Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Evaluasi Non-Tes Sebagai Instrumen Pengembangan Karakter Dan Keterampilan Abad 21 Ashma Rohimah, Siti; Mutmainnah; Khoeriyah, Siti Fatonah; Baskara Putri, Maharanie; Najmudin, Dudun
Celebes Journal of Elementary Education Vol 3 No 1 (2025): Celebes Journal of Elementary Education : Juni (2025)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/cjee.v3i1.5134

Abstract

Non-test evaluation is an alternative approach in assessing learning processes and outcomes that cannot be optimally measured through written tests. In the midst of the demands of 21st century education that emphasizes the development of character and skills such as critical thinking, collaboration, communication, and creativity, non-test evaluation comes as a relevant and adaptive instrument. This study aims to explore the effectiveness of non-test evaluation as an instrument in developing 21st century character and skills in learners. Non-test evaluation, which includes observation, self-assessment, portfolio, and project assessment, is believed to provide a more holistic picture of student development compared to written tests. The research method used was a literature study and comparative analysis of various evaluation approaches. The results show that non-test evaluation is able to measure affective and psychomotor aspects that are difficult to access through written tests, thus supporting character development such as cooperation, responsibility, and 21st century skills such as critical thinking and problem solving. Therefore, the application of non-test evaluation in learning activities is strongly recommended to realize a comprehensive education system that is in accordance with the real-life context.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam pada Era Digital Najmudin, Dudun; Alami, Yasni
Tarbiyatu wa Ta'lim: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 4 No 1 (2022): Pendidikan pasca pandemi Covid 19
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam, Institut KH. Ahmad Sanusi Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru Pendidikan Agama Islam mempunyai peran penting dalam setiap perubahan zaman, oleh sebab itu guru pendidikan Agama Islam dituntut untuk memiliki kemampuan dalam menghadapi setiap perubahan terutama saat ini dihadapkan pada zaman era digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana peran Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) menghadapi era digital saat ini. Metode penelitian kajian pustaka atau studi kepustakaan, oleh karena itu sifat penelitiannya adalah penelitian kepustakaan (library reseach). Data yang dikumpulkan seluruhnya berasal dari literatur maupun bahan dokumentasi lain, seperti buku, jurnal, maupun media lain yang relevan. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif yang merupakan langkah-langkah dalam rangka representasi obyektif tentang realitas yang terdapat di dalam masalah yang diteliti. Berdasarkan kajian, peran Guru PAI dalam menghadapi era digital begitu penting. Guru PAI bukan hanya memberikan pengatahuan saja tetapi meberikan teladan yang patut dicontoh oleh peserta didik, memberikan bimbimngan kepada peserta didik dalam membentuk akhlak mulia yang tercerminkan dalam kehidupan sehari-hari.
Variasi Model Pembelajaran Guru Pasca Pandemi Covid 19 Alami, Yasni; Najmudin, Dudun
Tarbiyatu wa Ta'lim: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 4 No 1 (2022): Pendidikan pasca pandemi Covid 19
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam, Institut KH. Ahmad Sanusi Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada masa pandemi Covid 19 pembelajaran dilakukan secara daring/online. Dalam hal tersebut guru dituntut untuk mempunyai berbagai variasi model pembelajaran agar pembelajaran peserta didik pasca pandemi Covid 19 tetap berjalan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap tentang bagaimana variasi model pembelajaran guru pasca pandemi Covid 19. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitik. Pengumpulan datanya dengan wawancara, obsevasi dan dokumentasi. Adapun lokasi penelitian di Kelompok Kerja Madrasah (KKM) Wilayah IV Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Indonesia. Teknik Analisis Data yang dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif merupakan langkah-langkah yang dilakukan dalam rangka representasi obyektif tentang realitas yang terdapat di dalam masalah yang diteliti. Hasil dari penelitian bahwa guru di Kelompok Kerja Madrasah (KKM) Wilayah IV Kabupaten Cianjur sudah menggunakan berbagai variasi model pembelajaran pasca pandemi Covid 19. Di lihat ketika awal pembelajaran tatap muka, peserta didik antusias mengikuti pembelajaran secara efektif.
Penerapan Model Addie untuk Meningkatkan Intensitas Menghafal Peserta Didik pada Pembelajaran Tahfidz Najmudin, Dudun; Alami, Yasni
Tarbiyatu wa Ta'lim: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 1 (2023): Upaya Menangani Masalah Pembelajaran di Madrasah
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam, Institut KH. Ahmad Sanusi Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelakasanaan program Tahfidz di MA Mazro’atul Ulum Citiis Pagelaran, penerapan model Addie pada mata pelajaran Tahfidz, perbedaan intensitas menghafal peserta didik pada Mata Pelajaran Tahfidz. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen bentuk nonequivalent control group design. Populasi pada penelitian ini adalah kelas XI MA Mazro’atul Ulum Citiis. Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Sampel penelitian berjumlah 60 orang (30 peserta didik dari kelas eksperimen dan 30 orang dari kelas kontrol). Instumen penelitian yang digunakan adalah angket sebanyak 30 untuk mengetahui intensitas menghafal, dan tes lisan dan tes tulis sebanyak 30 soal untuk mengetahui kemampuan hafalan peserta didik. Data kuantitatif dianalis menggunakan uji statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Disecovery Laerning masih memiliki kekurangan-kekurangan yang menjadi hambatan kepada peningkatan intensitas menghafal dan kemampuan hafalan peseta didik, sedangkan model Addie relevan diterapkan dalam proses pembelajaran Tahfidz, karena mampu meningkatkan rata-rata intensitas menghafal sebesar 12,7 dan meningkatkan rata-rata kemampuan hafalan sebesar 3,43.
Implementasi Kurikulum Merdeka di Madrasah Alami, Yasni; Najmudin, Dudun
Tarbiyatu wa Ta'lim: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 1 (2023): Upaya Menangani Masalah Pembelajaran di Madrasah
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam, Institut KH. Ahmad Sanusi Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendalami tentang bagaimana implementasi kurikulum Merdeka di madrasah. Metode penelitian yang digunakan yaitu kajian pustaka atau studi kepustakaan, oleh karena itu sifat penelitiannya adalah penelitian kepustakaan (library reseach). Data yang dikumpulkan seluruhnya berasal dari literatur maupun bahan dokumentasi lain, seperti buku, jurnal, maupun media lain yang relevan. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif yang merupakan langkah-langkah dalam rangka representasi obyektif tentang realitas yang terdapat di dalam masalah yang diteliti. Berdasarkan kajian bahwa madrasah dengan seiringnya waktu mengikuti kurikulum Merdeka, walaupun secara bertahap dimulai pada tahun Pelajaran 2022/2023 berdasarkan perjenjang.
Peningkatan Kualitas Menulis al-Qur’an dengan Menerapkan Metode Iqro’ Bil Qolam Fadhilah, Muhammad Farhan; Aulia, Revina; Srinurdayanti, Rivka; Hamidah, Siti; Jasmansyah; Yuliah, Elih; Setiawati, Fenty; Najmudin, Dudun
AL-MUFIDAH : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2024): Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengabdian: Kolaborasi, Inovasi dan Transformasi
Publisher : Institut KH. Ahmad Sanusi Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Madrasah Diniyyah Manbaul ‘Ulum merupakan salah satu madrasah yang berlokasi di Kp. Cijarian Desa Cipetir Kecamatan Kadudampit Kabupaten Sukabumi Jawa Barat. Iqro’ Bil Qolam adalah sebuah metode menulis mengikuti garis yang mengedepankan praktik, karena akan mempercepat kemampuan menulis dan mengingat. Kegiatan pengabdian ini berfokus pada peningkatan kualitas menulis al-qur’an dengan menerapkan metode iqro’ bil qolam. Penulisan artikel ini dilakukan dengan pendekatan deskriptif yang berarti menjelaskan fenomena atau karakteristik individual, situasi atau kelompok social secara akurat. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Tahapan analisis data selama dilapangan peneliti menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasilnya adalah penerapan penulisan al- Qur’an dengan metode Iqro’ Bil Qolam di MDTA Manba’ul Ulum dilaksanakan dengan beberapa tahapan. Dalam implementasinya metode Iqro’ Bil Qolam dilakukan dengan cara siswa-siswi belajar menulis dan membaca al-Qur’an dengan menggunakan beberapa juz dalam al-Qur’an mulai dari juz 18 sampai juz 30. Pelaksanaan menulis al-Qur’an dengan metode Iqro’ Bil Qolam dilakukan di kelas IV, V dan VI. Kelas IV menyelesaikan 1 Juz, kelas V menyelesaikan 2 Juz, dan kelas VI menyelesaikan 2 Juz.
Upaya Peningkatan Literasi Dasar melalui Les Privat Hikmah, Andini Nurul; Habiburrahman, Habiburrahman; Awaliah, Hilma Nazdifa; Latipah, Latipah; ‘Ain, Syifa Qurrotul; Nurdin , Dede; Najmudin, Dudun
AL-MUFIDAH : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2025): Pelatihan dan Pemberdayaan melalui Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institut KH. Ahmad Sanusi Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program les privat di Desa Buniwangi, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi merupakan upaya untuk meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung pada anak-anak. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan pendekatan berbasis pembelajaran kontekstual dengan metode interaktif yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing anak melalui strategi personalisasi, interaktif, pemberdayaan lingkungan dan evaluasi berkelanjutan. Setelah dilaksanakan kegiatan pengabdian berupa les privat terdapat peningkatan signifikan dalam minat baca anak-anak, penguatan keterampilan dasar membaca dan menulis, serta peningkatan kesadaran orang tua akan pentingnya pendidikan literasi. Program ini berhasil mengatasi tantangan utama seperti rendahnya minat baca dan keterbatasan metode pembelajaran melalui pendekatan yang lebih interaktif dan inovatif. Keberhasilan program tidak hanya berdampak jangka pendek tetapi juga memiliki potensi keberlanjutan melalui peningkatan motivasi belajar dan keterlibatan aktif orang tua dalam pendidikan anak.
AI EPISTEMOLOGY IN ISLAMIC PERSPECTIVE: A BIBLIOMETRIC ANALYSIS Susanti, Lia; Robandi, Babang; Suhadha, Abdul Karim; Najmudin, Dudun; Rahman, Gunawan Anggia
Mawaizh : Jurnal Dakwah dan Pengembangan Sosial Kemanusiaan Vol. 15 No. 2 (2024): Vol 15 No 2 (2024) : Islamic Society
Publisher : Faculty of Da’wa and Islamic Communication, State Institute for Islamic Studies of Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/enzzxv90

Abstract

This research explores the epistemology of artificial intelligence (AI) from an Islamic perspective to fill the gap in the literature that mostly only discusses the technical and ethical aspects of universal AI. Using bibliometric methods, this study analyzes trends, collaborations between researchers, and major themes in AI-Islamic studies, based on 200 documents from Google Scholar for the period 2015-2024. The analysis includes keyword co-occurrence, co-authorship, and citation density, with network map visualization through VOSviewer. The results show that AI is increasingly being applied in the fields of education, Islamic finance, and social management in Muslim societies, along with the increasing adoption of this technology globally. However, there are significant challenges related to the ethical, fair, and relevant application of AI to Islamic values, including the integration of Shariah principles in technology development. This research highlights opportunities to utilize AI to support the values of justice, welfare, and environmental stewardship grounded in Islamic spirituality. It contributes to the literature by integrating Islamic ontology, ethics, and epistemology in AI development, providing guidance that is not only conceptual but also applicable. It also highlights the need for cross-disciplinary collaboration to address emerging ethical and social challenges. As such, this research is not only relevant for Muslim societies but also offers a global perspective on how modern technology can be directed to support broader humanitarian goals based on Islamic values.