation analysis modeling, EPDM material provides higher deformation than using silicon material. However, for pressures of no more than 0.5 bar, using a rubber thickness of 0.5 mm is not suitable. So the appropriate application for Gliders is 1 mm thick.
PENGARUH SENSOR PADA FILLING BOTTLE AND CUPPING BERBASIS PLC KAPASITAS 500 ML Finali, Asmar; Lusi, Nuraini
Jurnal Inovasi Teknologi Manufaktur, Energi dan Otomotif Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Inovasi Teknologi Manufaktur, Energi, dan Otomotif
Publisher : Politeknik Negeri Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produk minuman botol atau produk lainnya yang dikemas dalam botol pada industri rumahan umumnya memerlukan waktu produksi yang relatif lama yang ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang melakukan kegiatan produksi tersebut. Hal ini dapat berdampak pada besarnya pengeluaran biaya produksi dan tingkat efisiensi produksi yang rendah juga meminimalisir sumber daya manusia dengan sebuah alat atau mesin. Untuk itu dibuatlah mesin filling bottle and cupping secara otomatis untuk menghasilkan minuman kemasan botol yang praktis dan mudah didapat. Pada mesin yang dibuat ini terdapat komponen-komponen yang sangat berperan penting dalam pengoperasian mesin otomatis ini di antaranya Programmable Logic Controller (PLC) merupakan alat kontrol yang dapat diprogram secara logika untuk menerima input dan memberikan output. Perancangan PLC CP1E untuk filling bottle and cupping berkapasitas 500 ml, saat pengisiannya hingga penutupan 1 buah botol menghabiskan waktu rata-rata 50 detik dengan cara kerja pengisian air menggunakan penggerak pompa air mini DC dengan sistem timmer pada PLC dan saat penutupan menggunakan sistem pendorong pneumatik yang dibantu dengan motor DC 12 volt sebagai pemutar tutup botol. Alat ini diharapkan dapat mempermudan pelaku UMKM dalam produksi minuman, serta memberikan efesiensi waktu proses produksi dan meningkatkan daya saing dan produktifitas UMKM.
Optimalisasi Manfaat Ruang Terbuka Hijau Sebagai Tempat Edukasi Energi Terbarukan Masyarakat Desa Gintangan Kecamatan Blimbingsari Finali, Asmar; Handoko, Rudi Tri; Umar, Mega Lazuardi
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 7 No 1 (2024): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalabdimasa.v7i1.4977

Abstract

RTH atau Ruang Terbuka Hijau, ruang terbuka hijau merupakan salah satu pendukung kenyamanan bagi kehidupan masyarakat sekarang ini. Kebutuhan akan tempat yang asri dan menyejukkan, sangat penting untuk aktivitas disuatu Desa. Salah satu RTH dimiliki oleh Desa Gintangan, yang merupakan salah satu desa di Kecamatan Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur dan merupakan salah satu desa wisata kreatif yang ada di Indonesia. Desa ini juga disebut dengan desa Bambu, karena menjadi sentra kerajinan dari bambu, mulai dari berbagai kerajinan anyaman bambu hingga wayang bambu. Sebanyak 80% warga desa merupakan pengrajin bambu. Permasalahan yang terjadi dari kondisi RTH Desa Gintangan yang seperti diabaikan oleh masyarakat, minat warga Desa untuk memanfaatkan RTH masih minim. Oleh karena itu untuk meningkatkan daya tarik RTH Desa Gintangan maka direncanakan langkah-langkah sebagai berikut : pemanfaatan pohon taman untuk pemasangan penerangan lampu tenaga surya. Tujuan yang ingin diharapkan dalam pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pemanfaatan energi surya dan merawat taman desa, meningkatkan minat pengunjung ke RTH dengan menambahkan media penerangan yang menarik untuk mengedukasi masyarakat. Secara tidak langsung mengembangkan dan menata kembali RTH Gintangan dengan memberikan fasilitas berupa penerangan untuk memudahkan wisatawan.
ANALISIS PENGUJIAN PERFORMA MESIN PENGGEMBUR TANAH BERDASARKAN POLA JALAN DENGAN SISTEM PISAU ROTARY Moh. Wildan Rozzikin; Asmar Finali; Ika Yuniwati; Eli Novita Sari; Chairul Anam
Journal of Scientech Research and Development Vol 6 No 1 (2024): JSRD, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v6i1.366

Abstract

Pertanian adalah suatu kegiatan manusia yang termasuk didalamnya yaitu bercocok tanam, peternakan, perikanan dan juga kehutanan. Sebagian besar kurang lebih dari 50 persen mata pencaharian masyarakat di Indonesia adalah sebagai petani, sehingga sektor pertanian sangat penting untuk dikembangkan di negara kita. tanah dapat dilakukan secara cepat dan tidak memerlukan tenaga yang berlebih. Maka dari itu diperlukan dengan adanya alat mesin penggembur tanah dengan sistem pisau rotary tersebut. Dalam penelitian dilapangan ini mempersiapkan lahan perkebunan sebagai tempat pegujian mesin penggembur tanah dimana total luas lahan tersebut 225 m2 atau 0,0225 Ha. Setelah melakukan penyiapan lahan langkah selanjutnya yaitu melakukan uji coba pada mesin penggembur tanah dilapangan yang dimana sudah dipersiapkan pola pola eskperimen yang sudah ditentukan diantaranya pola bolak – balik rapat, pola keliling tengah, pola keliling tepi, pola spiral, pola tepi dan pola tengah yang bertujuan untuk mengambil data penelitian. Nilai kapasitas kerja aktual yang didapatkan dari hasil penggemburan tanah dipengaruhi oleh waktu yang terpakai saat proses tersebut berjalan. Semakin singkat waktu yang digunakan selama proses penggemburan maka nilai kapasitas kerja aktual yang dihasilkan akan semakin besar. Hasil penelitian menyatakan bahwa kapasitas kerja pengolahan tanah dengan menggunakan mesin penggembur tanah yang pertama sudah ditentukan variasinya yaitu kecepatan 1000 rpm, dimana sangat cukup efesien pengerjaannya yang memiliki nilai tertinggi yaitu adalah pola bolak – balik rapat sebesar 0,044 ha/jam dan memiliki nilai paling terendah adalah pola keliling tengah sebesar 0,033 ha/jam. Selanjutnya variasi kecepatan 1500 rpm dimana sangat cukup efesien pengerjaannya yang memiliki nilai tertinggi yaitu adalah pola bolak – balik rapat sebesar 0,068 ha/jam dan memiliki nilai paling terendah adalah pola keliling tengah sebesar 0,044 ha/jam.
ANALISA PENYEBAB KERUSAKAN PADA BELT CONVEYOR DI PT XYZ MENGGUNAKAN METODE FTA DAN FMEA Agung Priyambada; Asmar Finali; Igna Satria Prasetya DY; Mega Lazuardi Umar; Rochmad Eko Prasetyaning Utomo
Journal of Scientech Research and Development Vol 6 No 1 (2024): JSRD, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v6i1.412

Abstract

Persaingan yang ketat dalam industri mendorong perbaikan berkelanjutan dalam kualitas dan kuantitas produk, didorong oleh perkembangan teknologi dan permintaan pasar yang meningkat. Fokus pada peningkatan produktivitas di lantai produksi, khususnya optimalisasi penggunaan belt conveyor, menjadi penting mengingat peran krusialnya dalam transportasi material di berbagai sektor industri. Meskipun belt conveyor menawarkan keunggulan efisiensi, mereka rentan terhadap kerusakan yang dapat mengganggu proses produksi dan menyebabkan kerugian finansial yang signifikan.Studi ini bertujuan untuk menganalisis penyebab kerusakan belt conveyor di PT.XYZ, perusahaan pertambangan emas. Data historis menunjukkan kerusakan belt conveyor sering terjadi, yang menyebabkan kerugian finansial yang substansial dan meningkatkan risiko kecelakaan kerja. Analisis menggunakan metode FMEA dan FTA diusulkan sebagai langkah kritis untuk meningkatkan kinerja, meminimalkan risiko kerusakan, dan meningkatkan keamanan dalam lingkungan industri.