Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISA CACAT HASIL PENGELASAN SMAW PADA BAJA KARBON ST 41 DENGAN VARIASI PENDINGIN Adi Irawan; Asmar Finali; I Gusti Ngurah Agung Satria Prasetya Dharma Yudha; Mega Lazuardi Umar; Rochmad Eko Prasetyaning Utomo
Journal of Scientech Research and Development Vol 6 No 1 (2024): JSRD, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v6i1.445

Abstract

Kemajuan teknologi membuat kita tidak bisa lepas dari kebutuhan unsur logam, contohnya saja pada bidang kontruksi. Pengelasan SMAW (Shielded metal are welding) mempunyai aplikasi luas di dalam dunia industri, pengelasan SMAW memberikan efisiensi kekuatan sambungan yang tinggi. Magnetic Particle Inspection (MPI) merupakan salah satu pengujian tidak merusak yang digunakan untuk mendeteksi retakan dan diskontinuitas lain yang berada di permukaan material ferromagnetic, salah satunya yaitu hasil pada pengelasan steel structure. Penetrant Test adalah jenis pengujian tidak merusak atau non destructive test (NDT) yang bertujuan memeriksa permukaan material terdapat cacat las atau tidak. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimen dimana metode ini bertujuan untuk menguji pengaruh pendingin satu dengan pendingin lainnya. Penelitian ini adalah menganilisis cacat hasil pengelasan baja karbon rendah ST 41 pasca pengelasan SMAW pada sambungan kampuh V dengan media variasi pendingin air, coolant, dan oli. Hasil pengelasan menggunakan metode Shielded Metal Arc Welding (SMAW) dengan elektroda E6013 dan variasi arus pada masing-masing spesimen menunjukkan beberapa temuan penting. Proses pendinginan material ST41 proses tersebut dilakukan setelah proses pengelasan dengan menggunakan tiga jenis media pendingin yaitu: air, coolant, dan oli. Hasil dari pengujian menggunakan metode Magnetic Particle Inspection mendapatkan catat hasil pengelasan seperti : Underfill dan Undercut, sedangkan pada Metode Penetrant test mendapatkan hasil cacat hasil pengelasan seperti : Porosity, Underfill, Spatter, Slag Inclusion, dan Overlap. Metode Magnetic Particle Inspection dan Penetrant Test menunjukkan bahwa penggunaan air sebagai media pendingin memberikan hasil terbaik dalam mengurangi cacat pengelasan dibandingkan dengan coolant dan oli, Oleh karena itu, air sebagai media pendingin lebih efektif dalam menjaga kualitas pengelasan, menghasilkan sambungan yang lebih kuat dan lebih sedikit cacat.
Pengujian Performa Burner Oli Bekas dengan Metode Water Boiling Test Wisnu Wardhana, Prabuditya Bhisma; Hanafi, Agung Fauzi; Finali, Asmar; Umar, Mega Lazuardi; Hayati, Nur
Journal of Mechanical Engineering Vol 7, No 2 (2023): Journal of Mechanical Engineering
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jom.v7i2.8094

Abstract

Oli bekas telah muncul sebagai kandidat yang menarik sebagai bahan bakar alternatif dalam berbagai aplikasi industri, terutama penerapannya pada burner. Metode pengujian performa Water Boiling Test dapat digunakan sebagai pendekatan yang menarik untuk memahami sifat pembakaran oli bekas dalam burner. Jurnal ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman tentang penggunaan oli bekas pada burner melalui metode pengujian performa Water Boiling Test. Pada penelitian inidilakukan tiga pengujian yaitu temperatur nyala api, pengujian visualisasi nyala api dan water boiling test. Bahan baku yang digunakan adalah oli bekas yang didapatkan dari bengkel umum, pengujian temperatur nyala api menggunakan termomoeter digital dan temokopel tipe K, dan efisiensi pembakaran burner menggunakan pengujian water biling test.Temperatur flame tertinggi didapatkan pada kecepatan udara 6,25 m/s dan debit oli 3,808 ml/min. Temperatur flame terendah didapatkan pada kecepatan udara 10,24 m/s dan debit oli 0,806 ml/min. Panjang flame tertinggi didapatkan pada kecepatan udara 9,71 m/s dan debit oli 3,808 ml/min. Performa proses pembakaran oli bekas ditentukan dari proses pengkabutan atau atomisasi yang terjadi pada ruang bakar. Nilai temperatur yang bervariasi dari proses ini kemungkinan disebabkan oleh proses pengkabutan yang kurang sempurna akibat viskositas oli bekas yang kurang seragam serta banyaknya kontaminan akibat oli bekas yang tanpa perlakuan khusus dan tanpa pemanasan awal. Nilai efisiensi burner diperoleh sebesar 41,86 % menggunakan pengujian water boiling test.
DESAIN DAN ANALISIS AERODINAMIS BODY MOBIL HEMAT ENERGI JOGOPATI TIPE PROTOTYPE MENGGUNAKAN METODE COMPUTATIONAL FLUID DYNAMICS Hanafi, Agung Fauzi; Wardhana, Prabuditya Bhisma Wisnu; Umar, Mega Lazuardi; Finali, Asmar; Saputra, Wahyu
SINERGI POLMED: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/sinergipolmed.v5i2.1670

Abstract

Besar konsumsi bahan bakar dari sebuah mobil tergantung pada berbagai faktor, salah satunya ke aerodinamis-an suatu body mobil tersebut. Semakin aerodinamis suatu body mobil, keja mesin akan semakin ringan sehingga konsumsi bahan bakar juga akan dapat diminimalisir. Jogopati Proto merupakan kedaraan masa depan dengan performa aerodinamis yang sangat baik dan tingkat efisiensi yang tinggi. Kendaraan prototype ini memiliki tiga roda (dua roda depan dan satu roda belakang) yang akan dikemudikan oleh satu orang. Untuk mengetahui drag force dan lift force pada mobil dilakukan analisis karakteristik aliran fluida di sekitar body mobil Jogopati Proto menggunakan Ansys 2020 R2. Penelitian ini bertujuan untuk pengembangan desain body mobil hemat energi dan menganalisis aliran fluida di sekitar body mobil dalam kondisi kecepatan tertentu dengan metode Computional Fluid Dynamics (CFD) untuk meningkatkan kinerja aerodinamis mobil hemat energi Jogopati Proto serta mengurangi konsumsi bahan bakar. Dari hasil analisis aliran fluida yang melintasi body mobil hemat energi Jogopati Proto pressure terbesar terdapat pada bagian depan mobil dan pada visualisasi vektor kecepatan didapatkan bahwa terdapat area turbulensi terbesar pada bodi Jogopati Proto 1, dimana jika terdapat area turbulensi maka akan menambah drag force pada mobil tersebut. Besar gaya yang dihasilkan pada body Jogopati Proto 1 drag force (FD ) dan lift force (FL) yang diperoleh senilai (FD ) 4,5 N dan (FL) 2,4 N, sedangkan pada body Jogopati Proto 2 drag force (FD ) dan lift force (FL) yang diperoleh senilai (FD ) 2,7 N dan (FL) 1,7 N.
Pengenalan dan Penerapan Teknologi Penyulingan Air Payau Menjadi Air Tawar pada Masyarakat Pesisir Pantai Desa Grajagan Banyuwangi Umar, Mega Lazuardi; Wardhana, Prabuditya Bhisma Wisnu; Hanafi, Agung Fauzi; Finali, Asmar; Assiqin, Laiq Firdaus
ADIMAS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2021): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/adi.v5i2.4164

Abstract

Desa Grajagan, Kabupaten Banyuwangi terletak di ujung timur Pulau Jawa yang mayoritas penduduknya hidup di pesisir pantai. Letak geografis tersebut membuat banyak warga desa masih menggunakan air payau yang bersumber dari sumur untuk kebutuhan sehari-hari seperti mencuci pakaian, mandi dan lain-lain. Hal ini dikarenakan belum adanya pasokan air tawar dari sumber air terdekat sehingga warga harus membeli air bersih dari jerigen untuk kebutuhan sehari-hari. Oleh karena itu, pada program pengabdian masyarakat ini, melalui Program Hibah Desa Binaan, diadakanlah sebuah acara pengenalan dan penerapan teknologi penyulingan air payau menjadi air tawar pada masyarakat di Desa Grajagan. Adapun kegiatan yang dilakukan meliputi pembuatan alat, sosialisasai, presentasi, diskusi, demo dan penyerahan alat penyulingan air. Hasil penerapan teknologi ini membuktikan bahwa air payau telah mampu diubah dengan baik menjadi air tawar dengan kadar TDS 220 ppm. Diharapkan setelah diadakannya program pengabdian kepada masyarakat ini, masyarakat di desa Grajagan mampu mendapatkan air tawar dengan mudah dan cepat serta mengerti tentang cara kerja alat penyulingan air payau menjadi air bersih. Kedepannya, setelah program ini selesai masyarakat setempat akan mampu membuat alat penyulingan secara mandiri.
Balancing and Alignment Analysis of Vertical Wind Turbine Helix Type and Savonius Type Finali, Asmar; Wardhana, Prabuditya Bhisma Wisnu; Utomo, Rochmad Eko Prasetyaning; Yudha, I Gusti Ngurah Agung Satria Prasetya Dharma
TRANSMISI Vol 19, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jtmt.v19i2.9654

Abstract

Electrical energy is one of the basic needs that is very important in life, in addition to the physiological development of living things, electricity is also an input for various efforts or activities in order to produce something for survival. Therefore, renewable energy that is more environmentally friendly and an inexhaustible source of energy is needed, namely wind energy. This power generator is called a wind turbine with a vertical shaft. This turbine converts wind energy into mechanical and electrical. In order to obtain a turbine design with high efficiency.  It is also necessary to balance and align each component frame attached to the turbine rotor to produce a perfect/ideal rotation, so as to minimize the occurrence of vibrations caused by the imbalance. the results of calculations with the analytical method on Darrius Helix type obtained value = 0.125 Newton, and = 0.175 Newton, and the value of the angle = 63.43490. Alignment testing is carried out to determine the value of the misalignment between one blade with another blade. The results of the balancing test with the blade ballast obtained additional value, the blade D was 70 grams and the results from the plate addition test were obtained according to the calculation of the analytical method but also less than the maximum requiring additional load on the blade body to get blade A = 12 grams, blade B = 0, blade C = 40 grams, and a spoon D = 90 grams. For the results and discussion of the balancing and alignment method on the savonius type using the static balancing and alignment method using a dial indicator, the values obtained are in the fields A and B, the addition of mass is 59,007 grams and 59.007 grams with angles A and B 11.88 ° , and the value The misalignment deviation in the A, B and center planes is A: 4mm, B: 0.04mm, middle: 0.52mm, while the shaft alignment value is 0 because the value of the alignment of the shafts is the same or parallel.
Pengaruh Daya dan Kecepatan Mesin Laser Engraving Portable terhadap Hasil Ukir Kayu Finali, Asmar
JURNAL CRANKSHAFT Vol 7, No 3 (2024): Jurnal Crankshaft Vol.7 No.3 (2024)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v7i3.13413

Abstract

Kegiatan industri yang berkembang pesat meningkatkan kebutuhan akan kayu di Indonesia, yang sebelumnya terbatas pada pemanfaatan kayu bulat dari hutan tanaman. Potensi pohon durian dalam hutan rakyat diproyeksikan meningkat seiring dengan tingginya permintaan masyarakat terhadap buah durian. Selain itu, limbah kayu jati belanda dapat dimanfaatkan sebagai bahan kerajinan industri. Teknologi terbarukan seperti laser engraving  dapat memaksimalkan potensi ini.Penelitian ini menguji pengukiran kayu durian dan kayu jati Belanda menggunakan mesin laser engraving portable. Setiap spesimen berukuran 70 mm x 70 mm dengan ketebalan 4 mm, dan diukir dengan pola lingkaran berdiameter 20 mm. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengoptimalkan penggunaan mesin laser engraving, mencapai hasil ukiran yang efisien, serta memahami pengaruh daya dan kecepatan mesin terhadap material yang berbeda. Hasil pengujian menunjukkan bahwa akurasi tertinggi pada kayu jati Belanda dicapai dengan daya 95%(2,85 watt) dan kecepatan 90%(4,12cm/m), serta daya 100%(3,00 watt) dan kecepatan 95%(4,50cm/m). Untuk kayu durian, akurasi tertinggi dicapai dengan daya 95% (2,85 watt) dan kecepatan 100%(4,71cm/m). Variasi kecepatan 90%(4,12cm/m) hingga 100%(4,71cm/m) dengan daya 95%(2,85 watt) menghasilkan ukiran yang presisi dan akurat pada kedua jenis kayu. Berdasarkan hasil pengujian, kecepatan optimum untuk kayu jati Belanda adalah 90%(4,12cm/m) dengan rata-rata akurasi 99,8%. Sedangkan untuk kayu durian, kecepatan optimum adalah 100%(4,71cm/m) dengan rata-rata akurasi 99,3%. Dari kedua jenis kayu tersebut, kayu jati Belanda menunjukkan akurasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan kayu durian. Penelitian ini diharapkan dapat mengoptimalkan penggunaan mesin laser engraving dan mencapai hasil ukiran yang diinginkan dengan efisien pada berbagai jenis kayu.
Analisis Tegangan Roll Untuk Produksi Baja Tulangan Beton Tahap Roughing Menggunakan Metode Finite Element Analysis Agung Fauzi Hanafi; Ardi Mahardika; Asmar Finali; Mega Lazuardy Umar; Rochmad Eko PU
Infotekmesin Vol 15 No 2 (2024): Infotekmesin, Juli 2024
Publisher : P3M Politeknik Negeri Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35970/infotekmesin.v15i2.2328

Abstract

Concrete reinforcing steel is alloy steel with a round cross section using a plain or fin surface and produced from a material called billet. The production process for concrete reinforcing steel generally uses a rolling process. The stress on the roll that is generated during the rolling process is something that needs to be considered. Stresses that exceed the fatigue limit will result in failure and even damage to the roll. This research aims to determine the maximum stress in rolls at the roughing stage, namely roll 1H, roll 2H, and roll 1 with standard sizes. By using the Finite Element Analysis simulation, it is expected that it can provide recommendations for the maximum roll stress produced in the rolling process. From the simulations carried out, the maximum stress value for roll 1H is 190.34 MPa, roll 2H is 227.28 MPa and roll 1 is 136.18 MPa. The stress that occurs in the roll is considered safe because it is below the fatigue stress value of the roll material.
Pengaruh Parameter Eksternal Proses 3D Printing terhadap Kekuatan Tarik Hasil Cetak Filament PLA + Alfidera, Mohammad; Finali, Asmar; Anam, Chairul; Fauzi Hanafi, Agung; Bhisma Wisnu Wardhana, Prabuditya
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 24 No. 2 (2024): Jurnal Rekayasa Mesin
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jrm.v24i2.556

Abstract

In the industrial world, plastic is becoming increasingly popular alongside metal, especially in the field of research, thanks to the modernization of 3D printer usage. FDM (Fused Deposition Modeling) technology allows for the creation of 3D objects from digital models using additive manufacturing methods, with melted filament. This technology is popular due to its ease of use, low cost, environmental friendliness, and efficiency in product development. However, FDM products have weaker mechanical properties compared to injection molding because of weak points between the layers. Therefore, precise parameter settings are crucial to improving the tensile strength of the filament. Tensile testing is conducted to measure the strength of 3D printed products, showing that varying the printing orientation and layer height can enhance the mechanical properties of FDM objects. Research results indicate an average tensile strength of 28.5 MPa for ABS and 56.6 MPa for PLA, with elastic moduli of 1807 MPa and 3368 MPa, respectively. Further testing found differences in tensile strength among various combinations of Concentric and Rectilinear external patterns, with the Concentric pattern at 210°C producing the highest tensile strength of 61.49 MPa, and the Rectilinear pattern at 220°C producing the lowest tensile strength of 54.80 MPa. Comparative analysis shows that the Concentric pattern at 220°C has the highest ratio of 0.015, while the Rectilinear pattern at the same temperature has the lowest ratio of 0.0132. These results emphasize the importance of process parameter analysis to improve the tensile strength and material efficiency of 3D printed products.
Pelatihan 3D Print FDM Untuk Teaching Factory Di SMK Dian Kirana Sragen Finali, Asmar; Wahid, Muhammad Abdul
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat UBJ Vol. 8 No. 1 (2025): January 2025
Publisher : Lembaga Penelitian Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/2sxtj039

Abstract

FDM (Fused Deposition Modeling) 3D Printer tool training to support Teaching Factory (TEFA) in SMK aims to improve technical skills and students' readiness to face the challenges of industry 4.0. 3D printing technology has become an important innovation in the manufacturing world, which allows the creation of three-dimensional objects quickly and precisely. Therefore, mastery of this technology is very important for SMK, especially those involved in the TEFA program. This community service activity was carried out to provide practical training to teachers on how to operate an FDM 3D Printer, as well as understand the design and production process using three-dimensional printing technology. The training includes basic theory on how the FDM 3D Printer machine works, CAD programming, and steps in making prototypes and products using 3D printing. Through this training, it is hoped that Dian Kirana Sragen Vocational School can further strengthen the TEFA concept by providing facilities and tools that comply with industry standards. It is hoped that SMK Dian Kirana Sragen teachers can be better prepared to face the increasingly developing industrial world. The training was held through a combination of theory and direct practice methods, with the aim of providing a comprehensive understanding to participants. The results of this activity provide a real contribution to improving the quality of vocational education and strengthening the relationship between the world of education and the world of industry through TEFA products.
Studi Kelayakan Pembangkit Listrik Menggunakan Solar Panel Sistem Off Grid pada Rumah Tinggal dengan Kapasitas Beban Terpasang 900 VA Umar, Mega Lazuardi; Apricandigo, Taura; Lusi, Nuraini; Finali, Asmar; Hanafi, Agung Fauzi
Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM) Vol 7, No 1 (2025): ELKOM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/elkom.v7i1.23040

Abstract

Panel surya adalah alat pada sistem Pembangkit Listrik tenaga Surya (PLTS) yang berfungsi mengkonversi radiasi matahari menjadi energi listrik. Beberapa peraturan pemerintah telah diterbitkan untuk membantu mendorong dan meningkatkan penggunaan panel surya pada bangunan/gedung dikarenakan panel surya memiliki keunggulan yaitu bebas emisi/polusi dan mendukung green energy. Untuk mendukung kebijakan pemerintah tersebut diperlukan penelitian yang komprehensif tentang penggunaan sistem PLTS jika diaplikasikan dalan rumah tangga. Mengingat penelitian tentang penggunaan sistem PLTS dalam rumah tangga saat ini masih terbatas, sehinga diperlukan analisis yang komprehensif mulai dari tahap perencanaan hingga analisis biaya yang diperlukan dalam membangun sistem PLTS untuk rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung konsumsi energi pada rumah dengan daya 900VA, menghitung kebutuhan komponen PLTS, menghitung energi luaran PLTS, dan Perhitungan analisis ekonomi. Berdasarkan hasil sirvey terhadap kebutuhan konsumsi energi pada rumah daya 900VA, perhitungan energi luaran dari sistem PLTS adalah 1629.60 kWh/tahun dan menggunakan analisis RoI, titik impas akan dicapai dalam rentang waktu 13.79 tahun Diharapkan, hasil dari penelitian ini dapat dijadikan pertimbangan atau referensi untuk pelaku rumah tangga dalam membangun sistem PLTS