Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

KONTRIBUSI GIVE AND GO PASSING DRILL DAN RONDO GAME TERHADAP PASSING SEPAK BOLA Wicaksana, Afrisal Sindu; Setyawan, Danang Aji; Zahraini, Dian Ayu
Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI) Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/joki.v2i1.540

Abstract

Penelitan ini adalah eksperimen dengan metode deskriptif kuantitatif dan menggunakan rancangan ”Pretest-Posttest Control Group Design”. Populasi seluruh pemain SSB Persisac dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen tes menggunakan instrument short pass yang dikembangkan oleh Bobby Charlton (2012) dengan validitas 0,653 dan reliabilitas 0,879. Hasil analisis data kelompok give and go passing drill memilik rata-rata pretest sebesar 137,5 dan posttest sebesar 243,7 dan Sedangkan hasil rata-rata kelompok rondo game yaitu pretest sebesar 156,2 menjadi posttest sebesar 312,5 dan Nilai rata-rata selisish pretest dan posttest kelompok rondo game sebesar -156,2 dengan sig.(2-tailed) = 0,000 dan Nilai rata-rata selisish pretest dan posttest kelompok give and go passing drill sebesar -106,2 dengan sig.(2-tailed) = 0,000 terdapat perbedaaan peningkatan ketepatan akurasi passing pemain SSB Persisac antara sebelum dan setelah diberikan rondo game dan give and go passing drill dan peningkatan kelompok rondo game lebih besar peningkatannya dibandingkan dengan kelompok give and go passing drill.Simpulan dari penelitian ini ada peningkatan antara sebelum dan setelah diberikan perlakuan melalui rondo game dan give and go passing drill terhadap peningkatan ketepatan passing pemain SSB Persisac Semarang KU 14. Saran bagi pelatih dapat menjadikan latihan ini sebagai variasi latihan passing guna meningkatkan ketrampilan teknik dasar passing.
DAMPAK PENJAS ADAPTIF TERHADAP MOTORIK KASAR ANAK AUTIS DI SLB N PATI Shofiyulloh, Faizun Najib; Widyatmoko, Fajar Ari; Zahraini, Dian Ayu
Dharmas Journal of Sport Vol 5 No 02 (2025): Dharmas Journal of Sport
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Dharmas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56667/djs.v5i02.1763

Abstract

Penjas adaptif adalah metode yang mendukung kegiatan olahraga dan fisik untuk mendukung perkembangan motorik kasar dengan berbagai kondisi, termasuk autisme, dan telah menunjukkan potensi untuk mendukung perkembangan motorik kasar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan kontribusi yang signifikan untuk pembangunan dan pelaksanaan program Penjas Adaptif di SLB N Pati dan institusi pendidikan serupa lainnya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, yaitu meneliti tentang tingkat kemampuan motorik kasar anak autis di SLB N Pati. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan studi one-shot case study. Sepuluh siswa autis laki-laki dan perempuan dari SLB N Pati menjadi sampel penelitian. Pendekatan analisis deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian, 60% anak autis di SLB Negeri Pati memiliki kemampuan motorik kasar yang masuk dalam kategori baik, 20% masuk dalam kategori sangat baik, 20% masuk dalam kategori kurang baik, dan 0% masuk dalam kategori sangat kurang baik.
Teaching English Through Islamic Values and Technology: Evaluating Toy Theater's Impact in Islamic Education Ambarini, Ririn; Hidayat, Nur; Utami, Hadi Riwayati; Zahraini, Dian Ayu
Journal of English Teaching and Linguistic Issues (JETLI) Vol. 4 No. 1 (2025): Journal of English Teaching and Linguistic Issues (JETLI)
Publisher : English Education Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58194/jetli.v4i1.1950

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of using the Toy Theater application in teaching English integrated with Islamic values in Islamic-character schools. Utilizing a mixed-methods approach, the research involved 30 students as subjects to evaluate vocabulary improvement using pre-test and post-test methods. The results revealed a significant increase in students' vocabulary scores, with an average improvement of 27.1 points after using Toy Theater. Additionally, qualitative analysis through interviews and observations revealed that students felt more motivated and engaged in learning, and experienced a reinforcement of Islamic values during the process. These findings confirm that interactive technology can be used to strengthen religious teaching and enhance language skills simultaneously, making this method innovative in the context of Islamic education.
Pelatihan Guru dan Pengembangan Modul Bilingual Berbasis Teknologi untuk Pembelajaran PJOK di Madrasah Aliyah Zahraini, Dian Ayu; Utami, Hadi Riwayati; Ambarini, Ririn; Budiman, Muhammad Arief
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 4 (2025): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i4.2452

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di Madrasah Aliyah masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan fasilitas olahraga indoor, minimnya pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, dan belum terintegrasinya pendekatan English for Specific Purposes (ESP). Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PJOK melalui pelatihan guru dan pengembangan modul bilingual berbasis teknologi. Kegiatan dilaksanakan dalam enam tahap utama: koordinasi, pengembangan modul, pelatihan guru, implementasi di kelas, pendampingan, dan evaluasi. Modul yang dikembangkan mencakup materi PJOK dalam bahasa Indonesia dan Inggris, diperkaya dengan konten interaktif berbasis platform edukatif seperti PhysedGames dan Plays.org. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan dalam kompetensi guru PJOK dalam menggunakan teknologi dan mengajarkan materi ESP. Modul bilingual dinilai sangat layak dan efektif, serta mendapat respons positif dari siswa. Pembelajaran berbasis game edukatif dan bahasa Inggris meningkatkan partisipasi dan motivasi siswa, sekaligus memperkuat pemahaman terhadap istilah olahraga dalam bahasa Inggris. Program ini memberikan dampak nyata terhadap transformasi pembelajaran PJOK di era digital dan menjadikan madrasah mitra sebagai model percontohan yang dapat direplikasi. Keberhasilan kegiatan ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara akademisi dan praktisi pendidikan dapat menghasilkan solusi inovatif dan aplikatif untuk meningkatkan mutu pendidikan jasmani di madrasah
Data-Driven Health Equity: The Role of Artificial Intelligence in Addressing Social Determinants of Health Zahraini, Dian Ayu
Medicor : Journal of Health Informatics and Health Policy Vol. 3 No. 3 (2025): July 2025
Publisher : Indonesian Scientific Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61978/medicor.v3i3.1085

Abstract

Artificial Intelligence (AI) is increasingly recognized as a powerful instrument for addressing Social Determinants of Health (SDOH) and advancing health equity. This narrative review aims to synthesize current evidence on how AI tools are applied to identify, interpret, and operationalize SDOH in public health interventions. Relevant literature was collected from major scientific databases. The findings reveal four key themes: the interconnectedness of determinants such as economic stability, housing, education, and digital equity; the promise of AI for predictive analytics and mapping health risks; stakeholder perspectives that underscore both optimism and concerns regarding data use; and the limited coverage of upstream determinants such as education quality and community cohesion. While AI technologies demonstrate clear potential to enhance health equity strategies, systemic challenges—including algorithmic bias, uneven data quality, and infrastructural constraints—limit their effectiveness. Addressing these barriers requires inclusive policies, investments in digital infrastructure, and participatory approaches that integrate community voices. This review concludes that AI has significant potential to promote equitable health outcomes, but future research must broaden its scope and develop robust frameworks to fully harness its capabilities.
Addressing the Gap between Language Literacy and Physical Education: A Bilingual Socratic Play-Based Inquiry Model for Vocabulary and Grammar Development Utami, Hadi Riwayati; Sumardiyani, Listyaning; Zahraini, Dian Ayu; Ambarini, Ririn
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 7 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i7.656

Abstract

This study aims to address the persistent gap between language literacy and physical education by developing and implementing a Bilingual Socratic Play-Based Inquiry Model designed to enhance students’ vocabulary and grammar development. Employing a qualitative descriptive design, the research involved a purposive sample of elementary students participating in integrated English–Physical Education learning sessions. Data were collected through classroom observations, learning artefacts, field notes, and semi-structured interviews with students and teachers. The key variables examined included bilingual interaction patterns, vocabulary acquisition, grammar awareness, and engagement through physical activities. Data were analyzed using thematic analysis to identify patterns of linguistic development emerging from play-based inquiry tasks. The findings revealed that combining Socratic questioning with kinesthetic, game-based activities fostered deeper vocabulary retention, improved grammar accuracy, and increased learner motivation. Students demonstrated stronger metalinguistic awareness when guided through dialogues that connected physical actions with target linguistic forms. The study concludes that a bilingual Socratic play-based inquiry approach is an effective instructional model for bridging disciplinary gaps, promoting meaningful language use, and supporting holistic literacy development within physical education contexts. Future research may explore the model’s long-term impact, scalability across grade levels, and adaptability for multilingual or inclusive classroom.
Inclusive English Language Teaching for Students with Disabilities: A Systematic Literature Review Ambarini, Ririn; Sumardiyani, Listyaning; Utami, Hadi Riwayati; Zahraini, Dian Ayu
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 11 (2026): April
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i11.799

Abstract

Pendidikan inklusif telah menjadi fokus penting dalam sistem pendidikan global, menekankan kesempatan belajar yang setara bagi semua siswa, termasuk siswa dengan disabilitas. Dalam konteks Pengajaran Bahasa Inggris (English Language Teaching/ELT), guru menghadapi tantangan dalam merancang strategi pembelajaran yang dapat mengakomodasi kebutuhan linguistik, kognitif, dan fisik yang beragam di dalam kelas reguler. Penelitian ini merupakan systematic literature review (SLR) terhadap 60 artikel peer-reviewed yang dipublikasikan antara tahun 2010 hingga 2024, dipilih dari 250 artikel awal di database Scopus, Web of Science, ERIC, dan Google Scholar. Mengikuti kerangka PRISMA, kajian ini menelaah karakteristik studi, metode penelitian, kelompok sasaran, dan strategi pengajaran yang digunakan. Analisis tematik mengidentifikasi empat pendekatan utama dalam ELT inklusif: diferensiasi pembelajaran, teknologi bantu, strategi pengajaran adaptif, dan interaksi kolaboratif di kelas. Temuan menunjukkan bahwa diferensiasi pembelajaran meningkatkan keterlibatan dengan menyesuaikan tugas berdasarkan kemampuan individu, teknologi bantu meningkatkan aksesibilitas dan pemahaman, strategi adaptif mendukung pembelajaran melalui scaffolding dan materi multimodal, serta kegiatan kolaboratif mendorong perkembangan bahasa dan inklusi sosial. Kajian ini juga menyoroti tren penelitian global, dengan sebagian besar studi dilakukan di Asia, Eropa, dan Amerika Utara, serta keragaman metode penelitian (kualitatif, kuantitatif, dan campuran). Meskipun strategi-strategi tersebut efektif, terdapat beberapa kekurangan dalam literatur, termasuk penelitian longitudinal terbatas, laporan hasil belajar yang tidak konsisten, dan intervensi untuk tipe disabilitas tertentu yang masih jarang diteliti. Hasil kajian ini memberikan panduan berbasis bukti bagi guru, pengembang kurikulum, dan pembuat kebijakan untuk menciptakan lingkungan pembelajaran bahasa Inggris yang inklusif, aksesibel, dan efektif.
Bilingual Language Learning in Inclusive Vocational Classrooms: A Linguistic Perspective on Students with Special Educational Needs Utami, Hadi Riwayati; Sumardiyani, Listyaning; Ambarini, Ririn; Zahraini, Dian Ayu
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 11 (2026): April
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i11.800

Abstract

Pendidikan inklusif menjadi salah satu pendekatan penting untuk memastikan kesempatan belajar yang setara bagi seluruh siswa, termasuk siswa dengan kebutuhan pendidikan khusus. Dalam konteks pendidikan vokasi, di mana siswa tidak hanya mengembangkan kompetensi akademik tetapi juga keterampilan praktis, pembelajaran bahasa yang efektif memiliki peran yang sangat penting, terutama dalam lingkungan pembelajaran bilingual. Penelitian ini mengeksplorasi pembelajaran bahasa bilingual di kelas vokasi inklusif dari perspektif linguistik, dengan menyoroti bagaimana praktik pembelajaran bahasa dapat mendukung siswa dengan kebutuhan pendidikan khusus sekaligus tetap mendorong perkembangan bahasa bagi seluruh siswa. Penelitian ini menelaah berbagai strategi linguistik dalam pembelajaran bahasa Inggris bilingual, seperti scaffolding bahasa, penyederhanaan input linguistik, serta interaksi kelas yang komunikatif untuk membantu siswa dengan beragam profil pembelajaran memahami materi dan berpartisipasi secara aktif. Dengan mengintegrasikan perspektif pendidikan bilingual dan pedagogi inklusif, penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa dapat dirancang secara adaptif untuk mengakomodasi keragaman kemampuan kognitif dan linguistik siswa tanpa memisahkan mereka dalam proses pembelajaran. Temuan penelitian ini menekankan pentingnya interaksi kelas yang inklusif, peran guru dalam memediasi proses pembelajaran bahasa, serta dukungan linguistik yang terstruktur untuk menciptakan pengalaman belajar bilingual yang lebih bermakna. Studi ini memberikan kontribusi pada pengembangan pendidikan bahasa yang lebih inklusif dalam konteks pendidikan vokasi.
ENHANCING ENGLISH VOCABULARY THROUGH TOY THEATER: GAMIFICATION AND CULTURE IN INDONESIAN CLASSROOMS Ambarini, Ririn; Sumardiyani, Listyaning; Utami, Hadi Riwayati; Zahraini, Dian Ayu
JELT (Jambi-English Language Teaching) Vol. 10 No. 1 (2026): Vol. 10, No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study addresses the persistent challenge of low student motivation and engagement in English language learning in Indonesia by examining an innovative instructional approach. It evaluates the effectiveness of Toy Theater, a gamified learning platform integrated with local cultural content, in improving English vocabulary acquisition among secondary school students. The intervention embedded vocabulary learning within familiar cultural narratives, aiming to support cognitive development, socio-emotional engagement, and cultural relevance in language education. Using a mixed-methods design, the study combined quantitative data from pre- and post-tests with qualitative data from classroom observations and interviews. The participants included sixty students and three teachers at a secondary school in Semarang, Indonesia, who took part in an eight-week implementation. Toy Theater offered interactive, game-based activities aligned with the national curriculum and enriched with traditional arts and folklore to increase student engagement. Findings revealed a statistically significant improvement in students’ vocabulary proficiency, as reflected in higher post-test scores. Students reported increased motivation and enjoyment, largely due to the gamified features and culturally relevant content. Teachers also noted improved classroom dynamics, with greater participation and collaboration. Overall, the study demonstrates the potential of gamified, culturally responsive tools to enhance English language learning, emphasizing the value of integrating technology with local cultural contexts to improve educational outcomes.
DESAIN PENGEMBANGAN ANAK USIA DINI HOLISTIK INTEGRATIF PAUD NON FORMAL Dewi S, Anita Chandra; Zahraini, Dian Ayu; Sabarini, Sri
PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 1 mei (2013): PAUDIA
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v2i1 mei.365

Abstract

Pembangunan gudang logistik Polres Lamongan, sebagai salah satu elemen infrastruktur publik, perlu dilakukan pengawasan dengan tingkat efisiensi yang tinggi untuk mendukung kebutuhan operasional kepolisian. Beberapa masalah operasional telah muncul yang menghambat penyelesaian tepat waktu. Salah satu masalah utama yang dihadapi adalah keterlambatan dalam pengiriman material yang sangat mempengaruhi kelancaran pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan dalam proyek pembangunan Gudang Logistik Polres Lamongan, dengan fokus pada peran kontraktor, supplier, konsultan, dan pemilik proyek. Melalui pendekatan kuantitatif, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang dapat menyebabkan keterlambatan proyek konstruksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis regresi linier berganda untuk menentukan hubungan antara variabel independen (lingkungan kerja, keterlambatan material, peralatan, tenaga kerja, dan perubahan desain) dengan keterlambatan pelaksanaan pekerjaan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor tenaga kerja memiliki pengaruh terbesar terhadap keterlambatan proyek, dengan nilai beta 0,455, diikuti oleh perubahan desain yang memiliki pengaruh positif meskipun kecil. Sementara itu, faktor lingkungan kerja, keterlambatan material, dan peralatan tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Untuk mengatasi keterlambatan, penelitian ini merekomendasikan perbaikan dalam koordinasi antar pihak terkait, manajemen sumber daya yang lebih baik, dan perencanaan yang lebih matang. Penelitian ini memberikan wawasan yang penting untuk meningkatkan pengelolaan proyek konstruksi dan mencegah keterlambatan yang tidak terduga pada proyek-proyek serupa di masa depan.