Articles
Penerapan Model Role Playing dalam Pembelajaran Aqidah Akhlak
Dudun Najmudin
Tarbiyatu wa Ta'lim: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 1 No 01 (2019): Nilai-Nilai Keislaman, Pembelajaran Agama dan Bahasa
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam, STAI Syamsul 'Ulum Gunungpuyuh Sukabumi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (825.416 KB)
Berdasarkan studi pendahuluan ditemukan bahwa model pembelajaran yang diterapkan dalam pembelajaran Aqidah Akhlak belum memberikan dampak yang signifikan, oleh karenanya diperlukan penerapan model pembelajaran yang baru dan mampu memberikan sumbangsih terhadap pembelajaran Aqidah Akhlak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model role playing dalam pembelajaran Aqidah Akhlak.. Berdasarkan filosofi Pendidikan, penerapan model role playing harus bersifat outentik, inovatif dan inspiratif. Melalui penerapan model role playing peserta didik diharapkan memiliki pengetahuan, keterampilan dan sikap yang diperlukan untuk dapat mencapai hasil belajar yang lebih baik. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan observasi, angket, tes, studi kepustakaan dan dokumentasi. Sedangkan analisis data digunakan yaitu uji statistik. Penelitian ini menemukan bahwa penerapan model pembelejaran role playing pada pembelajaran Aqidah Akhlak pada peserta didik diperoleh rata-ratanya secara keseluruhan yaitu 4.68, angka ini menunjukkan kualifikasi sangat tinggi. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa model pembelajaran role playing sangat tepat untuk diimplementasikan dalam pembelajaran Aqidah Akhlak.
Implementasi Pengembangan Keberagamaan Peserta Didik
Dudun Najmudin
Tarbiyatu wa Ta'lim: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2 No 1 (2020): Pengelolaan Peserta Didik dan Teknologi Pembelajaran
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam, STAI Syamsul 'Ulum Gunungpuyuh Sukabumi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (35.254 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pengembangan keberagamaan peserta didik di SMA 1 Negeri Simpenan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis yang dilakukan di SMA Negeri 1 Simpenan. Teknik pengumpulan data yaitu: wawancara, observasi dan dokumentasi. Informan dipilih menggunakan prinsip snowball yang terdiri dari kepala sekolah, guru yang mengampu mata pelajaran agama, beberapa guru yang tidak mengampu mata pelajaran agama Islam, dan beberapa peserta didik. Data yang terkumpul dianalisa secara kualitatif dengan model interaktif dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi keberagamaan peserta didik di SMA 1 Negeri Simpenan telah teraktualisasikan dengan baik dan terprogram, baik yang dilakukan oleh sekolah sebagai institusi pendidikan yang utuh dengan kebijaksanaan yang berkaitan dengan pengembangan keberagamaan di sekolah dan berkaitan masyarakat yang dilakukan oleh Rohis (Spiritual of Islam) sebagai salah satu ekstrakurikuler sekolah khusus menaungi kegiatan keagamaan lainnya. Kesuksesan ini bisa diraih karena usaha kepala sekolah dan dukungan seluruh komunitas sekolah dengan menunjukan komitmen masing-masing yang saling terkait dan saling mendukung.
Upaya Peningkatan Prestasi Belajar Peserta Didik Broken Home pada Mata pelajaran Pendidika Agama Islam
Dudun Najmudin
Tarbiyatu wa Ta'lim: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3 No 1 (2021): Pembelajaran PAI di Masa Pademi Covid 19
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam, STAI Syamsul 'Ulum Gunungpuyuh Sukabumi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (180.132 KB)
Broken home diartikan dengan kondisi keluarga yang tidak harmonis dan tidak berjalan layaknya keluarga yang rukun, damai dan sejahtera. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui program peningkatan prestasi belajar peserta didik broken home. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Adapun teknik pengumpulan datanya yaitu observasi, studi kepustakaan dan wawancara. Data peserta didik dalam penelitian ini sebanyak 5 orang terdiri dari 2 laki-laki dan 3 perempuan. Kemudian data-data yang terkumpul dianalisis sehingga memperoleh temuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prestasi belajar peserta didik broken home baik, karena mencapai nilai di atas KKM dan dan upaya peningkatan prestasi belajar peserta didik broken home pada Mata Pelajaran PAI dilakukan melalui menanamkan sifat jujur, memberikan motivasi belajar dan mengadakan perkumpulan majelis ta’lim.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam pada Era Digital
Dudun Najmudin;
Yasni Alami
Tarbiyatu wa Ta'lim: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 4 No 1 (2022): Pendidikan pasca pandemi Covid 19
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam, STAI Syamsul 'Ulum Gunungpuyuh Sukabumi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (206.273 KB)
Guru Pendidikan Agama Islam mempunyai peran penting dalam setiap perubahan zaman, oleh sebab itu guru pendidikan Agama Islam dituntut untuk memiliki kemampuan dalam menghadapi setiap perubahan terutama saat ini dihadapkan pada zaman era digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana peran Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) menghadapi era digital saat ini. Metode penelitian kajian pustaka atau studi kepustakaan, oleh karena itu sifat penelitiannya adalah penelitian kepustakaan (library reseach). Data yang dikumpulkan seluruhnya berasal dari literatur maupun bahan dokumentasi lain, seperti buku, jurnal, maupun media lain yang relevan. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif yang merupakan langkah-langkah dalam rangka representasi obyektif tentang realitas yang terdapat di dalam masalah yang diteliti. Berdasarkan kajian, peran Guru PAI dalam menghadapi era digital begitu penting. Guru PAI bukan hanya memberikan pengatahuan saja tetapi meberikan teladan yang patut dicontoh oleh peserta didik, memberikan bimbimngan kepada peserta didik dalam membentuk akhlak mulia yang tercerminkan dalam kehidupan sehari-hari.
Variasi Model Pembelajaran Guru Pasca Pandemi Covid 19
Yasni Alami;
Dudun Najmudin
Tarbiyatu wa Ta'lim: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 4 No 1 (2022): Pendidikan pasca pandemi Covid 19
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam, STAI Syamsul 'Ulum Gunungpuyuh Sukabumi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (274.095 KB)
Pada masa pandemi Covid 19 pembelajaran dilakukan secara daring/online. Dalam hal tersebut guru dituntut untuk mempunyai berbagai variasi model pembelajaran agar pembelajaran peserta didik pasca pandemi Covid 19 tetap berjalan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap tentang bagaimana variasi model pembelajaran guru pasca pandemi Covid 19. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitik. Pengumpulan datanya dengan wawancara, obsevasi dan dokumentasi. Adapun lokasi penelitian di Kelompok Kerja Madrasah (KKM) Wilayah IV Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Indonesia. Teknik Analisis Data yang dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif merupakan langkah-langkah yang dilakukan dalam rangka representasi obyektif tentang realitas yang terdapat di dalam masalah yang diteliti. Hasil dari penelitian bahwa guru di Kelompok Kerja Madrasah (KKM) Wilayah IV Kabupaten Cianjur sudah menggunakan berbagai variasi model pembelajaran pasca pandemi Covid 19. Di lihat ketika awal pembelajaran tatap muka, peserta didik antusias mengikuti pembelajaran secara efektif.
Penerapan Model Addie untuk Meningkatkan Intensitas Menghafal Peserta Didik pada Pembelajaran Tahfidz
Dudun Najmudin;
Yasni Alami
Tarbiyatu wa Ta'lim: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 1 (2023): Upaya Menangani Masalah Pembelajaran di Madrasah
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam, STAI Syamsul 'Ulum Gunungpuyuh Sukabumi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelakasanaan program Tahfidz di MA Mazro’atul Ulum Citiis Pagelaran, penerapan model Addie pada mata pelajaran Tahfidz, perbedaan intensitas menghafal peserta didik pada Mata Pelajaran Tahfidz. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen bentuk nonequivalent control group design. Populasi pada penelitian ini adalah kelas XI MA Mazro’atul Ulum Citiis. Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Sampel penelitian berjumlah 60 orang (30 peserta didik dari kelas eksperimen dan 30 orang dari kelas kontrol). Instumen penelitian yang digunakan adalah angket sebanyak 30 untuk mengetahui intensitas menghafal, dan tes lisan dan tes tulis sebanyak 30 soal untuk mengetahui kemampuan hafalan peserta didik. Data kuantitatif dianalis menggunakan uji statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Disecovery Laerning masih memiliki kekurangan-kekurangan yang menjadi hambatan kepada peningkatan intensitas menghafal dan kemampuan hafalan peseta didik, sedangkan model Addie relevan diterapkan dalam proses pembelajaran Tahfidz, karena mampu meningkatkan rata-rata intensitas menghafal sebesar 12,7 dan meningkatkan rata-rata kemampuan hafalan sebesar 3,43.
Implementasi Kurikulum Merdeka di Madrasah
Yasni Alami;
Dudun Najmudin
Tarbiyatu wa Ta'lim: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 1 (2023): Upaya Menangani Masalah Pembelajaran di Madrasah
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam, STAI Syamsul 'Ulum Gunungpuyuh Sukabumi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mendalami tentang bagaimana implementasi kurikulum Merdeka di madrasah. Metode penelitian yang digunakan yaitu kajian pustaka atau studi kepustakaan, oleh karena itu sifat penelitiannya adalah penelitian kepustakaan (library reseach). Data yang dikumpulkan seluruhnya berasal dari literatur maupun bahan dokumentasi lain, seperti buku, jurnal, maupun media lain yang relevan. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif yang merupakan langkah-langkah dalam rangka representasi obyektif tentang realitas yang terdapat di dalam masalah yang diteliti. Berdasarkan kajian bahwa madrasah dengan seiringnya waktu mengikuti kurikulum Merdeka, walaupun secara bertahap dimulai pada tahun Pelajaran 2022/2023 berdasarkan perjenjang.
Strategi Kepemimpinan Kepala Madrasah dalam Perspektif Manajemen Pendidikan Islam
Najmudin, Dudun;
Pebrian, Ilham;
Susanti, Lia;
Rivandi, Randi Ahmad
NIẒĀMUL`ILMI : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 10 No 1 (2025): Manajemen Pendidikan Islam berbasis Nilai: Kepemimpinan dan Etika dalam Dinamika
Publisher : Institut KH. Ahmad Sanusi (INKHAS) Sukabumi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.1042/nizamulilmi.v10i1.402
Kepemimpinan memiliki peran strategis dalam efektivitas manajemen pendidikan Islam, terutama di madrasah. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi kepemimpinan kepala madrasah dalam manajemen pendidikan Islam. Kajian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research) untuk mengeksplorasi model kepemimpinan transformasional, kolegial, demokratis, dan karismatik dalam mengelola lembaga pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan yang efektif harus berbasis nilai-nilai Islam, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu mengintegrasikan teknologi dalam pengelolaan pendidikan. Tantangan utama yang dihadapi adalah kurangnya sumber daya manusia yang kompeten, minimnya pemanfaatan teknologi, serta keterbatasan finansial. Strategi yang direkomendasikan mencakup penguatan kaderisasi, digitalisasi sistem manajemen, serta diversifikasi sumber pendanaan. Dengan kepemimpinan yang visioner dan inovatif, madrasah dapat berkembang menjadi lembaga yang kompetitif secara global tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam.
Penerapan Model Role Playing dalam Pembelajaran Aqidah Akhlak
Dudun Najmudin
Tarbiyatu wa Ta'lim: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 1 No 01 (2019): Nilai-Nilai Keislaman, Pembelajaran Agama dan Bahasa
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam, Institut KH. Ahmad Sanusi Sukabumi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Berdasarkan studi pendahuluan ditemukan bahwa model pembelajaran yang diterapkan dalam pembelajaran Aqidah Akhlak belum memberikan dampak yang signifikan, oleh karenanya diperlukan penerapan model pembelajaran yang baru dan mampu memberikan sumbangsih terhadap pembelajaran Aqidah Akhlak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model role playing dalam pembelajaran Aqidah Akhlak.. Berdasarkan filosofi Pendidikan, penerapan model role playing harus bersifat outentik, inovatif dan inspiratif. Melalui penerapan model role playing peserta didik diharapkan memiliki pengetahuan, keterampilan dan sikap yang diperlukan untuk dapat mencapai hasil belajar yang lebih baik. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan observasi, angket, tes, studi kepustakaan dan dokumentasi. Sedangkan analisis data digunakan yaitu uji statistik. Penelitian ini menemukan bahwa penerapan model pembelejaran role playing pada pembelajaran Aqidah Akhlak pada peserta didik diperoleh rata-ratanya secara keseluruhan yaitu 4.68, angka ini menunjukkan kualifikasi sangat tinggi. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa model pembelajaran role playing sangat tepat untuk diimplementasikan dalam pembelajaran Aqidah Akhlak.
Implementasi Pengembangan Keberagamaan Peserta Didik
Dudun Najmudin
Tarbiyatu wa Ta'lim: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2 No 1 (2020): Pengelolaan Peserta Didik dan Teknologi Pembelajaran
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam, Institut KH. Ahmad Sanusi Sukabumi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pengembangan keberagamaan peserta didik di SMA 1 Negeri Simpenan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis yang dilakukan di SMA Negeri 1 Simpenan. Teknik pengumpulan data yaitu: wawancara, observasi dan dokumentasi. Informan dipilih menggunakan prinsip snowball yang terdiri dari kepala sekolah, guru yang mengampu mata pelajaran agama, beberapa guru yang tidak mengampu mata pelajaran agama Islam, dan beberapa peserta didik. Data yang terkumpul dianalisa secara kualitatif dengan model interaktif dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi keberagamaan peserta didik di SMA 1 Negeri Simpenan telah teraktualisasikan dengan baik dan terprogram, baik yang dilakukan oleh sekolah sebagai institusi pendidikan yang utuh dengan kebijaksanaan yang berkaitan dengan pengembangan keberagamaan di sekolah dan berkaitan masyarakat yang dilakukan oleh Rohis (Spiritual of Islam) sebagai salah satu ekstrakurikuler sekolah khusus menaungi kegiatan keagamaan lainnya. Kesuksesan ini bisa diraih karena usaha kepala sekolah dan dukungan seluruh komunitas sekolah dengan menunjukan komitmen masing-masing yang saling terkait dan saling mendukung.