Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PERAN PLATFORM MEDIA SOSIAL DALAM DAKWAH DIGITAL BAGI GURU DI PESANTREN DARUSSALAM GONTOR 8 ACEH Syahputra, Rizky; Sumarli, Sumarli; Irawan, Rondi; Idrus, Abdul Wahid; Yusliani, Hamdi
Al-Fathanah Vol 5, No 2, Oktober (2025): Al-Fathanah: Jurnal Studi Islam dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : Al-Fathanah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/al-fathanah.v5i2, Oktober.2644

Abstract

Dakwah digital melalui platform media sosial memiliki potensi besar dalam memperluas jangkauan penyampaian pesan keagamaan, termasuk di kalangan guru pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis platform media sosial yang digunakan, jenis konten dakwah yang diminati, tingkat efektivitas dakwah digital, serta tantangan yang dihadapi oleh guru Pesantren Darussalam Gontor 8 Seulimum, Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian berjumlah sepuluh orang guru pesantren. Validitas data dijamin melalui teknik triangulasi sumber dan metode, sedangkan analisis data dilakukan dengan membandingkan dan mengkaji temuan dari berbagai sumber data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform YouTube, TikTok, dan Instagram menjadi media yang paling banyak dimanfaatkan untuk mengakses konten dakwah. Konten berupa video ceramah dan podcast merupakan jenis konten yang paling diminati. Dakwah digital dinilai efektif dalam meningkatkan pemahaman keagamaan serta memberikan inspirasi terhadap perubahan sikap dan perilaku religius guru pesantren. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan sejumlah tantangan, seperti keterbatasan literasi teknologi dan maraknya penyebaran informasi keagamaan yang tidak valid (hoaks). Oleh karena itu, penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan strategi dakwah digital yang kreatif, edukatif, dan kolaboratif guna mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dalam kegiatan dakwah di lingkungan pesantren..
KONSEP AZAB DALAM AL-QUR’AN DAN RELEVANSINYA DENGAN PENDIDIKAN ISLAM (ANALISIS TAFSIR AL-SYA’RAWI) Akbar, Eri Riski; Sulastri, Ema; Yusliani, Hamdi; Fadhillah, Muhammad; Fitria, Lia
Al-Fathanah Vol 5, No 2, Oktober (2025): Al-Fathanah: Jurnal Studi Islam dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : Al-Fathanah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/al-fathanah.v5i2, Oktober.2643

Abstract

Artikel ini mengkaji konsep azab dalam Al-Qur’an dengan menitikberatkan pada analisis Tafsir Al-Sya‘rawi karya Muhammad Mutawalli Al-Sya‘rawi serta relevansinya dalam perspektif pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk memahami makna, sifat, dan fungsi azab, serta dampak pengetahuan tentang azab terhadap pembentukan karakter dan kesadaran moral manusia. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif berbasis studi pustaka dengan pendekatan tafsir tematik (maudhu‘i), melalui penelusuran lafaz ʿazāb menggunakan Al-Mu‘jam al-Mufahras li Alfāẓ al-Qur’ān al-Karīm. Hasil kajian menunjukkan bahwa menurut Al-Sya‘rawi, azab tidak semata-mata bermakna hukuman, tetapi juga berfungsi sebagai peringatan dan sarana edukatif yang bertujuan membangkitkan kesadaran iman serta tanggung jawab moral manusia. Dalam konteks pendidikan, pengetahuan tentang azab memiliki dampak positif dalam membentuk disiplin spiritual, regulasi diri, dan pencegahan perilaku menyimpang, namun berpotensi menimbulkan dampak negatif apabila disampaikan secara tidak proporsional dan tanpa keseimbangan dengan nilai rahmat. Oleh karena itu, artikel ini menegaskan pentingnya pendekatan targhīb–tarhīb yang seimbang dalam pendidikan Islam agar konsep azab dapat berkontribusi secara konstruktif dan humanis dalam pembentukan karakter peserta didik.
Islamic Character Education Strategies for Preventing Bullying: A Qualitative Case Study at Madrasah Aliyah Baitul Arqam, Aceh Besar Rosnidarwati, Rosnidarwati; Sirajuddin, Sirajuddin; Yusliani, Hamdi; Irhamna, Irhamna
Jurnal Pendidikan Agama Islam Indonesia (JPAII) Vol. 6 No. 4 (2025): December
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jpaii.v6i4.2260

Abstract

Purpose of the study: This study examines Islamic character education strategies implemented to prevent bullying behavior at Madrasah Aliyah Baitul Arqam, Aceh Besar. Methodology: A qualitative case study design was employed involving 15 informants, including the school principal, Islamic Religious Education teachers, guidance and counseling teachers, and students. Data were collected through in-depth interviews, participant observation, and documentation, and analyzed using descriptive qualitative techniques supported by triangulation. Main Findings: The findings indicate significant qualitative outcomes, including positive behavioral changes among students, increased awareness of the psychological and social impacts of bullying, stronger internalization of Islamic moral values, and a noticeable reduction in bullying incidents. Islamic character education is systematically implemented through teacher role modeling, religious habituation, moral instruction, and Islamic-based disciplinary practices. These mechanisms cultivate empathy, self-regulation, mutual respect, and a sense of safety within the school environment. Novelty/Originality of this study: This research introduces an integrative Islamic preventive model that combines character education and Islamic conflict resolution such as nasihah, musyawarah, and spiritual guidance as an effective framework for bullying prevention in Islamic secondary education.
Pola Asuh Religius Terhadap Pembentukan Identitas Gender pada Anak Laki-laki di Panti Asuhan Islam Media Kasih Putra Banda Aceh Mubarok, Muhammad Syahrul; Sulastri, Ema; Yusliani, Hamdi
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 15 No 3 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/tx7pd148

Abstract

Religious parenting is one of the various parenting approaches, this method can be a very effective approach in shaping gender identity in boys. This study aims to determine the methods, supporting factors and inhibiting factors, as well as the evaluation of religious parenting in shaping gender identity in boys at the Media Kasih Putra Islamic Orphanage in Banda Aceh. This type of research is field research with a qualitative descriptive qualitative approach. The sampling technique used a purposive sampling technique. Data collection methods were in-depth interviews, observation, documentation with data analysis techniques consisting of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study show that: 1) this religious parenting pattern uses 5 methods in shaping gender identity in boys at the orphanage, namely: the exemplary method, the habituation method, the attention method, the advice method and the punishment method; 2). Supporting factors include the role models of caregivers and Quran teachers, environmental influences within the orphanage, and peers. Inhibiting factors include external cultural influences (social media), the influence of the environment outside the orphanage, and innate traits. 3) Evaluation of religious parenting has a positive impact on the formation of gender identity in boys because all teachings are based on the Quran and Hadith. Therefore, it can be the right choice in educating children in today's digital era.