Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Berbagai Zat Pengatur Tumbuh Alami terhadap Pertumbuhan Stek Kopi Tustiyani, Isna
JURNAL PERTANIAN Vol 8, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.519 KB) | DOI: 10.30997/jp.v8i1.565

Abstract

Kopi merupakan salah satu komoditas perkebunan unggulan nasional. Pembibitan kopi umumnya melalui biji, padahal kopi dapat dibudidayakan melalui cara vegetative yaitu stek asal diberi perlakuan at pengatur tumbuh. Tujuan penelitian  ini adalah untuk  mempelajari pengaruh pemberian berbagai zat pengatur tumbuh alami pada stek kopi. Percobaan dilaksanakan di Kebun Percobaan  Fakultas Pertanian, Universitas Garut pada Oktober – November 2016 menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan tanpa pemberian ZPT, growtone, ekstrak bawang merah, dan air kelapa. Hasil percobaan dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak bawang merah dapat menumbuhkan sebesar 50% dan penggunaan growtone sebesar 55% stek kopi hidup.KATA KUNCI: auksin, air kelapa, ekstrak bawang merah,  stek kopi  THE EFFECT OF VARIOUS NATURAL PLANT GROWTH REGULATOR ON GROWTH CUTTINGS OF COFFEEABSTRACTThe Coffee is one of national excellent commodities. The Nurseries of coffee generally through the beans, but it can be grown through vegetative through by cuttings treated with growth regulators. The purpose of this research was to study the effect of various naturally plant growth regulators in coffee cuttings. The experiment was conducted at the Experimental Farm, Faculty of Agriculture, University of Garut in October-November, 2016 using Randomized Complete Block Design with treatment  without giving plant growth regulator, growtone, onion extract, and coconut water. The result showed  that the extract of onion can grow at 50% and the growtone treatments  can grow 55% of the coffee cuttings. 
INSPECTION AND DIVERSITY ON SIAM ORANGE PLANTS (Citrus nobilis l.) Tustiyani, Isna
JURNAL PERTANIAN Vol 9, No 2 (2018): OCTOBER
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jp.v9i2.1489

Abstract

The research was conducted to determine the diversity of species and the role of insects between pests and natural enemies insect in siamese orange (Citrus nobilis l.). Observation was done in Karangsari villege, Karangpawitan subdistrick, Garut districk from April to Jone 2018. The method used in qualitative method in five different land basedon the age of siamese orange plants (Citrus nobilis l.) where on the first and seccond field of the plant age 1,5 years, the third land the plant age of 2,5 years, the fourth land the age of the plant 4 years,  and on the fifth is the age of 8 months of plant life which concists of 2 observation, that is observation using yellow trap and visual observation at 5 sample points of siamese orange (Citrus nobilis l.). The results showed that the insects found in citrus (Citrus nobilis l.) plants consisted of 9 orders and conculated using the diversity index and dominance index. Insects found from five different fields, generally insect pests are the highest compared to natural enemies. The highest insects populations is on experiental land 5  with 8 moths of plant life and diversity index on five fields of siamese orange  (Citrus nobilis l.) planting has a moderate measure value and a low dominance index.
PENGARUH DOSIS UREA DAN PUPUK ORGANIK CAIR ASAM HUMAT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS Shaila, Gina; Tauhid, Atak; Tustiyani, Isna
AGRITROP Vol 17, No 1 (2019): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.198 KB) | DOI: 10.32528/agritrop.v17i1.2185

Abstract

Asam humat merupakan hasil akhir dari dekomposisi bahan organik. Asam humat mampu meningkatkan kemampuan tanah dalam mengikat, menjerap dan mempertukarkan kation. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi dan perlakuan terbaik pemberian dosis urea dan pupuk organic cair asam humat terhadap pertumbuhan tanaman jagung manis (Zea mays saccharata sturt). Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental, dengan  menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial 4 x 4 dengan dua ulangan. Faktor pertama adalah dosis urea (u) terdiri atas empat taraf, yaitu u0 = tanpa pupuk urea, u1 =50 kg urea/ha, u2 = 100 kg urea/ha u3 = 200 kg urea/ha. Faktor kedua pupuk organic cair asam humat (h) terdiri atas empat taraf, yaitu h0 = 0 ml pupuk organic cair/L, h1 = 5 ml pupuk organic cair/L, h2= 10 ml pupuk organic cair/L dan h3 = 15 ml pupuk organic cair/L. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terjadi interaksi antara pemberian dosis urea dan pupuk organic cair asam humat terhadap pertumbuhan dan hasil jagung manis. Pengaruh urea dengan dosis 200kg/ha dan pupuk organic cair 15 ml/liter memberikan pengaruh terbaik terhadap tinggi tanaman, luas daun, diameter tongkol, panjang tongkol, bobot tongkol pertanaman, dan hasil tongkol per plot.
PENGARUH KONSENTRASI PGPR DAN DOSIS PUPUK KALIUM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS (ZEA MAYS S.) Supiandi, Hilman; Nurdiana, Dadi; Tustiyani, Isna
AGRITROP Vol 17, No 2 (2019): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.436 KB) | DOI: 10.32528/agritrop.v17i2.2366

Abstract

Penggunaan bahan organik dalam budidaya jagung dapat meningkatkan produktivitas tanaman. Sebagai contohnya menggunakan bahan organik yang berasal dari daerah sekitar, yaitu PGPR. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi PGPR dan dosis pupuk kalium terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung. Percobaan dilaksanakan pada bulan Januari sampai Maret 2019 di kebun percobaan Balai Pengembangan Benih Padi dan Palawija Kecamatan Karangpawitan. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 4×4 dengan 2 kali ulangan. Faktor perlakuan pertama adalah Konsentrasi PGPR (P) dengan empat taraf, yaitu : p0 = Kontrol, p1 = 10 ml/l, p2 = 20 ml/l, dan p3= 30 ml/l. Faktor perlakuan kedua adalah dosis Pupuk Kalium (K) dengan empat taraf yaitu : k0 = Kontrol, k1= 50 kg/ha (0.94 gr/ tan), k2          = 75 kg/ha (1.41gr/tan), dan k3 = 100 kg/ha (1.88 gr/tan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi interaksi antara waktu konsentrasi PGPR dan dosis pupuk kalium terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung. Secara mandiri perlakuan konsentrasi PGPR dan dosis kalium tidak memberikan pengaruh yang berbeda nyata pada semua parameter perlakuan..
IDENTIFIKASI KEANEKARAGAMAN DAN DOMINASI SERANGGA PADA TANAMAN BUNGA MATAHARI (Helianthus annuus L.) DENGAN TEKNIK YELLOW TRAP Tustiyani, Isna; Utami, Vidiya Fitri; Tauhid, Atak
AGRITROP Vol 18, No 1 (2020): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agritrop.v18i1.3258

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman jenis dan peran serangga serta serangga yang mendominasi pada tanaman bunga matahari (Helianthus annuus L.). Penelitian dilaksanakan di Kampung Sindang Sari, Kecamatan Leles Kabupaten Garut dari Bulan Mei hingga Juli 2019. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif pada lahan penelitian dengan pemasangan perangkap serangga yaitu yellow trap sebanyak 12 trap yang ditentukan polanya secara acak dan pengamatan secara visual saat di lahan penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 9 ordo serangga yaitu ordo Diptera, Hymenoptera, Coleoptera, Hemiptera, Lepidoptera,  Araneae, Odonata, Orthoptera, dan Isoptera. Serangga yang berperan sebagai  hama terdapat 5 ordo yaitu Diptera, Hemiptera, Lepidoptera, Orthoptera, Isoptera, dan serangga yang berperan sebagai musuh alami terdapat 3 ordo yaitu Ordo Odonata, Coleoptera, Araneae, sedangkan ordo Hymenoptera termasuk kedalam musuh alami dan sebagai serangga penyerbuk (pollinator) dan serangga yang mendominasi yaitu ordo Diptera sebanyak 3223 serta indeks keanekaragaman serangga 1,0123733 memiliki nilai tolak ukur sedang dan indeks dominasi serangga 0,439025297 dengan nilai tolak ukur rendah.
Identifikasi keanekaragaman dan dominansi gulma pada lahan pertanaman jeruk (Citrus sp.) Isna Tustiyani; Desember Risa Nurjanah; Siti Syarah Maesyaroh; Jenal Mutakin
Kultivasi Vol 18, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.309 KB) | DOI: 10.24198/kultivasi.v18i1.18933

Abstract

Sari Gulma merupakan tumbuhan yang mengganggu tanaman budidaya. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi keanekaragaman dan dominansi gulma pada lahan pertanaman jeruk (Citrus sp.) di dataran medium Kabupaten Garut. Penelitian dilaksanakan pada Bulan April sampai Juni 2018. Metode penelitian adalah statistik kualitatif melalui studi kasus. Pengambilan sampel dilakukan pada 5 plot yang berbeda dengan luas pengambilan sempel gulma masing-masing 50 cm x 50 cm / plot. Setiap lahan terdapat 5 titik pengambilan sampel. Setelah didapatkan sampel gulma, maka dilakukan identifikasi gulma dan Summed Dominance Ratio. Hasil penelitian teridentifikasi 6 jenis gulma rumput, 3 gulma teki dan 13 jenis gulma daun lebar dengan indeks keanekaragaman yang rendah. Jenis gulma yang dominan adalah gulma Ciperus rotundus dan Amaranthus spinosus L. Kata Kunci: dominansi, gulma, identifikasi, jeruk, keanekaragaman.Abstract. Weeds was plants that interfere with cultivated plants. The aim of this research was to identify the diversity and dominance of weeds on Citrus (Citrus sp.) in medium land of Garut. The study was conducted in April to June 2018. The qualitative method is used through case study. Sampling was conducted on 5 differents plot weed with size 50 cm x 50 cm per plot. Each plot had 5 sampling points. Weed samples were collected and it was identified per species according to the weed group, then it was calculated by Summed Dominance Ratio to see weed dominancy at each site locations. The results of the study identified 6 types of weed grass, 3 weed cyperus types and 13 types of broad-leaf weeds with low diversity index. The dominant types of weeds in citrus was Cyperus rotundus and Amaranthus spinosus L.  Keywords: citrus, diversity, dominant, identification, weed.
Improving the Effectivity of Urea Fertilizer in Shallot by Using Urease and Nitrification Inhibitors Sugiyanta Sugiyanta; Isna Tustiyani; Diny Dinarti
Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Vol. 24 No. 4 (2019): Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.742 KB) | DOI: 10.18343/jipi.24.4.289

Abstract

Nitrification inhibitors are used to decrease the rate of nitrification process so it can decreases the nitrate losses. The objective of this study was to investigate the improvement of urea effectiveness by using urease and nitrification inhibitors on shallot. The study was conducted at Blubuk Village, Tanjung, Brebes District, Central Java, Indonesia from December 2017 to April 2018. The experiment was arranged in a randomized block design with 8 treatments and 3 replications. The treatments were untreated group (P0), 100% dose of Urea without inhibitor (control) (P1), (3) 100% dose of Urea + Urease Inhibitor (P2), 100% dose of Urea + Nitrification Inhibitor (P3), 100% dose of Urea + Urease Inhibitor + Nitrification Inhibitor (P4), 80% dose of Urea + Urease Inhibitor (P5), 80% dose of Urea + Nitrification Inhibitor (P6), and 80% dose of Urea + Urease Inhibitor + Nitrification Inhibitor (P7). The results showed that 100% dose of Urea + Urease inhibitor, 80% dose of Urea + Urease inhibitor, 80% dose of Urea + Nitrification inhibitor, and 80% dose of Urea + Urease inhibitor + Nitrification inhibitor treatments significantly produced higher plants heights, number of leaves, and more number of tillers compared to control treatment (100% Urea without inhibitors), without affecting the yield and yield components.
PENGUJIAN VIABILITAS DAN VIGOR DARI TIGA JENIS KACANG- KACANGAN YANG BEREDAR DI PASARAN DAERAH SAMARANG, GARUT Isna Tustiyani; Rama Adi Pratama; Dadi Nurdiana
Jurnal Agroekoteknologi Vol 8, No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.817 KB) | DOI: 10.33512/j.agrtek.v8i1.1173

Abstract

The aim of this research was to study the viability and vigor of soybean, peanut, and greenbean seeds sold on the market area of Samarang, Garut. The experiment was conducted at the Integrated Agricultural Laboratory, Faculty of Agriculture, University of Garut from December 2015 to January 2016 using Randomized Complete Design Group with three treatments i.e. types of nuts (soybeans, peanuts and green beans). The experimental results showed that the types of nuts sold in Samarang, Garut significantly affect vigor in the sand testing methods. The Soybean had lower vigor than peanuts and green beans. The nuts that sold in Samarang, Garut had no significant affect on water content and germination rate.Keywords: Green beans, Peanuts, Soybeans, Ukddp, Uak
Sosialisasi Sistem Vertiminaponik di Desa Cidatar Kecamatan Cisurupan Kababupaten Garut Isna Tustiyani; Vela Rostwentivaivi Sinaga
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 2 NOMOR 2 SEPTEMBER 2018 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.115 KB) | DOI: 10.30595/jppm.v2i2.1945

Abstract

Desa Cidatar merupakan salah satu desa di Kabupaten Garut. Sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani.Pekarangan rumah di daerah pedesaan semakin lama semakin menyempit. Hal ini dikarenakan adanya pertambahan penduduk yang semakin cepat. Pekarangan rumah jika dimanfaatkan dengan optimal akan menjadikannya sebagai lahan produktif. Salah satu cara pemanfaatan pekarangan adalah dengan sistem vertiminaponik. Sistem vertiminaponik adalah sistem integrasi budidaya sayuran dan ikan dalam satu tempat. Sistem ini tidak membutuhkan tempat yang luas, hemat waktu, hemat tempat dan lebih sehat karena menggunakan bahan-bahan organik. Kegiatan ini diselenggarakan dengan warga dari perwakilan tiap RW di Desa Cidatar, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan sistem vertiminaponik di desa Cidatar dalam rangka memanfaatkan pekarangan rumah secara optimal. Metode yang digunakan adalah transfer informasi, pelatihan dan pendampingan sistem vertiminaponik. Transfer informasi dilakukan dengan cara kegiatan seminar tentang vertiminaponik serta penayangan video tentang vertiminaponik. Pelatihan dan pendampingan dilakukan dengan cara membagikan paket vertiminaponik kepada warga untuk dirakit oleh mereka dengan didampingi oleh tim dosen dan mahasiswa. Hasil kegiatan disimpulkan bahwa adanya peningkatan pengetahuan dan ketrampilan mitra  tentang sistem vertiminaponik, serta adanya peningkatan kemandirian pangan keluarga dengan memanfaatkan pekarangan rumah melalui budidaya sayuran dan ikan dalam satu tempat yang lebih sehat Kata kunci: pekarangan, pendampingan sosialisasi vertiminaponik, pengetahuan berkebun
PENGARUH DOSIS UREA DAN PUPUK ORGANIK CAIR ASAM HUMAT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS Gina Shaila; Atak Tauhid; Isna Tustiyani
AGRITROP Vol 17, No 1 (2019): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agritrop.v17i1.2185

Abstract

Asam humat merupakan hasil akhir dari dekomposisi bahan organik. Asam humat mampu meningkatkan kemampuan tanah dalam mengikat, menjerap dan mempertukarkan kation. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi dan perlakuan terbaik pemberian dosis urea dan pupuk organic cair asam humat terhadap pertumbuhan tanaman jagung manis (Zea mays saccharata sturt). Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental, dengan  menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial 4 x 4 dengan dua ulangan. Faktor pertama adalah dosis urea (u) terdiri atas empat taraf, yaitu u0 = tanpa pupuk urea, u1 =50 kg urea/ha, u2 = 100 kg urea/ha u3 = 200 kg urea/ha. Faktor kedua pupuk organic cair asam humat (h) terdiri atas empat taraf, yaitu h0 = 0 ml pupuk organic cair/L, h1 = 5 ml pupuk organic cair/L, h2= 10 ml pupuk organic cair/L dan h3 = 15 ml pupuk organic cair/L. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terjadi interaksi antara pemberian dosis urea dan pupuk organic cair asam humat terhadap pertumbuhan dan hasil jagung manis. Pengaruh urea dengan dosis 200kg/ha dan pupuk organic cair 15 ml/liter memberikan pengaruh terbaik terhadap tinggi tanaman, luas daun, diameter tongkol, panjang tongkol, bobot tongkol pertanaman, dan hasil tongkol per plot.