Claim Missing Document
Check
Articles

Dampak Perkembangan Kawasan Wisata Geopark Silokek terhadap Lingkungan dan Sosial Ekonomi Masyarakat di Nagari Silokek Kabupaten Sijunjung Ramadani, Dhea; Nefilinda, Nefilinda; Zuriyani, Elvi
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 3 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i3.949

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis tentang dampak perkembangan kawasan Wisata Geopark Silokek terhadap lingkungan dan sosial ekonomi masyarakat di Nagari Silokek Kabupaten Sijunjung. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah mixed method (kuantitatif dan kualitatif). Populasinya adalah masyarakat di Nagari Silokek. Pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling yaitu 112 orang dari masyarakat di Nagari Silokek. Hasil penelitian adalah 1) Dampak dari perkembangan kawasan wisata Geopark Silokek terhadap lingkungan di Nagari Silokek adalah memberikan dampak positif dengan peningkatan infrastuktur, revitalisasi elemen alam dan buatan, serta memperkuat interaksi sosial dan pelestarian budaya. 2) Dampak dari perkembangan kawasan wisata Geopark Silokek terhadap sosial dan ekonomi masyarakat di Nagari Silokek adalah memiliki kondisi sosial ekonomi dengan persentase 70,79% berada pada posisi baik. Ini menunjukkan bahwa secara umum, kondisi sosial ekonomi Masyarakat di Nagari Silokek dengan adanya perkembangan Kawasan wisata Geopark silokek berada pada tingkat yang baik. Karena dapat menciptakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan pendapatan lokal, partisipasi aktif komunitas lokal dalam pengelolaan objek wisata dan penyediaan jasa juga meningkatkan ekonomi Masyarakat, Pendidikan dan Pembangunan Masyarakat lokal  juga mulai meningkat.
Sosialisasi Dampak Konversi Lahan terhadap Perubahan Iklim di Nagari Sungai Durian Padang Pariaman Ulni, Arie Zella Putra; Afrital Rezki; Erna Juita; Dasrizal; Elvi Zuriyani
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v2i2.334

Abstract

The initial survey in Nagari Sungai Durian found that there are many forms of land use. Each of these land uses is closely related to one another. This shows that there are good practices in land management. The purpose of this community service activity is to increase the knowledge and abilities of partners in knowing the impact of land conversion. Increasing public knowledge on global climate change disasters. This service activity is carried out by delivering material to the public about the impact of land conversion on climate change. The results of community service activities are as follows: 1). The community already knows the impact of converting their agricultural land. The impact is felt not only on them alone but globally. 2). The impact of conversion of agricultural land is generally very large in the social and economic fields. The result of this socialization is that the community is ready to protect their agricultural land to reduce climate change.
Analisis Daya Dukung Lingkungan Kawasan Konservasi Perairan Daerah (KKPD) untuk Pengembangan Wisata di Kota Pariaman Vivil Gusvira Zhona; Juita, Erna; Zuriyani, Elvi
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 8 No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v8i2.27181

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk mengembangkan pariwisata yang sesuai dengan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan. Analisis daya dukung lingkungan pada objek wisata di kawasan Konservasi Perairan Daerah (KKPD) Kota Pariaman merupakan langkah penting dalam memastikan jumlah wisatawan tidak melebihi kapasitas objek wisata tersebut. Melalui analisis ini, diharapkan dapat dihasilkan rekomendasi dan strategi pengembangan kawasan wisata yang sesuai dengan kapasitas dan kondisi objek wisata, sehingga dapat berjalan secara berkelanjutan, memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat, dan menjaga kelestarian lingkungan serta keanekaragaman hayati di KKPD Kota Pariaman. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Deskriptif Kuantitatif dengan populasi objek wisata di KKPD Desa Apar, Kecamatan Pariaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Daya Dukung Fisik objek wisata adalah 3.207 pengunjung/hari, yang diklasifikasikan sebagai Daya Dukung Besar dan dapat dikembangkan. 2) Daya Dukung Efektif adalah 68.406 pengunjung/hari, diklasifikasikan sebagai Daya Dukung Besar dan dapat dikembangkan. Rekomendasi dari penelitian ini menekankan pada pengembangan yang berkelanjutan dan pengelolaan yang tepat agar dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Kondisi Daerah Rawan dan Terdampak Bencana Banjir di Desa Pondok Batu Kecamatan Kota Mukomuko Kabupaten Mukomuko Gusniwita, Reksi; Juita, Erna; Zuriyani, Elvi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Kondisi daerah rawan dan terdampak bencana banjir di Desa Pondok Batu kecamatan Kota Mukomuko Kabupaten Mukomuko, dan menganalisis upaya partisipasi masyarakat dalam melakukan mitigasi dan adaptasi terhadap bencana banjir, Merumuskan Strategi dalam upaya mitigasi dan adaptasi resiko bencana banjir di Desa Pondok Batu Kecamatan Kota Mukomuko Kabupaten Mukomuko. Jenis Penelitian Mixed methods informan penelitian adalah masyarakat Desa Pondok Batu dengan informan kunci kepala BPBD Mukomuko.jenis data yang digunakan pada penelitian ini adalah primer dan data sekunder. Teknik analisa data yang digunakan yaitu analisis deskriftif kualitatif dengan melakukan survei, wawancara,dokumentasi, serta pengisian angket. Hasil penelitian ini ditemukan bentuk dari Kondidi Daerah rawan dan Terdampak Bencana Banjir di Desa Pondok Batu Kecamatan Kota Mukomuko Kabupaten Mukomuko, yang mana faktor yang mempengaruhi terjadinya banjir, curah hujan, Faktor Kemirigan, Faktor Tutupan Lahan. Berdasarkan Hasil pengukuran dari kondisi daerah bencana banjir memiliki indicator sebanyak 107 Responden atau 85%,dan untuk “Tidak”10%.Curah hujan yang sangat berpengaruh signifikan yaitu topografi,curah hujan,dan kemiringan, sedangkan tutupann lahan berpengaruh  signifikan tetapi tidak memberikan pengaruh yang signifika terhadap bencana banjir. Penelitian ini peneliti  menggunakan penelitian metode kuantitaf dan kualitatif dengan metode pendekatan kuantitatif dan kualitatif analisis yang digunakan dalam penelitian ini ialah Anasis SWOT.
Analisis Pengaruh Pertumbuhan Penduduk Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Wilayah Wulandari, Fitri Fitri Wulandari; Zuriyani, Elvi; Afryansih, Nila
EL-JUGHRAFIYAH Vol 3, No 2 (2023): El-Jughrafiyah : August, 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jej.v3i2.19444

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data, mengolah, dan menganalisis hasil peningkatan jumlah penduduk dengan kemajuan ekonomi yang mencakup 3 aspek, yakni: 1) pertumbuhan penduduk di Kabupaten Agam tahun 2010 - 2020. 2) Perekonomian Agam pembangunan tahun 2010 - 2020 3) pengaruh pertumbuhan penduduk terhadap kemajuan ekonomi di Kabupaten Agam tahun 2010-2020. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif, teknik penarikan sampel adalah total sampling dimana semua data diambil dari pertumbuhan penduduk dan pertumbuhan ekonomi di kabupaten Agam. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini: 1) dari 10 tahun terakhir terjadi fluktuasi pertumbuhan penduduk Kabupaten Agam. 2) Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Agam mengalami kenaikan dan penurunan dimana pertumbuhan ekonomi tertinggi pada tahun 2012 sebesar 6,18% dan terendah pada tahun 2020 dengan angka -1,38%. 3) pertambahan jumlah penduduk berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Agam.
Analisis Erodibilitas Tanah di DAS Kampar Bagian Hilir di Kabupaten Pelalawan anggraini, Chealsy; _, Dasrizal; Zuriyani, Elvi
EL-JUGHRAFIYAH Vol 3, No 2 (2023): El-Jughrafiyah : August, 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jej.v3i2.19438

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Untuk mengetahui tingkat erodibilitas tanah di DAS Kampar Kabupaten Pelalawan. 2) Untuk mengetahui hubungan antara erodibilitas tanah DAS Kampar di Kabupatem Pelalawan dengan penggunaan lahan.Jenis penelitian ini adalah dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, Penelitian kuantitatif, menurut Robert Donmoyer (dalam Given, 2008: 713), adalah pendekatan terhadap kajian empiris untuk mengumpulkan, menganalisa, dan menampilkan data dalam bentuk numerik daripada naratif. Berdasarkan pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa penelitian dengan deskriptif kuantitatif dilakukan dengan cara mencari informasi berkaitan dengan gejala yang ada, dijelaskan dengan jelas tujuan yang akan diraih, merencanakan bagaimana melakukan pendekatannya, dan mengumpulkan berbagai macam data sebagai bahan untuk membuat laporan. Dalam penelitian ini penulis ingin mengetahui erodibilitas tanah di DAS Kampar Kabupaten Pelalawan.Hasil Penelitian Tingkat erodibilitas di daerah penelitian berkisar dari rendah hingga tinggi dengan nilai 0,19 – 0,43. Kelas erodibilitas tinggi berkisar 0,43 kelas erodibilitas sedang berkisar 0,28, dan kelas erodibilitas rendah 0,19. Agihan atau distribusi tingkat erodibilitas tanah sangat tinggi terdapat di titik koordinat 1. Titik koordinat yang mempunyai kelas erodibilitas sedang adalah adalah 3. Titik koordinat yang mempunyai tingkat erodibilitas yang rendah adalah 2.Titik koordinat yang mempunyai tingkat erodibilitas tinggi adalah titik koordinat yang mempunyai kandungan bahan organik yang rendah dan yang mempunyai kandungan pasir halus dan debu tinggi. Titik koordinat yang mempunyai tingkat erodibilitas rendah adalah titik koordinat yang mempunyai bahan organik tinggi dan kandungan pasir halus dan debu rendah.
ANALISIS DAMPAK BENCANA BANJIR BANDANG TERHADAP MASYARAKAT DI NAGARI UNGGAN KECAMATAN SUMPUR KUDUS KABUPATEN SIJUNJUNG Lara Safitri; Erna Juita; Elvi Zuriyani; Arie zeella Ulni
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.32388

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi dampak bencana banjir bandang berdasarkan, Sebaran banjir bencana banjir bandang di nagari unggan, dampak fisik, sosial dan ekonomi,yang di timbulkan terhadap Masyarakat, serta peran pemerintah dan Masyarakat dalam dalam mengurangi resiko bencana banjir bandang di nagarin unggan. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan teknik pengumpulan data berupa angket, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sampel penelitian berjumlah 90 kepala keluarga terdampak yang dipilih secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari sisi sebaran banjir bandang (rumusan 1), seluruh wilayah jorong di Nagari Unggan terdampak, dengan intensitas tertinggi berada di Jorong Unggan Aro dan Unggan Koto yang memiliki tingkat kerusakan bangunan, lahan, serta genangan air paling besar. Wilayah hulu dan sepanjang aliran sungai menunjukkan kerusakan fisik yang lebih parah dibanding wilayah hilir. Dampak fisik bencana (rumusan 2) terlihat dari 43,3% rumah mengalami kerusakan sedang dan 76,7% lahan pertanian tergenang. Dampak sosial ekonomi meliputi 88,9% responden kehilangan sebagian harta benda, terganggunya aktivitas pendidikan, kesehatan, serta munculnya tekanan psikologis. Dari sisi mitigasi (rumusan 3), peran pemerintah dan masyarakat tergolong cukup melalui sosialisasi kebencanaan, normalisasi sungai, pembangunan bronjong darurat, dan gotong royong. Penelitian ini menyimpulkan bahwa banjir bandang memberikan dampak signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan masyarakat Nagari Unggan, sehingga diperlukan peningkatan kolaborasi multisektor dalam pengurangan risiko bencana.
UPAYA MASYARAKAT DALAM MENGATASI BENCANA TANAH LONGSOR DI NAGARI DUKU KECAMATAN KOTO XI TARUSAN Anisa Cahyani; Elvi Zuriyani; Arie zeella Ulni
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.32389

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) Kawasan tanah longsor di Nagari Duku Kecamatan Koto XI Tarusan. 2) Upaya dalam mengatasi bencana tanah longsor di Nagari Duku Kecamatan Koto XI Tarusan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan analisis spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) terhadap empat parameter utama: kemiringan lereng, jenis tanah, curah hujan, dan penggunaan lahan. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, angket, wawancara, dan data sekunder dari instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan 1) bahwa wilayah Nagari Duku didominasi kategori Cukup Rawan (43,50%), diikuti Sangat Rawan (18,09%), Rawan (15,69%), dan Tidak Rawan (4,17%). Faktor penyebab utama meliputi kemiringan lereng >26%, jenis tanah Nitosol yang mudah jenuh air, curah hujan tahunan sangat tinggi (>3.500 mm), serta dominasi lahan pertanian kering tanpa vegetasi permanen.. 2) Tingkat pengetahuan masyarakat terhadap tanda-tanda longsor, penyebab, dan langkah pencegahan berada pada kategori baik (TCR 79–84%). Upaya yang dilakukan meliputi penghijauan, pembuatan saluran drainase, gotong royong, dan partisipasi dalam evakuasi darurat. Penelitian ini merekomendasikan penguatan mitigasi berbasis komunitas, pengendalian alih fungsi lahan, dan integrasi peta kerawanan ke dalam perencanaan tata ruang wilayah.
ANALISIS SPASIAL AREA SEBARAN KEBAKARAN HUTAN DI KABUPATEN TEBO 2015 – 2025 Resita Paradina; Elvi Zuriyani; Rika Despica
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 3 September 2025 In Order
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.33030

Abstract

Forest fires are one of the environmental problems that often occur and areconsidered important so that they become local and global concerns. Forest firesare an event that often occurs in Indonesia. Climate is one of the natural factorsthat can support the occurrence of forest fires, because climate conditions canaffect the level of dryness of settlement materials. The purpose of this study is toanalyze the spatial distribution of forest fires in Tebo Regency 2015-2025. Thedata used in this study are hotspots using Modified Sentinel 2024 imagery, firearea data. The results of the study show that in 12 sub-districts in Tebo Regency,Muara Tabir Sub-district is the area with the most fires with 5 hotspots, the factorscausing forest fires in Tebo Regency are natural factors and human factors.
Spatial Analysis of Healthcare Facilities in Mersam Subdistrict Susana, Neti; Ulni, Arie Zella Putra; Zuriyani, Elvi
Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpg.v12i2.30913

Abstract

This study aims to assess and analyze healthcare facilities in the Mersam Subdistrict. The research employs a descriptive quantitative approach, utilizing a regional study design with a spatial analysis based on Geographic Information System (GIS) software. The author seeks to understand the distribution, accessibility, and performance of these healthcare facilities. The Mersam Subdistrict serves as the population unit for this research. The findings reveal that the distribution of healthcare facilities in the Mersam Subdistrict includes community health centers (Puskesmas), assistant community health centers (Puskesmas Pembantu), and village health posts (Poskesdes). Accessibility to these healthcare facilities is defined as 3,000 meters for Puskesmas, 1,500 meters for Puskesmas Pembantu, and 1,000 meters for Poskesdes. These radii are established based on the Indonesian National Standards (SNI) 03-1733-2004 regarding the planning of urban residential environments. The analysis indicates that the facilities can be accessed effectively by the community. Performance assessments of the healthcare facilities in Mersam, derived from questionnaire surveys, reveal mixed levels of satisfaction among the public. For the Puskesmas, the satisfaction survey indicates positive feedback for Mersam Puskesmas. Among the assistant community health centers, Mersam Pustu received satisfactory ratings, while Belanti Jaya Pustu received a rating of dissatisfaction. The village health posts (Poskesdes) predominantly indicated a level of dissatisfaction among users.Keywords: Distribution; Affordability; Performance of Health Facilities