Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Melalui Kegiatan Menggunting Pola pada Anak Usia 4-5 Tahun di TK Dharma Wanita Toyoresmi Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri Tahun 2020/2021 Zulaekah, Zulaekah; Musi, Muhammad Akil; Rahmatiah, Rahmatiah
Jurnal Profesi Kependidikan Vol 4, No 2 OKT (2023)
Publisher : Jurnal Profesi Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan motorik halus anak dalam hal menggunting di TK Dharma Wanita Toyoresmi kecamatan Ngasem kabupaten Kediri, sehingga diperlukan penggunaan media yang menarik untuk meningkatakan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan menggunting yaitu media gambar pola. Penelitain ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan motorik halus melalui kegiatan menggunting pada anak usia 4-5 tahun di TK Dharma Wanita Toyoresmi kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas dengan deskriptif dua siklus, masing- masing siklus terdiri; perencanaan pembelajaran, tindakan, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah anak Kelompok A yang berjumlah 20 anak. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi dengan menggunakan alat pengumpul data, berupa pedoman Observasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan rumus persentase dan menggunakan tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian dalam penelitian ini adalah: terdapatnya peningkatan kemampuan motorik halus anak melaui kegiatan menggnting pola baik pada siklus I maupun pada siklus II. Berdasarkan temuan penelitian dapat disarankan kepada guru dan orang tua untuk dapat menggunakan media pola gambar dalam menstimulasi peningkatan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan mengguntingKata kunci: Kemampuan motorik halus anak, mengunting pola
Islamic Education Portfolio Evaluation System And Its Relevance To Era 5.0 Independent Curriculum Learning Khoir, Qoidul; Margarida, Kruger; Marlina, Marlina; Xavier, Embrechts; Zulaekah, Zulaekah
Journal Neosantara Hybrid Learning Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Yayasan Pendidikan Islam Daarut Thufulah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55849/jnhl.v2i1.849

Abstract

With the emergence of the Era 5.0 independent curriculum which emphasizes personal and holistic learning, evaluation of Islamic education needs to be adjusted so that it can measure a student's competency achievement in a comprehensive and sustainable manner. It is hoped that the development of an Islamic education portfolio evaluation system can facilitate a learning process that provides room for the progress of individual students. This research aims to analyze the relevance of the Islamic education portfolio evaluation system with the learning principles of the Era 5.0 independent curriculum and to identify the benefits and challenges in its implementation in educational institutions. The research methods used are literature study, observation, and interviews with Islamic education experts and curriculum development practitioners. Data was collected and analyzed to evaluate the success of implementing the Islamic education portfolio evaluation system in the context of the Era 5.0 independent curriculum. The research results show that the Islamic education portfolio evaluation system plays an important role in supporting learning in the Era 5.0 independent curriculum. This evaluation system provides opportunities for students to express their understanding of Islamic teachings creatively and contextually, and allows educators to track individual student development. The implementation of this research states that the Islamic education portfolio evaluation system has strong relevance to Era 5.0 independent curriculum learning because it is able to accommodate personal, holistic and progressive learning principles. To ensure successful implementation, comprehensive efforts are needed to develop fair and accurate assessment guidelines, as well as training for educators in consistently assessing portfolios. Thus, developing an Islamic education portfolio evaluation system can be a significant contribution in realizing learning objectives that are in line with the demands of the Era 5.0 independent curriculum
Pendampingan Produk Halal bagi UMKM dan Masyarakat untuk Peningkatan Kesadaran Gaya Hidup Halal di Desa Kramat Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan Faizal, Bhismoadi Tri Wahyu; Harisah, Harisah; Zulaekah, Zulaekah; Taufikkurrahman, Taufikkurrahman
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 6 (2024): JAMSI - November 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1415

Abstract

Regulasi tentang jaminan produk halal yang diatur dalam Undang-undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal belum banyak diketahui oleh Masyarakat di pedesaan terpencil. Program pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan untuk menyampaikan sosialisasi dan informasi penting tentang jaminan produk halal serta pentingnya mengurus sertifikasi halal atas produk yang dihasilkan dari usaha yang dijalankan sehingga diharapkan dapat menambah pemahaman kepada pelaku UMKM dan Masyarakat di Desa Kramat Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan Madura. Pengabdian ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) meliputi tahap rapat awal, pemetaan masalah dan kebutuhan berama, keterlibatan secara partisipatif, pembentukan tim, pengembangan program dan kegiatan, pelaksanaan dan evaluasi, serta pembelajaran dan penyebarluasan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa Tingkat pengetahuan Masyarakat dan pelaku UMKM di Desa Kramat Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan tentang regulasi Jaminan Produk Halal masih tergolong lemah, adanya kegiatan pengabdian tentang pendampingan sertifikasi halal di Desa Kramat ini sangat bermanfaat bagi Masyarakat dan pelaku UMKM dalam menambah wawasan dan pemahaman tentang pentingnya sertifikasi halal dalam usaha produksi yang dijalankan. Selain itu, pelaku UMKM sangat bersemangat dan antusias untuk mengurus pendaftaran sertifikasi halal atas produk yang dihasilkan agar lebih memberi kepastian kepada konsumen.
Financial of Management: Concept, Success Indicators, and Evaluation (Literature Review) Teguh Maianto; Sova, Maya; Zulaekah, Zulaekah; Mulyani Setyowati, Tri; Arif Hernawan, Moch
Greenation International Journal of Economics and Accounting Vol. 2 No. 2 (2024): (GIJEA) Greenation International Journal of Economics and Accounting (June - Au
Publisher : Greenation Research & Yayasan Global Resarch National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/gijea.v2i2.194

Abstract

Articles related to financial management: concepts, success indicators and evaluation are scientific articles of literature review in the scope of financial management science. This article aims to make a hypothesis about the relationship between factors, which can then be used for further research in the field of financial management. The approach used in this study is descriptive qualitative. The data used in this study comes from previous studies that are still relevant to this study. The data used in this study were obtained from academic media, reputable journals, and academic platforms such as Scopus, Emeral, WoS, DOAJ, EBSCO, SINTA, GARUDA journals and digital books. The results of this study are as follows: 1) Concepts play a role in financial management; 2) Success indicators play a role in financial management; and 3) Evaluation plays a role in financial management.
Intergenerational Trauma and Family Resilience: Exploring the Role of Family Counseling in Breaking the Cycle of Violence tnd Abuse Mujahidah, Mujahidah; Zulaekah, Zulaekah; Cha, Som
International Journal of Research in Counseling Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Minang Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70363/ijrc.v3i2.264

Abstract

Intergenerational trauma and family resilience are critical issues that significantly impact mental health and social dynamics. This study investigates the transmission of trauma across generations and its role in perpetuating cycles of violence and abuse within families. By examining the effectiveness of family counseling as an intervention, the research seeks to identify strategies that can disrupt these harmful patterns. Utilizing a qualitative methodology, data were gathered through in-depth interviews with therapists and families affected by intergenerational trauma. The results reveal that family counseling serves as a vital tool not only for conflict resolution but also for fostering open communication, empathy, and understanding among family members. Participants reported that counseling facilitated the development of healthy coping mechanisms and strengthened family bonds, enhancing overall resilience. Furthermore, the study highlights the importance of culturally sensitive approaches in counseling to address the specific needs of families from diverse backgrounds. These findings underscore the potential of family counseling to promote healing and recovery, effectively breaking the cycle of violence and abuse. By providing a supportive environment, families can cultivate resilience, ultimately leading to healthier relationships and improved mental well-being for future generations.
The Ontological Meanings of Dhunnya: Principles of Socio-Religious Harmony in the Lives of Madurese Migrants in Malaysia Hidayat, Ainur Rahman; Buna’i, Buna’i; Zulaekah, Zulaekah; Harisah, Harisah
Teosofi: Jurnal Tasawuf dan Pemikiran Islam Vol. 14 No. 2 (2024): December
Publisher : Department of Aqidah and Islamic Philosophy, Faculty of Ushuluddin and Philosophy, Sunan Ampel State Islamic University Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/teosofi.2024.14.2.119-142

Abstract

This study explores the ontology of dhunnya in Madurese culture, encompassing its interpretations as treasure, the mortal world, and the worldly realm within the framework of intentionality-equilibrium. The concept of dhunnya is inherently directed towards achieving socio-religious balance, which serves as a fundamental guiding principle for the Madurese, both within their homeland and in diasporic contexts. This concept underpins the mindset, attitudes, and behaviors of the Madurese people, who place significant emphasis on spiritual and religious dimensions. This study adopts a hermeneutic-philosophical approach, concluding that the harmony and disharmony of dhunnya are reflected in the balance between rights to property, altruism, and transient worldly adornments. Moreover, this balance is oriented towards fostering ethnic solidarity and strengthening the kiai-santri relationship. The eclectic model of dhunnya ontology is reconstructed through an analysis of socio-religious practices, including koloman, haul, tahlilan, molodhen, funeral rites, and studio-based education. These practices are particularly relevant to the integration of spiritual-religious and spiritual-economic aspects among Madurese migrants in Malaysia. This finding underscores the critical role of socio-religious principles in maintaining the harmony of Madurese life in diaspora contexts.
HIJAB TRENDS DURING COVID-19 IN THE STUDY OF CONTEMPORARY FIQH IN INDONESIA Zulaekah, Zulaekah; Harisah, Harisah
JURNAL ILMU SYARIAH Vol 9 No 1 (2021): JUNI
Publisher : IBN KHALDUN BOGOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/mizan.v9i1.20298

Abstract

Berbagai cara dilakukan masyarakat untuk mengantisipasi menularnya virus. Keadaan tersebut membuat masyarakat Indonesia menjadikan cara keselamatan sebagai tren. Perubahan tren banyak dilakukan, termasuk tren hijab untuk memberikan keselamatan dan tetap modis di Indonesia. Pilihan tren hijab menjadi salah satu peluang usaha yang halal dengan pertimbangan kesehatan. Indonesia dengan mayoritas muslim sangat tepat jika tren yang diambil salah satunya dengan tren hijab, karena mayoritas masyarakat menggunakan hijab dan sesuai perubahan model. Dengan demikian kajian ini dilakukan dengan metode pendalaman kajian fikih kontemporer yang digunakan untuk menganalisa cara pakai masyarakat, peluang usaha masyarakat, serta bentuk hijab sesuai syariah. Selanjutnya data disempurnakan dengan menggunakan metode kualitatif untuk mendapatkan data dari pelaku usaha hijab, pemakai hijab, team medis, serta pengamat usaha. Penelitian ini menemukan tren hijab dalam kajian fikih kontemporer menjadi salah satu cara dalam mencari penghasilan yang diperbolehkan, serta merupakan salah satu cara seseorang dalam menyelamatkan diri dari virus covid-19 yang telah aman digunakan oleh masyarakat. Namun, menjadi hal yang tidak diperkenankan dalam kajian fikih kontemporer jika tren sampai pada prilaku ishrof, mubadzir, dan memunculkan kesombongan.