Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Pengelolaan Sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Desa Sido Makmur Kecamatan Sipora Utara Kristian Agung; Erna Juita; Elvi Zuriyani
JPIG (Jurnal Pendidikan dan Ilmu Geografi) Vol. 6 No. 2 (2021): September
Publisher : Geography Education Study Program, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (651.915 KB) | DOI: 10.21067/jpig.v6i2.5936

Abstract

Sampah merupakan suatu hal yang selalu ada dalam kehidupan sehari-hari. Semua yang beraktivitas pasti akan menghasilkan sampah dan begitu juga yang terjadi di Desa Sido Makmur Kecamatan Sipora Utara. Permasalahan dari penelitian ini adalah mengetahui pengelolaan sampah dari berbagai teknik, seperti: teknik opersional, ekonomi, kelembagaan dan peran serta masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem pengelolaan sampah dan peran serta masyarakat yang ada di Desa Sido Makmur Kecamatan Sipora Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik penelitian yang dilakukan dengan wawancara, peneyerahan angket atau kuesioner dan dokumtasi. Partisipan yang digunakan dalam penelitian ini adalah perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Perwakilan pengelolaa TPA, tenaga kebersihan dan kepala desa. Hasil penelitian menyatakan bahwa pengelolaan sampah di Desa tersebut masih kurang baik hal ini di sebabkan oleh berbagai faktor, seperti: fasilitas sarana dan prasarana yang masih belum baik dan tingkat kesadaran masyarakat yang masih rendah akan pentingnya pengelolaan sampah dengan baik dan benar. Saran yang bisa diberikan adalah dengan melakukan sosialisasi tentang pengelolaan sampah yang baik dan benar, jadwal rutin gotong royong baik dari pihak masyarakat ataupun dari Desa dan Dinas yang bersangkutan
Analisis Pengelolaan Sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Desa Sido Makmur Kecamatan Sipora Utara Kristian Agung; Erna Juita; Elvi Zuriyani
JPIG (Jurnal Pendidikan dan Ilmu Geografi) Vol. 6 No. 2 (2021): September
Publisher : Geography Education Study Program, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpig.v6i2.5936

Abstract

Sampah merupakan suatu hal yang selalu ada dalam kehidupan sehari-hari. Semua yang beraktivitas pasti akan menghasilkan sampah dan begitu juga yang terjadi di Desa Sido Makmur Kecamatan Sipora Utara. Permasalahan dari penelitian ini adalah mengetahui pengelolaan sampah dari berbagai teknik, seperti: teknik opersional, ekonomi, kelembagaan dan peran serta masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem pengelolaan sampah dan peran serta masyarakat yang ada di Desa Sido Makmur Kecamatan Sipora Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik penelitian yang dilakukan dengan wawancara, peneyerahan angket atau kuesioner dan dokumtasi. Partisipan yang digunakan dalam penelitian ini adalah perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Perwakilan pengelolaa TPA, tenaga kebersihan dan kepala desa. Hasil penelitian menyatakan bahwa pengelolaan sampah di Desa tersebut masih kurang baik hal ini di sebabkan oleh berbagai faktor, seperti: fasilitas sarana dan prasarana yang masih belum baik dan tingkat kesadaran masyarakat yang masih rendah akan pentingnya pengelolaan sampah dengan baik dan benar. Saran yang bisa diberikan adalah dengan melakukan sosialisasi tentang pengelolaan sampah yang baik dan benar, jadwal rutin gotong royong baik dari pihak masyarakat ataupun dari Desa dan Dinas yang bersangkutan
Community Conditions After The Flash Flood Disaster in The Nagari Batahan Barat River Basin, Pasaman Barat Regency Uzzahara, Vivi Fatimah; Juita, Erna; Zuriyani, Elvi
Jurnal Geografika (Geografi Lingkungan Lahan Basah) Vol 4, No 2 (2023): GEOGRAFIKA
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jgp.v4i2.9674

Abstract

Flash floods are inundations caused by runoff out of river channels because river discharge suddenly increases beyond the capacity of river flows. It occurs quickly and hits residential areas with low relief, in river valleys and basins, and usually brings discharge in the flow. As a result of high rainfall for 3 to 4 days, has caused many physical and social losses, including 255 houses being flooded. This research is classified as a mixed methods research type. The sampling technique was taken using a proportional random sampling technique to collect information for this research using a snowball sampling technique. For analysis of questionnaire data, it is measured using a Likert scale. The results of this research include that the residential conditions of the people of Nagari Batahan Barat were clean before the flash flood occurred, after the flash floods were not clean, the condition of the livelihood of Nagari Batahan Barat people, in general, was gardening and/or farming, the condition of the plantations and agriculture of Nagari Batahan Barat people, Pasaman Barat Regency before the flash flood occurred, and the condition of the community's plantations and agriculture after the flash flood was not good.
Spatial Analysis of Healthcare Facilities in Mersam Subdistrict Susana, Neti; Ulni, Arie Zella Putra; Zuriyani, Elvi
Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpg.v12i2.30913

Abstract

This study aims to assess and analyze healthcare facilities in the Mersam Subdistrict. The research employs a descriptive quantitative approach, utilizing a regional study design with a spatial analysis based on Geographic Information System (GIS) software. The author seeks to understand the distribution, accessibility, and performance of these healthcare facilities. The Mersam Subdistrict serves as the population unit for this research. The findings reveal that the distribution of healthcare facilities in the Mersam Subdistrict includes community health centers (Puskesmas), assistant community health centers (Puskesmas Pembantu), and village health posts (Poskesdes). Accessibility to these healthcare facilities is defined as 3,000 meters for Puskesmas, 1,500 meters for Puskesmas Pembantu, and 1,000 meters for Poskesdes. These radii are established based on the Indonesian National Standards (SNI) 03-1733-2004 regarding the planning of urban residential environments. The analysis indicates that the facilities can be accessed effectively by the community. Performance assessments of the healthcare facilities in Mersam, derived from questionnaire surveys, reveal mixed levels of satisfaction among the public. For the Puskesmas, the satisfaction survey indicates positive feedback for Mersam Puskesmas. Among the assistant community health centers, Mersam Pustu received satisfactory ratings, while Belanti Jaya Pustu received a rating of dissatisfaction. The village health posts (Poskesdes) predominantly indicated a level of dissatisfaction among users.
Spatial Analysis of the Impact of Population Density on Health Facilities in Nanggalo District Padang City Irfan, Irfan; Dasrizal, Dasrizal; Zuriyani, Elvi
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 11, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v11i2.20178

Abstract

The type of research used in this research is quantitative descriptive. The population in this study is the distribution of health facilities in Nanggalo District. Sampling in this study used total sampling with a sample of all health facility objects in Nanggalo District. The results of this research can be concluded that 1) The total distribution of health facilities in Nanggalo District is 17 units consisting of 11 pharmacies, 4 clinics and 2 health centers. Coordinates are taken directly in the field to find the exact location using the Global Position System (GPS) application. 2) The population density level of Nanggalo sub-district is 7438 people/km² with an area of 8.07 km². Tabiang Banda Gadang Village has a density of 7007 people/Km², Gurun Lawas Village has a density of 4352 People/Km², Kampung Olo Village has a density of 11242 People/Km², Kampung Lapai Village has a density of 15911 People/Km², Surau Gadang Village has a density of 8776 People/Km². km² and Kurao Pagang Village has a density of 4851 people/km². 3) Based on the significance value from the coefficient table, the value obtained is (0.11270679) or only 11% of population density influences or has a strong impact on health facilities in Nanggalo District.
Analisis Spasial Permukiman Transmigran Dan Sarana Pelayanan Di Kecamatan Timpeh Kabupaten Dharmasraya Fitroh, Nurul; Elvi Zuriyani
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 11 No. 3 (2023): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v11i3.66923

Abstract

This research is motivated by factors to analyze transmigrant settlements and service facilities in the Timpeh Subdistrict, Dharmasraya Regency using a geographic information system. The results of the research are expected to explain how transmigrant settlements and service facilities in the Timpeh Subdistrict, Dharmasraya Regency. The type of research used in this research is spatial descriptive. The population in this study is the area where there are migrant communities in Timpeh Subdistrict, Dharmasraya Regency, West Sumatra Province. In this study using total sampling with a sample of all areas where there are transmigrant people in Timpeh Subdistrict, Dharmasraya Regency, West Sumatra Province. Based on the results of the study, it can be concluded that first, the distribution of transmigrant settlements in Timpeh Subdistrict is uneven and different. There are 4 villages with different numbers of settlements in each village. In Nagari Panyubarangan there are 7 settlements, Nagari Ranah Palabi with 8 settlements, Nagari Tabek with 8 settlements, Nagari Taratak Tinggi with 12 settlements. Second, education and health service facilities in Timpeh Subdistrict, Dharmasraya Regency are unevenly distributed in each Nagari. The distribution of educational facilities in this Subdistrict with a total of 15 schools and health service facilities has 7 main health centres and auxiliary health centres (Pustu). Third,  Nagari Taratak Tinggi there are 6 educational service facilities and 2 health service facilities that can be reached by transmigrant settlement communities, Nagari Tabek has 4 educational service facilities and 2 health service facilities that can be reached by transmigrant settlement communities. Nagari Ranah Palabi has 5 educational service facilities and 2 health service facilities that can be reached by transmigrant settlement communities, but the Nagari in Panyubarangan has 2 educational service facilities that can be reached by transmigrant residential communities and does not have health service facility coverage areas.
Efektivitas Program Penyediaan Air dan Sanitasi Berbasis Masyarakat di Jorong Sawah Kareh Nagari Balimbing Kecamatan Rambatan Kabupaten Tanah Datar Edo Satrio Wahyudi; Erna Juita; Elvi Zuriyani
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 1 No. 3 (2024): Juni
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v1i3.1297

Abstract

This research aims to obtain data, process, analyze and discuss the Jorong Sawah Kareh Regional PAMSIMAS Program seen from: 1) to find out how many people have received clean water 2) to find out the community's efforts to get clean water as a whole. The population in this research was carried out in Jorong Sawah Kareh. The technique used for this research was qualitative. The final results of this research reveal that: 1) The PAMSIMAS program which was held in Jorong Sawah Kareh Nagari Balimbing, Rangkat District, Tanah Datar Regency so that the local community gets clean water so that it reaches residents' homes which is suitable for consumption, both for cooking, drinking, cooking, and so forth. 2) Nagari Government's efforts to ensure that people get drinking water or clean water that is suitable for consumption in Jorong Sawah Kareh. Therefore, the Nagari Government is giving an appeal to the community to save water so that not a lot of water is wasted and can use the PAMSIMAS water in moderation and not excessively.
Abrasion Disaster Mitigation Efforts at Naras Beach, North Pariaman District Zuriyani, Elvi; Juita, Erna; Irwan, Irwan; Ulni, Arie Zella Putra; Despica, Rika
Journal of Geography Science and Education Vol. 5 No. 1 (2023): April
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jgse.v5i1.3642

Abstract

Abrasion is a process of eroding the beach by sea waves and ocean currents which are destructive. In the coastal area of Naras, North Pariaman District, there was abrasion which had an impact on the people in the coastal area. The purpose of this study was conducted to determine the form of disaster mitigation carried out by the community in the Naras coastal area. This research was conducted using a qualitative descriptive approach. Data collection techniques were carried out by field observations, documentation and interviews with the community in the Naras Beach area. Efforts made by the community and government against coastal abrasion are by making embankments from sand, building wave-retaining rock grips, building T-type groins, and planting mangroves.
Analisis Spasial Konektivitas Wilayah Terhadap Pusat Pertumbuhan di Kota Pekanbaru Faisal, Annisa Mardhatillah; Zuriyani, Elvi; Ulni, Arie Zella Putra
EL-JUGHRAFIYAH Vol 4, No 2 (2024): El-Jughrafiyah : August, 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jej.v4i2.32209

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  Pola konektivitas terhadap pusat pertumbuhan di Kota Pekanbaru,  Pengaruh konektivitas terhadap daerah hinterland (pinggiran) di Kota Pekanbaru, wilayah yang berpotensi sebagai pusat pertumbuhan baru di Kota Pekanbaru.Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan total sampling teknik pengumpulan data pencatatan literatur dan dokumentasi hasil penelitian di lapangan dan menganalisis konektivitas terhadap pusat pertumbuhan di Kota Pekanbaru. Hasil penelitian yaitu: Perhitungan indeks konektivitas wilayah dengan nilai 3, 13 , apabila nilai indeks konektivitas β > 1 maka wilayah tersebut disebut wilayah yang maju. Berdasarkan analisis ini, terdapat wilayah pusat dan wilayah hinteraland. Wilayah pusat pertumbuhan terdapat pada Kecamatan Bukit Raya, Sail, Payung Sekaki, Marpoyan Damai, dan Sukajadi. Pengaruh daerah pusat pertumbuhan terhadap daerah hinterland, dalam menentukan pengaruh daerah yang menjadi pusat pertumbuhan dan daerah hinterland digunakan hasil analisis sebelumnya, dari hasil tersebut diperoleh terdapat daerah pusat Kecamatan Bukit Raya, Sail, Payung Sekaki, Marpoyan Damai, dan Sukajadi. Sedangkan daerah hinterland yaitu Kulim, Rumbai, dan Rumbai Timur. Dari perhintungan diperoleh Kecamatan Bukit Raya menjadi daerah yang strategis atau terdekat dengan wilayah hinterland dengan nilai 67.465.753. 3) Hasil menentukan wilayah menjadi pusat pertumbuhan baru di Kota Pekanbaru adalah menggunakan analisis sentralisasi. Analisis sentralisasi untuk mengetahui banyaknya jumlah sarana dan unit sarana yang ada di wilayah tersebut. Berdasarkan analisis ini diperoleh sembilan wilayah yang dapat dijadikan pusat pertumbuhan yaitu Sukajadi, Bukit Raya, Tenaya Raya, Sail, Marpoyan Damai, Senapelan, Pekanbaru Kota , Binawidya dan Payung Sekaki
Analisis Spasial Daerah Rawan Kecelakaan Lalu Lintas di Jalan Arteri Kota Padang Januril Ramadhani, Meli; Juita, Erna; Zuriyani, Elvi
EL-JUGHRAFIYAH Vol 4, No 1 (2024): El-Jughrafiyah : February, 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jej.v4i1.19487

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data, mengolah, menganalisis serta membahas distribusi spasial wilayah rentan Kecelakaan di Jalan Arteri Kota Padang dilihat dari :1) Distribusi Spasial Wilayah Rentan Kecelakaan Lalu Lintas di Jalan arteri Kota Padang 2) Pola spasial wilayah rawan kecelakaan di Kota Padang. 3) Faktor yang mempengaruhi terjadinya kecelakaan. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian : 1) Distribusi spasial  daerah  rawan  kecelakaan lalu lintas di jalan arteri primer Kota Padang pada tahun 2019 terdapat daerah rawan dengan kategori sangat rawan pada jalan By Pass, Agak rawan pada jalan Adinegoro dan Padang-Solok. Pada tahun 2020 terdapat daerah rawan dengan kategori sangat rawan pada jalan By Pass , cukup rawan pada jalan Prof. Dr. Hamka dan agak rawan pada jalan Padang-Painan dan Padang Solok. Sedangkan pada tahun 2021,daerah rawan kecelakaan dengan kategori sangat rawan terdapat pada jalan By Pass, Rawan pada jalan Padang-Solok dan agak rawan pada jalan Adinegoro. 2) Pola persebaran kecelakaan lalu linta di jalan arteri Kota Padang termasuk kedalam pola persebaran mengelompok (cluster). 3) Faktor yang memicu terjadinya kecelakaan ialah jumlah penduduk yang tinggi dan kondisi jalan yang tidak memadai.